Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search
Journal : Edu Geography

PENILAIAN KUALITAS BUKU TEKS PELAJARAN GEOGRAFI SEBAGAI SUMBER BELAJAR BAGI SISWA SMA KELAS XI DI KABUPATEN TEMANGGUNG Sari, Eka Anjar; Sugiyanto, R; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kualitas buku teks yang meliputi komponen kelayakan isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikaan pada pelajaran geografi bagi siswa SMA kelas XI berdasarkan instrumen penilaian BSNP. Subjek penelitian ini adalah buku teks mata pelajaran geografi kelas XI SMA yang digunakan. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi, angket dan lembar penilaian buku teks pelajaran dari BSNP. Analisis data yang digunakan adalah konversi kuantitas data dan rumus deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku A memiliki kriteria sesuai berdasarkan standar BSNP dengan persentase sebesar 82,37%. Buku B mendapatkan kriteria sesuai dengan persentase sebesar 84,68%. Buku C memiliki kriteria sangat sesuai dengan persentase sebesar 86,84%. Buku D mendapatkan kriteria sesuai dengan persentase sebesar 85,74%. Buku E memiliki kriteria sangat sesuai dengan persentase sebesar 94,14%, maka dapat disimpulkan bahwa buku E memiliki kriteria sangat sesuai berdasarkan standar BSNP dengan persentase terbaik.This study aims to understand the level quality of textbook covering component eligibility of content, language, presentation, and graphic in geography for students of Senior High School grade XI based on the instrument assessment of BSNP. The subjects of this study are the textbooks of geography grade XI used in Senior High School. The documentation, questionnaire, and assessment sheet of textbook from BSNP were used as the data collection technique. The data analyses which were used in this study are data amount conversion and descriptive percentage formula. The results indicate that book A has criteria according to BSNP with percentage 82, 37%. Book B gets criteria with percentage 84, 68%. Book C has the best criteria with percentage 86, 84%. Book D gets criteria with percentage 85,74%. Book E has the best criteria with percentage 94, 14%, it can be concluded that book E has the best criterion based on the standard of BSNP with best percentage.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN SOSIAL EKONOMI NELAYAN TERHADAP KETUNTASAN WAJIB BELAJAR 9 TAHUN ANAK DI KELURAHAN BANDARHARJO KECAMATAN SEMARANG UTARA Maldini, Fandi Yusuf; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KOMPETENSI PROFESIONAL GURU GEOGRAFI DALAM PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERDASARKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) SMA DI KABUPATEN REMBANG Rosiana, Nina; Tjahjono, Heri; Arifien, Moch.
Edu Geography Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA KARTU BERPASANGAN DALAM PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI KELAS X SMA N 1 SINGOROJO KABUPATEN KENDAL SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2011/2012 Putri, Sisna Yuliana Diah Utami; Tjahjono, Heri; Santoso, Apik Budi
Edu Geography Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan pembelajaran termasuk pada pemilihan media pembelajaran, namun terkadang guru kurang memperhatikan ketepatan pemilihan media pembelajaran. Pemilihan SMA N 1 Singorojo, berdasarkan beberapa alasan yaitu karena SMA 1 Singorojo merupakan sekolah yang masih baru dan belum mempunyai media pem belajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1). Bagaimanakah pelaksanaan pem belajaran Geografi materi pokok Hidrosfer menggunakan media kartu berpasangan dengan pendekatan kooperatif, (2). Sejauh manakah efektivitas penggunaan media kartu berpasangan dengan pendekatan kooperatif terhadap hasil belajar siswa SMA N 1 Singorojo. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil sebagai berikut : (1). Pelaksanaan pembelajaran dilihat dari kinerja guru pada pertemuan pertama termasuk dalam kriteria Cukup baik dengan skor rata-rata 2,8 , pertemuan kedua dalam kategori Baik dengan rata-rata skor 3,5 , dan pertemuan ketiga de ngan rata-rata skor 3,8 termasuk dalam kategori Baik, dan pada setiap pertemuan terjadi peningkatan. (2). Terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok pre test dan post test, karena adanya treatment yaitu penggunaan media kartu berpasangan dengan pendekatan kooperatif. Untuk menguji seberapa besar peningkatan efektivitas penggunaan media kartu berpasangan dengan pendekatan kooperatif terhadap hasil belajar siswa materi Hidrosfer, digunakan uji Gain dan pada pre test post test I 0,46 , pre test post test II diperoleh skor 0,588, pre test post test III 0,590. Ini berarti ada peningkatan efektivitas dalam kategori sedang dalam penggunaan media kartu berpasangan dengan pendekatan kooperatif. Teachers are at the forefront in the implementation of learning, including the selection of instructional media, but sometimes the teacher is not an accurate selection of instructional media. Selection of SMA N 1 Singorojo, based on several reasons, namely because one Singorojo High School is a school that is still new and does not have any learning media. This study aimed to determine (1). How is the implementation of learning Geography subject matter using a media card Hydrosphere paired with a cooperative approach, (2). To what extent does the effectiveness of the use of media cards paired with a cooperative approach to student learning outcomes SMA N 1 Singorojo. Based on the research results are as follows: (1). Implementation of learning seen from the performance of teachers at the first meeting the aforementioned criteria well enough to score an average of 2.8, the second meeting in a good category with an average score of 3.5, and a third encounter with an average score of 3.8 is included in Both categories, and at each meeting there was an increase. (2). There are differences in learning outcomes between the pre-test and post-test, because the treatment is the use of the media card is paired with a cooperative approach. To test how much the increased effectiveness of the use of media cards paired with a cooperative approach to student learning outcomes Hydrosphere material, use Gain test on pre-test and post-test I 0.46, pretest posttest scores obtained 0.588 II, III pre test post test 0.590. This means there is an increase in the effectiveness of the medium category in the use of media cards paired with a cooperative approach.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Pendapatan Kepala Keluarga Terhadap Penyediaan Air Bersih, Sanitasi, Sampah Di Desa Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal Putri, Dwi Utami; Tjahjono, Heri; Aji, Ananto
Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the level of formal and non-formal education of the community, to know the magnitude of the expenditure of household allocated for the purposes of environmental management, to know the effect of educational levels and public income on environmental management in Boja Village. Researchers collected data using questionnaires, interviews, and documentation.  Data analysis technique used descriptive analysis percentage and multiple regression analysis.  The result of the research shows that the level of formal education of Boja Village is still low, while non formal education includes socialization/training related to environmental management has been followed by 49 household. A total of 88 head of household allocated their income for environmental management purposes from Rp 15.000-Rp 60.000. The variable of educational level and income level related to water supply, sanitation, garbage variable is 28,40%, so it is stated enough to have influence. The conclusion of this study is "there is a significant influence between the level of education and income on water supply, sanitation, garbage in Boja Village, Boja District, Kendal Regency”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendidikan formal dan nonformal kepala keluarga, mengetahui besarnya pengeluaran kepala keluarga yang dialokasikan untuk keperluan pengelolaan lingkungan hidup, mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dan pendapatan kepala keluarga terhadap pengelolaan lingkungan hidup di Desa Boja. Peneliti mengumpulkan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan formal kepala keluarga Desa Boja masih rendah sedangkan pendidikan nonformal meliputi sosialisasi/pelatihan terkait pengelolaan lingkungan hidup pernah diikuti sebanyak 49 kepala keluarga. Sebanyak 88 kepala keluarga mengalokasikan pendapatannya untuk keperluan pengelolaan lingkungan hidup antara Rp 15.000 - Rp 60.000. Variabel tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan berpengaruh terhadap variabel penyediaan air bersih, sanitasi, sampah sebesar 28,40 %, sehingga dinyatakan cukup memiliki pengaruh. Simpulan dari penelitian ini adalah “ada pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan dan pendapatan terhadap penyediaan air bersih, sanitasi, sampah di Desa Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal”.
Kapasitas Masyarakat Terhadap Ancaman Bencana Tanah Longsor di Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang Tahun 2017 Mohammad, Nezar Ely; Suharini, Erni; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 6 No 1 (2018): Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to (1) invent the outer islands of Indonesia (2) compile geospatial information of the outer islands of Indonesia (3) know the potentials and problems of the outer islands of Indonesia, and socialization effort of the insight of the archipelago through the presentation of nonteks books about the outer islands. Objects and subjects in this study is a phenomenon of islands in Indonesia which were arranged in the format of non-text teaching materials. The sampling technique used proporsionate stratified random sampling. Methods of data collection using documentation and questionnaires. Data analysis technique uses Descriptive qualitative analysis. The average yield of all aspects of the teacher ratings indicate the percentage of 87,44 with a decent criteria and showed excellent predicate. Thus the nontex books Know the Islands and the Administrative Regions of Indonesia worthy of use as teaching materials. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menginventarisasi pulau-pulau terluar di Indonesia (2) menyusun informasi geo spasial pulau-pulau terluar di Indonesia (3) Mengetahui potensi dan permasalahan pulau-pulau terluar di Indonesia (4) Upaya sosialisasi kesadaran berwawasan nusantara melalui pengenalan dengan media buku nonteks tentang pulau-pulau kecil terluar. Objek dan subjek penelitian ini adalah fenomena pulau-pulau di Indonesia yang disusun dalam format bahan ajar nonteks. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional stratified random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan kuisioner. Teknik analisis data menggunakan analisis Deskriptif kualitatif. Hasil rata-rata penilaian semua aspek oleh guru menunjukan presentase sebesar 87,44 dengan kriteria layak dan menunjukkan predikat sangat baik. Dengan demikian buku nonteks mengenal pulau pulau dan wilayah administratif Indonesia layak digunakan sebagai bahan ajar.
Pengaruh Tingkat Pengetahuan Rth (Ruang Terbuka Hijau) Ibu Rumah Tangga Terhadap Tingkat Penyediaan Rth Pekarangan di Kelurahan Palebon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Tahun 2017 Safitri, Elvita; Sunarko, Sunarko; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 6 No 2 (2018): Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The quantity of the green open space that decreases more and is accompanied by the low quality causes the balance of ecological carrying capacity of the urban environment is not maintained well, it causes damage to the environment of the city center, such as tidal flood, flood, and pollution. The purpose of this study is to know the influence of the knowledge level of housewives about RTH (Ruang Terbuka Hijau/ Green Open Space) toward the supplying level of RTH at the yard. The type of this research is quantitative despcriptive using the method of collecting data, test, observation, questionnaire, and documentation. The method of the data analysis used in this research is regression analysis. The result of the research shows that there is an influence of the knowledge level of housewives about RTH (Ruang Terbka Hijau/Green Open Space) toward the supplying level of RTH at the yard. Kuantitas ruang terbuka hijau yang semakin berkurang diiringi dengan kualitas yang rendah menyebabkan keseimbangan daya dukung ekologis lingkungan kota tidak terjaga pada akhirnya dapat menimbukan kerusakan lingkungan pusat kota berupa rob, banjir, dan polusi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan ibu rumah tangga mengenai RTH (Ruang Terbuka Hijau) terhadap tingkat penyediaan RTH Pekarangan.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data tes, observasi, angket, dan dokumentasi.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi.Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh tingkat pengetahuan ibu rumah tangga mengenai RTH (Ruang Terbuka Hijau) terhadap tingkat penyediaan RTH Pekarangan.
Aktivitas Siswa dalam Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas VIII Smp N 29 Semarang Tahun Ajaran 2018/2019 suprapto, Mohammad Nur; Tjahjono, Heri; Suroso, Suroso
Edu Geography Vol 6 No 3 (2018): Vol 6 (3) 2018
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to find out how students' activities in the application of inquiry learningmodels in social studies subjects. The population of this study was all eighth grade students with 8classes. In this study the sampling technique used random sampling. The sample was taken from25% of the study population. Because the sample is considered homogeneous so that in sampling tofacilitate research taken from two classes randomly selected from the selection obtained classes VIIIC and VIII D. Data collection techniques used were questionnaires. Data analysis techniques usingdescriptive analysis. The results showed the level of student learning activities in Inquiry learningincluded the criteria of less active, indicated by the activities of students in orientation, formulatingproblems, collecting data and testing hypotheses, classically 46% of students' active activities, and54% less active. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana aktivitas siswa dalam penerapanmodel pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran IPS. Populasi penelitian ini adalahseluruh siswa kelas VIII yang jumlahnya ada 8 kelas. Dalam penelitian ini teknikpengambilan sampel menggunakan random sampling.Sampel penelitian ini diambil dari25% dari populasi penelitian. Karena sampel dianggap homogen sehingga dalampengambilan sampel untuk memudahkan penelitian diambil dari dua kelas yg dipilihsecara acak dari pemilihan tersebut diperoleh kelas VIII C dan VIII D. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah angket. Teknik analisis data menggunakananalisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan tingkat aktivitas belajar siswa dalampembelajaran Inquiry termasuk kriteria kurang aktif, ditunjukkan dengan aktivitas siswadalam orientasi, merumuskan masalah, mengumpulkan data dan menguji hipotesis,Secara klasikal aktivitas belajar siswa 46% Aktif, dan 54% kurang Aktif.
Pengaruh Pemahaman Pengetahuan Materi Pendidikan Konservasi terhadap Sikap dan Perilaku Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Negeri Semarang dalam Pemeliharaan Kebersihan Lingkungan Kos di Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang Anisa, Ratna Dewi; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 6 No 3 (2018): Vol 6 (3) 2018
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The present research aims to find out the understanding knowledge of conservation education, findout the student’s attitudes and behaviours in maintaining the cleanliness of boarding houseenvironment, and find out the influence ofunderstanding knowledge conservation education onattitude and behaviour of students in maintaining the cleanliness of boarding house environment.Data collection technique used test, questionnaire, observation sheet, and documentation. Analysistechnique used percentage of descriptive analysis and simple regression analysis. The results of theresearch : The understanding knowledge of Geography Education students 2014 was categorized ashigh and the mean was 13,7 with the percentage was 68% the criterion was high high. Overall,students’ attitudes and behaviours in maintaining the cleanliness of boarding house environmentwas 87.01 and the percentage was 73% the criterion was high. There was also an influence betweenthe understanding knowledge conservation education towards attitude and behaviour of students. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman pengetahuan materi pendidikankonservasi, mengetahui sikap dan perilaku mahasiswa dalam pemeliharaan kebersihanlingkungan kos, mengetahui pengaruh pemahaman pengetahuan materi pendidikankonservasi terhadap sikap dan perilaku mahasiswa dalam pemeliharaan kebersihanlingkungan kos. Teknik pengumpulan data dengan tes, angket, lembar observasi dandokumentasi. Teknik analisis deskriptif persentase dan analisis regresi sederhana. HasilPenelitian menunjukkan bahwa pemahaman pengetahuan materi pendidikan konservasidalam kategori tinggi dengan nilai rata rata diperoleh 13,7 dengan persentase 68% kriteriapemahaman pengetahuan sudah tinggi. Sikap dan perilaku mahasiswa dalampemeliharaan kebersihan lingkungan kos hasil keseluruhan rata-rata 87,01 denganpersentase 73% kriteria sudah baik. Serta terdapat pengaruh pemahaman pengetahuanmateri pendidikan konservasi terhadap sikap dan perilaku mahasiswa.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Peran Masyarakat dalam Penanggulangan Bencana Tanah Longsor di Desa Rahtawu Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus Tahun 2018 Izza, Nida Sayyidatul; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33576

Abstract

This study aims to determine the relationship between the level of knowledge of the community and the role of the community in managing landslides. Research variables include the level of knowledge about the material regarding landslides and the role of the community in landslide management. Data collection techniques using tests, questionnaires, observation and interviews. Data analysis using descriptive statistical techniques and product moment correlation. The results showed that the community's knowledge was very high (51%) and high (44%), while the role of the community in disaster management was not maximal because of the results of research that showed that the majority of respondents obtained moderate criteria (59.2%) and low (31.7%). The relationship between the two variables shows results that are not in the same direction or inversely proportional to the correlation coefficient of -0.08. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat dengan peran masyarakat dalam penanggulangan bencana tanah longsor. Variabel penelitian meliputi tingkat pengetahuan terhadap materi mengenai tanah longsor dan peran masyarakat dalam penanggulangan bencana tanah longsor. Teknik pengambilan data menggunakan tes, kuesioner, observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat berada pada kritria sangat tinggi (51%) dan tinggi (44%), sementara itu peran masyarakat dalam penanggulangan bencana belum maksimal karena hasil penelitian yang menunjukkan sebagian besar responden memperoleh skor pada kriteria sedang (59,2%) dan rendah (31,7%). Hubungan kedua variabel tersebut menunjukkan hasil yang tidak searah atau berbanding terbalik dengan koefisien korelasi sebesar -0,08
Co-Authors Abd Basith Mukhlas Abd. Rasyid Syamsuri Afrilianto, Adit Ahmad Dzulfiqar Aji, Halim Sukma Alfi, Lailiyah Alfi, Lailiyah Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Ananto Aji Ananto Aji, Ananto Andin Irsadi Andriyanto, Mail Anifahtun Anisa, Ratna Dewi Anisa, Ratna Dewi Apik Budi Santoso Aprianto, Widhi Kurniawan Aprillia Findayani Astuti, Eni Ayu bin Nayan, Nasir Budi, Sanjoto Tjaturahono Budi, Sanjoto Tjaturahono Dewi Liesnoor Setyowati Doni Doni Eka Anjar Sari, Eka Anjar Erni Suharini Eva Banowati Fahrudin Hanafi Fahrudin Hanafi, Fahrudin Fandi Yusuf Maldini, Fandi Yusuf Fauzi Firmanzah Galuh Sitoresmi, Galuh Hariyanto Hariyanto Indriyana, Tri Izza, Nida Sayyidatul J Juhadi Juhadi Juhadi Kalyana Putri, Enda Lestari, Rika Puji M Fikri Amrullah Mahdavikya, Muhdi Moch. Arifien, Moch. Moh Yasir Alimi Mohammad, Nezar Ely Mohammad, Nezar Ely Muntaman, Putra Muntaman, Putra Nina Rosiana, Nina Ninuk Sholikhah Akhiroh Novi Ike Susantl, Novi Ike Nuansa Chandra Lintang, Nuansa Chandra Nugroho Trisnu Brata Nur Elmanda, Nisrina NUR FITRIANI Nurul Fatimah Oktiana, Cichi Oktiana, Cichi Otty Damayanti Utami, Otty Damayanti Pradika Adi Wijayanto Pramono, Didi Putri, Dwi Utami Putri, Dwi Utami R Sugiyanto Rahma Hayati Riza Arifudin Safitri, Elvita Safitri, Elvita Saptono Putro Sari, Alifa Ambar Satya Budi Nugraha Sembiring, Rinawati Sianturrahman, Damar Siska, Sunia Elanda Sisna Yuliana Diah Utami Putri, Sisna Yuliana Diah Utami Siti Nurindah Sari Sriyono Sriyono Sunarko Sunarko suprapto, Mohammad Nur suprapto, Mohammad Nur Suroso Suroso Tjaturahono Budi Sanjoto Wijaya, Januar Wirasanti, Avionita Wisnu Kurniawan Wulansari, Ainun Hinggis Nur