Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Integrated System

Analisis dan Perancangan Kursi Penumpang Bis Pariwisata Ditinjau dari Aspek Ergonomi di PT XYZ Bandung Wawan Yudiantyo; Dwi Hartadinata
Journal of Integrated System Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v1i2.1218

Abstract

PT XYZ Bandung adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang penyediaan jasa transportasi khususnya bis pariwisata, dimana perusahaan tersebut ingin meningkatkan kualitas pelayanannya untuk memenangkan persaingan bisnis. Masalah-masalah yang dihadapi perusahaan antara lain: Desain kursi penumpang bis yang kurang nyaman, fasilitas fisik yang kurang memadai, lingkungan fisik yang masih kurang baik, aspek K3 yang perlu perbaikan, serta tata letak bis yang juga perlu dilakukan perbaikan. Dari hasil analisis data, diketahui bahwa desain kursi penumpang bis tidak ergonomis karena tidak sesuai dengan ukuran antropometri tubuh yang disarankan. Masalah lainnya, tingkat kebisingan dan tingkat pencahayaan yang perlu dilakukan perbaikan, belum tersedianya prosedur dan peralatan K3, serta tata letak bis yang kurang ergonomis. Untuk menanggulangi permasalahan di atas, maka dirancang kursi penumpang bis yang lebih ergonomis, fasilitas fisik bis yang ergonomis (sandaran tangan, meja makan, tempat majalah, sabuk pengaman, tempat gelas/botol, sandaran kaki, rel, dan kursi penumpang). Fasilitas fisik dirancang beberapa alternatif, kemudian digunakan metode concept scoring untuk memilih alternatif terbaik. Selain itu diusulkan juga lingkungan fisik yang lebih ergonomis (kebisingan dan pencahayaan), penerapan aspek K3, serta beberapa alternatif tata letak bis baru yang dapat dipergunakan. Dengan usulan tersebut diharapkan penumpang dapat merasa nyaman saat duduk dan berada di dalam perjalanan karena desain kursi penumpang serta fasilitas fisik yang ergonomis, lingkungan fisik yang lebih memberikan kenyamanan,, penerapan prosedur K3 yang akan meningkatkan kesehatan dan keselamatan bagi penumpang maupun pengemudi, serta beberapa alternatif tata letak baru (ekonomis/realistis dan ergonomis/idealis) yang menjadi pilihan bagi perusahaan untuk digunakan. Kata kunci : Kursi Penumpang Bis, Ergonomis, Antropometri, Concept Scoring, Tata Letak Bis.
Perancangan Ergonomis Pegangan Pendorong Kursi Roda Untuk Meninimasi Kesakitan Pergelangan Tangan Wawan Yudiantyo
Journal of Integrated System Vol. 3 No. 1 (2020): Journal of Integrated System
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v3i1.2489

Abstract

Kursi roda merupakan sebuah alat untuk membantu pasien yang susah atau tidak bisa berjalan. Pendorong kursi roda merupakan orang yang membantu pasien tersebut untuk mendorong kursi rodanya ke tempat tertentu. Pada saat mendorong kursi roda, sering kali didapati pendorong merasa sakit pada pergelangan tangannya. Hal ini terjadi karena posisi pegangan/handle kursi roda yang ada terlalu lurus. Hal ini menyebabkan pergelangan tangan pendorong sakit. Terlebih lagi bila harus mendorong pada periode yang lama, pasien yang berbobot tubuh berat, jalan yang menanjak atau jalan yang menurun. Rasa sakit pada pergelangan tangan pendorong lebih disebabkan karena arah gaya dari pendorong tidak sejajar dengan arah pergerakan kursi roda. Perancangan dimulai dengan studi literature berbasis Ergonomi, antara lain studi antropometri, fisiologi kerja ( sistem otot dan tulang ) dan pengamatan langsung. Kemudian, dirancang sebuah pegangan/handle tambahan yang mengarah vertikal, dipasangkan pada pegangan kursi roda. Dimana sudut pegangan/handle tersebut dapat dirubah dan disesuaikan dengan kenyamanan pendorong. Hal ini juga memperhatikan faktor keamanan, dimana pegangan/handle pendorong kursi roda dengan arah vertikal dapat lebih menahan kursi roda bila jalan yang dilalui menurun. Rancangan dilengkapi dengan penambahan busa agar pemegangan lebih nyaman. Kata Kunci : Kursi roda, Pegangan/handle kursi roda, sudut gaya, kenyamanan.
Perancangan Mobil Penjual Obat (Apotek Berjalan) serta Sistem Informasi Manajemen Ketersediaan Obat-obatan Berdasarkan Aspek Ergonomi Mikro dan Ergonomi Makro Wawan Yudiantyo; Ninie Agustin
Journal of Integrated System Vol. 4 No. 1 (2021): Journal of Integrated System Vol. 4 No. 1 (Juni 2021):
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v4i1.3157

Abstract

Fasilitas kesehatan merupakan sebuah fasilitas yang penting diberikan kepada masyarakat secara merata dan menyeluruh. Salah satu fasilitas kesehatan ialah penyediaan obat-obatan yang diperlukan masyarakat. Keberadaan apotek di kota-kota sangatlah banyak. Masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan obat-obatan yang diperlukan di perkotaan. Akan tetapi, jika dicermati, keberadaan apotek atau rumah obat di daerah terpencil atau pedesaan sangatlah kurang atau tidak ada. Ketersediaan obat di warung-warung hanyalah obat yang bersifat umum, tapi obat-obatan yang harus diperoleh dari resep yang dikeluarkan dokter sangatlah minim. Puskesmas biasanya hanya menyediakan obat-obatan jatah dari pemerintah, tidak dengan obat racikan yang biasanya diberikan dalam resep dokter. Berdasarkan permasalahan di atas, maka akan dirancang ulang sebuah mobil yang dimodifikasi menjadi sebuah toko obat berjalan (apotek berjalan), yang mana bisa menjangkau pedesaan, dalam menyalurkan obat-obatan secara lebih lengkap. Rekayasa perancangan mobil meliputi perancangan tata letak, ruang peracikan, fasilitas penyimpanan obat-obatan, dan sistem informasi penyimpanan obat-obatan. Semuanya ini didekati dengan aspek keilmuan ergonomi mikro dan ergonomi makro. Dari segi ergonomi mikro, akan dirancang segala fasilitas fisik dan lingkungan fisik kerja. Sedangkan dari segi ergonomi makro, dengan adanya fasilitas ini, kesejahteraan dan keterjaminan masyarakat akan kesehatan akan lebih terjamin dan luas sampai ke pelosok desa. Kata Kunci: ergonomi makro, ergonomi mikro, mobil apotek, sistem informasi obat-obatan
Basis Data Antropometri untuk Skrining Awal Status Kesehatan Lansia Elty Sarvia; Elizabeth Wianto; Wawan Yudiantyo; Pertiwi Apriyani; Gideon Benjamin da Costa
Journal of Integrated System Vol. 4 No. 1 (2021): Journal of Integrated System Vol. 4 No. 1 (Juni 2021):
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v4i1.3350

Abstract

Data antropometri bagi lansia Indonesia masih terbatas, padahal data ini berguna bagi perancangan peralatan yang dapat mendukung aktivitas lansia agar tetap mandiri, produktif, dan tidak tergantung dengan generasi di bawahnya. Data antropometri lansia diperlukan karena adanya perbedaan ukuran secara fisik, penurunan kekuatan, dan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyediakan basis data dimensi tubuh bagi lansia, menganalisis variabel terkait seperti pengaruh usia dan pendidikan terhadap nilai Mini Mental State Examination (MMSE), pengaruh kategori tempat tinggal terhadap screening awal Sarkopenia menggunakan instrument SARC-F, pengaruh Nilai Indeks Massa Tubuh (BMI) terhadap nilai SARC-F. Penelitian ini dilakukan terhadap laki-laki dan perempuan dengan rentang usia 55 tahun ke atas. Subyek akan terbagi menjadi dua kelas, yaitu lansia potensial dan lansia tidak potensial. Terdapat 42 dimensi data utama tubuh dan tangan, kekuatan tangan, MMSE, dan SARC-F yang dikumpulkan untuk setiap partisipan dengan total subyek 105 orang dengan menggunakan teknik sampling purposif. Dari hasil analisis diperoleh bahwa 76 % dimensi perempuan dan 68 % dimensi laki-laki memiliki perbedaan terhadap dimensi dewasa (rentang usia 18-22 tahun), tidak ada pengaruh dari kelompok usia, pendidikan, maupun kedua faktor tersebut terhadap nilai MMSE, ada pengaruh kategori tempat tinggal terhadap nilai SARC-F, dan tidak ada pengaruh dari BMI terhadap nilai SARC-F. Kata kunci (keywords): Antropometri, Lanjut Usia, MMSE, SARC-F
Perancangan Fasilitas Penunjang untuk Pemindahan Pasien dari/ke Kursi Roda ke/dari Tempat Tidur Melalui Pendekatan Ergonomi Wawan Yudiantyo; Rudy Wawolumaja; Silviana Soly
Journal of Integrated System Vol. 6 No. 2 (2023): Journal of Integrated System Vol. 6 No. 2 (Desember 2023)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v6i2.7554

Abstract

Kursi roda merupakan suatu fasilitas penyandang cacat kaki. Orang yang tidak bisa melakukan aktivitasnya dengan kaki, sangat membutuhkan kursi roda ini untuk melakukan mobilitas. Salah satu kegiatan yang dilakukan secara rutin ialah naik dari/ke kursi roda ke/dari tempat tidur. Karena keterbatasan kaki yang lemah, maka tidak memungkinkan pasien utuk berpindah dari/ke kursi roda ke/dari tempat tidur. Perlu bantuan seseorang/perawat untuk menggendong pasien tersebut. Akan tetapi, bila itu dilakukan terus menerus setiap hari, dan juga apabila pasien tersebut berat, maka hal tersebut bisa mencederai perawat tersebut. Oleh karena itu, dirancang suatu alat angkut/angkat dari/ke kursi roda ke/dari tempat tidur, yang bisa membantu perawat memindahkan pasien. Penelitian dimulai dengan mengumpulkan data dan spesifikasi kursi roda ( bentuk dan dimensi : lebar, panjang, tinggi alas dan kursi roda keseluruhan ), bahan pendukung untuk alas alat angkut pasien yang kuat dan data antropometri ( dimensi tubuh manusia yang akan merepresentasikan dimensi pasien ). Dari data-data tersebut dipilih dan dirancang sebuah fasilitas yang memudahkan perawat memindahkan pasien dari/ke kursi roda ke/dari tempat ridur. Aspek yang diperhatikan ialah ergonomic, yaitu aspek kenyamanan, aspek keamanan dan aspek kemudahan pemindahan pasien. Hasil dari rancangan berupa alas pemangku dan alat pengangkut.