Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Children's Digital Rights: An In-depth Analysis of Indonesia, Europe, and the US Tahir, Ridwan; Lestari, Titie Yustisia
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i2.50770

Abstract

The protection of children's digital privacy has become an increasingly critical issue in the modern digital age, as children are more connected to the internet than ever before. This study conducts a comparative analysis of child privacy protection frameworks in Indonesia, Europe, and the United States, focusing on legislative approaches, enforcement mechanisms, and parental in-volvement. While the General Data Protection Regulation (GDPR) in Europe provides a com-prehensive and flexible framework, the Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA) in the United States takes a more targeted approach, focusing on children under 13. Indonesia’s Per-sonal Data Protection Law (PDP Law), still in development, offers potential but lacks specific child-focused provisions. Key findings highlight the strengths and weaknesses of these frame-works, particularly in age thresholds for consent, parental involvement mechanisms, and penal-ties for violations. This study underscores the need for Indonesia to harmonize its legal frame-work with international best practices by incorporating child-specific protections, fostering digital literacy, and strengthening enforcement mechanisms. By leveraging lessons from global stand-ards, Indonesia can ensure a safer and more empowering digital environment for its younger generation. The research provides actionable insights for policymakers, educators, and technol-ogy providers to collaboratively address the complexities of safeguarding children’s digital privacy.
PENYULUHAN HUKUM TENTANG KARAKTER SISWA YANG TERTIB BERLALU LINTAS DI MADRASAH ALIYAH DDI LONJA Titie Yustisia Lestari; Ridwan Tahir; Irzha Friskanov. S
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat November 2023
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v7i1.4951

Abstract

Kendaraan bermotor menjadi sarana transportasi umum yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Lemahnya kesadaran masyarakat terhadap peraturan berlalu lintas terlihat dari rendahnya tingkat kedisiplinan masyarakat dalam berkendara, sehingga melahirkan budaya tidak disiplin pada masyarakat. Keselamatan dalam berkendara di jalan raya harus diutamakan oleh setiap pemakai jalan raya agar dapat menghindari terhadinya kecelakaan yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain. Permasalahan inilah yang melatar belakangi penulis untuk membahasnya dalam penelitian, Pertama, masih minimnya pemahaman siswa tentang tertib berlalu lintas berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kedua, kurangnya sosialisasi kepada pelajar mengenai hal tersebut yang menganggap hal tersebut adalah hal yang perlu untuk didiskusikan. Target yang ingin dicapai dalam pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada pelajar tentang berlalu lintas kepada siswa-siswi.
KONSEKUENSI HUKUM DAN PENCEGAHAN CYBERBULLYING TERHADAP MEDIA SOSIAL PADA SISWA DI SMAN 4 PALU Abdullah; Titie Yustisia Lestari; Ridwan Tahir; Muhammad Ayub Mubarak R.; Fidyah Faramita Utami; S, Irzha F.
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v9i1.6856

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membuat kehidupan sehari-hari lebih mudah, seperti berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Media sosial telah menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan oleh masyarakat, terutama oleh remaja. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bentuk-bentuk cyberbullying, dampak psikologis yang ditimbulkan, serta konsekuensi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku sesuai Undang-Undang ITE dan KUHP. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan interaktif yang dihadiri 32 orang yang melibatkan pengurus OSIS. Tim pengabdi menyampaikan materi mengenai jenis-jenis cyberbullying seperti ejekan, hinaan, penyebaran konten tanpa izin, serta ancaman daring. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta menanyakan solusi praktis jika menghadapi kasus cyberbullying. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman baru mengenai batasan antara candaan dan perundungan, pentingnya etika digital, serta kesadaran hukum dalam menggunakan media sosial. Pengurus OSIS berkomitmen untuk menyebarkan informasi yang diperoleh kepada siswa lainnya melalui program kerja sekolah, sehingga upaya pencegahan dapat berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa SMA Negeri 4 Palu terhadap bahaya cyberbullying serta menumbuhkan pemahaman bahwa perundungan di dunia maya bukanlah hal sepele, melainkan dapat berdampak serius baik secara psikologis maupun hukum.