Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Sport Science

PENGARUH KADAR OKSIGEN DALAM MINUMAN TERHADAP PERCEPATAN PENURUNAN DENYUT NADI SETELAH LATIHAN PADA MAHASISWA PRODI ILMU KEOLAHRAGAAN FIK UNM Sulaeman Sulaeman
Jurnal Sport Science Vol 12, No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v12i1p27-32

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh air minum beroksigen terhadap percepatan penurunan denyut nadi pada mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan FIK UNM. . jenis penelitian yang digunakan adalah penelitan eksperimen (pretest-posttest control group design). Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 12 sampel yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok pemberian air minum beroksigen dan kelompok pemberian air minum biasa. Tehnik pengambilan yaitu melakukan pengukuran denyut nadi sebelum dan setelah beraktivitas fisik lalu membandingkan hasil dari 2 kelompok sampel. Hasil uji statistik menunjukkan kelompok pemberian air minum beroksigen lebih cepat mengalami penurunan denyut nadi dibanding kelompok pemberian air minum biasa dengan tingkat signifikansi sebesar 0,031 lebih kecil dari ( 0,05. Nilai rata-rata kelompok pemberian air minum beroksigen sebesar 87,33, lebih kecil dari nilai rata-rata kelompok pemberian air minum biasa sebesar 98,66. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata denyut nadi kelompok pemberian air beroksigen lebih rendah dibanding kelompok pemberian air minum biasa. Sehingga dapat disimpulkan air minum beroksigen memberikan dampak yang lebih baik terhadap percepatan penurunan denyut nadi pada mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahrgaaan FIK UNM.
Profil Indeks Massa Tubuh Atlet Cabang Bela Diri Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Makassar Haeril Haeril; Sulaeman Sulaeman; Muhammad Akbar Syafruddin
Jurnal Sport Science Vol 12, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v12i2p90-98

Abstract

IMT (Indeks Massa Tubuh) adalah metode untuk mengetahui dan menilai status gizi dengan cara pengambilan nilai berat badan dan tinggi badan seseorang. Untuk mengetahui kondisi atlet secara optimal yaitu dengan salah satu cara mengukur indeks massa tubuh sebelum melakukan kompetisi pada pekan olahraga provinsi Sulawesi Selatan di kabupaten Sinjai. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui indeks massa tubuh atlet cabang bela diri KONI kota Makassar. Sampel dalam penelitian adalah atlet cabang olahraga beladiri KONI kota Makassar yang berjumlah 125 atlet yang berusia 17-22 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah observasi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen tes penelitian yaitu antropometri dengan pengumpulan data usia, jenis kelamin, berat badan, dan tinggi badan untuk mengetahui indeks massa tubuh berdasarkan kategori kurus, normal, kelebihan, dan obesitas. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kategori indeks massa tubuh atlet cabang beladiri KONI kota Makassar untuk jenis kelamin laki-laki 3 atlet kategori kurus, 34 atlet kategori normal, 12 atlet kategori kelebihan berat badan, dan 22 atlet kategori obesitas. Sedangkan untuk perempuan 3 atlet kategori kurus, 32 atlet kategori normal, 7 atlet kategori kelebihan berat badan, dan 12 orang kategori obesitas. Berdasarkan hasil penelitian bahwa setiap cabang olahraga bela diri memiliki indeks massa tubuh yang berbeda karena tiap cabang olahraga memiliki kategori atau kelas berat badan tersendiri pada saat pertandingan.