Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penentuan Target Pasar Rumah Sakit Melalui Segmentasi Pasar Prasetyorini, Anif; Indahyati, Emilya; Drastyana, Serlly Frida; Puryanti, Puryanti
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 1 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i1.2185

Abstract

Laporan Unit Rekam Medik RS A menunjukkan bahwa terdapat penurunan jumlah kunjungan pada atriwulan ketiga Tahun 2024 sebesar 3%. Selain penurunan, terdapat perbedaan jumlah kunjungan antar poli yang sangat tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis segmentasi pasar Rumah Sakit “A” berdasarkan faktor demografi dan geografi. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang dilakukan di Rumah Sakit “A” pada bulan Agustus-November 2024. Populasi penelitian ini adalah seluruh data pasien di RS “A” dengan sampel total populasi yang dianalisis dengan analisis cluster. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa segmentasi pasar Rumah Sakit “A” berdasarkan karakteristik demografi yaitu berjenis kelamin perempuan, jenis pembayaran dengan BPJS, datang sendiri, dan untuk pasien rujukan sebagain besar berasal dari Puskesmas. Sedangkan variabel pendidikan dan pekerjaan lebih dari 50% data tidak ada (banyak yang kosong). Jika dilihat dari data yang ter-entry, banyak pasien bekerja sebagai guru dengan lulusan perguruan tinggi. Segmentasi pasar berdasarkan karakteristik geografi yaitu mayoritas berasal dari Kabupaten Lamongan. Sebesar 20,78% pasien berasal dari Kecamatan Lamongan, sedangkan Kecamatan Bluluk merupakan wilayah kecamatan dengan persentase terkecil yaitu 0,03%. Terdapat 8 wilayah kecamatan yang perlu untuk ditindaklanjuti RS “A” karena tidak ada pasien yang berasal dari Kecamatan Dradah, Karangpilang, Moropelang, Karangkembang, Sumberaji, Dermolemahbang, Payaman dan Tlogosadang. Sehingga segmen pasar Rumah Sakit “A” yaitu perempuan, jenis pembayaran BPJS, berasal dari Puskesmas, guru dan pendidikan terakhir Perguruan Tinggi (Faktor Demografi) dan berasal dari wilayah kota Lamongan (Faktor Geografi).
Implementasi Metode DMAIC Untuk Pengendalian Ketidaksesuaian Stok Opname Barang Habis Pakai Non Medis Di Rumah Sakit XX Prasetyorini, Anif; Ramadhan Nugraheni, Putri Hajar; Angesti, Dyan
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 08 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i08.2586

Abstract

Pendahuluan: ketidaksesuaian hasil stok opname dalam sistem manajemen logistik rumah sakit, khususnya untuk barang habis pakai non medis. Tujuan Penelitian: Menganalisis penyebab ketidaksesuaian hasil stok opname menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) di Rumah Sakit XX. Metode Penelitian: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Populasi adalah semua bahan habis pakai non medis sebanyak 12 barang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yaitu data stok opname selama April–Juni 2025 sebanyak 12 barang. Sebagai tambahan informasi, peneliti melakukan wawancara dengan kepala ruang dan 4 staf logistik. Teknik pengambilan data: Wawancara, Observasi, dan Kuesioner. Hasil Penelitian: Total selisih yang terjadi adalah 6 barang dengan jumlah fisik lebih sedikit dan 6 barang dengan jumlah fisik lebih banyak dibandingkan data. Analisis fishbone menunjukkan enam kategori penyebab utama: manusia, metode, material, mesin, pengukuran, dan lingkungan, dengan penyebab dominan berasal dari faktor retur (42%) yang umumnya disebabkan oleh barang tidak sesuai spesifikasi atau dikembalikan dari unit pengguna. Kesimpulan: Hasil penelitian dapat menjadi acuan bagi rumah sakit dalam meningkatkan akurasi pencatatan, mengurangi selisih stok, dan meminimalkan risiko kehilangan aset di masa depan
Upaya Rumah Sakit X Dalam Meningkatkan Jumlah Kunjungan Dengan Bauran Pemasaran (9P) Elisa Sudarsono, Alya Maharani; Puryanti, Puryanti; Prasetyorini, Anif; Novanda, Aisyah Wahyu; sudarsono, alya
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 10 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i10.2658

Abstract

Pendahuluan: penurunan jumlah kunjungan Rumah Sakit x dalam tiga tahun terakhir sebesar 8%. Tujuan penelitian: Menganalisis Bauran Pemasaran (9P) untuk meningkatkan jumlah kunjungan Rawat Jalan di Rumah Sakit x. Metode penelitian: penelitian kuantitatif bersifat deskriptif analitik yang berbentuk survei dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien rawat jalan di Rumah Sakit x. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data: menggunakan google form. Hasil Penelitian: Seluruh Pasien berada bersedia untuk melakukan kunjungan ulang layanan rawat jalan di Rumah Sakit x. kesimpulan: Pasien lebih mempertimbangkan kualitas inti layanan, keterjangkauan biaya, efektivitas promosi serta kinerja rumah sakit dalam memberikan pelayanan.
Behavior Intention Pulmonary Specialist Patients Based on Analysis Types of Brand Association Puryanti; Frida Drastyana, Serlly; Prasetyorini, Anif; Djunawan, Achmad
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 8 No. 1 (2024): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/jikes.v8i1.787

Abstract

Abstrak Mutu pelayanan merupakan fokus rumah sakit dalam menghadapi globalisasi serta persaingan. Kunjungan adalah salah satu indikator mutu pelayanan rawat jalan. Types of brand association merupakan dimensi brand image yang digunakan menilai mutu produk. Penilaian types of brand association yang baik akan mempengaruhi Behaviour intention konsumen untuk pemanfaatan ulang pelayanan rumah sakit. Kunjungan poli spesialis paru di Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto mengalami penuruan sebesar 16%. Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh types of brand association terhadap Behaviour intention.Ini merupakan penelitian deskriptif-analitik dengan desain cross-sectional study. Sampel penelitian berjumlah 72 sampel, dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar berjenis kelamin perempuan, berada pada kategori usia > 46 tahun, dengan tingkat pendidikan menengah. Types of brand association meliputi attribute product, attribute nonproduct, dan benefit sudah baik. Behaviour intention pasien sudah baik. Attribute product dan attribute nonproduct berpengaruh terhadap Behaviour intention. Benefit tidak berpengaruh terhadap Behaviour intention. Types of brand association yang baik menjadi salah satu cara rumah sakit untuk meningkatkan Behaviour intention dalam memanfaatkan pelayanan rumah sakit agar kunjungan pasien meningkat. Secara keseluruhan types of brand association memiliki pengaruh signifikan terhadap Behaviour intention. Kata kunci: types of brand association, behaviour intention   Abstract Service quality is the focus of hospitals in the face of globalization and competition. Visits are one indicator of the quality of outpatient services. Good types of brand associations can affect consumer Behaviour intention towards hospital services. Patient visits to the pulmonary specialist clinic at the Sakinah Mojokerto Islamic Hospital have decreased by 16%. This study aimed to analyze the effect of types of brand association on Behaviour intention. This research is descriptive-analytic research with a cross-sectional study design. The research sample amounted to 72 samples, with a simple random sampling technique. The research data were analyzed with multiple linear regression tests. The results showed that the respondents were mostly female, in the age category >46 years, with a secondary education level. Types of brand association include attribute product, attribute nonproduct, and benefit are good. The patient's Behaviour intention is good. Attribute products and attribute nonproducts influence Behaviour intention. Benefits do not influence Behaviour intention. Types of good brand association are one way for hospitals to increase Behaviour intention in reusing hospital services to increase patient visits. Overall Types of brand association have a significant influence on Behaviour intention. Keywords: types of brand association, behaviour intention
A comparative study of employee characteristics and retention intentions in two private hospitals in Surabaya Djunawan, Achmad; Rizki, Muhammad Risya; Indahyati, Emilya; Prasetyorini, Anif
Berita Kedokteran Masyarakat Vol 42 No 02 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v42i02.25641

Abstract

Purpose: Employee characteristics, well-being, and intention to stay influence workforce stability and performance and may vary across hospitals due to differences in management, work environment, and organizational culture. This study aims to compare employee characteristics (conscientiousness), employee well-being, and intention to stay between two private hospitals in Surabaya, Indonesia. Methods: This study employed a quantitative analytic design with a cross-sectional approach using secondary data collected in December 2024 and January 2025. A total of 228 respondents from Hospital X and Hospital Y participated. Conscientiousness was measured using a structured questionnaire based on the Big Five personality framework; employee well-being was assessed using a multidimensional well-being scale; and intention to stay was measured using indicators of work engagement and organizational commitment. Data were analyzed using the Mann–Whitney U test because the assumption of normality was not met. Results: There was a significant difference in employee conscientiousness between Hospital X and Hospital Y (p = 0.010), with Hospital X showing higher levels. A significant difference was also found in intention to stay (p < 0.001), with employees in Hospital Y reporting stronger retention intentions. In contrast, no significant difference in employee well-being was observed between the two hospitals (p = 0.450). Conclusion: These findings indicate that differences in conscientiousness and organizational context influence employees’ intention to stay in private hospitals. Hospital management is encouraged to adopt personality-informed recruitment and development strategies, alongside strengthening employee well-being programs, as part of hospital human resource policies to enhance workforce retention and sustainability.
PENGARUH FAKTOR INDIVIDU DAN KUALITAS FISIK UDARA TERHADAP PRODUKTIVITAS PETUGAS DI RSIA X PROBOLINGGO, JAWA TIMUR Drastyana, Serlly Frida; Sutha, Diah Wijayanti; Prasetyorini, Anif; Indahyati, Emilya
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 14, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.14.1.2026.54-63

Abstract

Poor hospital environmental quality will affect staff members' wellbeing and productivity. The aim of this study was to examine how individual variables and physical air quality affected workers' productivity at RSIA X Probolinggo, East Java. This study used a cross-sectional design and was an analytical observational study. The research was carried out between July and September of 2025. All staff members working in RSIA X's maternity and pediatric wards made up the study population. Some staff members from RSIA X's maternity and pediatric departments comprised the study's sample. Simple random sampling was the method employed. Work productivity was the dependent variable, while the independent variables were temperature, airflow velocity, air humidity, illumination, education, work motivation, and sick building syndrome. Multiple linear regression was used for data analysis. The results of this study show that the majority of employees were bachelor's degree holders (S1), had modest Sick Building Syndrome symptoms, and were moderately motivated and productive at work. The RSIA maternity and children's wards had air largely in compliance with quality criteria for temperature, airflow velocity, humidity, and illumination. While indoor humidity affects work productivity, indoor air quality (temperature, lighting, and airflow velocity) has no influence. Work motivation and Sick Building Syndrome symptoms affect productivity, whereas education does not.Keywords: hospital, productivity, indoor air quality, individual factors