Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AGROTECH Research Journal

Pengaruh Campuran Media Tanam Cocopeat dan Pupuk Fosfor (P) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Talas (Colocasia Esculenta L.) Cahyono, Adi; Joko Santosa, Sartono; Triyono, Kharis
AGROTECH Research Journal Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh kombinasi media tanam cocopeat dan pemberian pupuk fosfor (SP-36) terhadap pertumbuhan talas (Colocasia esculenta L.). Penelitian dilakukan di Balai Benih Hortikultura Tohudan, Karanganyar dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor, yaitu komposisi media tanam (tanah + pupuk kandang, 3:1:1, dan 3:2:1) serta dosis pupuk fosfor (0, 7,5, 15, dan 22,5 g/tanaman). Parameter pengamatan mencakup tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, panjang batang, diameter batang, berat berangkasan segar, berat berangkasan kering, dan jumlah tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam dengan campuran cocopeat memberikan pengaruh sangat signifikan terhadap seluruh parameter pertumbuhan talas. Perlakuan terbaik diperoleh pada komposisi tanah : cocopeat : pupuk kandang (3:2:1). Sebaliknya, pemberian pupuk fosfor (SP-36) tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pertumbuhan. Selain itu, tidak ditemukan adanya interaksi yang signifikan antara kombinasi media tanam cocopeat dengan dosis pupuk fosfor. Kata Kunci :Talas, Cocopeat, Pupuk fosfor, Pertumbuhan, Colocasia esculenta L
Kajian Macam Pupuk Kandang dan Konsentrasi Pupuk KNO3 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Mahendra, Alek Esa; Triyono, Kharis; Sumarmi
AGROTECH Research Journal Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh pemberian berbagai jenis pupuk kandang (kotoran jangkrik dan kambing) serta konsentrasi pupuk KNO? terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian dilakukan di Kebun Benih TPH Tohudan, Karanganyar, dari April hingga Juni 2025, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor, yaitu macam pupuk kandang (kontrol, pupuk jangkrik, dan pupuk kambing) 1280 g/petak dan konsentrasi pupuk KNO? (0 g/L, 15 g/L, dan 30 g/L), dengan 3 ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpun, bobot basah dan kering umbi per rumpun, diameter umbi, serta berat umbi basah per petak. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa pemberian pupuk kandang kambing secara individu mendapatkan hasil signifikan terhadap semua parameter. Sebaliknya, pemberian pupuk KNO? tidak menunjukkan pengaruh signifikan pada sebagian besar parameter hasil, termasuk berat kering dan jumlah umbi kecil. Tidak ditemukan interaksi yang signifikan terhadap kombinasi pupuk kandang dan KNO? pada semua parameter. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan pupuk kandang kambing berpotensi meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah secara signifikan, sedangkan pupuk KNO? belum memperlihatkan efek maksimal. Pemanfaatan pupuk organik seperti kotoran kambing dapat menjadi bahan alternatif ramah lingkungan dalam meningkatkan produktivitas bawang merah. Selain itu, penggunaan pupuk kandang juga membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan ketersediaan unsur hara, serta menjaga kelembapan tanah lebih stabil. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi petani dalam memilih kombinasi pupuk yang efektif, efisien, dan berkelanjutan untuk meningkatkan hasil budidaya bawang merah di lapangan.