Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ADAPTOGENIK EKSTRAK ETANOL DAUN BIDARA (Ziziphus mauritiana Auct. non Lamk.) DENGAN METODE SWIMMING ENDURANCE TEST PADA MENCIT GALUR BALB/C Samirana, P. O.; Taradipta, I. D. M. R.; Leliqia, N. P. E.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 2, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.401 KB)

Abstract

Ziziphus mauritiana atau bidara telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan berdasarkan atas penelitian-penelitian sebelumnya.Aktivitas antioksidan diduga berkontribusi terhadap aktivitas adaptogenik serta efek empiris sebagai tonik memperkuat dugaan bahwatumbuhan ini memiliki potensi sebagai adaptogenik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas adaptogenik dari ekstrak etanol daunZ. mauritiana. Serbuk daun Z. mauritiana diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%.Ekstrak diuji aktivitas adaptogeniknya dengan metode Swimming Endurance Test (SET) terhadap mencit galur Balb/C yang dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif (Vitamin C) dan perlakuan (diberikan ekstrak dengan dosis 200, 400 dan 800 mg/kg BB). Analisis data dilakukan dengan uji ANOVA one way dengan taraf kepercayaan 95%, kemudian dilanjutkan dengan analisis LSD. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol daunZ. mauritianadengan dosis 200 mg/kg BB, 400 mg/kg BB dan 800 mg/kg BB memiliki aktivitas adaptogenik (p<0,05).Peningkatan dosis esktrak etanol daunZ. mauritiana meningkatkan aktivitas adaptogenik secara signifikan (p< 0,05).
PENGARUH LAMA FERMENTASI TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MINUMAN KOMBUCHA LOKAL DI BALI DENGAN SUBSTRAT PRODUK GAMBIR Chanjaya ,C.; Susanti, N.M.P; Leliqia, N.P.E
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.972 KB)

Abstract

Kombucha merupakan air seduhan substrat dan gula yang mengalami proses fermentasi oleh khamir dan bakteri. Substrat yang digunakan dalam penelitian ini adalah produk gambir. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan minuman Kombucha adalah lama fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi terhadap aktivitas antioksidan serta mengetahui lama fermentasi yang memiliki aktivitas antioksidan yang optimal dari minuman Kombucha lokal di Bali dengan substrat produk gambir. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu pengukuran pH serta uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) pada minuman Kombucha lokal di Bali dengan substrat produk gambir yang divariasikan lama fermentasinya (0, 1, 2, 3, 4, dan 5 hari). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan Repeated ANOVA dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lama fermentasi berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan minuman Kombucha lokal di Bali dengan substrat produk gambir (p <0,05) dan aktivitas antioksidan yang optimal diperoleh setelah minuman tersebut difermentasikan selama 3 hari (IC50 = 54,46 ± 1,59 µg/mL).
INVENTARISASI TANAMAN OBAT DALAM USADA UPAS DALAM BENTUK BUKU ELEKTRONIK Dewi, A.A.A.P.K.; Warditiani, N.K.; Leliqia, N.P.E.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 3, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.74 KB)

Abstract

Usada Upas merupakan salah satu pengobatan tradisional di Bali. Pembuatan buku elektronik Usada Upas bertujuan untuk mengetahui profil data pengobatan Usada Upas, inventarisasi tanaman obat, dan persentase kesesuaian efek farmakologi terhadap efek empiris dari tanaman obat dalam Usada Upas. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Inventarisasi tanaman obat dalam Usada Upas dilakukan melalui pengumpulan informasi dari buku-buku, jurnal-jurnal ilmiah yang terindeks dalam Scopus, situs resmi yang dikelola oleh pemerintah dan situs pendidikan. Buku elektronik dibuat dengan format CHM (Compiled HTML File). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 151 tanaman dalam Usada Upas, sebanyak 125 tanaman sudah diketahui nama ilmiahnya (82,78%), 74 efek empiris ditujukan untuk penyakit upas di dalam tubuh (98,67%), dan 65 cara penggunaan tanaman obat ditujukan untuk di luar tubuh (50,39%). Inventarisasi tanaman dilakukan pada 14 tanaman dengan menambahkan informasi nama Indonesia, nama daerah, nama Usada, nama ilmiah, taksonomi, deskripsi, kandungan kimia, kegunaan, cara penggunaan, efek farmakologi, efek tidak diinginkan, toksisitas, dan gambar yang berkaitan dengan tanaman obat. Dari 14 tanaman obat yang diinventarisasi, hanya 4 tanaman yang menunjukkan kesesuaian efek farmakologi di atas 50%.
UJI AKTIVITAS ANTIDEMENTIA MINUMAN GAMBIR DAN MINUMAN GAMBIR KOMBUCHA LOKAL BALI SECARA IN VIVO Moeliono A.P.; Maryadhi N.M.D.D.; Cahyadi M.F.; Irmayanti N.M.F.; Leliqia N.P.E.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.186 KB)

Abstract

Dementia dapat disebabkan oleh kerusakan oksidatif, dimana antioksidan dapat memperbaiki kerusakan tersebut. Secara in vitro, minuman gambir kombucha lokal Bali memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan minuman gambir (Rupadani, 2013). Penelitian secara in vivo telah dilakukan pada mencit galur Balb/c yang bertujuan untuk menguji aktivitas antidementia minuman gambir dan minuman gambir kombucha lokal Bali. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan uji aktivitas antidementia minuman gambir dan minuman gambir kombucha lokal Bali pada dosis 200mg/kgBB dengan metode induksi ECS sebesar 50 mA selama 20 detik lalu dilakukan pengukuran waktu tempuh hewan uji 45 menit setelah induksi. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan uji Mann-Whitney dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minuman gambir dan minuman kombucha lokal Bali memiliki potensi aktivitas antidementia pada dosis 200mg/kgBB. Minuman gambir lebih efisien digunakan sebagai antidementia.
PENGARUH pH DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP STABILITAS KIMIA STANDAR (+)-KATEKIN Ni Putu Eka Leliqia; Yanita Ristanti Purwitadewi; I Made Agus Gelgel Wirasuta
Indonesian Journal of Legal and Forensic Sciences (IJLFS) Vol 5 (2015): Indonesian Journal of Legal and Forensic Sciences
Publisher : Penerbit, sejak 2012 : Asosiasi Ilmu Forensik Indonesia dan UPT Lab. Forensik Sain dan Kriminilogi - Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/10.24843/IJLFS.2015.v05.i01.p01

Abstract

(+)-Catechin was a potential compound to be isolated and developed into natural antioxidant product, but it was unstable because it was easy to be oxidized and formed quinone metabolite. This became a problem in its development and isolation process. Factors that can influence the oxidation process of (+)-catechin were pH condition and storage time. Therefore, this research was conducted to know pH and storage time influence towards the (+)-catechin stability. Observation was done in two parameters which was the acid-base pH (pH 1,64-10) and the storage time for 8 days. The influence of both the parameters towards (+)-catechin standard stability was observed by the quinone metabolite formation from (+)-catechin oxidation reaction result. (+)-catechin was declared as unstable if quinone metabolite was formed by absorbance measurement in its maximum wavelength, 409nm with spectrophotometry method. The obtained result showed that (+)-catechin standard was stable in pH 1.64-6 for 8 days storage and was unstable in pH 7-10 showed by the formation of quinone metabolite for 2-8 days storage.
PENGARUH pH DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP STABILITAS KIMIA STANDAR (+)-KATEKIN Ni Putu Eka Leliqia; Yanita Ristanti Purwitadewi; I Made Agus Gelgel Wirasuta
Indonesian Journal of Legal and Forensic Sciences (IJLFS) Vol 5 (2015): Indonesian Journal of Legal and Forensic Sciences
Publisher : Penerbit, sejak 2012 : Asosiasi Ilmu Forensik Indonesia dan UPT Lab. Forensik Sain dan Kriminilogi - Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/10.24843/IJLFS.2015.v05.i01.p01

Abstract

(+)-Catechin was a potential compound to be isolated and developed into natural antioxidant product, but it was unstable because it was easy to be oxidized and formed quinone metabolite. This became a problem in its development and isolation process. Factors that can influence the oxidation process of (+)-catechin were pH condition and storage time. Therefore, this research was conducted to know pH and storage time influence towards the (+)-catechin stability. Observation was done in two parameters which was the acid-base pH (pH 1,64-10) and the storage time for 8 days. The influence of both the parameters towards (+)-catechin standard stability was observed by the quinone metabolite formation from (+)-catechin oxidation reaction result. (+)-catechin was declared as unstable if quinone metabolite was formed by absorbance measurement in its maximum wavelength, 409nm with spectrophotometry method. The obtained result showed that (+)-catechin standard was stable in pH 1.64-6 for 8 days storage and was unstable in pH 7-10 showed by the formation of quinone metabolite for 2-8 days storage.
UJI SKRINING DAN DETERMINASI KODEIN DENGAN TLC SPEKTROFOTODENSITOMETRI Pande Made Nova Armita Sari; Ni Putu Eka Leliqia
Indonesian Journal of Legal and Forensic Sciences (IJLFS) Vol 3 (2013): Indonesian Journal of Legal and Forensic Sciences
Publisher : Penerbit, sejak 2012 : Asosiasi Ilmu Forensik Indonesia dan UPT Lab. Forensik Sain dan Kriminilogi - Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A current research of screening and determination of codeine using Al-TLC Spectrophotodensitometry has been carried out. The separation was performed using TAEA mobile phase. Screening and confirmation were investigated by comparing hRfc of the analyte and hRfc those on data library. Combination hRfc vs correlation also been used as confirmation method, which can be enhanced by spectrum shift reaction using HCl 10% and KOH 0,1 M. The validation parameters were precission, linierity, limit of detection and quantitation (LOD & LOQ) and recovery.   TAEA mobile phase performed a good separation among morphine, codeine, caffeine, papaverine and bromhexine standards, which gave Rs value > 1. Test of linierity using regression gave correlation value > 0,99 . LOD and LOQ of Al-TLC were 137.85 ng and 459.63 ng. The recovery of codeine in human plasma using isopropanol as the precipitating agent was 77.1% ± 4.9 (6.5%).
Aktivitas Antioksidan Kombinasi Fraksi Metanol Virgin Coconut Oil dan Madu Kele Bali dengan Metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhidrazyl) Ni Putu Eka Leliqia; I Ketut Gede Gilang Gama Harta; A.A. Bagus Yoga Saputra; Pande Made Nova Armita Sari; Ni Putu Linda Laksmiani
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v5i2.44070

Abstract

Virgin coconut oil (VCO) dan madu telah banyak digunakan sebagai bahan baku sediaan topikal untuk perawatan kulit. Salah satu khasiat yang telah terbukti adalah aktivitas antioksidannya. Namun efek VCO dan madu sebagai antioksidan umumnya masih dibuktikan dalam bentuk bahan tunggal tidak dalam bentuk kombinasi keduanya. Pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH memerlukan sampel uji yang bersifat polar. Fraksi metanol dari VCO dan madu telah diketahui bersifat polar. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kombinasi fraksi metanol VCO dan madu kele Bali yang memberikan aktivitas antioksidan paling kuat. VCO dan madu kele Bali diperoleh dari Desa Aan, Bali. Skrining fitokimia fraksi metanol VCO dan madu kele Bali ditentukan ditentukan dengan metode yang sesuai. Aktivitas antioksidan (IC50) fraksi metanol VCO, madu kele Bali, dan kombinasi keduanya ditentukan dengan metode DPPH. Terdapat 5 kombinasi kedua bahan tersebut yang diuji. Data dianalisis menggunakan ANOVA oneway-LSD dengan taraf kepercayaan 95%. Fraksi metanol VCO mengandung flavonoid dan tanin, sedangkan madu kele Bali mengandung saponin, fenol, flavonoid dan steroid/triterpenoid. Fraksi metanol VCO dan madu kele Bali memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 7,20±0,23 mg/mL dan 14,56±0,25 mg/mL. Perbandingan jumlah kombinasi fraksi metanol VCO dan madu kele Bali berpengaruh secara bermakna terhadap aktivitas antioksidannya (p<0,05). Kombinasi 0,0063 g fraksi metanol VCO dan 1 g madu kele Bali menunjukkan aktivitas antioksidan paling kuat (IC50 8,50±0,17 mg/mL). Fraksi metanol VCO dan madu kele Bali serta kombinasinya tergolong antioksidan lemah, namun terjadi peningkatan aktivitas antioksidan yang bermakna pada kombinasi ini dibandingkan madu kele Bali tunggal (p<0,05).
PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN BUNGA GEMITIR SEBAGAI MASKER WAJAH KAYA ANTIOKSIDAN L.P.F. Larasanty; N.L.P.V. Paramita; N.P.E. Leliqia; N.P.L. Laksmiani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/BUM.2023.v22.i04.p05

Abstract

Gemitir flower cultivation is one of the agricultural commodities in Apuan village, Susut district, Bangli. The demand for gemitir flowers fluctuates from time to time. When prices are low, farmers will generally experience losses. It is necessary to carry out community service activities that aim to diversify gemitir flower agricultural products into cosmetic products in the form of natural face masks with high antioxidant content. Gemitir flower petals are known to contain tagetin and hydroxyflavones which are naturally antioxidants and are useful in the process of skin regeneration. This face mask product can become a processed product that provides more economic value for farmer groups in Apuan Bangli Village. Community service activities are carried out in stages starting with a survey at the location of the service to see when the gemitir flowers are harvested. At harvest time, the flowers that have bloomed are then collected as needed to be used as samples for processing into face masks. In the first step, the activities carried out were the process of selecting and drying flowers in a natural way and with the help of an oven, then they were made into powder. Product manufacturing activities begin with the pre-formulation of mask preparations. Then with the existing formula, training activities on how to make masks were carried out, including mask packaging. The results of monitoring and evaluation activities showed an increase in public knowledge with an initial average value of 28 to 71 after the final monitoring evaliation was carried out. Keywords: gemitir flower, face mask, natural, antioxidant, training.