Made Suryadi
Unknown Affiliation

Published : 31 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Perubahan Penguasaan Lahan Pertanian Terhadap Tingkat Eksistensi Subak Di Desa Medewi Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana Kusuma, Putu Gede Wira; Suryadi, Made; Suditha, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v2i1.20373

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1)Perubahan penguasaan lahan pertanian di Desa Medewi; (2)Faktor penentu/determinan perubahan penguasaan lahan di Desa Medewi; (3) Tingkat eksistensi subak di tengah maraknya perubahan penguasaan lahan pertanian di Desa Medewi. Yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah perubahan penguasaan lahan dan subak sedangkan yang menjdi subjeknya adalah penduduk petani. Penelitian ini mengunakan populasi petani yang berjumlah 86 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode pencatatan dokumen dan metode interview, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif komperatif dan kualitatif. Berdasarkan data yang diperoleh, hasil penelitian menunjukkan: (1)Perubahan penguasaan lahan pertanian di Desa Medewi mengalami perubahan yang cukup tinggi. (2) Faktor penjualan lahan merupakan faktor yang paling mendominasi/berpengaruh kuat memicu terjadinya penyempitan lahan pertanian (3) semakin dekat suatu wilayah subak dari pusat desa, maka tingkat eksistensi subak akan semakin rendah.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS KELINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 1 PEKUTATAN DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI Putra, I Putu Agus Suhendra Adi; Suryadi, Made; Treman, I Wayan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v1i2.20361

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas ini direncanakan dalam dua siklus tetapi dalam satu siklus tujuan penelitian sudah dapat di capai. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi, yang berlangsung selama empat kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pertemuan siklus pertama. Sasaran yang diperbaiki dalam penelitian tindakan kelas adalah objek penelitiannya adalah (1) Aktivitas belajar siswa, (2) Hasil belajar siswa, terhadap pengembangan model pembelajaran kontekstual berbasis kelingkungan pada pelajaran Geografi, sedangkan subyek adalah siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pekutatan tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 36 orang. Pengumpulan data aktivitas siswa dikumpulkan melalui metode tes dan observasi. Data-data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan análisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil análisis data yang diperoleh, aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan menjadi 85,36 pada siklus I. Untuk nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 83,1 dan presentase ketuntasan klasikal siswa yaitu sebesar 83,1 %.
PERANAN DESA PAKRAMAN DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA TENGANAN PEGRINGSINGAN KECAMATAN MANGGIS KABUPATEN KARANGASEM Ningsih, Ni Wayan Ratna Sriwijaya; Suryadi, Made; Citra, I Putu Ananda
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v4i2.20550

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Tenganan Pegringsingan Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. Tujuan penelitian ini adalah, untuk: (1) mendeskripsikan potensi wisata di Desa Tenganan Pegringsingan, (2) mendeskripsikan peranan desa pakraman dalam pengembangan desa wisata di Desa Tenganan Pegringsingan dan (3) mendeskripsikan kontribusi pengembangan desa wisata terhadap masyarakat pelaku usaha wisata di Desa Tenganan Pegringsingan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif, Pengumpulan data primer dan sekunder menggunakan metode observasi, pencatatan dokumen dan kuesioner dengan pengambilan sampel secara “proporsional random sampling”, data yang didapat selanjutnya dianalisis menggunakan metode survey dengan rancangan penelitian deskriptif analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) di Desa Tenganan Pegringsingan memiliki potensi wisata yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke sana, diantaranya potensi wisata budaya dan alam serta terdapat fasilitas pendukung, (2) desa pakraman sangat berperan penting karena memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam mengembangkan desa wisata di Desa Tenganan Pegringsingan sehingga terus berkembang sampai sekarang ,dan (3) pengembangan desa wisata di Desa Tenganan Pegringsingan memberi kontribusi yang besar bagi masyarakat pelaku usaha wisata baik itu berupa peluang usaha maupun dapat menambah penghasilan masyarakat.
PERMUKIMAN TRADISIONAL SEBAGAI KAWASAN WISATA BUDAYA DI DESA BATUAN KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR Purnamadewi, Ni Kadek Merik; Wesnawa, I Gede Astra; Suryadi, Made
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v2i2.20395

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Batuan dengan tujuan (1)untuk mendeskripsikan kondisi permukiman tradisional di Desa Batuan, 2) untuk menganalisis kontribusi keberadaan permukiman tradisional terhadap pengembangan fisik kawasan wisata di Desa Batuan, 3) untuk menganalisis kontribusi keberadaan permukiman tradisional terhadap kondisi ekonomi masyarakat di Desa Batuan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan pengambilan sampel secara ”Purposif Sampling” yaitu sebesar 15 rumah yang mencirikan dari permukiman tradisional di Desa Batuan yang dimana dipilih 3 rumah dari setiap banjar dari 5 banjar yang mencirikan permukimannya sebagai permukiman tradisional. Pengumpulan data primer menggunakan metode pencatatan dokumen dan wawancara, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) secara umum permukiman tradisional di Desa Batuan masih menggunakan tata ruang permukiman yang berlandaskan agama yaitu Tri Hita Karana . Arsitektur dalam permukiman tradisional di Desa Batuan masih menggunakan unsur tradisional,2) sarana dan prasarana Desa Batuan sebelum dan setelah peningkatan kunjungan wisatawan memberikan kontribusi yang baik yang dimana layak di jadikan Kawasan Wisata Budaya, dan 3) Peningkatan kunjungan wisatawan ke Desa Batuan memperluas lapangan kerja, yang mampu meningkatkan taraf pendapatan masyarakat di Desa Batuan.
DIVERSIFIKASI TANAMAN CABAI DAN BUNGA PACAR AIR UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI DI DESA SELISIHAN KECAMATAN KLUNGKUNG KABUPATEN KLUNGKUNG (TINJAUAN GEOGRAFI EKONOMI) Purwanti, Ni Wayan Tanti; Suryadi, Made; Treman, I Wayan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v1i1.20351

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Selisihan Kecamatan Klungkung Kabupaten Klungkung. Tujuan penelitian adalah, untuk: (1) mendeskripsikan faktor-faktor fisiografis yang mendukung diversifikasi tanaman cabai dan bunga pacar air di Desa Selisihan (2) mengetahui pola pemasaran dari hasil diversifikasi tanaman cabai dan bunga pacar air di Desa Selisihan (3) menjelaskan Diversifikasi tanaman cabai dan bunga pacar air dalam meningkatkan pendapatan petani di Desa Selisihan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif, dengan pengambilan sampel secara “Proportional Random Sampling” yaitu sebesar 50 orang yang diambil 20% dari keseluruhan populasi sebanyak 252 yang tersebar di 2 banjar. Pengumpulan data primer dan sekunder menggunakan metode observasi, pencatatan dokumen dan kuesioner, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Fisiografis Desa Selisihan sangat mendukung dalam diversifikasi tanaman cabai dan bunga pacar air (2) pola pemasaran dari hasil diversifikasi tanaman cabai dan bunga pacar air di Desa Selisihan tergolong baik (3) peningkatan pendapatan petani setelah melaksanakan diversifikasi terlihat bervariasi antar banjar. Banjar dengan peningkatan pendapatan terbanyak adalah Banjar Kawan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRIPT PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DALAM PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS 2 SMA JAGADHITA AMLAPURA KECAMATAN KARANGASEM KABUPATEN KARANGASEM Budiada, I Nyoman; Suryadi, Made; suratha, i ketut
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v3i2.20489

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 SMA Jagadhita Amlapura pada mata pelajaran geografi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan menggunakan dua siklus. Dalam penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe script. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI IPS2 SMA Jagadhita Amlapura yang berjumlah 29 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan, aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 2,31 yaitu dari aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah 9,41 dengan kategori “aktif” menjadi 11,72 pada siklus II dengan kategori “aktif”. Berkaitan dengan hasil belajar siswa yaitu rata – rata pemahaman konsep siswa mengalami peningkatan sebesar 11,04 yaitu dari siklus I adalah 70,34 yang berada pada kategori “cukup baik” menjadi 81,38 pada siklus II yang berada pada kategori “baik”. Daya serap pemahaman konsep siswa meningkat 11,04%, dari 70,34% pada siklus I yang berada pada kategori “cukup baik” menjadi 81,38% pada siklus II yang berada pada kategori ”baik”. Ketuntasan pemahaman konsep siswa meningkat 27,6%, dari 72,4% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Jadi, dapat dikatakan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe script dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 SMA Jagadhita Amlapura pada mata pelajaran geografi.
DISTRIBUSI SIFAT FISIK DAN KIMIA AIR LAUT DILIHAT DARI TINGKAT PENCEMARAN DI PANTAI DESA KEDONGANAN, KECAMATAN KUTA SELATAN, KABUPATEN BADUNG Dewi, Ida Ayu Yana Rasmita; Suryadi, Made; Suditha, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v4i1.20533

Abstract

Penelitian ini berlokasi di Desa Kedonganan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Tujuan penelitian ini untuk: (1) mengetahui bagaimana sifat fisik dan kimia air laut Desa Kedonganan; (2) mengetahui apakah pengaruh dari limbah industri rumah tangga atau restoran terhadap pencemaran pantai Kedonganan; dan (3) mengetahui apakah pencemaran pantai berdampak terhadap kehidupan dan aktivitas nelayan di Kedonganan. Sampel dalam penelitian ini adalah nelayan yang melakukan pendistribusian ikan di Desa Kedonganan yang berjumlah 32 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, pencatatan dokumen, kuesioner dan uji laboratorium yang selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) pencemaran oleh limbah yang mengalir ke pantai akibat adanya restoran di pesisir Desa Kedonganan, karena didukung oleh pembangunan infrastruktur dalam sektor pariwisata, sosial, ekonomi, serta aktivitas masyarakatnya juga berpengaruh terhadap lingkungan pantai Desa kedonganan. (2) dampak yang ditimbulkan dari pencemaran limbah restoran adalah ekosistem maupun biota yang terdapat di pantai Kedonganan akan mengalami kepunahan. Hal tersebut menimbulkan dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif dalam bidang pariwisata berupa panorama pantai Kedonganan bagi wisatawan asing maupun lokal, dampak negatif bagi pantai, produksi ikan yang di hasilkan akan semakin berkurang akibat terjadinya pencemaran limbah restoran.
PENERAPAN MODEL GI DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA X2 SMA NEGERI 4 SINGARAJA Jayanthi, Ni Made Astri Dwi; Suryadi, Made; Treman, I Wayan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v1i2.20359

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk (1) menganalisis aktivitas siswa terhadap pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dalam mata pelajaran geografi di kelas X2 SMA Negeri 4 Singaraja, (2) menganalisis hasil belajar siswa terhadap pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dalam mata pelajaran geografi di kelas X2 SMA Negeri 4 Singaraja. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitiaan menunjukan bahwa telah terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Sasaran yang diperbaiki dalam penelitiaan tindakan kelas adalah objek penelitianya adalah (1) aktivitas belajar siswa, (2) Hasil belajar siswa, terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dalam mata pelajaran geografi di kelas X2 SMA Negeri 4. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X2 SMA Negeri 4 singaraja tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 38 orang. Pengumpulan data aktivitas siswa dikumpulkan melalui metode observasi, untuk data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes. Data-data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh, aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan menjadi 60,2% pada siklus I dan 81,3% pada siklus II. Untuk nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 76,2% pada siklus I dan 82,9% pada siklus II, serta presentase ketuntasan belajar 34,2% pada siklus I menjadi 84,2% pada siklus II.
PERSEBARAN INDUSTRI RUMAH TANGGA GULA MERAH BERBAHAN BAKU NIRA KELAPA DI KECAMATAN DAWAN KABUPATEN KLUNGKUNG Pidada, Ida Ayu Agung Widhia Utami; treman, i wayan; Suryadi, Made
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v2i2.20400

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Tujuan penelitian adalah, untuk: (1) mendeskripsikan faktor-faktor fisiografis yang mendukung bahan baku gula merah di Kecamatan Dawan (2) mengetahui proses pembuatan gula merah dengan bahan baku nira kelapa (3) memetakan persebaran industri rumah tangga gula merah di Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif, dengan pengambilan sampel secara “ Proposive sampling” yaitu sebesar 93 orang yang diambil 25% dari keseluruhan populai sebanyak 366 orang yang tersebar di 4 desa yang ada di Kecamatan Dawan. Pengumpulan data primer dan sekunder menggunakan metode observasi lapangan, wawancara dan pencatatan dokumen, yang selanjutnya dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Fisiograis Kecamatan Dawan sangat mendukung untuk penyediaan bahan baku industri rumah tangga gula merah (2) Berdasarkan hasil proses pembuatan gula merah dari bahan baku nira kelapa sudah tergolong baik (3) Terdapat 93 titik industri yang tersebar pada daerah penelitian, di Desa Besan terdapat 73 titik sebagai daerah yang memiliki industri terbanyak, di Desa Dawan Kelod terdapat 5 titik industri sekaligus jumlah titik terendah..
EKSISTENSI MIGRAN DI DESA CANDIKUNING, KECAMATAN BATURITI, KABUPATEN TABANAN (TINJAUAN GEOGRAFI PENDUDUK) Valina, Ni Luh Yunika; Astawa, Ida Bagus Made; Suryadi, Made
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v4i2.20549

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Candikuning, dengan tujuan: (1) Mengetahui proporsi sebaran para migran di Desa Candikuning, (2) Mengetahui strategi adaptasi ekonomi migran di Desa Candikuning, (3) Mengetahui strategi adaptasi sosial migran dengan penduduk asli di Desa Candikuning, dan (4) Mengetahui sumber pengetahuan migran mengenai Desa Candikuning sebagai tujuan migrasi. Untuk itu dilakukan studi populasi pada 24 orang migran. Data dikumpulkan dengan metode wawancara yang hasilnya dianalisis dengan menggunakan pendekatan keruangan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat variasi proporsi sebaran migran di Desa Candikuning, (2) migran mengalami perubahan pekerjaan yang sebelumnya menjadi petani beralih menjadi pedagang, untuk menjaga eksistensinya migran memberdayakan keluarganya sebagai pekerja, dan migrant mengalami peningkatan pendapatan setelah bermigrasi, (3) migran di Desa Candikuning kurang aktif dalam keikutsertaan organisasi sosial, namun untuk kegiatan gotong royong, “suka duka” dan “ngayah” migran cukup aktif walaupun tidak semua migran beragama Hindu. (4) Migran mengetahui potensi Desa Candikuning dari saudara-saudaranya yang telah terlebih dahulu bermigrasi.