Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

TRANFORMASI DIGITAL DALAM SERTIFIKASI HALAL: TANTANGAN DAN PELUANG DI ERA INDUSTRI 4.0 Andik Setiawan; Ismah Thayyibah Hanun; Miftahur Rohmah; Ersya Faraby
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/rpmvbx65

Abstract

Era Industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental dalam sistem sertifikasi halal melalui integrasi teknologi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan dan peluang transformasi digital dalam sertifikasi halal di Indonesia sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan konsumen akan transparansi, keamanan, dan kualitas produk halal. Dengan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan analisis dokumen, penelitian ini mengkaji berbagai sumber literatur termasuk jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan publikasi lembaga terkait industri halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi menawarkan peluang signifikan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas akses pasar global, dan memperkuat traceability produk halal melalui teknologi seperti blockchain dan platform digital. Namun, implementasinya menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi di kalangan pelaku UMKM, perbedaan standar halal internasional, serta kebutuhan investasi besar dalam pengembangan sistem dan sumber daya manusia. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi multipihak antara pemerintah, lembaga sertifikasi, akademisi, dan industri untuk memaksimalkan transformasi digital yang inklusif. Dengan penguatan regulasi melalui UU Jaminan Produk Halal dan adopsi sistem digital terintegrasi seperti yang dikembangkan BPJPH, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin industri halal global dengan transformasi dari negara konsumen menjadi produsen utama produk halal berbasis teknologi digital.
Pengaruh Keandalan (Reliability), Jaminan (Assurance), dan Kualitas yang Dirasakan (Perceived Quality) dalam Membentuk Kepuasan Konsumen Lotha MUA Triewirya Shelomytha Porayouw; Holmes Rolandy Kapuy; Andik Setiawan
Ekomen Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengevaluasi pengaruh keandalan, jaminan, dan persepsi kualitas terhadap kepuasan pelanggan Lotha MUA di Desa Saemba. Dengan sampel 60 orang dan analisis regresi linier berganda (SPSS 26), penelitian ini mengonfirmasi bahwa model memenuhi asumsi klasik. Hasil uji-F menunjukkan pengaruh signifikan secara kolektif, namun uji-t mengungkapkan hanya variabel reliability yang berpengaruh signifikan secara mandiri. Sebaliknya, assurance dan perceived quality tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Model ini mampu menjelaskan 49,8% varians kepuasan konsumen, sedangkan sisanya ditentukan oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Analisis Beneish M-Score untuk Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan pada Pt. Waskita Karya Tbk Fina Kurniasari; Ilyas Martunus; Andik Setiawan
Ekomen Vol 24 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kecurangan laporan keuangan pada PT. Waskita Karya Tbk tahun 2020-2022, yang di kategorikan sebagai manipulator, nonmanipulator atau grey company, dengan 8 indikator rasio model Beneish M-Score. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode teknik dokumentasi.Hasil penelitian ini menujukkan bahwa, PT. Waskita Karya (Persero) Tbk di tahun 2020, 3 indikator yang mendeteksi adanya kecurangan laporan keuangan yaitu DSRI, SGAI dan TATA, 2 indikator GMI dan LVGI menunjukkan hasil grey company dan 3 indikator AQI, SGI dan DEPI dan perusahaan di kategorikan sebagai manipulator karena dengan nilai Beneish M-Score -1,40. Di tahun 2021, 3 indikator yang mendeteksi adanya kecurangan laporan keuangan yaitu AQI, SGAI dan TATA, 5 indikator DSRI, GMI, SGI, DEPI dan LVGI menunjukkan non manipulator dan perusahaan dalam kategori nonmanipulator dengan nilai Beneish M-Score -2,39. Dan tahun 2022, 1 indikator mendeteksi adanya kecurangan laporan keuangan TATA, 1 indikator SGI menunjukkan grey company, 6 indikator DSRI, GMI, AQI, DEPI, SGAI dan LVGI menunjukkan non manipulator, perusahaan dikategorikan sebagai manipulator karena menghasilkan nilai Beneish M-Score -2,19. Hasil penelitian ini juga menemukan bahwa model Beneish M-Score tidak dapat mendeteksi secara 100%.
Peran E-Service Quality dan E-Loyalty Pengguna Shopee: Efek Intervening E-Trust Holmes Rolandy Kapuy; Andik Setiawan; Ni Kadek Sriwati
Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/jupiekes.v4i3.3409

Abstract

This study aims to analyze the influence of E-Service Quality and E-WOM on E-Loyalty with E-Trust as an intermediate variable in Shopee users in Poso Regency. The research method uses a quantitative approach with the Non-Probability Sampling technique and a sample of 80 respondents. Data analysis was carried out through Path Analysis and Sobel Test with the help of Statistical Program for Social Science (SPSS) version 27 software. The results of the study on sub-structure I show that there is a direct influence between E-Service Quality on E-Trust. In sub-structure II, it was found that E-Service Quality has no direct effect on E-Loyalty, while E-Trust has a direct influence on E-Loyalty. Furthermore, the results of the Sobel Test show an indirect influence between E-Service Quality on E-Loyalty through E-Trust. These findings confirm that good quality of electronic services is able to increase consumer trust, and this trust is an important factor in building consumer loyalty. Thus, E-Trust acts as a mediating variable that strengthens the relationship between the quality of electronic services and consumer loyalty in the context of online shopping on the Shopee platform.