Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) lokal terhadap perubahan status gizi balita Hadju, Vidya Avianti; Basri K., Sarinah; Aulia, Ulfa; Mahdang, Putri Ayuningtias
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i1.359

Abstract

Permasalahan gizi pada balita masih menjadi prioritas untuk ditangani. Anak yang mengalami kekurangan gizi merupakan faktor penyebab utama dari kematian anak, timbulnya penyakit dan kecacatan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan status gizi balita dengan pemberian makanan tambahan (PMT). PMT dapat diolah menggunakan bahan makanan berbasis pangan lokal dengan harga yang terjangkau. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dari PMT lokal terhadap perubahan status gizi balita. Literature review diperoleh dari pencarian database Google Scholar. Pencarian artikel dibatasi dari 2018-2023 dengan kata kunci pengaruh PMT Lokal terhadap Perubahan Status Gizi. Artikel ilmiah  yang  digunakan  dalam penelitian  ini berjumlah 10 tentang pengaruh PMT lokal terhadap perubahan status gizi balita. Hasil penelitan menyimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara PMT lokal dengan perubahan status gizi balita. Pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal dapat dijadikan salah satu strategi suplementasi dalam mengatasi masalah gizi pada balita.
Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Bakso Ikan pada Masyarakat Desa Kayubulan Paramata, Nanang Roswita; Mahdang, Putri Ayuningtias
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 2, No 3 (2023): Vol 2, Nomor 3 (2023)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v2i3.20816

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh (growth faltering) pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Stunting menggambarkan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Program gizi yang telah dilakukan oleh pemerintah saat ini telah memberikan kontribusi terhadap penanggulangan masalah gizi yang ada. Konsumsi ikan dapat menjadi salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan gizi sehingga dapat membantu dalam pencegahan stunting. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah pemberian penyuluhan dan pelatihan pembuatan bakso ikan untuk pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Penyuluhan dan pelatihan pembuatan bakso ikan diberikan kepada masyarakat yang memiliki risiko stunting dan didampingi oleh kader dan aparat desa. Kegiatan berlangsung selama 2 minggu yang dimulai dari tahap perencanaan, penyiapan media, hingga pelaksanaan kegiatan. Kegiatan berlangsung dengan baik dan diikuti oleh kelompok sasaran beserta kader kesehatan dan aparat desa.
Peningkatan Gerakan Berhenti Merokok untuk Mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Hiola, Tumartony Thaib; Mahdang, Putri Ayuningtias; Mustafa, Yanti; Ali, Indra Haryanto
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i2.15407

Abstract

World Health Organization (WHO) states that cigarette smoke environment is the cause of various diseases, in active and passive smokers. Health problems that arise at this time are the result of unhealthy behavior, this can be prevented if the focus is on health efforts for family and community independence to have a clean and healthy lifestyle (PHBS). One of the breakthroughs is through the Community Healthy Life Movement (GERMAS). The purpose of this community service is to provide education and socialization of the Stop Smoking Movement to Support the Community Healthy Life Movement (GERMAS) in Pauwo Village. The method of implementation is: visiting houses where active smokers are present, then conducting a pre-test as initial data to determine public understanding of the dangers of smoking and the importance of clean and healthy living habits; After that, education and leaflets that are designed as attractive as possible are given so that people are interested in reading them. Leaflets contain information about the dangers of smoking, tips on quitting smoking and the importance of implementing PHBS; and finally, an evaluation was carried out using a post-test questionnaire. The results of the activity show that there is an increase in people's understanding of the dangers of smoking and the importance of implementing PHBS in everyday life. The conclusion of this community service is that the community's understanding of smoking and the importance of implementing PHBS in life to support the GERMAS program has increased.
Pencegahan Stunting Melalui Upaya 1000 Hari Pertama Kehidupan Dan Peningkatan Kemandirian Keluarga Di Desa Pilolaheya Faramita Hiola; Nanang Roswita Paramata; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v13i1.18453

Abstract

One of the health problems for toddlers that is relatively high in various regions in Indonesia is stunting. Nutrition Study reached 2021 prevalence of stunting in Indonesia was 24.4%. Stunting is a growth and development disorder in the form of chronic malnutrition during a period of growth and development from the beginning of life. Pilolaheya Village is one of the loci for stunting in Bone Bolango Regency. This service aims to provide socialization on the incidence of stunting in Pilolaheya Village. After determining the child's nutritional status, education is carried out in the form of socialization on stunting prevention for pregnant women and mothers with toddlers using lecture and discussion methods and demonstrations of making healthy MPASI using local food ingredients, procurement of billboards as a health promotion tool regarding ODF (Open Defecation Free). The results show that there are still 13 toddlers at risk of stunting. In addition to nutritional factors, environmental health was closely related to the incidence of stunting. In Pilolaheya Village, most people still defecate in the river, as can be seen from the fact that there are still 50 houses that do not have a toilet. Another condition was the habit of the head of the family smoking in any place was dangerous for pregnant women and toddlers. This activity can help provide information and education to the public regarding the importance of the first 1000 days of life for children and increase awareness of the Pilolaheya community about the importance of maintaining a healthy environment to prevent the spread of disease.