Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Prinsip dasar ekonomi syariah dan relevansinya terhadap ayat-ayat ekonomi dalam Al-Quran Tasriani, Tasriani; Hanif, Khairul
AL-Muqayyad Vol. 8 No. 1 (2025): Al-Muqayyad
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/jam.v8i1.2723

Abstract

Islamic Economics is an economic system based on sharia principles, which are sourced from the Qur'an and hadith. The main objective of Islamic economics is to create prosperity, justice, and socio-economic balance. This study aims to examine the basic principles of Islamic economics and the relevance of economic verses in the Qur'an in forming an economic system that is just and in accordance with Islamic teachings. This study uses a type of library research with data collection techniques using documentation. In the Qur'an, there are several basic principles that are the main foundations in the implementation of Islamic economics, such as the principle of monotheism, the principle of justice, the prohibition of usury, zakat and alms as instruments of Islamic economics, the permissibility of business, and freedom of business as long as it does not violate sharia. Thus, these basic principles of Islamic economics are in accordance with the main values ​​in economic verses that are relevant to current economic practices, namely economic balance, the principle of trade, the prohibition of monopoly and injustice, and the obligation to pay zakat and share.
Edukasi Perpajakan bagi Siswa/i SMK IT Al-Izhar Kota Pekanbaru Guna Mewujudkan Generasi Sadar Pajak Tasriani, Tasriani; Triandani, Sahwitri; Zuhra, Fatimah; Hasanah Rustam, Martha
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2356

Abstract

Peranan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sangat signifikan. Dalam rangka mencapai target pendapatan negara tersebut, Pemerintah melakukan langkah-langkah perbaikan di sektor pendapatan negara, antara lain peningkatan tingkat kepatuhan wajib pajak dan membangun kesadaran pajak untuk menciptakan ketaatan membayar pajak. Rendahnya kesadaran wajib pajak untuk taat pajak merupakan persoalan terbesar yang dihadapi oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) saat ini. Keinginan untuk mengubah mindset masyarakat agar sadar pajak dengan pendidikan sejak dini diperlukan teknis yang sistematis, salah satunya melalui inklusi dalam materi pembelajaran maupun kegiatan kesiswaan. Oleh karena itu maka dilakukanlah kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dengan memberikan Edukasi Perpajakan pada Siswa-i SMK-IT Al-Izhar Kota Pekanbaru. Adapun Rumusan Permasalahan pengabdian meliputi Bagaimana meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa melalui edukasi perpajakan pada SMK IT Al- Izhar Pekanbaru?”. Adapun Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah Untuk Mengedukasi dan meningkatkan pemahaman siswa-siswi SMK IT Al-Izhar Pekanbaru tentang Perpajakan yang kegiatan ini melibatkan Tax Centre Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS) UIN Suska Riau serta membantu program DJP Pajak dalam meningkatkan literasi tentang pajak sehingga terwujudnya kesadaran akan pajak khususnya dari kalangan siswa/siswi SMK IT Al-Izhar Pekanbaru. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yang digunakan adalah ceramah dan demontrasi. Dari hasil pembahasan disimpulkan bahwa edukasi perpajakan berpengaruh terhadap kesadaran pajak peserta didik. Dengan adanya edukasi perpajakan masyarakat dan khususnya peserta didik dapat memahami dasar-dasar perpajakan dan termotivasi untuk lebih menyadari dan memahami pentingnya pajak bagi pembangunan. Hal ini didukung oleh hasil uji statistik yang menunjukkan nilai 0.554 atau sebesar 55.4% yang artinya semakin tinggi edukasi perpajakan kepada peserta didik maka semakin tinggi pula tingkat kesadaran peserta didik sebesar yaitu sebesar 55.4% Dengan kegiatan ini diharapkan para Siswa-i dapat memahami Perpajakan dan menjadi generasi yang sadar akan pajak.
Distribusi Kekayaan dalam Islam: Tinjauan Al-Qur'an atas Solusi Ketimpangan Ekonomi Global Tasriani, Tasriani; Afifah, Dhiya Dwi; Arum, Hafidza Sanshia; Ritonga, Iskandar; Nurhayati, Nurhayati
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 14 No. 2 (2024): October
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2024.14.2.167-184

Abstract

This study critically examines Qur'anic principles of wealth distribution as a potential solution to global economic inequality. Employing a qualitative, thematic tafsir-based analysis of selected Qur'anic verses, the research reveals that Islamic instruments such as zakat, infaq, sadaqah, and waqf (ZISWAF) offer a comprehensive and morally grounded framework for addressing structural poverty and socio-economic disparities. Rooted in the maqāṣid sharī‘ah paradigm, these mechanisms aim to ensure social justice by mandating ethical wealth circulation, protecting essential human rights, and countering the concentration of resources among economic elites. Despite their transformative potential, the implementation of these instruments in modern contexts faces challenges, including limited institutional transparency, fragmented regulation, and low public participation. This study contributes to global academic discourse by demonstrating how Qur'anic economic ethics can inform inclusive fiscal policies and sustainable development models. It recommends policy reforms integrating digital financial technologies, standardized zakat-wakaf governance, and stronger state–Islamic institution collaboration. Future research is encouraged to expand empirical evaluations of Islamic wealth redistribution mechanisms in diverse socio-economic contexts and to compare their effectiveness against conventional capitalist systems.   Penelitian ini mengkaji secara kritis prinsip-prinsip distribusi kekayaan dalam Al-Qur'an sebagai solusi potensial terhadap ketimpangan ekonomi global. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis tafsir tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan, studi ini menunjukkan bahwa instrumen Islam seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) menawarkan kerangka kerja yang komprehensif dan berlandaskan moral untuk mengatasi kemiskinan struktural dan kesenjangan sosial-ekonomi. Berakar pada paradigma maqāṣid sharī‘ah, mekanisme ini bertujuan mewujudkan keadilan sosial melalui sirkulasi kekayaan yang etis, perlindungan hak-hak dasar manusia, serta pencegahan konsentrasi sumber daya pada elit ekonomi. Meskipun memiliki potensi transformatif, implementasi instrumen-instrumen tersebut dalam konteks kontemporer masih menghadapi tantangan, seperti rendahnya transparansi kelembagaan, regulasi yang belum terintegrasi, dan partisipasi masyarakat yang terbatas. Penelitian ini memberikan kontribusi pada wacana akademik global dengan menunjukkan bagaimana etika ekonomi Al-Qur'an dapat menginspirasi kebijakan fiskal inklusif dan model pembangunan berkelanjutan. Reformasi kebijakan yang disarankan mencakup integrasi teknologi keuangan digital, standarisasi tata kelola zakat-wakaf, serta penguatan kolaborasi antara negara dan institusi Islam. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk memperluas evaluasi empiris atas mekanisme distribusi kekayaan Islam di berbagai konteks sosial ekonomi, serta membandingkan efektivitasnya dengan sistem kapitalisme konvensional.