Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Perlindungan Hukum bagi Penggadai Tanah Pertanian dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 56 Tahun 1960 Tentang Penetapan Luas Tanah Pertanian Susanto, Andri; Rahmatiar, Yuniar; Abas, Muhamad
UNES Law Review Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i1.805

Abstract

One of the contents of Law Number 56 of 1960 concerning Determination of Agricultural Land Areas regulates the implementation of land mortgages. In reality, many mortgages last for years or even decades, and some are even continued by the heirs of the pawn holder, because the mortgagee is unable to buy back his land. The formulation of the problem in this study. First, what is the legal protection for pawning agricultural land based on Law Number 56 of 1960 concerning Determination of Agricultural Land Areas. Second, how to resolve disputes arising from the implementation of agricultural land mortgages. The purpose of the research is of course to answer the formulation of the problem in this research. This research is a normative research using a normative juridical approach. As for the results of the first study, protection for pawnbrokers eliminates the obligation to pay off debts if it has reached 7 years. Second, settlement of disputes arising from the implementation of land pledges can be pursued through non-litigation and litigation both civil and criminal.
Analisis Efisiensi Energi dalam Industri Makanan dan Minuman Berdasarkan Konsep Thermodinamika Wulandari Ciptaningtyas, Ariesta; Susanto, Andri
Sinteks : Jurnal Teknik Vol 14 No 2 (2025): Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efisiensi energi dalam industri makanan dan minuman memainkan peran penting dalam meningkatkan keinginan dan daya saing industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi energi dalam industri makanan dan minuman manufaktur berdasarkan konsep termodinamika, serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab inefisiensi dan membandingkannya dengan standar efisiensi energi internasional. Metode penelitian yang digunakan mencakup pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data konsumsi energi dari berbagai industri makanan dan minuman di Indonesia. Teknik analisis yang digunakan meliputi perhitungan Energy Performance Indicator (EnPI) dan evaluasi termodinamika terhadap sistem produksi utama seperti boiler, pendingin, dan sistem pemanas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi energi industri makanan dan minuman di Indonesia masih 20–34% lebih tinggi dibandingkan standar internasional. Penyebab utama inefisiensi energi meliputi sistem pemanas dan pendingin yang kurang optimal, penggunaan mesin sistem pemanas dan pendingin yang kurang optimal, penggunaan mesin produksi yang usang, serta minimnya sistem automasi dan pemantauan energi . Penerapan teknologi efisiensi energi, seperti sistem pemulihan panas, inverter pada sistem pendingin, dan digitalisasi pemantauan energi , dapat meningkatkan efisiensi hingga 15–30% , serta mengurangi biaya energi secara signifikan.