Claim Missing Document
Check
Articles

Peran (DP2PA) dalam Menangani Kasus Kekerasan Seksual Anak di Kota Samarinda Shorea Helminasari; Erni Dea Kristi; Helnisa Helnisa; M. Farhan As Salami; Shakira Mustafa
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 2 (2023): social and government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i2.475

Abstract

Pemenuhan hak dan perlindungan khusus bagi anak telah diakui secara formal sejak kemerdekaan Indonesia, sebagaimana tertuang dalam konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Anak adalah anugerah yang tak ternilai yang dikaruniakan oleh Tuhan pada setiap pasangan manusia untuk dipelihara, dilindungi, dan dididik dengan baik. Semakin tingginya kasus kekerasan kepada perempuan dan anak serta tingginya kejadian human trafficking atau yang lebih dikenal dengan perdagangan orang di Indonesia menjadikan pembangunan bidang perempuan dan perlindungan anak sebagai isu penting. Dewasa ini, kekerasan seksual semakin banyak terjadi seiring berkembangnya akses media sosial berbasis teknologi. Kasus kekerasan seksual di Kota Samarinda selama kurun 3 tahun ke belakang kian memprihatinkan (2019-2021). Tercatat pada tahun 2021 Kota Samarinda menjadi daerah tertinggi dengan laporan 173 kasus kekerasan seksual di antara kabupaten/kota lainnya di provinsi Kalimantan Timur. Berangkat dari kasus kekerasan seksual di Kota Samarinda selama kurun 3 tahun ke belakang yang kian memprihatinkan (2019-2021) maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) dalam menangani kekerasan seksual terhadap anak khususnya yang terjadi di Kota Samarinda serta mengetahui hambatan dalam menangani kekerasan seksual terhadap anak tersebut. Penelitian ini menggunakan Penelitian Deskriptif Kualitatif, dengan fokus penelitian peran DP2PA dalam menjalankan 6 layanan pokok menangani kasus kekrasan seksual anak, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data model interaktif dari Matthew B. Milles dan A. Michael Huberman dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
DETERMINAN DETEKSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN Siti Rohmah; Erni Setawati; Pantas P. Pardede; Mutiara Rahman
Jurnal GeoEkonomi Vol. 15 No. 1.2024 (2024): EDISI KHUSUS SEMNAS FEB-UNIBA 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/geoekonomi.v15i1.2024.440

Abstract

According to CNBC Indonesia 2023, financial reports include information on a company's financial situation as well as the growing development of the capital market. A number of manufacturing enterprises operating in the consumer goods industry sector, such as PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT. Indofarma Tbk (INAF), and PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), are involved in financial report fraud. We aim to investigate the effects of financial stability, financial targets, external pressure, and supervisory ineffectiveness—a perspective in fraud theory that has three conditions—on the quantitative methods—that is, methods that use numerical research data—used to detect financial statement fraud. This research is a manufacturing business registered on that is part of the consumer products industrial category. According to the study's findings, financial stability alone has a limited impact on the identification of financial statement fraud, whereas external pressure, financial targets, supervisory inefficiency, and financial stability all have no influence on the detection of financial report fraud.
Dampak Penghapusan Subsidi Bbm Terhadap Surplus Ekonomi Muhammad Astri Yulidar Abbas; Erni Setiawati
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 6 No. 1 (2017): March
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v6i1.38

Abstract

Selama ini pemerintah memerlukan anggaran untuk membangun infrastruktur, namun anggaran tidak tersedia karena dihamburkan untuk subsidi BBM jelas Jokowi saat mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi di Istana Negara pada 17 November silam. Berdasarkan perhitungan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, pemerintah telah menggelontorkan uang Rp 1.300 triliun untuk subsidi BBM dalam lima tahun terakhir. Angka itu jauh lebih besar dari anggaran infrastruktur dan kesehatan yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehjahteraan rakyat."Kalau dibandingkan untuk bangun infrastruktur kalah besar. Untuk anggaran kesehatan saja hanya Rp 400 triliun untuk lima tahun terakhir. Ini jumlah yang dibakar malah lebih besar dibanding untuk mengurus kesejahteraan rakyat," tandas Sudirman.Kini dengan adanya kenaikan harga tersebut, subsidi tidak dihilangkan tetapi hanya dialihkan ke hal yang produktif. Bagaimana tidak, Kementerian Keuangan menghitung kenaikan harga BBM akan menyumbang penghematan hingga Rp 140 triliun pada tahun depan.
PENILAIAN TINGKAT PEMBERIAN KREDIT TERHADAP KESEHATAN BANK PADA BANK PEMBANGUNAN DAERAH KALIMANTAN TIMUR Muhammad Astri Yulidar Abbas; Erni Setiawati
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v4i1.213

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa dan mengevaluasi tingkat Kesehatan Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur berdasarkan Rasio penilaian rasio Non Performance Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) periode 2009-2013.Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yaitu penelitian penjelasan (Explanatory Research) yang dilakukan untuk memperoleh gambaran yang sebenarnya tentang tingkat kesehatan pada Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur serta menggunakan alat analisis Rasio Non Performance Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR).Dari hasil analisis BPD Kaltim pada periode 2009-2013 memiliki NPL yang fluktuatif, secara umum rasio NPL rata-rata adalah 2,05%, sedangkan perhitungan menggunakan rasio LDR BPD Kaltim pada tahun 2009-2013 memilki rasio yang fluktuatif setiap tahunnya dengan rata-rata 70,63%. Dari kedua rasio yang digunakan secara umum BPD Kaltim masuk kategori bank sehat
Metode Break Even Point (BEP) Untuk Menentukan Besarnya SPP Mahasiswa pada Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Suyanto Suyanto; Erni Setyawati
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v5i1.216

Abstract

Penelitian ini digunakan untuk menyusun perencanaan manajemen khususnya bagian keuangan guna menentukan besarnya SPP per semester per mahasiswa pada tahun akademik berikutnya dengan metode titik impas (break even point). Metode break even point (BEP) erat kaitannya dengan hubungan biaya, volume, pendapatan dan laba yang merupakan teknik untuk menggabungkan, mengkoordinasikan dan menafsirkan data produksi untuk  membantu  manajemen  dalam  mengambil  keputusan.  Untuk dapat menggunakan metode BEP, biaya yang terjadi harus dipisahkan menjadi biaya tetap dan biaya variabel. Biaya tetap adalah biaya yang jumlah totalnya tetap dan bertambah dengan adanya perubahan volume kegiatan. Biaya variabel adalah biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan. Penelitian ini menggunakan alat analisis Total Approach dan Marginal Approach dengan bantuan work sheet excel for windows. 
ANALISIS MULTIPLIER EFFECT PAJAK, INVESTASI DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN TIMUR Erni Setiawati; Rudy Syafariansyah Dachlan; Lita Furiawan; Karin Setiani; Herdi Nirwany
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 8 No. 1 (2019): March
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v8i1.754

Abstract

Abstract. This study aims to measure the magnitude of the multiplier number coefficient (multiplier effect coefficient) tax, investment and government expenditure and its impact on the economic growth of East Kalimantan Province. The data sources used are secondary data derived from publication data by the Central Statistics Agency (BPS) of Province at East Kalimantan This type of research is quantitative descriptive. The analytical method uses the Economic Balance equation model, namely Y = C + I + G with a Multiplier Effect Coefficient analysis, which consists of a tax multiplier (kT), investment multiplier (kI) and government expenditure multiplier (kG). The observed / measured variables are the level of GDP, the level of household consumption, the total investment value of both the private sector and the government, and the amount of government expenditure.
ANALISIS PROFIT MAKSIMUM USAHA-USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KOTA SAMARINDA Erni Setiawati; Sri Haslindah Taslim; Fitri Yanti; Citra Dewi Tirta N.
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 10 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v9i2.889

Abstract

Analisis Profit Maksimum Usaha-Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda. Dasar teori dalam penelitian ini berdasarkan pada Teori Ekonomi Mikro tentang kuantitas produksi yang memberikan keuntungan maksimum (profit maximum). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisa tercapai atau tidaknya kuantitas produksi (Q) yang memberikan keuntungan maksimum, serta besarnya kuantitas produksi (Q) yang memberikan keuntungan maksimum. Yang menjadi objek penelitian (populasi) adalah para pelaku UMKM di Kota Samarinda, dengan sampel sebanyak 11 UMKM. Data bersifat kuantitatif, bersumber langsung dari objek penelitian (data primer), yang dikumpulkan menggunakan instrumen kuisioner yang berisi data-data biaya operasional usaha. Untuk menghitung profit maksimum menggunakan metode Total Approach, dengan cara menghitung selisih terbesar (maksimum) antara total penerimaan (TR) dengan total biaya (TC), sehingga membentuk persamaan fungsi profit (π = TR - TC), dan metode Marginal Approach, yaitu kondisi di mana penerimaan/pendapatan total marjinal sama dengan biaya total marjinal (MR = MC). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dari 11 UMKM yang menjadi objek penelitian, usaha telah mencapai keuntungan (profit), namun belum mencapai keuntungan maksimum (profit maksimum). Diperlukan waktu kurang lebih 6 bulan produksi, agar bisa mencapai keuntungan maksimum.
PENGARUH ALOKASI DANA APBN DAN APBD SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PDRB DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Erni Setiawati; Siti Rohmah; Jufenli; Nurul Qolbiy; Nurulia Dwi Irsalina
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 9 No. 2 (2020): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v9i2.982

Abstract

Pengaruh Alokasi Dana APBN dan APBD Sektor Pertanian Terhadap PDRB Dan Penyerapan Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini berdasarkan pada Teori Ekonomi Makro tentang Produk Domestik Bruto (PDRB). Tujuan khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh alokasi dana APBN dan APBD Sektor Pertanian terhadap PDRB dan dampaknya terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian di Provinsi Kalimantan Timur. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data secara kuantitatif dengan menggunakan Model Analisis Jalur (Analyis Path). Model persamaan Regresinya menggunakan model persamaan dua jalur. Substruktur 1 : Y1 = ρY1X1 + ρY1X2 + e1 Substruktur 2 : Y2 = ρY2X1 + ρY2X2 + ρY2Y1 + e2 Di mana variabel PDRB (Y1) dan jumlah tenaga kerja yang terserap pada sektor pertanian (Y2) sebagai dependent variable, sedangkan alokasi dana APBN (X1) dan alokasi dana APBD (X2) sebagai independent variable atau disebut juga predictor (variabel penjelas). Hasil penelitian setelah diuji baik secara uji signifikasi maupun uji simultan dan parsial bahwa antara alokasi dana APBN (X1), alokasi dana APBD (X2) dan nilai PDRB (Y1) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian (Y2) Kata kunci: Analisis Path, APBN, APBD, PDRB
KEKUATAN EKONOMI INDONESIA ‎ DI TENGAH KEKUATAN EKONOMI GLOBAL Erni Setiawati; Yofy Gresyla Lestari
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v11i1.1223

Abstract

Indonesia's Economic Strength in the Middle of Global Economic Strength. Indonesia is ranked 16th with a GDP of US$ 1.2 trillion or 1.2% of world (global) GDP. Based on the summary of data from the International Monetary Fund (IMF), referring to the prediction of the amount of Gross Domestic Product (GDP) of each country, Indonesia is included in 4 (four) Asian countries as the top five ranks which will begin to dominate global economic power. In the infographic included with the title “Continental Shift: The World's Largest Economy of All Time”, there are about 11 names of countries from four continents, including Indonesia representing Asia along with China, Japan and India. In 2011, as the world population map changes, it is predicted that Indonesia will get a demographic bonus where the population of Indonesia will be dominated by the productive age group, so that it will be ranked as the 12th world economic power. The research was carried out by the international team in the journal The Lancet (2020) under the title Fertility, mortality, migration, and population scenarios for 195 countries and territories from ‎2017 to 2100: forecasting analysis for the Study of the Global Burden of Disease. The study noted that Indonesia will be in the 12th position in the world starting in 2050, meaning 30 years from now. Meanwhile, in 2030, it will rank 14th in the world economy. ️ Indonesia is the only ASEAN country that is a member of the G-20 (or the 20 Group). The countries in this group consist of 19 countries plus the European Union; controls 75% of world trade. The G20 is a collection of countries with the largest economic power in the world. Currently, Indonesia's position is 16th based on the world's largest GDP or Gross Domestic Product (GDP). The magnitude of this has resulted in Indonesia being now included in the association of 20 large countries that have a "large GDP" or better known as the "group of 20" (G20).
PENGARUH TEKNOLOGI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI Erni Setiawati; Wahyu Alqoodir
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 10 No. 2 (2021): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v10i2.1238

Abstract

Pengaruh Teknologi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Tujuan penelitian untuk menganalisis secara kualitatif pengaruh kemajuan teknologi terhadap pertumbuhan ekonomi, serta dampak positif dan negatif perkembangan teknologi terhadap perekonomian. Model penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang berlandaskan pada toeri-teori yang terdapat dalam literatur-literatur, lebih bersifat uraian-uraian deskriptif dan naratif. Landasan teori-teori dijadikan panduan. Pengumpulan data menggunakan studi literatur atau studi kepustakaan (Library Research, yaitu teknik menghimpun informasi melalui pengumpulan data dengan cara menelusuri dokumen-dokumen penting yang terkait dan relevan dengan objek yang diteliti. Data-data dan informasi diperoleh dari buku-buku literatur, artikel-artikel ilmiah, tesis, disertasi, ensiklopedia, internet, dan sumber-sumber lain. Data dan informasi yang diperoleh dari studi kepustakaan berupa teks akademik, foto, grafik, jurnal, policy brief, atau pamflet, spanduk, dan laporan jurnalistik. Analisis Data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi Hasil penelitian menujukkan teknologi sangat berpengaruh terhadap perekonomian suatu negara. Perekonomian diukur melalui Pertumbuhan Ekonomi atau nilai PDB dan PDB per Kapita. Negara-negara maju (Amerika, China, Jepang, Korsel, Jerman, Singapura) dengan teknologi modernnya, tingkat pertumbuhan ekonominya senantiasa positif dan stabil, meskipun bisa mengalami pertumbuhan yang negatif, namun kesenjangan atau gap pertumbuhan tersebut tidak terlalu besar. PDB per Kapita sangat tinggi, Begitu pula pada negara-negara miskin dan tertinggal (benua Afrika), mulai mengejar ketertinggalan dengan mulai melakukan inovasi-inovasi bisnis mengunakan teknologi-teknologi modern. Dampak yang dirasakan perekonomian mereka mulai bergerak naik, ditandai dengan Pertumbuhan Ekonomi (PDB YoY) yang tinggi, PDB per kapita juga mulai bergerak naik.