Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pendampingan Pembentukan Pos Kesehatan Pesantren di Pondok Pesantren Nuruddin Desa Sungai Sarik Triana, Ani; Ardhiyanti, Yulrina; Megasari, Kiki; Frisca, Della
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v5i1.5943

Abstract

Pondok Pesantren (Ponpes) Nuruddin Desa Sungai Sarik merupakan salah satu sekolah yang ada di Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar dan menjadi mitra dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Ponpes Nuruddin ini adalah satu-satunya pondok pesantren yang berada di Wilayah Rantau Setingkai Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar yang melaksanakan pendidikan pesantren modern di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Kampar. Permasalahan yang kompleks terkait perilaku kesehatan warga pesantren Nuruddin dikarenakan ponpes tersebut berada dilokasi yang terisolir dan jauh dari akses fasilitas kesehatan, tidak adanya jaringan internet atau telepon, kurang mendapat perhatian dari tenaga kesehatan yang berada di wilayah tersebut hal ini dikarenakan tenaga kesehatan yang jarang berada di desa. Tujuan kegiatan yaitu terbentuknya Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Nuruddin Desa Sungai Sarik sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan warga pesantren. Metode kegiatan ini advokasi dan koordinasi, promosi dan sosialisasi, penyediaan sumber dana, pelatihan kader kesehatan (santri husada) siap guna, survei mawas diri, penyediaan sarana prasarana dan fasilitas kesehatan, pelaksanaan jasa layanan kesehatan, monitoring dan evaluasi, pencatatan dan pelaporan. Hasil kegiatan adalah terbentuknya Poskestren dan jaringan sistem informasi di Pondok Pesantren Nuruddin. Kesimpulan dari kegiatan ini  yaitu telah terlaksana program pembentukan Poskestren yang ada di Pondok Pesantren Nuruddin yang dapat dimanfaatkan dan secara berangsur sistem informasi dapat  terlaksana dengan baik. Diharapkan adanya pemantauan secara berkelanjutan oleh Pihak Puskesmas Kampar Kiri.
Dimensi Mutu Pelayanan Kebidanan terhadap Kepuasan Pasien Program Jampersal Susmaneli, Herlina; Triana, Ani
Kesmas Vol. 8, No. 8
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi untuk pencapaian Millennium Development Goals, ditetapkan kebijakan bahwa setiap ibu yang melahirkan, biaya persalinannya ditanggung oleh pemerintah melalui Program Jampersal, namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi mutu pelayanan kebidanan terhadap kepuasan pasien program Jampersal meliputi keandalan bidan, ketanggapan bidan, jaminan bidan, empati dan bukti langsung. Penelitian ini dilakukan di RSUD Rokan Hulu dengan populasi semua pengguna Jampersal yaitu sebanyak 92 orang dan pada penelitian ini seluruh populasi dijadikan sampel. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang. Pengumpulan data dilakukan dengan data primer dan data sekunder. Dilakukan analisis data yaitu analisis univariat, analisis bivariat (kai kuadrat) dan analisis multivariat (regresi logistik ganda). Proporsi pasien program Jampersal yang memiliki kepuasan terhadap mutu pelayanan kebidanan sebanyak 67 orang (72,8%) dari 92 sampel. Variabel independen dengan hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien program Jampersal adalah variabel bukti langsung dengan nilai p < 0,05 (0,003). In order to reduce maternal mortality rate and infant mortality rate, in achieving the Millennium Development Goals set policy, that every mother who gave birth, her labor costs borne by the government through assurance of delivery program, but in practice still found dissatisfaction of patients to obstetric care. This study aimed to analyze the influence of the quality dimensions of midwifery care on patient satisfaction assurance of delivery program include reliability midwife, responsiveness midwife, assurance midwife, and direct tangible. This study was conducted in Rokan Hulu District General Hospital with a population assurance of delivery all users and as Dimensi Mutu Pelayanan Kebidanan terhadap Kepuasan Pasien Program Jampersal Quality Dimensions of Midwifery Care on Patient Satisfaction Jampersal (Delivery Assurance) Program Herlina Susmaneli, Ani Triana many as 92 people on the entire study population sampled. This study used a cross sectional design. The data was collected primary data and secondary data. Data analysis is performed univariate, bivariate analysis (chisquare) and multivariate analysis (Multiple Logistic Regression). The proportion of patients who had an assurance of delivery program satisfaction with the quality of obstetric care by 72.8%. Independent variables with significant association with patient satisfaction assurance of delivery is a concrete manifestation of variables with p value < 0.05 (0.003).
FAKTOR RESIKO KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MAS PP NURUDDIN Ani Triana
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran,
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.503 KB) | DOI: 10.55606/termometer.v1i1.898

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi kekurangan jumlah sel darah merah atau hemoglobin darah di bawah normal. Salah satu masalah Gizi remaja putri di Asia Tenggara adalah anemia defisiensi zat besi yaitu kira-kira 25-40% remaja putri mengalami anemia tingkat ringan sampai berat. Faktor yang berpengaruh pada kejadian anemia adalah pengetahuan, lama menstruasi, dan pola konsumsi makanan. Dari studi pendahuluan bahwa MAS PP nuruddin tidak pernah di datangi oleh puskesmas untuk pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan khususnya tentang anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor kejadian anemia pada remaja putri di MAS PP Nuruddin Desa Sungai Sarik. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain penelitian adalah “cross sectional”. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja putri, sampel sebanyak 30 orang dengan teknik sampling yaitu total sampling. Jenis data pada penelitian ini adalah data primer, dengan analisis data unvariat, bivariat dengan uji Chi Square. Hasil univariat didapatkan mayoritas remaja putri mengalami anemia sebanyak 19 orang (63,3%). Hasil bivariat ditemukan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian anemia pvalue (0,004< 0,05), ada hubungan yang signifikan antara lama menstruasi dengan kejadian anemia pvalue (0,017< 0,05), dan ada hubungan yang signifikan antara pola konsumsi makanan dengan kejadian anemia pvalue (0,011< 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa faktor resiko kejadian anemia pada remaja putri disebabkan oleh pengetahuan, lama menstruasi dan pola konsumsi makanan. Perlunya kerja sama antara sekolah dan pihak puskesmas untuk pemeriksaan kesehatan rutin khususnya pemeriksaan Hb dan Penyuluhan kesehatan pada remaja.
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri Ani Triana; Eka Maya Saputri
Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/5ew6k435

Abstract

Anemia menjadi permasalahan gizi di berbagai negara termasuk Indonesia dengan prevalensi terbesar terjadi pada remaja putri. Remaja putri menjadi kelompok yang berisiko terkait kejadian anemia dan salah satunya berhubungan dengan status gizi. Di Pondok Pesantren Nuruddin sebagain besar remaja putri mengalami gejala anemia dan tidak pernah dilakukan pemeriksaan anemia oleh petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebesar 38 remaja putri dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling, analisis data bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri sebesar 60,5% dengan hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri pvalue 0,004 (<0,05) POR 10,111. Simpulan penelitian status gizi yang berisiko menyebabkan remaja putri akan mengalami 10 kali kejadian anemia. Perlu disarankan dilakukan screening sebagai deteksi dini dan kerjasama dengan petugas kesehatan untuk pemberian tablet tambah darah
PEMANFAATAN MINYAK ZAITUN UNTUK MENGATASI STRIAE GRAVIDARUM Tikania Meisura, Putri; Ani Triana
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.647 KB) | DOI: 10.58794/jubida.v1i2.209

Abstract

Pendahuluan: Striae Gravidarum adalah gurat-gurat putih yang muncul pada permukaan kulit disebabkan oleh banyak hal salah satunya yaitu peregangan kulit yang berlebihan, biasanya terjadi ketika berat badan naik selama masa kehamilan. Striae Gravidarum merupakan salah satu dari sekian banyak masalah yang paling sering timbul selama kehamilan. Tujuan: Untuk mengatasi ketidaknyamanan pada ibu hamil yang disebabkan oleh munculnya gurat-gurat putih didaerah sekitar perut. Metode: Metode yang digunakan yaitu dengan studi kasus. Tempat dilaksanakan di PMB Prapti Vidiasningsi, SST kemudian dilanjutkan dengan kunjungan rumah selama 4 kali kunjungan. Hasil: Didapatkan hasil bahwa ibu dengan Striae Gravidarum menggunakan minyak zaitun dapat teratasi dalam waktu kurang lebih 3 minggu yaitu striae sudah tidak terlihat jelas dan sudah tidak terasa gatal. Kesimpulan: Diharapkan hasil studi kasus ini dapat dijadikan sebagai informasi atau inovasi yang bisa dipertimbangkan untuk digunakan oleh bidan kepada ibu hamil mengingat minyak zaitun memiliki kandungan yang baik bagi kesehatan kulit maka cara ini bisa diaplikasikan kepada ibu hamil.
Edukasi Penanganan Dismorhea Dengan Pilates Exercise di Pondok Pesantren Nuruddin Desa Sungai Sarik Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Megasari, Kiki; Juliarti, Widya; Triana, Ani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.3726

Abstract

Dismenorrhea merupakan fenomena simptomatik meliputi nyeri abdomen, kram, sakit punggung dan keluhan lainnya ketika mengalami menstruasi. Dampak Dismenorrhea dapat mengakibatkan konflik emosional, kegelisahan, daya ingat menurun dan penurunan motivasi belajar. Cara lebih aman untuk menangani Dismenorhea adalah dengan metode Non Farmakologi diantaranya adalah Pilates Exercuse, yaitu latihan yang dilakukan dengan cara meregangkan dan memperkuat otot-otot daerah antara panggul, perut dan pinggang untuk mengurangi nyeri yang dirasakans. Mayoritas santri Pondok Pesantren Nuruddin Desa Sungai Sarik Kabupaten Kampar belum mengetahui bagaimana menangani Dismenorhea dengan baik. Ini disebabkan karena kurangnya informasi yang mereka terima. Guru belum ada memberikan informasi tentang hal tersebut dan begitu juga dengan pihak tenaga kesehatan, sehingga pengetahuan yang mereka miliki diperoleh dari orang tua dan dari sumber informasi lainnya yang memungkinkan mereka akses. Mayoritas dari mereka meminum obat penghilang rasa nyeri tanpa resep dokter ketika mengalami dismenorhea. Hal ini sangat membahayakan kesehatan karena tentunya ada efek samping. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang penanganan Dismenorhea dengan Pilates Exercise. Hasil kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan remaja putri tentang penanganan Dismenorhea melalui hasil evaluasi Pre Test dan Post Test. Sebagai saran, diharapkan remaja putri tidak sembarangan meminum obat tanpa resep dokter jika mengalami nyeri haid, namun dapat menerapkan metode non farmakologi dalam menagani nyeri haid dengan salah satu metode dilakukan adalah Pilates Exercise.