Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IDENTIFIKASI JENIS IKAN YANG BERASOSIASI PADA PADANGLAMUN DI PANTAI PANDARATAN SARUDIK TAPANULI TENGAH SUMATERA UTARA Irnawati Sinaga; Nalom Sihombing; Ladestam Stinjak; Tiara Siregar
TAPIAN NAULI: Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan
Publisher : Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang Identifikasi Jenis Ikan Yang Berasosiasi Pada Ekosistem PadangLamun di Pantai Pendaratan Sarudik yang di laksanakan pada bulan Juni 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ikan yang berasosiasi dan mengetahui kelimpahan relatif ikan, keanekaragaman, keseragaman jenis dan dominansi ikan di ekosistem padanglamun di Pantai Pandaratan. Keanekaragaman ikan dinilai berdasarkan pada komposisi jenis ikan dan beberapa indeks diversitas. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif bersifat survei dan observasi lapangan, dan studi literatur. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa jumlah total ikan yang diperoleh yaitu 144 individu, terdiri dari 15 famili dan 15 spesies. Jumlah tangkapan ikan tertinggi terdapat pada stasiun I dengan jumlah tangkapan 62 individu. Kelimpahan relatif tertinggi dari stasiun I, II, dan III dengan nilai 79%, 59,3%, dan 42% terdapat pada jenis ikan dari famili Terapontidae dengan spesies Pelates quadrilineatus dan famili Mullidae dengan spesies Upeneus moluccensis. Nilai indeks keanekaragaman (H’) keseluruhan stasiun pengamatan menunjukkan kekayaan spesies berada pada kondisi rendah dengan nilai stasiun I (0,9395), II (1,3545) dan III (1,3995). Sedangkan nilai keseragaman (e), menunjukkan nilai stasiun I (0,3469) II (0,5001) dan III (0,5168) pengamatan berada pada kondisi yang labil (0,50 < e 0,75). Kondisi demikian mengisyaratkan bahwa penyebaran disetiap stasiun pengamatan bersifat merata.
OPTIMASI LARUTAN BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia) SEBAGAI PAKAN TAMBAHAN DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Irnawati Sinaga; sakti Yonni Hamongan Purba; Nalom Santun Sihombing; Putri Dame Sihombing
TAPIAN NAULI: Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan
Publisher : Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan Nila (Oreochromis niloticus) adalah salah satu ikan air tawar yang banyak dibudidayakan karena mudah beradaptasi dan banyak ditemukan diperairan Indonesia. Dalam upaya untuk meningkatkan budidaya ikan nila, maka perlu dilakukan pengkajian teknologi budidaya berupa pengkajian pemberian supplement pada pakan untuk memperoleh benih ikan yang berkualitas dan berkuantitas baik dan dapat meningkatkan pertumbuhan dan sintasan ikan nila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimasi larutan buah mengkudu yang diberikan pada pakan ikan sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan sintasan benih ikan nila. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Keempat perlakuan tersebut adalah perlakuan A 100 gr mengkudu/satu kilogram pakan, perlakuan B 125 gr mengkudu/satu kilogram pakan, perlakuan C 150 gr mengkudu/satu kilogram pakan dan perlakuan D (kontrol). Analisis data menggunakan uji Anova Single Factor dan kemudian uji lanjut dengan uji BNt (Beda Nyata Terkecil). Parameter yang diamati yaitu Pertumbuhan, Sintasan dan Kualitas Air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan nila yang diberikan larutan mengkudu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan namun tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sintasan. Dosis efektif untuk pertumbuhan bobot terdapat pada perlakuan C (150 gr mengkudu/satu kilogram pakan) dengan pertumbuhan 2.3 gram dan terendah perlakuan D (Kontrol) dengan hasil 1.31 gram. Dosis efektif untuk pertumbuhan panjang terdapat pada perlakuan C (150 gram mengkudu/satu kilogram pakan) dengan pertumbuhan 1.51 cm dan terendah perlakuan D (Kontrol) dengan hasil 0.95 cm. Sintasan (Tingkat Kelangsungan Hidup) terdapat pada perlakuan C (150 gram mengkudu/satu kilogram pakan) dengan hasil 83.33% dan terendah perlakuan D (Kontrol) dengan hasil 76.66%.
FRAKSI AKTIF RUMPUT LAUT COKELAT (Sargassum cinereum) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI Titieu Keumala Sukandar; Irnawati Sinaga; Susi Santikawati
TAPIAN NAULI: Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan
Publisher : Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan September sampai Oktober 2022 di kota Sibolga Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi senyawa fitokimia, sifat antioksidan dan sifat antibakteri pada rumput laut Sargassum cinereum terhadap bakteri patogen Salmonella Thypi dan Staphylococcus Aureus menggunakan pelarut yang berbeda kepolarannya yaitu heksana, etil asetat dan butanol. Hasil dari studi ini adalah S. Cinereum mengandung komponen fitokimia seperti alkaloid, flavonoid, steroid dan triterpenoid, saponin dan fenolik, yang cukup tinggi. S. Cinereum mampu menjadi antioksidan alami dengan nilai IC 50 fraksi etil asetat 129,682±0,80, fraksi heksana 194,797±0,26 dan fraksi butanol 400,535±0,75 dan mampu menjadi antibakteri bagi bakteri patogen Salmonella Thypi pada fraksi butanol 26,5± 3,53 dan Staphylococcus Aureus pada fraksi etil asetat 21± 2,82.
Ekstraksi Konsentrat Protein Ikan Gabus (Channa Striata) Dengan Bahan Pengekstrak Aseton Cindytia Prastari; Irnawati Sinaga; Listia Amanda
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v13i1.8448

Abstract

Snakehead has been reported to have high protein content and economic value. This study aims to determine: (1) nutritional content (proximate) fresh snakehead, (2) the results of snakehead fish protein concentrate, (3) nutritional content of snakehead fish protein concentrate, and (4) total amino acid content of fish protein concentrate snakehead. Research in five steps experiment: (1) preparation of fresh snakehead fish meat, (2) analysis of nutritional content (proximate) snakehead fish meat, (3) analysis of the results of snakehead fish protein concentrate, (4) analysis of nutrient content (proximate) concentrate snakehead fish protein, and (5) analysis of the total amino acid content of snakehead fish protein concentrate. The current study reported that the nutritional content (proximate) of fresh meat snakehead fish was 75.52% water (bb): 77.69% protein (bk); 4.18% fat (bk), 14.77% ash (bk), and 3.36% carbohydrate (bk). The average yield produced in the manufacture of snakehead fish protein concentrate was 69.87%. While the nutritional content (proximate) snakehead fish protein concentrate is 8.97% water, 66.07% protein, 0.89% fat; 11.53% ash, and 12.54% carbohydrates. The highest levels of amino acids in snakehead fish protein concentrate were lysine (6,12%) and tryptopan (5,89)