Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN TEKNIK DASAR CHEST PASS DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWA SMP KRISTEN EBEN HAEZAR 1 MANADO Niken N. Pattylima; Achmad Paturusi; Fredrik Dj. Sumarauw
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji metode pengajaran dan motivasi belajar dalam meningkatkan kemampuan chest pass dalam bola basket di SMP Kristen Eben Haezar 1 Manado. Subjek penelitian adalah 40 siswa kelas VIII. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial 2x2, yang meneliti dua variabel bebas (gaya mengajar dan motivasi belajar) serta interaksinya terhadap variabel terikat (kemampuan chest pass). Analisis data meliputi uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas menggunakan Levene, dengan hasil menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen (p=0,405 > 0,05). Pengujian hipotesis dilakukan dengan bantuan SPSS 21, yang menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara gaya mengajar latihan dan komando terhadap peningkatan chest pass (mean square = 4,900; F hitung = 9,093 > F tabel 4,08 pada α = 0,05). Kesimpulannya, gaya mengajar latihan lebih efektif daripada gaya mengajar komando dalam meningkatkan chest pass, dan motivasi belajar tinggi lebih berpengaruh daripada motivasi rendah. Namun, tidak ada interaksi signifikan antara gaya mengajar dan motivasi belajar terhadap peningkatan kemampuan chest pass.
PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWA SMA N 1 LANGOWAN Engellika Pangkerego; Fredrik Dj. Sumarauw; Fredrik A. Makadada
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan tingkat motivasi belajar yang dimiliki oleh siswa akan menperlihatkan tingkat keberhasilan yang berbeda. Hal ini diduga berlaku juga dalam kegiatan belajar keterampilan menggiring bola pada permainan bola basket. Melalui penerapan gaya mengajar timbal balik dan gaya mengajar cakupan dengan melihat motivasi belajar siswa pada SMA N 1 Langowan, belum dapat dikemukakan aspek keunggulan dalam meningkatkan prestasi belajar keterampilan menggiring bola bola basket. Karena pada prinsipnya masing-masing gaya memiliki keunggulan tersendiri, sehingga siswa dapat melaksanakan keterampilan menggiring bola. Namun melihat dari faktor motivasi belajar, dapat memperlihatkan adanya perbedaan dalam penyelesaian tugas belajar yang dilaksanakan oleh siswa, karena pada dasarnya, terdapat siswa yang memiliki motivasi belajar rendah dan ada pula siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan desain faktorial 2X2. Dari hasil perhitungan analisis varians nilai F hitung = 50,019 dan F tabel = 4,08, hal ini menujukan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok sampel gaya mengajar cakupan (A1) dengan kelompok sampel gaya mengajar timbal balik (A2). Dari hasil perhitungan uji analisis varians nilai F hitung = 14,019 > nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok sampel motivasi belajar tinggi dengan kelompok sampel motivasi belajar rendah. Berkaitan dengan hipotesis interaksi, ternyata hasil pengujian hipotesis telah membuktikan bahwa tidak terdapat interaksi antara gaya mengajar dan motivasi terhadap keterampilan dribling di mana nilai F hitung = 0,173 < dari pada nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05.
Efektivitas Gaya Mengajar Latihan Dan Komando Terhadap Hasil Belajar Tolak Peluru Pada Siswa Kelas 1 SMP N 8 Kotamobagu Risardi Lige; Fredrik Alfrets Makadada; Fredrik Dj. Sumarauw
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam memilih gaya atau metode yang akan digunakan dalam penyampaian materi belajar tidak bisa dipandang sebelah mata sebab sering kali gaya atau metode yang telah dipilih sebagai alternatif yang tepat, efisien dan efektif pada suatu saat tertentu, tetapi dapat menimbulakan efek samping yang sama sekali tak diperhitungkan sebelumnya sehingga mengakibatkan kejenuhan dan siswa tidak termotivasi dalam mengikuti pelajaran yang diberikan oleh guru, sehingga tujuan pembelajaran yang sudah dirumuskan sebelumnya tidak tercapai. Namun pada kenyataannya kemampuan tolak pekuru dari pada siswa masih kurang baik. Hal ini disebabkan karena terbatasanya waktu pembelajaran yang tidak memungkinkan melatih tolak peluru secara maksimal. Selain itu penggunaan gaya atau metode mengajar yang mungkin kurang tepat, sehingga siswa kesulitan untuk dapat menguasai tehnik dasar dalam tolak peluru. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen. Disain penelitian menggunakan randomized pre and posttest control group desig. Instrumen untuk mengambil data hasil belajar tolak peluru menggunakan tes keterampilan dari Erlangga 2004. Hasil pengujian hipotesis terbukti bahwa : (1) Gaya mengajar latihan dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru dimana nilai signifikansi P = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05; (2) Gaya mengajar komando dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru dimana nilai signifikansi P = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05; (3) Gaya mengajar latihan lebih efektif dari pada gaya mengajar komando dimana nilai signifikansi P = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan penelitian : 1) Gaya mengajar latihan dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru pada siswa putera kelas I SMP Negeri 8 Kotamobagu. 2) Gaya mengajar komando dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru pada siswa putera kelas I SMP Negeri 8 Kotamobagu. 3) Gaya mengajar latihan lebih efektif dari pada gaya mengajar komando terhadap hasil belajar tolak peluru pada siswa putera kelas I SMP Negeri 8 Kotamobagu.
PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP JAUHNYA LEMPARAN KEDALAM DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA SMA NEGERI 2 TONDANO Sumarauw, Fredrik Djoiske; Arisoi, Freds M; Sukadana, Bacilius.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan kekuatan otot lengan berpengaruh terhadap jauhnya lemparan ke dalam pada siswa SMA Negeri 2 Tondano. Hal ini didasarkan pada hasil pengujian statistik dengan uji t, di mana nilai thitung sebesar 20,502 lebih besar dari ttabel yaitu 1,717, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Analisis dilakukan pada taraf signifikansi 0,05 dengan menggunakan desain penelitian randomized control group pre and post test design. Sampel yang digunakan berjumlah 24 siswa yang diambil secara acak dari populasi siswa SMA Negeri 2 Tondano. Instrumen tes diambil dari Nurhasan, dan data dianalisis menggunakan uji t-test independen. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan otot lengan terhadap lemparan ke dalam, dengan rumusan masalah: Apakah latihan kekuatan otot lengan berpengaruh terhadap kemampuan lemparan ke dalam pada siswa SMA Negeri 2 Tondano
Pengaruh Latihan Kekuatan dan Kecepatan terhadap Kemampuan Pukulan Straight pada Mahasiswa Putera Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga R. Pratama, Angga; Alfrets Makadada , Fredrik; Fredrik , Sumarauw
Action Research Literate Vol. 8 No. 5 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i5.346

Abstract

Tinju merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia pada umumnya, terlebih khusus masyarakat Provinsi Sulawesi Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh metode latihan kekuatan antara latihan Isotonik dan latihan Isometrik terhadap kemampuan pukulan straight. Metode penelitian ini menggunakan disain penelitian menggunakan eksperimen faktorial 2x2. Populasi yang digunakan adalah mahasiswa putera jurusan Pendidikan kepelatihan Olahraga berjumlah 60 orang. Sampel sebanyak 40 orang diambil secara purposif. Hasil pengujian hipotesis terbukti bahwa : (1) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan Isotonik dan latihan Isometrik terhadap kemampuan pukulan straight dimana nilai F hitung = 112,118 > F tabel = 3,96, pada taraf signifikansi ? = 0,05;  (2) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kecepatan yang tinggi dan kecepatan yang rendah terhadap kemampuan pukulan straight dimana nilai F hitung = 32,672  >  F tabel = 3,96, pada taraf signifikansi ? = 0,05;   (3) Tidak ada interaksi antara latihan kekuatan dan kecepatan terhadap kemampan pukulan straight dimana nilai F hitung = 0,79  < F tabel 3,96,  pada taraf signifikansi ? = 0,05. Kesimpulan penelitian : 1) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan Isotonik dan latihan Isometrik terhadap kemampuan pukulan straight 2) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kecepatan yang tinggi dan kecepatan yang rendah terhadap kemampuan pukulan straight. 3) Tidak ada interaksi antara latihan kekuatan dan kecepatan terhadap kemampuan pukulan straight.
PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN TEKNIK DASAR CHEST PASS DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWA SMP KRISTEN EBEN HAEZAR 1 MANADO Pattylima, Niken N.; Paturusi, Achmad; Sumarauw, Fredrik Dj.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji metode pengajaran dan motivasi belajar dalam meningkatkan kemampuan chest pass dalam bola basket di SMP Kristen Eben Haezar 1 Manado. Subjek penelitian adalah 40 siswa kelas VIII. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial 2x2, yang meneliti dua variabel bebas (gaya mengajar dan motivasi belajar) serta interaksinya terhadap variabel terikat (kemampuan chest pass). Analisis data meliputi uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas menggunakan Levene, dengan hasil menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen (p=0,405 > 0,05). Pengujian hipotesis dilakukan dengan bantuan SPSS 21, yang menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara gaya mengajar latihan dan komando terhadap peningkatan chest pass (mean square = 4,900; F hitung = 9,093 > F tabel 4,08 pada α = 0,05). Kesimpulannya, gaya mengajar latihan lebih efektif daripada gaya mengajar komando dalam meningkatkan chest pass, dan motivasi belajar tinggi lebih berpengaruh daripada motivasi rendah. Namun, tidak ada interaksi signifikan antara gaya mengajar dan motivasi belajar terhadap peningkatan kemampuan chest pass.
PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWA SMA N 1 LANGOWAN Pangkerego, Engellika; Sumarauw, Fredrik Dj.; Makadada, Fredrik A.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan tingkat motivasi belajar yang dimiliki oleh siswa akan menperlihatkan tingkat keberhasilan yang berbeda. Hal ini diduga berlaku juga dalam kegiatan belajar keterampilan menggiring bola pada permainan bola basket. Melalui penerapan gaya mengajar timbal balik dan gaya mengajar cakupan dengan melihat motivasi belajar siswa pada SMA N 1 Langowan, belum dapat dikemukakan aspek keunggulan dalam meningkatkan prestasi belajar keterampilan menggiring bola bola basket. Karena pada prinsipnya masing-masing gaya memiliki keunggulan tersendiri, sehingga siswa dapat melaksanakan keterampilan menggiring bola. Namun melihat dari faktor motivasi belajar, dapat memperlihatkan adanya perbedaan dalam penyelesaian tugas belajar yang dilaksanakan oleh siswa, karena pada dasarnya, terdapat siswa yang memiliki motivasi belajar rendah dan ada pula siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan desain faktorial 2X2. Dari hasil perhitungan analisis varians nilai F hitung = 50,019 dan F tabel = 4,08, hal ini menujukan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok sampel gaya mengajar cakupan (A1) dengan kelompok sampel gaya mengajar timbal balik (A2). Dari hasil perhitungan uji analisis varians nilai F hitung = 14,019 > nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok sampel motivasi belajar tinggi dengan kelompok sampel motivasi belajar rendah. Berkaitan dengan hipotesis interaksi, ternyata hasil pengujian hipotesis telah membuktikan bahwa tidak terdapat interaksi antara gaya mengajar dan motivasi terhadap keterampilan dribling di mana nilai F hitung = 0,173 < dari pada nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05.
Efektivitas Gaya Mengajar Latihan Dan Komando Terhadap Hasil Belajar Tolak Peluru Pada Siswa Kelas 1 SMP N 8 Kotamobagu Lige, Risardi; Makadada, Fredrik Alfrets; Sumarauw, Fredrik Dj.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam memilih gaya atau metode yang akan digunakan dalam penyampaian materi belajar tidak bisa dipandang sebelah mata sebab sering kali gaya atau metode yang telah dipilih sebagai alternatif yang tepat, efisien dan efektif pada suatu saat tertentu, tetapi dapat menimbulakan efek samping yang sama sekali tak diperhitungkan sebelumnya sehingga mengakibatkan kejenuhan dan siswa tidak termotivasi dalam mengikuti pelajaran yang diberikan oleh guru, sehingga tujuan pembelajaran yang sudah dirumuskan sebelumnya tidak tercapai. Namun pada kenyataannya kemampuan tolak pekuru dari pada siswa masih kurang baik. Hal ini disebabkan karena terbatasanya waktu pembelajaran yang tidak memungkinkan melatih tolak peluru secara maksimal. Selain itu penggunaan gaya atau metode mengajar yang mungkin kurang tepat, sehingga siswa kesulitan untuk dapat menguasai tehnik dasar dalam tolak peluru. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen. Disain penelitian menggunakan randomized pre and posttest control group desig. Instrumen untuk mengambil data hasil belajar tolak peluru menggunakan tes keterampilan dari Erlangga 2004. Hasil pengujian hipotesis terbukti bahwa : (1) Gaya mengajar latihan dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru dimana nilai signifikansi P = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05; (2) Gaya mengajar komando dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru dimana nilai signifikansi P = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05; (3) Gaya mengajar latihan lebih efektif dari pada gaya mengajar komando dimana nilai signifikansi P = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan penelitian : 1) Gaya mengajar latihan dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru pada siswa putera kelas I SMP Negeri 8 Kotamobagu. 2) Gaya mengajar komando dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru pada siswa putera kelas I SMP Negeri 8 Kotamobagu. 3) Gaya mengajar latihan lebih efektif dari pada gaya mengajar komando terhadap hasil belajar tolak peluru pada siswa putera kelas I SMP Negeri 8 Kotamobagu.
PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP JAUHNYA LEMPARAN KEDALAM DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA SMA NEGERI 2 TONDANO Sumarauw, Fredrik Djoiske; Arisoi, Freds M; Sukadana, Bacilius.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan kekuatan otot lengan berpengaruh terhadap jauhnya lemparan ke dalam pada siswa SMA Negeri 2 Tondano. Hal ini didasarkan pada hasil pengujian statistik dengan uji t, di mana nilai thitung sebesar 20,502 lebih besar dari ttabel yaitu 1,717, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Analisis dilakukan pada taraf signifikansi 0,05 dengan menggunakan desain penelitian randomized control group pre and post test design. Sampel yang digunakan berjumlah 24 siswa yang diambil secara acak dari populasi siswa SMA Negeri 2 Tondano. Instrumen tes diambil dari Nurhasan, dan data dianalisis menggunakan uji t-test independen. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan otot lengan terhadap lemparan ke dalam, dengan rumusan masalah: Apakah latihan kekuatan otot lengan berpengaruh terhadap kemampuan lemparan ke dalam pada siswa SMA Negeri 2 Tondano