Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

OPTIMALISASI PEMANFATAAN LAHAN PEKARANGAN MENGGUNAKAN TEKNIK VERTIKULTUR UNTUK BUDIDAYA SAYURAN PENCEGAH STUNTING PADA BALITA GIZI BURUK Angelia, Ika Okhtora; Nurhafnita, Nurhafnita; Akolo, Ingka R
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), Mei 2020
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v3i1.568

Abstract

Stunting is a major challenge to the quality of Indonesian people, as well as a threat to the nation's competitiveness. This is because children are stunted, not only hinder their physical growth (short / dwarf), but also improve brain development, which of course will greatly affect the ability and achievement in school, increase and increase productivity in productive periods. Improving diet by starting to plant high substances and folic acid in the yard (Moringa leaves, green spinach leaves and sweet potatoes) are also needed specifically to meet the needs of pregnant women and MPASI toddlers. Farmers' homes to provide vegetables for households. Thus the more easy access to stunting prevention vegetables, the protection against stunting for infants can be calculated the prevalence rate.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN KOMODITI LOKAL MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMIS DI DESA REKSONEGORO pade, linda; Suleman, Sinta; Zainuddin, Asniwati; Angelia, Ika Okhtora; Arifuddin, Arifuddin; Serwin, Serwin; Labokko, Asriany; Fitriani, A. Nur
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), Mei 2025
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v8i1.1452

Abstract

Desa Reksonegoro merupakan daerah agraris dengan potensi utama berupa tanaman kelapa, jagung, dan pisang, tetapi pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan dalam bentuk mentah. Sebagian besar masyarakat masih bergantung terhadap produk dodol yang masih menjadi salah satu produk unggulan yang dipasarkan di wilayah Kabupaten Gorontalo. Melalui kegiatan pengabdian, diharapkan masyarakat desa dapat memperoleh kontribusi nyata dengan pendekatan berbasis kebutuhan lokal, sehingga mampu menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi permasalahan yang dihadapi. Bentuk intervensi yang dapat dilakukan adalah pelatihan pembuatan VCO sebagai diversifikasi produk kelapa, pengolahan limbah pelepah pisang menjadi produk bernilai guna serta pelatihan pemanfaatan teknologi digital dalam desain kemasan. Luaran dan target capaian kegiatan ini adalah peningkatan keterampilan dan pengetahuan ibu-ibu rumah tangga dalam pengolahan kelapa menjadi VCO yang berkualitas, membantu mengurangi jumlah pelepah pisang sebagai limbah organik di desa dan menjaga kebersihan lingkungan, mendorong masyarakat berinovasi dalam menciptakan rasa baru keripik pisang yang unik dan sesuai dengan selera pasar serta meningkatkan pengetahuan tentang tren desain kemasan terbaru.
Karakteristik Mutu Abon Ikan Cakalang Dengan Variasi Penambahan Santan Kelapa Dali, Melanti; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad; Angelia, Ika Okhtora
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 7 No 01 (2023): Jurnal of agritech science (JASc) - Mei
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v7i01.1183

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi santan kelapa pada pembuatan abon ikan cakalang. Penelitian ini menggunakan pengujian organoleptik, kadar air, dan kadar abu. Hasil pengujian organoleptik dan kadar air yang terbaik ditunjukkan pada sampel A3. Hasil pengujian kadar abu yang tertinggi ditunjukkan pada sampel A2
PEMBERDAYAAN ANAK-ANAK LKSA AL INAYAH SIPATANA MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN PRODUK PANGAN BERBAHAN DASAR PISANG AMBON pade, Satria Wati; Nurfitriani, A.; Angelia, Ika Okhtora; Ashari, Ulfira
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.325 KB) | DOI: 10.56190/jat.v10i10.25

Abstract

Pemberdayaan anak-anak LKSA Al Inayah Sipatana melalui pelatihan pengolahan produk pangan berbahan dasar pisang ambon Pelatihan memberikan dampak positif khususnya bagi anak-anak panti dan  ibu-ibu yang tinggal disekitar panti Kelurahan Sipatana kota Gorontalo yaitu menjadi bekal keterampilan mengolah pisang ambon menjadi produk bernilai gizi dan ekonomis dan menjadi peluang bisnis dimasa mendatang. Pelatihan pembuatan olahan pisang yaitu berupa bolu pisang ambon dilaksanakan pada tanggal 25 Februari tahun 2023 di LKSA Al Inayah Kelurahan Sipatana Kota Gorontalo pada pukul 10.00 WITA. Pelaksanaan kegiatan pengabdian diawalai dengan identifikasi masalah, pemecahan masalah dan implementasi di lapangan. Pelatihan pengolahan produk cake berbahan dasar pisang ambon ini bertujuan untuk memberdayakan anak-anak panti LKSA Al Inayah agar lebih mampu dan mandiri terutama dalam membangun kepercayan diri sehingga memiliki ketrampilan lebih dalam bidang pengolahan pangan yang bisa menjadi potensi usahan kedepannya nanti.
Analisis Cemaran Mikroba Dan Kerusakan Oksidasi Lemak Pada Bakso Yang Dijual Di Kawasan Kampus 1 Universitas Negeri Gorontalo Ahmad, Lisna; Une, Suryani; Limonu, Marleni; Angelia, Ika Okhtora
Jambura Journal of Tropical Livestock Science Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakso memiliki kandungan protein dan kadar air tinggi serta pH netral, sehingga rentan terhadap kerusakan dan daya awet maksimal 1 hari pada suhu kamar. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah metode deskriptif untuk memeriksa cemaran mikroba pada jajanan di wilayah Kampus 1 Universitas Negeri Gorontalo dengan masing-masing lokasi mengambil 3 sampel menggunakan metode teknik sampling acak sederhana. Jenis sampel yang diambil yaitu bakso yang berbahan baku daging sapi. Kemudian dilanjutkan dengan uji Ph, Asam Lemak Bebas, dan TPC. Berdasarkan hasil penilitian pada sampel yang memilki nilai ph tertinggi yaitu pada sampel A2 dengan nilai 6,68 di ikuti dengan penurunan yaitu pada sampel A3 dengan nilai 6,77 serta penurunan berikutnya yaitu pada sampel A1 dengan nilai 6,67. nilai Free Fhety Acid yaitu pada sampel yang memilki nilai FFA tertinggi yaitu pada sampel A3 dengan nilai 10% di ikuti dengan penurunan yaitu pada sampel A2 dengan nilai 7% serta penurunan berikutnya yaitu pada sampel A1 dengan nilai 4%. Sedangkan jumlah mikroorganisme di setiap sampel yaitu pada sampel yang memilki jumlah mikroorganisme tertinggi yaitu pada sampel A3 dengan nilai 64000 CFU di ikuti dengan jumlah mikroorganisme yang sedikit yaitu pada sampel A1 dengan jumlah mikroorganisme 44000 CFU serta pada sampel A2 yaitu jumlah mikroorganisme paling sedikit dengan jumlah mikrobanya 27000 CFU.
Peningkatan Ketrampilan Masyarakat Desa Ilodulunga Kecamatan Anggrek Dalam Pemanfaatan Alat Pasca Panen dan Produk Olahan Rumput Laut Botutihe, Sjahril; Evi Sunarti Antu; Ika Okhtora Angelia; Asri Silvana Naiu; Irawati Abdul; Selvi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i2.2736

Abstract

Pengembangan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan alat pasca panen dan mengolah hasil rumput laut memiliki peran penting dalam meningkatkan ekonomi lokal, terutama di daerah pesisir seperti Desa Ilodulunga, Kecamatan Anggrek. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi pasca panen rumput laut dan menciptakan produk olahan yang memiliki nilai jual. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi alat, dan pelatihan pembuatan produk olahan rumput laut yakni es krim, mie, keripik, karaginan dan permen jelly. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan masyarakat dalam menggunakan alat pasca panen untuk proses pengeringan dan pencucian rumput laut secara efisien. Selain itu, masyarakat juga berhasil membuat beberapa produk olahan rumput laut yang bernilai ekonomis dan berpotensi menjadi produk unggulan daerah. Partisipasi aktif peserta dalam setiap sesi pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap peluang usaha dari rumput laut. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Ilodulunga mampu mengoptimalkan hasil panen rumput laut dan menciptakan sumber pendapatan baru melalui diversifikasi produk olahan.
Analyzing the Impact of Land Resource Dimension on Konjac (Amorphophallus onchophyllus) Yield and Land Suitability Criteria Using PLS-SEM and Boundary Line Methods In Gorontalo, Indonesia Nurdin, Nurdin; Pembengo, Wawan; Adam, Echan; Moonti, Agustinus; Rahman, Rival; Suparwata, Dewa Oka; Angelia, Ika Okhtora; Azis, Muhammad Arief; Arsyad, Silviana; Dude, Suyono; Zakaria, Fauzan; Bagu, Fitria S.; Apriliani, Silvana; Mokoginta, Meity M.; Pade, Satriawati; Rajib, Md. Mijanur Rahman; Hakiman, Mansor
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 48, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v41i0.4861

Abstract

The current land suitability criteria for konjac are incomplete and fail to consider land dimensions and quality, which influence optimal yield. This research aims to develop criteria for konjac land suitability based on the dimensions, quality, and characteristics of selected land. In Gorontalo Province, Indonesia, 131 land units were surveyed to obtain data on the quality and characteristics. Selection of land dimensions, quality, and characteristics using Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Squares (PLS). Meanwhile, the optimum yield and distinguished land suitability criteria for konjac plants using the boundary line method. The results indicated that intrinsic and extrinsic dimensions determined the new land suitability criteria. In the intrinsic dimension, land quality was assessed based on root conditions, oxygen availability, nutrient availability, nutrient retention, and sodicity. For the extrinsic dimension, land quality only comprised temperature, water availability, land preparation, and erosion hazard. Land characteristics in the intrinsic dimension consisted of soil drainage, texture, bulk density, particle density, porosity, pH, organic C, CEC, base saturation, total N, available P, and exchangeable K. For the extrinsic dimension, land characteristics included slope, soil erosion, surface rocks, and rock outcrops. The highest optimum yield of konjac was 9.17 t/ha, and the lowest was 6.69 t/ha, respectively.
PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK USAHA KUE CURUTI MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK DAN PENERAPAN TEKNOLOGI DI DESA PANGGULO BARAT Pade, Satria Wati; Antu, Eva Sunarti; Suleman, Sinta; Zainuddin, Asniwati; Laboko, Asriani; Nurfitriani, A.; Angelia, Ika Okhtora
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.749

Abstract

UMKM yang memiliki peran strategis sebagai sektor yang potensial serta berkontribusi dalam menjaga kestabilan ekonomi perlu dikelola sesuai strategi agar operasionalnya berkelanjutan. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan kapasitas usaha kue curuti di desa Panggulo Barat melalui diversifikasi produk dan pemanfaatan teknologi untuk menciptakan produk inovatif dengan nilai jual tinggi melalui pemasaran digital. Kegiatan dilakukan melalaui beberapa tahapan yaitu : sosialisasi, pleatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Sasaran kegiatan ini yaitu anggota kelompok usaha kue curuti “ You Cookies” yang berjumlah 14 orang yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan diawali dengan sosialisasi program kegiatan dan pemberian materi prospek usaha kue curuti di pasar lokal dan digital. Tahapan berikutnya yaitu pelatihan dan penerapan teknlogi yang meliputi: pelatihan diversifikasi produk kue curuti, pelatihan dan penerapan teknologi digital marketing, pelatihan dan penerapan teknologi digital dalam mendesain kemasan. Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan dan evaluasi untuk mengetahui efektivitas program kegiatan yang telah dijalankan. Tahap akhir dari kegiatan yaitu keberlanjutan program. Hasil dari kegiatan menunjukkan dampak yang cukup signifikan terhadap kelompok usaha “you Cookies”. Hal ini terlihat pada produk kue yang dihasilkan sudah bervariasi dari segi bentuk dan rasa serta telah diposting ataupun dijual melalui tiga platform media sosial serta meningkatnya pesanan jumlah produksi sebesar 150% per minggu.