Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Policy Problematics for Implementing the Merdeka Curriculum in Improving the Quality of Student Output at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 01 Kepahiang Bahri, Syaiful; Yanto, Murni; Susanti, Fitri
Indonesian Journal for Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2024): Indonesian Journal for Islamic Studies (March)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/ijfis.v2i1.165

Abstract

The Merdeka Curriculum is currently being widely promoted by the government through the Ministry of Education and Culture as an embodiment of new policies. The research aimed to explain the implementation of the curriculum to improve the quality of graduates, strategies for developing teaching staff as a step to improve the quality of student output and study the supporting and inhibiting factors in implementing the Merdeka curriculum. The research used qualitative methods with a descriptive approach. Data collection used observation, interviews, and triangulation analysis. To achieve learning objectives, teacher guidance is carried out through training. The research results show that the implementation of the Merdeka curriculum at MAN 1 Kepahiang is carried out through a series of management consisting of planning, regulation, implementation, monitoring and evaluation stages. In implementing the Merdeka curriculum, there are several obstacles, including insufficient availability of human resources, inadequate facilities and infrastructure, and real conditions in the field which often contradict the conditions expected by the government. Efforts to overcome these obstacles include training and competency development for teachers and education staff, increasing support from parents and the community, improving facilities and infrastructure, strengthening supervision and monitoring, and developing cooperation between stakeholders. Based on various data and information obtained, the researcher concluded that the implementation of the curriculum to improve the quality of graduates at MAN 1 Kepahiang was adjusted to the needs of the madrasah. To achieve learning goals, especially in realizing educational goals in Madrasas, it is necessary to carry out processes of planning, organizing, implementing, supervising and supervising the course of the curriculum in learning in Madrasas to advance the quality of learning, quality of education, which will ultimately support the realization of improving the quality of graduates.
Microteaching Sebagai Pusat Sumber Belajar Astuti, Mardiah; Suryana, Icha; Rizki, Muhammad; Maharani, Azzahra Syabilla; Susanti, Fitri; Saputri, Leura Della; Malik, Aliana Rohmatin
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i5.875

Abstract

Penelitian ini fokus pada peran microteaching sebagai pusat sumber belajar. Jenis penelitian ini merupakan tinjauan pustaka yang menggunakan buku-buku dan artikel jurnal ilmiah sebagai referensi utama dalam merumuskan pokok permasalahan. Penelitian kajian kepustakaan adalah suatu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis data atau informasi dari berbagai literatur yang relevan dengan topik penelitian. Tujuan utama dari kajian kepustakaan adalah untuk memahami, mengintegrasikan, dan mensintesis pengetahuan yang telah ada mengenai suatu subjek tertentu. Berdasarkan hasil dan pembahasan, disimpulkan bahwa microteaching merupakan strategi berbasis hasil dan diskusi yang diadopsi secara khusus untuk memberikan pelatihan mengajar kepada calon pendidik (guru) dengan tujuan meningkatkan keterampilan mengajar mereka. Keberadaan microteaching membantu para pendidik untuk berpartisipasi langsung dalam aktivitas lembaga pendidikan, seperti kemampuan menyajikan materi pembelajaran, menjelaskan materi pembelajaran, memimpin pembelajaran, dan menciptakan metode pembelajaran yang mudah diadopsi oleh siswa.
Pengenalan Tata Surya Untuk Siswa TK Dengan Video Animasi Dan Augmented Reality Berbasis Android Thiana Savitri, Gita; Susanti, Fitri; Korio Utoro, Rio
eProceedings of Applied Science Vol. 9 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Pembelajaran tata surya adalah pelajaran yang mengajarkan berbagai pengetahuan tentang kumpulan benda-benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya, dalam mempelajari tata surya sudah dimulai pada usia 4-6 tahun pada masa emas (golden age) dan masa dimana anak memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, untuk mempelajari tata surya selain menggunakan alat praga konvensional diperlukan juga teknologi untuk mempermudah proses belajar.Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan adalah Augmented Reality (AR) yang dapat memadukan antara dunia maya dua dimensi dan tiga dimensi ke dalam suatu lingkungan nyata. Untuk mengatasi masalah ini maka penulis merancang aplikasi multimedia interaktif pengenalan tata surya sebagai aplikasi pembelajaran yang dapat berintraksi interaktif dengan penggunanya yang dimana didalam aplikasi ini terdapat 3D tata surya beserta informasi dan terdapat game kuis yang membuat penyampaian materi menjadi lebih mudah dan interaktif.Kata Kunci— augmented reality, tata surya, android, pendidikan.
Peran Fotorafer Dalam Proses Pembuatan Konten Instagram Sebagai Media Promosi Adconomic Digital Advertising Agency (Studi Kasus : Taska Indonesia) Ghifari Andira, Alfi; Putri Sujana, Aprianti; Susanti, Fitri
eProceedings of Applied Science Vol. 9 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Taska Indonesia merupakan sebuah brand yang menjual tas spundbond ramah lingkungan. Dalam menjual dan mempromosikan produknya, Taska Indoensia ,enggunakan beberapa platform Social Media salah satunya adalah Instagram. dalam proses pembuatan konten Instagram, Taska Indoensia memerlukan fotografer untuk melakukan pemotretan foto produk dari Taska Indonesia sebagai materi utama pembuatan konten. Fotografer memiliki peran untuk memotrer produk dengan menggunakan Teknik Photography yang sesuai dengan produk dari brand Taska Indonesia dan melakukan edit color correction pada foto. Foto produk yang dihasilkan sebanyak 130 foto, foto yang di edit color correction sebanyak 55 foto, dan yang di posting sebanyak 10 foto. Dengan adanya peran fotografer, dapat menyediakan kebutuhan foto produk untuk materi utama pembuatan konten Instagram Taska Indoensia sebagai media promosi.Kata Kunci—social media, Instagram, fotografer
Principal Supervision and its Impact on Educational Administration Services at MAN 1 Kepahiang: A Descriptive Qualitative Analysis Susanti, Fitri; Harahap, Emmi Kholilah; Warlizasusi, Jumira
MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/manageria.2024.91-02

Abstract

This study explores the role of principal supervision in enhancing the quality of educational administration services at MAN 1 Kepahiang, using a descriptive qualitative methodology. The research aims to provide insights into the supervisory practices of the principal and their impact on administrative functions. Data were collected through observations, interviews, and document reviews, involving the principal, vice-principals, and administrative staff. The analysis follows Miles and Huberman's interactive model, comprising data collection, reduction, visualization, and conclusion drawing. Results indicate that effective principal supervision, characterized by a collaborative and democratic approach, significantly improves the quality of educational administration. The principal’s dual role as a manager and supervisor enhances teacher and staff performance through continuous training and problem-solving strategies. Implications of these findings suggest the need for principals to adopt proactive supervisory roles to foster a culture of continuous improvement. The study’s limitations include its focus on a single institution and the subjective nature of qualitative methods. Future research should consider broader scopes and mixed-method approaches to generalize findings and further examine effective supervisory strategies.
Belajar dan Pembelajaran Sebagai Fondasi Pengembangan Potensi Peserta Didik Susanti, Fitri; Usman, Syahruddin
Sipakatau: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 4 (2025): Edisi Oktober 2025
Publisher : Jurusan Tarbiyah STAI Al-Gazali Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning and instruction are two fundamental concepts in education that are closely related. Learning is defined as an internal process through which individuals acquire knowledge, skills, attitudes, and values through experience and interaction with the environment. Instruction, on the other hand, refers to a planned effort conducted by educators to create conditions that facilitate effective learning. This article aims to examine the concepts of learning and instruction and their relationship in improving educational quality. The method used is a literature review of relevant scientific sources. The results indicate that systematically designed, learner-centered instruction can promote meaningful learning processes.