Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemanfaatan Metode Debat terhadap Keterampilan Berbicara pada Mahasiswa Maulani, Shilvy; Rahmalia, Nadia Andi; Mubarok, Muhammad Dzaki; Susanti, Elvi
REFEREN Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v3i2.15727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan keterampilan berbicara melalui metode debat pada mahasiswa UIN Jakarta angkatan 2023. Metode debat dipilih karena dianggap efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara, berpikir kritis, dan keterampilan argumentatif mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi, , dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode debat secara signifikan membantu mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan berbicara, memperluas wawasan, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi. Selain itu, ditemukan pula bahwa keterlibatan aktif dalam debat mendorong mahasiswa untuk lebih kritis dan analitis dalam memandang isu-isu terkini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode debat merupakan alat yang efektif untuk mengembangkan keterampilan berbicara mahasiswa dan merekomendasikan penggunaannya secara luas dalam kegiatan akademik.
EFEKTIVITAS METODE DISKUSI SEBAGAI PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA SISWA Dzaky, Muhammad Wildan; Ubaidillah, Dimas Aldean; Susanti, Elvi
Pena Literasi Vol 7, No 2 (2024): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.7.2.187-195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas dari metode diskusi terhadap keterampilan berbicara siswa di MTs Manbaul Ulum Ciampea. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa siswa kelas VIII MTs Manbaul Ulum Ciampea. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan metode triangulasi, data dianalisis melalui observasi, tes, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini terdapat dua siklus, siklus pertama siswa diminta untuk membuat kelompok untuk berdiskusi mengenai suatu isu. Hasil dari pengamatan pembelajaran berbicara pada siklus pertama, nilai rata-rata siswa adalah72,25%. Hasil yang dicapai siswa lebih dominan di bawah rata rata, hasil tes yang mencapai nilai di atas 75 ada 7 siswa atau 8,75% yang lulus di atas KKM. Pada siklus kedua, peneliti memberikan dialog serta menyampaikan motivasi agar siswa tidak merasa nervous ketika berbicara di depan orang banyak. Siswa memberikan respon yang baik, hasil dari siklus kedua 80 siswa hasil nilai di atas KKM sebanyak 71 siswa atau 88,75%, nilai rata-rata siswa 78,01%.
PENGGUNAAN MEDIA YOUTUBE VIDEO PEMENTASAN DRAMA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI Aprilia, Difa; Susanti, Elvi
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v11i1.1282

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang penggunaan media YouTube video pementasan drama “Sang Pemikul Tandu” karya Gepeng Nugroho dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa SMA Negeri di kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam mengembangkan imajinasi dan kreativitas dalam menulis puisi serta menganalisis penggunaan media YouTube video pementasan drama “Sang Pemikul Tandu” karya Gepeng Nugroho sebagai sarana pendukung dalam pembelajaran menulis puisi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi: observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media YouTube video pementasan drama “Sang Pemikul Tandu” karya Gepeng Nugroho dalam pembelajaran menulis puisi memperoleh hasil yang sangat baik. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 80 yang berkategori baik sekali. Berdasarkan persentase keterampilan menulis puisi siswa, terdapat 19 atau 70% siswa yang mendapat kategori baik sekali (A) dengan rentang nilai (80-100). Sejumlah enam atau 22% siswa mendapat kategori baik (B) dengan rentang nilai (66-79). Sejumlah dua atau 8% siswa mendapat kategori cukup (C) dengan rentang nilai (46-55). Tidak terdapat siswa yang mendapat kategori kurang (D). Siswa menunjukkan respons positif ketika menggunakan media pembelajaran YouTube video pementasan drama “Sang Pemikul Tandu” karya Gepeng Nugroho. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media YouTube video pementasan drama “Sang Pemikul Tandu” karya Gepeng Nugroho dapat membantu dalam pembelajaran keterampilan menulis puisi.
Sociolinguistic Dynamics of Minangkabaunese Language: Shifting Patterns and Preservation Efforts in Domestic Contexts Elvi Susanti; Dona Aji Karunia Putra; Muhammad Zainal Muttaqien; Didah Nurhamidah
Humanus Vol 26, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/humanus.v26i1.133084

Abstract

One of the weaknesses in sociolinguistic studies in Indonesia is the lack of empirical research that specifically discusses the factors that influence the decline in Minangkabaunese language use. Therefore, this study aimed to describe the realization of Minangkabaunese language use in the family as well as the community's perception of the importance of preserving this language. This research used a qualitative approach with mixed methods. Data were collected through observation, online questionnaires (google form), in-depth interviews, and focus group discussions. The results of this study reveal that the use of Minangkabaunese language in family communication has shifted significantly. The main factors causing this include the preference for Indonesian as the main language in communication between family members, both in husband-wife relationships and between parents and children. Although some respondents still use Minangkabaunese language for reasons of communication effectiveness, emotional intimacy, and cultural preservation, the more dominant proportion of Indonesian language use indicates that Minangkabaunese language is facing a threat of decline in the domestic setting.