Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN PELAKSANAAN ASESMEN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA GURU BK SMP Wangid, Muhammad Nur; Pratiwi, Chici; Sari, Widiya Juwita; Puri, Lintang Waskita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.31434

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan asesmen bimbingan dan konseling dalam Kurikulum Merdeka pada guru BK SMP Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Pelatihan ini penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru BK dalam melakukan asesmen yang sesuai dengan pendekatan Kurikulum Merdeka, yang menekankan pada kebutuhan siswa. Kegiatan ini direncanakan untuk merespon kebutuhan guru BK SMP di lokasi tersebut tentang wawasan dan keterampilan dalam kurikulum merdeka khususnya mengenai asesmen layanan bimbingan dan konseling. Sasaran kegiatan pelatihan ini adalah guru BK yang tergabung dalam MGBK SMP Kabupaten Karanganyar, berjumlah 30 peserta. Metode yang digunakan adalah dengan teknik pelatihan dan pendampingan. Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta dikenalkan, dilatih, dan didampingi secara berkelanjutan. Secara garis besar, kegiatan ini dimulai dari perencanaan kegiatan sampai menerapkan prosedur asesmen. Berdasarkan hasil pelaksanaan PKM dengan tema Pelatihan Pelaksanaan Asesmen Bimbingan dan Konseling dalam Kurikulum Merdeka Pada Guru BK SMP Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah secara keseluruhan dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan perencanaan. Hal ini didukung dengan hasil rata-rata setelah diberikan perlakuan sebesar 8,03 atau sebesar 18,09%. Selain peningkatan secara kuantitatif, para peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi, dan komitmen untuk mengimplementasikan hasil pelatihan di satuan pendidikan masing-masing.Abstract: This activity aims to improve the understanding and skills of guidance and counseling assessment in the independent curriculum for junior high school guidance and counseling teachers in Karanganyar Regency, Central Java. This training is important to improve the knowledge and skills of guidance and counseling teachers in conducting assessments in accordance with the Independent Curriculum approach, which emphasizes student needs. This activity is planned to be held to respond to the needs of junior high school guidance and counseling teachers in the location regarding insight and skills in the independent curriculum, especially regarding the assessment of guidance and counseling services. The target of this training activity is guidance and counseling teachers who are members of the MGBK Junior High School in Karanganyar Regency, totaling 30 participants. The method used is training and mentoring techniques. During the implementation of the activity, participants are introduced, trained, and mentored continuously. In general, this activity starts from planning activities to implementing assessment procedures. Based on the results of the implementation of PKM with the theme of Guidance and Counseling Assessment Implementation Training in the Independent Curriculum for Junior High School Guidance and Counseling Teachers in Karanganyar Regency, Central Java, over all it can be implemented well and in accordance with the planning. This is supported by the average results after being given treatment of 8.03 or 18.09%. In addition to quantitative improvements, participants also showed high enthusiasm and commitment to implementing the training results in their respective educational units.
Psychological Well-Being Narapidana Remaja Rahmi, Akmil; Pratiwi, Chici; Wijaya, Agung Satria
Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Vol 1 No 2 (2021): Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/ijpi.v1i2.21

Abstract

Adolescent prisoners experience difficulties in conforming, loosing freedom, feeling lonely, and adapting to the environment at the first time living in the correctional institution affecting psychological well-being condition. This study aims to observe the description of adolescents Prisoners’ psychological well-being. This study uses quantitative approach that is analytical descriptive method. The instrument used in this study is questionnaire that has 0.731 reliability (Cronbach’s Alpha). The subjects of this study were all adolescent prisoners in LPKA class II, Tanjung Pati which are in total 23 prisoners. This study’s result shows that psychological well-being of adolescent prisoners are in the high category, the details are that 1 prisoner in excessive category (4.35 %), 20 prisoners in high category (86,96 %), and 2 prisoners in moderate category (8.7%). Keyword: Psychological Well-Being, Young Prisoners, Guidance and Counseling
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI DEEP LEARNING Wangid, Muhammad Nur; Basuki, Agus; Rahman, Fathur; Pratiwi, Chici; Puri, Lintang Waskita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36806

Abstract

Abstrak: Pendekatan deep learning menekankan keterlibatan aktif individu dalam proses belajar, penguasaan pengetahuan yang memadai, serta keingintahuan tinggi terhadap materi pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam memahami dan menerapkan konsep deep learning dalam pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pelatihan dan pendampingan yang dirancang untuk membantu guru BK mengembangkan strategi pembelajaran berbasis deep learning guna meningkatkan pemahaman dan kreativitas siswa. Sasaran kegiatan ini adalah guru BK jenjang SMP yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kota Yogyakarta, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap konsep deep learning. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pemahaman guru BK dari 81,36 sebelum pelatihan menjadi 90,70 setelah pelatihan, atau meningkat sebesar 11,48%. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan kompetensi guru BK serta mendukung terciptanya ekosistem sekolah yang kondusif bagi penerapan deep learning, khususnya dalam layanan BK.Abstract: The deep learning approach emphasizes active individual engagement in the learning process, adequate mastery of knowledge, and a high level of curiosity toward learning materials. This Community Service Program (PKM) aims to enhance the competence of guidance and counseling teachers in understanding and applying the concept of deep learning in educational practice. The program was implemented through training and mentoring methods designed to assist guidance and counseling teachers in developing deep learning-based instructional strategies to improve students’ understanding and creativity. The target participants were junior high school guidance and counseling teachers who are members of the Guidance and Counseling Teachers Association (MGBK) of Yogyakarta City, with a total of 50 participants. Program evaluation was conducted using pretests and posttests to measure participants’ understanding of the deep learning concept. The analysis results indicate an increase in the average comprehension score of guidance and counseling teachers from 81.36 before the training to 90.70 after the training, representing an improvement of 11.48%. These findings demonstrate that the training was effective in enhancing the competence of guidance and counseling teachers and in supporting the creation of a conducive school ecosystem for the implementation of deep learning, particularly within guidance and counseling services.
PENDAMPINGAN TALENT SCOUTING BAGI GURU BK SMA/MA SLEMAN Wangid, Muhammad Nur; Pratiwi, Chici; Rahman, Fathur; Basuki, Agus; Puri, Lintang Waskita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.28918

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini yaitu “Pendampingan Talent Scouting Bagi Guru BK SMA/MA Sleman” bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru BK SMA/MA Kabupaten Sleman dalam mengidentifikasi dan mengembangkan minat, dan bakat, serta potensi yang dimiliki oleh siswa sehingga siswa mendapat informasi terkait dengan kesiapan siswa untuk masuk perguruan tinggi dan dapat menentukan karirnya dimasa depan. Sasaran kegiatan pelatihan ini adalah guru BK yang tergabung dalam MGBK SMA/MA Kabupaten Sleman, berjumlah 32 peserta. Metode pelatihan yang digunakan adalah dengan teknik pelatihan dan pendampingan. Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta dikenalkan, dilatih, dan didampingi secara berkelanjutan. Berdasarkan nilai rata-rata kelompok posttest lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata kelompok pretest yang ditunjukkan dari mean rank pada positive rank sebesar 16.50 lebih besar dari pada skor negative rank. Dengan demikian, melalui kegiatan pelatihan ini menunjukkan efektif bagi guru BK SMA/MA Kabupaten Sleman untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilannya guru BK dalam mengidentifikasi dan mengembangkan potensi, minat dan bakat yang dimiliki siswa secara optimal.Abstract: This activity, namely “Talent Scouting Assistance for Counseling Teachers of SMA/MA Sleman” aims to increase the understanding and skills of counseling teachers of SMA/MA Sleman Regency in identifying and developing the interests and talents, as well as the potential possessed by students so that students get information related to student readiness to enter college and can determine their future careers. The target of this training activity was counseling teachers who are members of MGBK SMA/MA Sleman Regency, totaling 32 participants. The training method used was training and mentoring techniques. During the implementation of the activity, the participants were introduced, trained, and assisted on an ongoing basis. Based on the average score of the posttest group, it is higher than the average score of the pretest group, which is shown from the mean rank on the positive rank of 16.50 greater than the negative rank score. Thus, through this training activity, it is effective for counseling teachers of SMA/MA Sleman Regency to increase their understanding and skills in identifying and developing the potential, interests and talents of students optimally.