Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : JURNAL KIMIA SAINS DAN APLIKASI

Analisis Data Gas dengan Mathcad: Penetapan Persamaan Keadaan dengan Fitting Paramater Siahaan, Parsaoran
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 2, No 4 (1999): Volume 2 Issue 4 Year 1999
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6376.46 KB) | DOI: 10.14710/jksa.2.4.138-146

Abstract

Analisis data adalah salah satu tahap penting dalam penelitian kimia. Kesalahan dalam menganalisis data akan menyebabkan kebingungan dalam menjawab hipotesa, permasalahan dan tujuan penelitian. Kesalahan analisis data akan menghasilkan kesimpulan yang salah. Kesalahan dalam menarik kesimpulan berarti kesalahan dalam menjelaskan suatu sistem. Hasil-hasil penelitian tentang perilaku sistem gas menunjukkan bahwa gas dapat dikelompokkan dalam dua bagian yaitu gas ideal dan gas nyata. Gas ideal mengikuti hukum gas ideal PV = nRT dengan harga tetapan R adalah 0,0821 L.atm.K-1 mol-1. Sedangkan gas nyata mengikuti salah satu hukum gas nyata yaitu persamaan van der Waals  nRT. Dari hasil analisis data suatu gas dengan Mathcad diperoleh bahwa bila gas diasumsikan mengikuti hukum gas ideal maka fitting terbaik terjadi bila harga R adalah 0,076 L.atm.K-1mol-1 dengan standar deviasi terkecil σ(R) adalah 0,993
Pengaruh pH dan Suhu pada Adsorpsi Karbon Aktif terhadap Zat Warna Metilena Biru dalam Larutan Sukrosa Siahaan, Parsaoran
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 1, No 1 (1998): Volume 1 Issue 1 Year 1998
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5889.799 KB) | DOI: 10.14710/jksa.1.1.31-37

Abstract

Telah diteliti pengaruh pH dan suhu pada kemampuan adsorpsi karbon aktif terhadap zat wama metilen biru dalam larutan sukrosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan adsorpsi karbon aktif, kestabilan zat wama dapat dipengaruhi oleh pH dan suhu adsorpsi
Analisa Data Kinetika Dengan Mathcad: Reaksi Dekomposisi Etilen Oksida Asumsi Orde-1, Orde-2, dan Orde-3 Siahaan, Parsaoran
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 3, No 3 (2000): Volume 3 Issue 3 Year 2000
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3285.647 KB) | DOI: 10.14710/jksa.3.3.197-202

Abstract

Salah satu studi yangs ering dilakukan dalam studi masalah-masalah kimia adalah studi kinetika reaksi kimia. Analisa hubungan konsentrasi terhadap waktu hasil eksperimen diharapkan menuju pada penetapan-penetapan konstanta laju, k, orde reaksi, n, dan hukum laju reaksi. Analisa dilakukan seakurat mungkin dengan menggunakan software aplikasi misalnya Mathcad. Hukum laju reaksi digunakan untuk memprediksi mekanisme reaksi dan jumlah zat setiap saat. Kesalahan analisa data hasil eksperimen akan mengakibatkan kesalahan prediksi hukum laju dan sekaligus kesalahan pada prediksi mekanisme rekasi dan jumlah zat setiapa saat. Oleh karena itu bila dilakukan dengan analisa data yang sangat akurat, kesalhan itu dapat diperkecil. Hasil analisa pada reaksi dekomposisi etilen klorida dengan asumsi orde-1, orde-2, orde-3 masing-masing menghasilkan konstanta laju reaksi, k, k1= +1,400.10-2, k2= -1,342.10-4, dan k3 -1,319.10-6, koefisien korelasi, kk, kk1= 0,998, kk2= 0,995, dan kk3= 0,990, standar devisiasi σfu, σ1fu= 4,450.10-3, σ2fu= 7,006.10-5, σ3fu= 9,680.10-7. Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulakn bahwa reaksi dekomposisi etilen adalah reaksi orde-1.
Kinetika Fotodegradasi-UV PVC Beraditif Benzophenon Siahaan, Parsaoran
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 2, No 3 (1999): Volume 2 Issue 3 Year 1999
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3902.443 KB) | DOI: 10.14710/jksa.2.3.99-103

Abstract

Telah diteliti kinetika fotodegradasi-UV pada PVC dengan penambahan aditif benzophenon. Film PVC dibuat dengan metode penguapan pelarut. Aditif benzophenon sebanyak 0,5% ditambahkan pada PVC. Film PVC difotodegradasi dengan sinar UV selama 30, 50, 70, 90, 110 jam. Tingkat degradasi ditentukan melalui pengukuran penurunan berat kering film, penurunan berat molekul, dan perubahan spektra UV dan IR. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penurunan berat kering PVC terfotodegradasi pada variasi waktu tertentu tanpa aditif adalah 4,91%, 6,20%, 7,97%, 9,29%, 10,07% dan dengan aditif benzophenon adalah 0,506%, 1,807%, 3,105%, 3,98%, 2,70%. Laju fotodegradasi PVC tanpa dan dengan aditif benzophenon masing-masing adalah 1,27 x 10-3 mg/jam dan 0,315 x 10-3 mg/jam, waktu paro fotodegradasi PVC tanpa aditif dan dengan aditif benzophenon masing-masing adalah 570 jam dan 2200 jam. Penurunan berat molekul PVC tanpa aditif dari 14080 menjadi 10882, 7400, 8870, 8044, 6360 dan dengan aditif benzophenon dari 14080 menjadi 13264, 12205, 12072, 11746, 11945 serta pola spektra UV dan IR yang berbeda. Dapat disimpulkan bahwa aditif benzophenon adalah inhibitor kinetika fotodegradasi-UV (stabilisator) terhadap PVC.
Adsorpsi Ion Logam Natrium dan Kalium dengan Karbon Aktif Merck dan Norit Siahaan, Parsaoran
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 1, No 1 (1998): Volume 1 Issue 1 Year 1998
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4561.359 KB) | DOI: 10.14710/jksa.1.1.23-30

Abstract

Telah dilakukan penelitian adsorpsi karbon aktif merck dan norit terhadap ion iogam natrium dan kalium yang kemudian dibandingkan dengan adsorsi terhadap metilena biru. Untuk mempelajari kemampuan adsorpsi karbon aktif juga telah ditentukan luas permukaan dan distribusi pori. Luas permukaan kaibon aktif merck dan norit masing-masing adaiah 762,7286 m2/g dan 9,2756 m2/g. Karbon aktif merck dan norit mengadsorpsi metilena biru masing-masing sebesar 4,700 ppm dan 4,467 ppm pada konsentrasi larutan metilena biru 5,0 ppm. Karbon aktif merck dapat mengadsorpsi ion logam kalium sebesar 1,106 ppm (pada konsentrasi larutan 3 ppm), tetapi tidak dapat mengadsorpsi ion logam natrium. Karbon aktif norit dapat mengadsorpsi ion logam natrium sebesar 0,703 ppm (pada konsentrasi larutan 3 ppm) tetapi tidak dapat mengadsorpsi ion logam kalium
Silica Magnetite Adsorbent: Effect of Drying Temperature of Silica Sol Gel on Magnetite Core Structure Endang Sawitri; Choiril Azmiyawati; Parsaoran Siahaan
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 21, No 3 (2018): Volume 21 Issue 3 Year 2018
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2469.954 KB) | DOI: 10.14710/jksa.21.3.149-154

Abstract

Recently, magnetite was investigated as water purification adsorbent because it’s unique magnetic properties that improved the adsorption efficiency through desorption process. But magnetite oxidized into maghemite/hematite with the increase of temperature. This transformation should be avoided to maintain the magnetic properties of magnetite. In this research magnetite separated from iron sand by magnetic extraction then coated with silica via sol gel method. The effect of drying temperature in sol gel had change the magnetite core structure into maghemite and found no formation of hematite at 350⁰C. Silica coating proved had protected magnetite from transformation into hematite due to drying temperature until 350⁰C .
Interaction Studies Between Cyclic Peptide ADT-C3 (Ac-CADTPC-NH2) with E-Cadherin Protein using the Molecular Docking Method Simulated on 120ns Parsaoran Siahaan; Vivitri Dewi Prasasty; Atiatul Manna; Dwi Hudiyanti
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 21, No 2 (2018): Volume 21 Issue 2 Year 2018
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.917 KB) | DOI: 10.14710/jksa.21.2.85-91

Abstract

The treatment of diseases that attack the brain is very difficult, because the delivery of drug molecules to the brain is often hindered by the blood-brain barrier (BBB). So that the drug delivery is not right on the target cell. Thus, was developed a method in modulation of intercellular junctions using ADTC3 cadherin peptide, Where the cadherin peptide is derived from the cadherin sequence itself. The method used in this research is molecular dynamics (DM) and molecular docking. In this study have been evaluated some peptide conformation in modulating intercellular junction. The results show that cyclic peptide ADT-C3 (Ac-CADTPC-NH2) was conducted DM for 120 ns (120000 ps), which has considerable activity in modulating intercellular junctions with binding energies of -33.10 kJ.mol-1 and Ki of 1.58 μM at the 79187 ps conformation. The binding site on residues Asp1, Trp2, Ile4, Lys25, Ser26, Asn27, Met92 in the adhesion arm-acceptor pocket region.
Pengaruh Berat Molekul Kitosan terhadap Efisiensi Enkapsulasi BSA (Bovine Serum Albumin) Menggunakan Agen Crosslink Asam Sitrat Bani Amanullah Prasojo; Parsaoran Siahaan
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 18, No 2 (2015): Volume 18 Issue 2 Year 2015
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.849 KB) | DOI: 10.14710/jksa.18.2.62-66

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh berat molekul kitosan terhadap efisiensi enkapsulasi BSA (Bovine Serum Albumin) menggunakan agen crosslink asam sitrat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efisiensi enkapsulasi (EE) BSA dengan pengaruh berat molekul kitosan dan crosslink asam sitrat dan menentukan energi interaksi antara kitosan dengan BSA melalui metode ab initio dan docking. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah hidrolisis kitosan dengan HCl, enkapsulasi BSA, dan perhitungan energi interaksi secara ab initio dan docking. Hasil penelitian menunjukkan Efisiensi enkapsulasi (EE) BSA oleh kitosan awal dan kitosan terhidrolisis yaitu 52,06% dan 66,63%. Asam sitrat sebagai agen crosslink juga dapat memperbesar efisiensi enkapsulasi. Efisiensi enkapsulasi kitosan awal dan kitosan awal ditambah asam sitrat yaitu 52,06% dan 52,79%. Hasil perhitungan ab initio menunjukan bahwa terjadi interaksi antara segmen trimer kitosan dengan asam amino asam aspartat pada BSA dengan energi interaksi sebesar -91,3871 kJ mol-1 dengan jarak optimum 1,799 Å, sedangkan docking menghasilkan energi interaksi -18,244 kJmol-1. Interaksi juga dilakukan antara segmen trimer kitosan dengan rantai A BSA menghasilkan energi -5,565 kJmol-1 dan energi antara segmen trimer kitosan dengan rantai B BSA -18,704 kJmol-1.
Pengaruh Waktu pada Pembentukan Kalsium Fosfat dengan Sistem Membran Selulosa Bakterial Febriani Sinambela; Tri Windarti; Parsaoran Siahaan
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 15, No 3 (2012): Volume 15 Issue 3 Year 2012
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.973 KB) | DOI: 10.14710/jksa.15.3.105-110

Abstract

Kalsium fosfat merupakan senyawa yang biasa digunakan sebagai material bio-implan karena bersifat biokompatibel, bioaktif dan osteokonduktif. Sistem membran selulosa bakterial adalah metode yang dapat digunakan dalam pembentukan kalsium fosfat. Pembuatan kalsium fosfat dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi sintesis selulosa bakterial menggunakan 1000 mL media air kelapa, 100 g gula pasir dan 0,6 g diamonium sulfat untuk membiakkan 100 mL starter bakteri Acetobacter Xylinum, pembuatan kalsium fosfat dengan variasi waktu 5, 6, 12, 24 dan 48 jam menggunakan sistem membran selulosa bakterial dan analisis produk sintesis menggunakan FTIR dan XRD. Berdasarkan analisis FTIR dan XRD, pembentukan kalsium fosfat menggunakan membran selulosa bakterial, pada variasi waktu 5, 6, dan 24 jam menghasilkan kalsium hidrogen fosfat dihidrat (CHPD) [CaHPO4.2H2O] , trikalsium fosfat (TCP) [Ca3(PO4)2], karbonat hidroksiapatit (CHA), dan hidroksiapatit (HA) [Ca10(PO4)6(OH)2] dan variasi waktu 12 dan 48 jam adalah CHPD, TCP dan HA. Semakin lama waktu pembentukan kalsium fosfat, fase kalsium fosfat semakin semikristalin. Selain itu, semakin lama waktu, ukuran kristalit CHPD sebagai produk utama cenderung semakin besar yaitu variasi waktu 5 jam sebesar 30,28 nm, variasi waktu 6,12, 24 jam sebesar 32,60 nm, dan variasi waktu 48 jam sebesar 33,90 nm.
Studi Interaksi antara Segmen Dimer Kitin dengan Molekul Kalsium Fosfat Menggunakan Metode ab Initio Ade Rahmani; Tri Windarti; Parsaoran Siahaan
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 14, No 2 (2011): Volume 14 Issue 2 Year 2011
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.965 KB) | DOI: 10.14710/jksa.14.2.43-47

Abstract

Chitin adalah polisakarida alami potensial yang digunakan sebagai adsorben. Salah satu contohnya adalah penggunaan kitin sebagai adsorben dalam pembuatan komposit kitin-kalsium fosfat. Penelitian ini merupakan penelitian teoritis dengan metode kimia kuantum ab initio pada tingkat teori dan himpunan dasar HF/6-31G(d,p) untuk memprediksi struktur dan interaksi yang terjadi dalam pembentukan kitin-kalsium fosfat. Hasil perhitungan menunjukkan interaksi antara kitin dimer dan kalsium fosfat. Energi interaksi antara kitin dimer dengan Ca+ adalah -359,837 kJ/mol pada jarak 2,25 Å. Interaksi PO43- dengan kitin dimer memiliki energi -274,770 kJ/mol pada jarak 3,20 Å. Interaksi CaPO4- dengan kitin dimer memiliki energi -64,058 kJ/mol pada jarak 2,50 Å. Untuk konfigurasi (kitin dimer... CaPO4-)II dan konfigurasi (kitin dimer... CaPO4-)II sebesar -21.475 kJ/mol pada jarak 3,85 Å. Energi interaksi antara kitin dimer dan Ca3(PO4)2 adalah -284.123 kJ/mol pada jarak 2,55 Å. Dan interaksi antara kitin dimer dengan (Ca5(PO4)3OH) adalah -105,200 kJ/mol pada jarak 2,50 Å.
Co-Authors A. Suhandi A.F.C Wijaya A.F.C. Wijaya Achmad Samsudin Ade Rahmani ADI YULANDI Agus Subagio Amsor, Amsor Anam, M. Khairul Anggi Hanif Setyadin Anugrah Ricky Wijaya Anugrah, Daru Seto Bagus ARIF HIDAYAT Asep Saefullah Atiatul Manna Ayub Indra Badri Rahmatulloh Bambang Cahyono Bani Amanullah Prasojo Bungaran David Simanjuntak Choiril Azmiyawati Cynthia L. Radiman Cynthia L. Radiman Desita Triana Dieter Ziessow Dieter Ziessow Diky Yopianto Dwi Hudiyanti Dwi Hudiyanti E. Suhendi Efendi, Ridwan Eka Liandari Endang Sawitri Endi Suhendi Ermawati Dewi Ermawati Dewi, Ermawati Farach, Nurul Febriani Sinambela Friska, Reski Ivon Fungky Iqlima Nasyidiah Gadis Argi Kiranti Hendri Widiyandari Heni Rusnayati Heny Ekawati Haryono Hildayani, Suci I Gusti Bagus Wiksuana Ida Kaniawati Ika Mustika Sari Imelda F. Saragih Isnaini Isnaini Isnaini Isnaini Khafidhoh Nurul Aini, Khafidhoh Nurul Khairul Anam KL Putri Laura Virdy Darmalim Liana Dewi Nuratikah Marchelia Dwi Yanthi Marlyn Dian Laksitorini Marlyn Dian Laksitorini Marta J. Sipangkar Mohd Hafiz Dzarfan Othman Mr Sumar Hendayana Muhamad A. Martoprawiro Muhamad A. Martoprawiro Muhammad Cholid Djunaidi Nadira Cahyaning Mentari Nanik Wijayanti Nastiti Nastiti Nia Kurniasih Nor Basid Adiwibawa Prasetya Nurbani, Anggita Repsi Nurwarrohman Andre Sasongko Parlindungan Sinaga Permono Adi Putro Purwanto, Purwanto Putra Habib Dhitareka Redemtus Heru Tjahjana Restina Septiani Retno Ariadi Lusiana Rikno Budiyanto Risda Destari Royhanshah, Moch Freskha Fauzi Sasmita, Dedi Sekar Kusuma Dewi Simanjuntak, Bungaran David Sri Haryanti Suci Hildayani Suci Zulaikha Hildayani Suhartana Suhartana Susanto Imam Rahayu Susanto Imam Rahayu Tantri Nevi Astuti Taufik Rahman Tri Endro Pranowo Tri Windarti Unang Purwana Ustera Octovindra Wiedyanto Vina Rilantinawati Vivitri Dewi Prasasty Wahyu Setiabudi Wawan Setiawan Wempie Gressangga Yanthi, Marchelia Dwi Yenni, Rozi Prima Yunina Surtiana