Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Eco-Entrepreneur

MEDIA PRODUKSI (GEOMEMBRANE) DAPAT MENINGKATKAN KUALITAS DAN HARGA JUAL GARAM (STUDY KASUS : LADANG GARAM MILIK RAKYAT DI WILAYAH MADURA) Zainal Arif Abdullah; Aprilina Susandini
Eco-Entrepreneur Vol 4, No 1 (2018): JUNI
Publisher : Eco-Entrepreneur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ee.v4i1.3998

Abstract

Garam merupakan komoditas vital yang memainkan peranan penting untuk memenuhi kebutuhan konsumsi maupun berbagai kegiatan industri. Kebutuhan garam secara nasional selalu meningkat setiap tahunnya dan tidak dapat dipenuhi dari produksi garam dalam negeri. Madura merupakan pulau penghasil garam rakyat terbesar di Indonesia maka perlu dilakukan pengembangan proses produksi garam yang lebih efektif dan efisien sehingga mampu mengatasi kebutuhan garam nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang media produksi (Geomembrane) dapat meningkatkan kualitas dan harga jual garam rakyat di wilayah Madura. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 8 responden tiap wilayah. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan porposive Sampling. Instrumen yang digunakan dalam pegumpulan data adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Penggunaan media produksi geomembrane dengan penelitian yang dilakukan pada ladang garam milik rakyat di wilayah Madura mampu menghasilkan garam dengan kualitas lebih baik dari tanah yaitu rata – rata masuk pada kategori garam K.I sedangkan kualitas garam hasil produksi tanah rata – rata masuk pada kategori garam K.II dan K.III selain itu harga garam hasil produksi menggunakan media geomembrane lebih mahal dari harga garam hasil produksi tanah karna harga garam berkaitan dengan kualitas garam itu sendiri.
KESEHATAN KEUANGAN KOPERASI BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KOPERASI DAN UMKM RI NOMOR: 14/Per/M.KUKM/VII/2009 PADA KP-RI SUMEKAR SUMENEP Aprilina Susandini; Nuri Fatmawati
Eco-Entrepreneur Vol 3, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Eco-Entrepreneur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ee.v3i1.3031

Abstract

Dalam  menentukan  kesehatan  koperasi  untuk  keseragaman dan panduan dalam menilai kinerja koperasi, maka Kementerian Koperasi dan UKM menerbitkan Keputusan Menteri Koperasi dan UKM Nomor Nomor : 14/Per/M.KUKM/VII/2009 tentang  Perubahan  Atas Peraturan Menteri Negara bahwa: Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Nomor 20/Per/M.KUKM/XI/2008 Tentang Pedoman Penilaian Kesehatan Koperasi  Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam Koperasi. Masalah  diteliti  Bagaimanakah  analisis  kesehatan  keuangan KP-RI  Sumekar  Sumenep  berdasarkan  Peraturan  Menteri  Koperasi dan UKM RI Nomor : 14/Per/ M.KUKM/VII/2009, sedangkan  tujuan penelitian Untuk mengetahuanalisis  kesehatan  keuangan KP-RI  Sumekar  Sumenep  berdasarkan  Peraturan  Menteri  Koperasi dan UKM RI Nomor : 14/Per/ M.KUKM/VII/2009. Dalam  menjawab  permasalahan  tersebut, penelitian  menggunakan  penelitian deskriptif kuantitatif dengan  Peraturan Menteri Koperasi dan UKM. Hasil  penelitian  menunjukkan  tingkat kesehatan USP KPRI “Sumekar  Sumenep”, penilaian  berdasarkan  Peraturan Menteri Negara dan UKM Nomor : 14/Per/M.KUKM/VII/2009  maka dapat diambil kesimpulan Koperasi  Sumekar  Sumenep  Kurang  Sehat