Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Promotif Preventif

Faktor Risiko Carpal Tunnel Syndrome pada Operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum: Studi Cross-Sectional di Kota Manado Ticoalu, Eliza Rolanda; Tuda, Josef Sem Berth; Sumampouw, Oksfriani J.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.2080

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang umum terjadi akibat aktivitas kerja berulang. Pekerja di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memiliki risiko tinggi mengalami CTS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan keluhan CTS pada operator SPBU di Kota Manado. Metode penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 100 operator SPBU di Kota Manado yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar dan dianalisis menggunakan regresi logistik. Hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara jenis kelamin (p=0,029), gerakan berulang (p=0,001), dan masa kerja (p=0,017) dengan keluhan CTS. Analisis multivariat menunjukkan bahwa gerakan berulang merupakan prediktor paling dominan (OR=6,036; p=0,001). Gerakan berulang, jenis kelamin, dan masa kerja merupakan faktor signifikan terhadap keluhan CTS pada operator SPBU. Intervensi ergonomi dan program pencegahan berbasis risiko perlu diterapkan untuk mengurangi keluhan CTS.
Efektivitas Edukasi Berbasis Health Belief Model terhadap Pengetahuan dan Sikap Tenaga Kesehatan dalam Pencegahan Infeksi Tuberkulosis Priscilia, Lumataw Fransisca; Kaseke, Martha Marie; Wahongan, Greta; Tuda, Josef Sem Berth; Sumampouw, Oksfriani Jufri
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2503

Abstract

Indonesia menempati peringkat kedua kasus Tuberkulosis (TB) tertinggi di dunia, dengan risiko penularan yang signifikan di fasilitas pelayanan kesehatan. Tenaga kesehatan merupakan kelompok berisiko tinggi sehingga penguatan pengetahuan dan sikap pencegahan menjadi sangat penting. Pendekatan edukasi berbasis Health Belief Model (HBM) berpotensi meningkatkan pemahaman dan motivasi tenaga kesehatan dalam menerapkan perilaku pencegahan TB. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi berbasis Health Belief Model terhadap pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan mengenai pencegahan penularan Tuberkulosis Paru di RSUD Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan pendekatan pretest–posttest control group. Sebanyak 60 tenaga kesehatan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol melalui simple random sampling. Intervensi edukasi berbasis HBM dilaksanakan dalam tiga sesi terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test, N-Gain score, dan ANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan pengetahuan dan sikap yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna. Edukasi berbasis HBM terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kognitif dan afektif tenaga kesehatan terkait pencegahan penularan TB Paru. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis teori perilaku perlu diintegrasikan secara sistematis dalam kebijakan promosi dan pencegahan TB di fasilitas pelayanan kesehatan guna memperkuat kepatuhan tenaga kesehatan dan menurunkan risiko penularan nosokomial.
Hubungan antara Kualitas Kehidupan Kerja Perawat dan Kinerja Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit: Studi Cross Sectional Simbala, Marsyella Arystia; Manoppo, Jeanette I. Ch.; Lampus, Harsali Fransiscus; Tuda, Josef Sem Berth; Kristanto, Erwin Gidion
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2528

Abstract

-Kinerja perawat merupakan determinan penting mutu pelayanan rumah sakit dan keselamatan pasien, yang salah satunya dipengaruhi oleh Quality Nursing Work Life (QNWL). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara QNWL dan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Dr. J.H. Awaloei Tateli. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan melibatkan seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap sebanyak 80 orang melalui teknik total sampling. QNWL diukur menggunakan kuesioner Brooks dan Anderson yang mencakup dimensi work life/home life, work design, work context, dan work world, sedangkan kinerja perawat diukur menggunakan instrumen Standar Asuhan Keperawatan. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Fisher–Freeman–Halton Exact, dan multivariat menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dimensi work world yang berhubungan signifikan dengan kinerja perawat (p = 0,019), sementara dimensi QNWL lainnya tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Analisis multivariat mengonfirmasi bahwa work world merupakan determinan paling dominan terhadap kinerja perawat (OR = 4,33; p = 0,031). Temuan ini menegaskan bahwa persepsi positif terhadap nilai profesi, penghargaan, dan rasa aman dalam bekerja berperan penting dalam meningkatkan kinerja perawat, sehingga penguatan dukungan organisasi dan citra profesi perlu menjadi prioritas dalam manajemen rumah sakit.