Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sintesis Zeolit dari Abu Layang sebagai Media Lepas Lambat Senyawa Kalium Nababan, Yohana M.; Rosmainar, Lilis; Angga, Stevin Carolius
Bohr: Jurnal Cendekia Kimia Vol 3 No 01 (2024): Bohr: Jurnal Cendekia Kimia Vol 03 No 01
Publisher : Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abu layang merupakan salah satu limbah anorganik yang dapat dijadikan sebagai bahan dasar untuk mensintesis zeolit. Abu layang yang diperoleh dari PLTU Kalimantan Tengah dianalisis dengan menggunakan X-Ray fluorescence (XRF) agar diketahui kandungan silika (SiO2) dan alumina (Al2O3). Sintesis zeolit dari abu layang batubara dilakukan dengan metode hidrotermal. Aktivasi dilakukan pada abu layang dengan cara direfluks menggunakan HCl dengan konsentrasi 1 M. Proses peleburan dilakukan dengan menambahkan NaOH ke dalam abu layang aktivasi dengan perbandingan 1:1 dan di-furnace dengan suhu 550oC selama 1 jam selanjutnya disintesis dengan menambahkan natrium aluminat ke dalam leburan dan di-stirrer dengan suhu ruangan selama 12 jam kemudian dihidrotermal dalam autoklaf dengan suhu 100oC selama 24 jam. Zeolit yang disintesis dikarakterisasi dengan menggunakan X-Ray Fluoresence (XRF), Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) dan X-Ray Diffractometer (XRD). Hasil XRF menunjukkan bahwa intensitas SiO2 dan Al2O3 lebih besar dari senyawa lainnya, sedangkan hasil FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi dan jenis vibrasi antar atom dalam zeolit dan hasil XRD pada zeolit ini adalah tipe zeolit A. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kinerja zeolit dalam mengadsorpsi senyawa kalium yang ditinjau dari parameter konsentrasi optimum. Zeolit yang dihasilkan mampu menyerap senyawa kalium dari larutan KCl sebesar 97,3398% dan uji desorpsi dengan larutan asam sitrat dan akuades lebih dominan akuades dalam proses desorpsi (slow release).
Elektrokoagulasi dalam pengelolaan air gambut: studi komparatif elektroda aluminium dan besi Angga, Stevin Carolius; Hakim, Muh Supwatul; Arifin, Samsul; Dewi, Syahrani Riana; Resha, Enjel Elya; Manurung, Tety Wahyuningsih
Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management) JPLB, Vol 9, No 3 (2025)
Publisher : Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) se-Indonesia bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB (PPLH-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36813/jplb.9.3.321-332

Abstract

Water is essential for human life, yet several regions in Central Kalimantan face difficulties in accessing clean water and rely on peat water for daily needs. Peat water is generally unsuitable for drinking and sanitation purposes due to its poor quality. Its usage can lead to various health issues, such as digestive disorders skin diseases, tooth damage, and severe risks of heavy metal poisoning. One effective method to improve the quality of peat water is electrocoagulation. This study aims to investigate the effect of electrode variations using Al and Fe in treating peat water. Peat water samples were collected from Sebangau District, Palangka Raya, Central Kalimantan, in June 2024. The study analyzed water quality parameters, including TDS, pH, turbidity, color, COD, and dissolved Fe. The results showed that electrocoagulation increased pH to near-neutral levels and reduced turbidity, color, COD, and dissolved Fe, except for the Fe-Fe electrode combination, which caused an increase in TDS, color, and dissolved Fe. The Al-Al electrode combination proved to be the most effective in improving peat water quality.