Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 14 BATAM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Adi, Kartika Putri; Okwita, Afrinel; Tarwiyani, Tri
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 1, No 1 (2016): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.831 KB) | DOI: 10.33373/his.v1i1.389

Abstract

Pembelajaran yang terpusat pada guru berdampak terhadap kurang optimalnya kemampuan berfikir siswa. Selain itu, siswa juga sulit untuk memahami materi pembelajaran dari bahan ajar yang telah disediakan sehingga siswa menjadi pelajar pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah melalui pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol di SMA Negeri 14 Batam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experimental Design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS 3 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 orang dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 30 orang. Pengambilan kelas sampel ini dilakukan secara acak dari kelas yang ada. Hasil uji coba instrumen yang terdiri dari 40 butir soal objektif yang di uji cobakan terdapat 25 butir soal yang valid dan digunakan sebagai soal post test pada kelas sampel. Data yang diperoleh dari hasil post test dianalisis menggunakan uji perbedaan rata-rata (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kontrol, dimana rata-rata nilai dari kelas eksperimen adalah 73,07 sedangkan pada kelas kontrol mempunyai rata-rata 66,66. Dengan analisis uji-t diperoleh thitung sebesar 2,1084 pada signifikansi 0,05 dan ttabel sebesar 1,671 karena nilai thitung ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipa Jigsaw memiliki perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 14Batam.  Kata kunci : Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, Hasil Belajar, Mata Pelajaran Sejarah.
TEKNOLOGI DAN TIPE MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF GERHARD E. LENSKI, Sebuah Tinjauan Filsafat Sejarah Tarwiyani, Tri
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 1, No 1 (2016): Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.577 KB) | DOI: 10.33373/his.v1i1.388

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk melihat pandangan Gerhard E. Lenski tentang tipe masyarakat, teknologi, serta filsafat sejarah yang terkandung dalam pemikiran Lenski tentang tipe masyarkat. Tulisan ini merupakan tulisan yang berupa studi pustaka. Tulisan ini membawa pada hasil: 1) Lenski membuat tipe masyarakat menjadi lima yaitu) masyarakat pemburu dan peramu (hunting and gathering),  masyarakat hortikutural dan pastoral (horticulture and pastoralism), masyarakat agraris (agriculture), masyarakat industri (industry), dan masyarakat post industri (postindustialism); 2) Perubahan kelima tipe masyarakat ini terjadi karena teknologi dan berjalan secara evolutif dengan adanya inovasi dan perubahan atau kepunahan; 3) Filsafat sejarah yang terkandung dalam pemikiran Lenski antara laian: a) sejarah digerakan oleh teknologi yang berjalan secara evolutif dengan adanya inovasi dan kepunahan (perubahan); sejarah berjalan maju ke depan; metode yang digunakan Lenski adalah metode empiris. Kata Kunci: Gerhard. E. Lenski, Teknologi, Tope Masyarakat, Fisafat Sejarah
Sejarah Kebudayaan Melayu Tarwiyani, Tri
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 6, No 2 (2021): Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/hstr.v6i2.3085

Abstract

Sebuah kebudayaan sama seperti makhluk hidup yang lahir, berkembang, dan kemungkinan dapat mati atau hilang. Eksistensi suatu kebudayaan terletak pada kemampuan masyarakat sang pemiliki kebudayaan untuk mempertahankan kebudayaan tersebut. Hubungan yang erat antara kebudayaan dan masyarakat sang pemilik kebudayaan sama seperti hanya manusia yang terdiri dari aspek material dan spititual. Tulisan singkat yang berjudul Sejarah Kebudayaan Melayu bertujuan untuk mengungkapkan salah satu kebudayaan di Indonesia yaitu kebudayaan Melayu khusunya terkait dengan perkembangan kebudayaan Melayu mulai dari awal kedatangan hingga saat ini yang menyebabkan masyarakat Melayu diidentikkan dengan Islam. Tulisan ini sampai pada penemuan bahwasannya kebudayaan telah mengalamai berbagai tahapan perkembangan yang dalam hal ini perkembangan kebudayaan tersebut terjadi juga karena adanya interaksi dengan kebudayaan lain.