Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Dinamika Regulasi Pasca Undang-Undang Cryptocurrency 2023 Dan Dampaknya Pada Performa Pasar di Indonesia Anam, Abil; Imron Choeri; Amrina Rosyada; Wahidullah
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 1 (2024): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i1.2865

Abstract

Pemerintah Indonesia tidak mengakui cryptocurrency sebagai metode pembayaran yang resmi di tanah air. Legalitas Kripto semakin diperbarui terlebih setelah diterbitkannya UU No. 4 Tahun 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati dinamika regulasi Pasca Undang-Undang Cryptocurrency 2023 dan dampaknya terhadap performa pasar yang ada  Indonesia. Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian hukum normatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan literatur (referensi) dalam bentuk buku, catatan, serta laporan hasil penelitian sebelumnya. Data utama dalam penelitian ini Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023. Sementara itu, informasi sekunder yang digunakan terdiri dari buku, catatan, laporan hasil penelitian, serta sumber-sumber di internet. Hasil penelitian ini adalah pasca disahkan UU No 4 Tahun 2023 berdasarakan catatan Bappeti pelanggan aset kripto tembus mencapai 18,25 juta per November 2023. Ada peningkatan yang cukup signifikan dari tahun 2022 hingga tahun 2023. Tahun 2024 berdasarkan data yang diambil Data Indonesia  investror kripto dalam negeri  pada Mei 2024 mencapai 19,75 juta. Kebanyakan investor atau trader kripto adalah generasi millennial dan gen Z dengan usia 18 tahun  hingga 35 tahun. Peningkatan tersebut terjadi setelah disetujuinya UU No 4 tahun 2023, yang di dalamnya OJK bertanggung jawab untuk mengatur dan mengawasi, termasuk kegiatan di sektor ITSK serta aset keuangan digital dan aset kripto.
KAJIAN YURIDIS PERKAWINAN POLIGAMI TERHADAP KEHARMONISAN RUMAH TANGGA Ahmad Muzayim; Imron Choeri; Syamsul Ma’arif
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3116

Abstract

Poligami adalah apabila seorang suami mempunyai banyak isteri, yaitu seorang laki-laki pada mulanya mengawini seorang perempuan, namun dalam perkawinan itu kawin lagi dengan perempuan lain tanpa menceraikan istrinya yang pertama, dapat diartikan sebagai sesuatu yang dilakukan. bahwa antara kenyataan dengan undang-undang yang mengatur poligami masih banyak yang tidak sesuai dengan keadilan yang telah ditentukan karena seorang suami masih takut memberikan izin kepada istrinya atau disebut diam-diam, ada juga yang terbuka. , dampaknya pada keluarga mereka. hancur dan hidupnya menjadi kacau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dan jenis pengumpulan data dari buku dan jurnal seperti tesis dan disertasi serta menggunakan metode deduktif untuk menarik kesimpulan. Hasil pertanyaan penelitian mengungkapkan dua hal utama. Pertama, poligami, antara kenyataan dan hukum yang mengaturnya. Masih banyak masyarakat yang tidak mengikuti keadilan yang telah ditentukan. ditentukan karena suami masih takut memberikan izin kepada istrinya atau disebut diam-diam, ada juga yang terang-terangan, dampaknya keluarganya hancur. dan hidupnya menjadi kacau. Keluarga yang harmonis adalah tempat tinggal yang nyaman dan positif karena anggota keluarga telah belajar berbagai cara untuk saling memperhatikan. Anggota keluarga dapat merasakan saling mendukung, cinta, dan kesetiaan. Mereka mampu berkomunikasi satu sama lain, menghormati, dan bersenang-senang satu sama lain.
Empowering Microfinance Institutions through Credit Risk Analysis Training: Experience from Pecangaan, Jepara Utami, Cahyaning Budi; Hazmi, Faiqul; Choeri, Imron; Salam, Nur Cahyo Muhammad Agus; Kaila, Adinda Nafaul
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/icodev.v6i2.15288

Abstract

Kredit macet merupakan salah satu risiko kredit yang dihadapi lembaga keuangan. Dalam 10tahun terakhir, di Jepara, terdapat 5 lembaga keuangan mikro terutama koperasi gagal dalammengelola risiko kredit yang menyebabkan hilangnya uang masyarakat. Analisa pembiayaandan “Kalkulator Risiko” merupakan langkah preventif bagi lembaga untuk meminimalkan risikokredit yang mungkin muncul. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihananalisa keuangan dan penggunaan “Kalkulator Risiko” untuk karyawan koperasi di lingkunganKecamatan Pecangaan, Jepara. Metode pelakanaan pengabdian terdiri dari sosialisasi penyusunan“Kalkulator Risiko”, pelatihan Analisa pembiayaan, simulasi dan pelatihan penggunaanKalkulator Risiko serta monitoring dan evaluasi. “Kalkulator Risiko” memiliki kriteria dan bobotyang dapat dipilih sesuai dengan karakteristik nasabah. Output dari “Kalkulator Risiko” adalahlembar persetujuan yang memuat skor calon nasabah dalam 3 kategori yaitu ditolak (skor < 300),direkomendasikan (300 – 350), dan diterima (skor > 350). Kalkulator Risiko cukup potensialuntuk digunakan pada lembaga keuangan mikro sejenis, namun perlu melakukan penyesuaiandengan karakteristik masing-masing lembaga. Hasil dari program pengabdian ini adalah melaluiKalkulator Resiko maka mitra mampu melakukan analisa pembiayaan dengan objektif dariberhati-hati.
Dinamika Regulasi Pasca Undang-Undang Cryptocurrency 2023 Dan Dampaknya Pada Performa Pasar di Indonesia Abil Anam; Imron Choeri; Amrina Rosyada; Wahidullah
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 1 (2024): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i1.2865

Abstract

Pemerintah Indonesia tidak mengakui cryptocurrency sebagai metode pembayaran yang resmi di tanah air. Legalitas Kripto semakin diperbarui terlebih setelah diterbitkannya UU No. 4 Tahun 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati dinamika regulasi Pasca Undang-Undang Cryptocurrency 2023 dan dampaknya terhadap performa pasar yang ada  Indonesia. Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian hukum normatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan literatur (referensi) dalam bentuk buku, catatan, serta laporan hasil penelitian sebelumnya. Data utama dalam penelitian ini Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023. Sementara itu, informasi sekunder yang digunakan terdiri dari buku, catatan, laporan hasil penelitian, serta sumber-sumber di internet. Hasil penelitian ini adalah pasca disahkan UU No 4 Tahun 2023 berdasarakan catatan Bappeti pelanggan aset kripto tembus mencapai 18,25 juta per November 2023. Ada peningkatan yang cukup signifikan dari tahun 2022 hingga tahun 2023. Tahun 2024 berdasarkan data yang diambil Data Indonesia  investror kripto dalam negeri  pada Mei 2024 mencapai 19,75 juta. Kebanyakan investor atau trader kripto adalah generasi millennial dan gen Z dengan usia 18 tahun  hingga 35 tahun. Peningkatan tersebut terjadi setelah disetujuinya UU No 4 tahun 2023, yang di dalamnya OJK bertanggung jawab untuk mengatur dan mengawasi, termasuk kegiatan di sektor ITSK serta aset keuangan digital dan aset kripto.
The Obligation of Husband to Provide Financial Support in IslamicFamily Law Perspective toward a Financially Independent Wife Fauzi, Ahmad; Choeri, Imron; Hudi, Hudi
MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum Vol. 5, No. 2 (Desember 2025)
Publisher : MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum published by the Islamic Criminal Law Program of the Sharia and Islamic Economics Department at the Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/maqasidi.v5i2.5838

Abstract

The increasing participation of wives in income-generating activities has become a significant feature of contemporary family life, reshaping economic relations within households and raising important normative questions regarding financial responsibility. Within the framework of Islamic family law, the obligation of financial maintenance (nafkah) remains a fundamental and binding duty of the husband toward his wife and children, as firmly established in the Qur’an, the Sunnah, and the Compilation of Islamic Law (KHI). However, modern socio-economic realities increasingly reflect shared economic roles between spouses, particularly in families where wives earn independent income. This study examines the legal construction of the husband’s obligation of nafkah and analyzes its relevance in the context of working wives with independent earnings. Employing a library-based research method, the study adopts a normative-theological and descriptive-analytical approach. The analysis draws upon classical Islamic jurisprudential sources, contemporary scholarly literature, and relevant legal regulations, which are examined through the principles of justice, reciprocity, and family responsibility in Islamic law. The findings indicate that the husband’s obligation to provide nafkah remains legally binding regardless of the wife’s economic status. The wife’s income is recognized as her exclusive personal right and does not invalidate the husband’s responsibility, although it may be voluntarily allocated to support household needs. Consequently, Islamic family law accommodates economic transformation while preserving its normative foundations, encouraging balanced and harmonious partnerships within modern Muslim families.
The Concept of Hifz an-Nafs in Protecting Child Victims of Sexual Violance: A Comparative Study of Islamic Law and Positive Law in Indonesia Novita Putri Mardiana; Imron Choeri; Amrina Rosyada
Journal of Feminism and Gender Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Feminism and Gender Studies
Publisher : Pusat Studi Gender Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the concept of Hifz an-Nafs (protection of life) in Islamic law and its relevance to the legal protection of children who are victims of sexual violence in Indonesia. Utilizing a qualitative-descriptive approach, the research compares Islamic legal norms with national legal frameworks, especially Law No. 35 of 2014 on Child Protection and Law No. 12 of 2022 on Sexual Violence Crimes. The findings indicate that although Hifz an-Nafs offers a holistic and moral-spiritual foundation for protecting the dignity and safety of children, its application in practice remains largely symbolic. In contrast, the implementation of national law, while structurally adequate, still suffers from exclusivity and access inequality. The study also identifies how social and ideological boundaries—such as religious conservatism, family honor, and community stigma—hinder victims’ access to justice and reinforce protection for perpetrators. These boundaries contribute to the fragmentation of communal protection mechanisms, weakening both legal enforcement and moral solidarity. This research emphasizes the need for an integrative model that combines Islamic ethical principles with the inclusiveness of modern legal systems to achieve effective and compassionate protection for children.
Analisis Pembiayaan Modal Pertanian Berdasarkan Akad Rahn Tasjily di BMT Al-Hikmah Semesta Cabang Kaliaman Putri Maulidia; Ahmad Fauzan Mubarok; Imron Choeri
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.5762

Abstract

This study aims to analyze the implementation and impact of agricultural capital financing based on the Rahn Tasjily contract at the KSPPS BMT Al-Hikmah Semesta, Kaliaman Branch. The study used a qualitative descriptive approach with a case study method. Data collection techniques were carried out through field observations, in-depth interviews with managers and members receiving financing, and documentation related to the implementation of agricultural financing. Data were analyzed using interactive analysis techniques that include data reduction, data presentation, and drawing conclusions to obtain a comprehensive picture of the implementation of the Rahn Tasjily contract. The results of the study indicate that this financing helps farmers obtain business capital more easily without losing ownership of collateral assets. The financing is used to purchase seeds, fertilizers, and agricultural production inputs, thereby supporting increased productivity and farmer income. In addition, this sharia-based financing also helps reduce farmers' dependence on loan sharks. However, the study found several obstacles, such as low sharia financial literacy, the risk of crop failure, fluctuations in commodity prices, and weak collateral legality. Therefore, it is necessary to strengthen education, risk management, and financing governance to ensure the sustainability of the program.
Pengaruh Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Dan Non Performing Financing (NPF) Terhadap Pertumbuhan Laba BPRS Di Jawa Tengah Tahun 2021-2025 Vita Himmatul Hasanah; Ahmad Fauzan Mubarok; Imron Choeri
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.222

Abstract

This study analyzes the effect of Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), and Non-Performing Financing (NPF) on the profit growth of Islamic Rural Banks (BPRS) in Central Java during the 2021–2025 period. The study employs secondary data obtained from the quarterly published financial statements of BPRS Artha Amanah Ummat and BPRS Hikmah Khazanah. The sample consists of an unbalanced pooled dataset of 37 bank-quarter observations, including 17 observations from BPRS Artha Amanah Ummat and 20 observations from BPRS Hikmah Khazanah. The data were analyzed using multiple linear regression. Descriptive statistics indicate average values of 2.436% for ROA, 10.312% for ROE, 2.260% for Net NPF, and 19.706% for profit growth. The residuals were not normally distributed (Shapiro–Wilk = 0.735; p < 0.001), although the model showed no evidence of multicollinearity or heteroscedasticity. Positive autocorrelation was detected, as indicated by a Durbin–Watson statistic of 0.683 and a Breusch–Godfrey test with p < 0.001. The estimated regression equation is:Profit Growth = −33.092 + 15.534 ROA − 0.209 ROE + 7.567 NPF.Partially, ROA (p = 0.444), ROE (p = 0.942), and NPF (p = 0.529) did not have a statistically significant effect on profit growth. Simultaneously, the regression model was not statistically significant (F = 0.299; p = 0.826). The coefficient of determination (R²) was 0.026, indicating that the model explains only 2.6% of the variation in profit growth. A robustness test using HAC(1) standard errors produced the same conclusion. These findings suggest that quarterly profit growth is influenced more by factors other than ROA, ROE, and NPF.
Analisis Preferensi dan Pengalaman Pengguna Terhadap Inovasi Layanan Cicil Emas di BSI KCP Jepara Guna Merumuskan Strategi Peningkatan Kualitas Layanan Febriana Nashwa, Nurmaila; ansori, miswan; Choeri, Imron
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 4 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i4.6827

Abstract

This study aims to analyze user preferences and experiences regarding the Gold Installment service innovation at Bank Syariah Indonesia (BSI) Jepara Branch Office as a basis for formulating a service quality improvement strategy. The study used a qualitative descriptive approach with a field research method. Research informants consisted of bank management and customers who use the Gold Installment service. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using an interactive model that includes data reduction, data presentation, and drawing and verifying conclusions. The results show that customer preferences in choosing the Gold Installment service are influenced by trust in the sharia label and murabahah contract as well as consideration of brand strength. Most customers tend to choose Antam Gold over BSI Gold because they consider liquidity and ease of transactions. From a user experience aspect, the BYOND by BSI digital application is considered to provide easy access to services, although there are still technical obstacles and limited education about the product. Based on these findings, the service quality improvement strategy is directed at optimizing digital features, strengthening product education, and accelerating the service process structurally.