Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONDISI PSIKIS PEGAWAI, KOMPENSASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI UPTD PUSKESMAS GETASAN KABUPATEN SEMARANG Handayono Handayono; Hardi Utomo
Among Makarti Vol 12, No 1 (2019): AMONG MAKARTI
Publisher : Among Makarti, STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v12i1.176

Abstract

Abstrak Penelitian tentang pengaruh kondisi psikis, kompensasi, dan lingkungan kerja terkait dengan masalah kualitas pelayanan di Puskemas Getasan selama ini belum pernah dilakukan. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian tentang hal tersebut. Sebab menurut hasil pengamatan peneliti rendahnya kualitas pelayanan yang diberikan oleh pegawai di puskesmas tersebut diduga karena dipicu oleh ketiga faktor tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kondisi psikis pegawai, kompensasi yang diterima pegawai, dan lingkungan kerja pegawai secara parsial maupun simultan terhadap kualitas pelayanan Pegawai UPTD Puskesmas Getasan Kabupaten Semarang.Tipe penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah eksplanatori. Data primer diperoleh dengan membagikan kuesioner kepada responden yang berjumlah 50 orang pegawai, sedang data sekunder diperoleh dari catatan administrasi Kantor UPTD Puskesmas Getasan Kabupaten Semarang. Alat analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda.Hasil analisis regresi menunjukkan: 1) Persamaan regresi linier berganda hasil penelitian, yaitu Y = 3,262 + 0,191X1 + 0,159X2 + 0,538X3, 2) Ada pengaruh signifikan kondisi psikis pegawai terhadap kualitas pelayanan Pegawai UPTD Puskesmas Getasan Kabupaten Semarang, dibuktikan nilai t-hitung (2,611) > nilai t-tabel (2,013), 3) Ada pengaruh signifikan kompensasi terhadap kualitas pelayanan Pegawai UPTD Puskesmas Getasan Kabupaten Semarang, dibuktikan nilai t-hitung (2,638) > nilai t-tabel (2,013), 3) Ada pengaruh signifikan lingkungan kerja terhadap kualitas pelayanan Pegawai UPTD Puskesmas Getasan Kabupaten Semarang, dibuktikan nilai t-hitung (6,311) > nilai t-tabel (2,013), 4) Ada pengaruh signifikan kondisi psikis pegawai, kompensasi yang diterima pegawai, dan lingkungan kerja pegawai secara simultan terhadap kualitas pelayanan Pegawai UPTD Puskesmas Getasan Kabupaten Semarang, dibuktikan nilai F-hitung (38,110) > F-tabel (2,81), 5) Nilai Adjusted R Square hasil analisis regresi adalah 69,40%, artinya  variasi variabel dependen (Kualitas Pelayanan (Y)) yang dapat dijelaskan oleh variasi dari ketiga variabel independen, yaitu: Kondisi Psikis (X1), Kompensasi (X2), dan Lingkungan Kerja (X3) adalah sebesar 69,40%, sedangkan sisanya 30,60% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti.Simpulan penelitian ini, yaitu: 1) Hipotesis I, II, dan III diterima, ditunjukkan nilai t-hitung masing-masing variabel > nilai t-tabel (2,013), 2) Hipotesis IV penelitian diterima, ditunjukkan nilai F-hitung (38,110) > F-tabel (2,81).Saran dalam penelitian ini adalah: 1) Perlu menambah watt lampu ruangan yang dinilai masih kurang terang, perlu ditambah tenaga-tenaga honorer untuk bagian kebersihan, 2) Melakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja para pegawainya, selain itu melakukan diklat pada pegawai-pegawai, 3) Masalah beban kerja juga perlu dipertimbangkan dalam pemberian kompensasi.  Kata Kunci: Kondisi Psikis, Kompensasi, Lingkungan Kerja, Kualitas Pelayanan
PENGARUH DIMENSI KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN VENICE PURE AESTHETIC CLINIC SALATIGA Dayinta Tiara Khusuma; Hardi Utomo
Among Makarti Vol 13, No 2 (2020): AMONG MAKARTI
Publisher : Among Makarti, STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v13i2.199

Abstract

ABSTRAK Klinik Kecantikan Venice menyediakan berbagai produk perawatan kulit dan tubuh bagi masyarakat Kota Salatiga. Dalam menunjang kegiatannya, Venice Pure Aesthetic Clinic didukung oleh karyawan-karyawan yang professional, semua itu untuk memberikan kepuasan kepada konsumennya. Namun sejak bulan Januari 2017 s/d Juli 2020 jumlah konsumen yang datang ke klinik mengalami fluktuasi dalam jumlah yang cukup besar. Dugaan peneliti kondisi tersebut disebabkan karena kualitas produk yang ditawarkan kepada konsumen. Hal inilah yang menarik peneliti untuk melakukan penelitian secara mendalam tentang pengaruh dimensi kualitas produk terhadap kepuasan konsumen Venice Pure Aesthetic Clinic Salatiga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh performance, feature, reliability, conformance, durability, serviceability, aesthetics, dan perceived quality secara simultan terhadap kepuasan konsumen di Venice Pure Aesthetic Clinic Salatiga. Tipe penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah eksplanatori. Data primer diperoleh dengan membagikan kuesioner kepada responden, sedang data sekunder diperoleh dari catatan administrasi Venice Pure Aesthetic Clinic, serta buku-buku yang menunjang. Populasi penelitian ini adalah seluruh konsumen yang menggunakan produk dan jasa di Venice Pure Aesthetic Clinic, sedang jumlah sampelnya adalah 97 orang yang menggunakan produk dan jasa di Venice Pure Aesthetic Clinic. Alat analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan, 1) Performance, feature, reliability, conformance, durability, serviceability, aesthetics, dan perceived quality secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Hal tersebut dibuktikan nilai t-hitung masing-masing variabel > t-tabel (1,987), dan nilai Fhitung (313,479) > Ftabel (2,05), 2) Nilai Adjusted R Square adalah sebesar 0,963, berarti variabel performance (X1), feature (X2), reliability (X3), conformance (X4), durability (X5), serviceability (X6), aesthetics (X7), dan perceived quality (X8) mampu menjelaskan kepuasan konsumen (Y) sebesar 96,30 %, dan sisanya 3,70 % dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak diteliti, seperti: biaya pelanggan, emosional pelanggan, kepercayaan produk, lokasi, dan kualitas pelayanan. Saran yang dapat diberikan adalah pihak manajemen perlu lebih selektif dalam memilih produk kecantikan yang dijualnya, meningkatkan kemampuan petugas dalam melakukan pelayanan, menyediakan produk lebih beragam, memperbaiki sistem pengecekan produk, mengikutkan dokter dalam pelatihan-pelatihan, mengganti distributor produk, dan melakukan rapat singkat sebelum pekerjaan dimulai.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Persepsi Pada Pelanggan Dian Comp Ambarawa) Yulia Larasati Putri; Hardi Utomo
Among Makarti Vol 10, No 1 (2017): AMONG MAKARTI
Publisher : Among Makarti, STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v10i1.147

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan, pengaruh signifikan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, pengaruh signifikan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan, serta pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening.Penelitian  ini merupakan  penelitian  explanatory dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden. Data yang digunakan adalah data primer. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan Berdasarkan  hasil  path  analysis  untuk  mengetahui  pengaruh  signifikan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan, didapatkan kesimpulan bahwa kualitas  pelayanan  berpengaruh   positif   terhadap   loyalitas   pelanggan   secara signifikan  pada tingkat  signifikansi    (p<0.05). Dari hasil perhitungan statistik diperoleh bahwa t hitung > t tabel yaitu 7,260 > 1,986. Hal  ini mengindikasikan bahwa kualitas pelayanan yang dinilai baik di mata konsumen dapat mempengaruhi terbentuknya loyalitas konsumen terhadap suatu produk atau jasa, Nilai adjusted R2 sebesar 0,355; artinya bahwa 35,5% variabel endogen (Loyalitas Pelanggan) dapat  dijelaskan  oleh  variabel  eksogennya   (Kualitas  Pelayanan).  Sisanya sebesar 64,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian  ini  maka  didapatkan  kesimpulan  bahwa  kualitas  pelayanan berpengaruh  positif terhadap  loyalitas pelanggan  secara signifikan pada tingkat signifikansi  (p<0.01).  Hal ini mengindikasikan  bahwa Konsumen  yang merasa puas dengan suatu produk atau jasa tertentu,  cenderung memiliki potensi  yang besar untuk menjadi loyal terhadap produk atau jasa tersebut.Dalam pengujian pengaruh langsung dan tidak langsung, kualitas pelayanan secara signifikan berpengaruh langsung terhadap loyalitas pelanggan. Hal ini terbukti dari Nilai pengaruh antara kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan > dari pengaruh tidak langsungnya, yaitu 0,601 > 0,519. Jadi kepuasan bukan merupakan variabel intervening pada penelitian ini. untuk itu, pada penelitian selanjutnya bisa meneliti variabel lain seperti kepercayaan untuk mengetahui faktor yang lebih berpengaruh sebagai variabel intervening terhadap  loyalitas pelanggan. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Kepuasan, Loyalitas Pelangga
PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA, ETOS KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI DI PT. INKO JAVA SEMARANG Abdul Rachman Saleh; Hardi Utomo
Among Makarti Vol 11, No 1 (2018): AMONG MAKARTI
Publisher : Among Makarti, STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v11i1.160

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja, etos kerja dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi di PT. Inko Java. Analisis data menggunakan analisis uji validitas, uji reliabilitas dan analisis regresi berganda. Pengujian hipotesis menggunakan uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil persamaan regresi dari penelitian yang dilakukan adalah Y = 3,495 + 0,151 X1 + 0,325 X2 + 0,122 X3 – 0,020 X4. Analisis setiap variabel menunjukan bahwa variabel disiplin kerja mempunyai t hitung 1,767 < t tabel yaitu 1,99, variabel motivasi kerja mempunyai t hitung 5,047 > t tabel yaitu 1,99, variabel etos kerja mempunyai t hitung 1,375 < t tabel yaitu 1,99, dan variabel lingkungan kerja mempunyai t hitung -0,267 < –t tabel yaitu -1,99. Hal ini menunjukan bahwa variabel disiplin kerja mempunyai hasil positif namun tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja, variabel motivasi kerja ada pengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja, variabel etos kerja mempunyai hasil positif namun tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja, dan variabel lingkungan kerja mempunyai hasil negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja. Sedangkan keempat variabel yaitu disiplin kerja, motivasi kerja, etos kerja dan lingkungan kerja secara bersama-sama mempunyai F hitung 9,256 > F tabel yaitu 2,52. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan disiplin kerja, motivasi kerja, etos kerja dan lingkungan kerja secara simultan terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Inko Java. Kemampuan variabel independen disiplin kerja (X1), motivasi kerja (X2), etos kerja (X3), dan lingkungan kerja (X4) dalam menjelaskan variabel dependen produktivitas kerja (Y) adalah Adjusted R Square 33,7% sedang sisanya sebesar 66,3% dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak diteliti. Dari analisis tersebut, maka saran yang diberikan adalah sebagai berikut: perusahaan harus lebih memperhatikan dan mengupayakan hal yang dapat meningkatkan disiplin kerja, motivasi kerja dan etos kerja karena dengan meningkatnya ketiga hal tersebut produktivitas kerja yang menjadi target perusahaan dapat tercapai, selain itu perusahaan juga perlu lebih memperhatikan perihal lingkungan kerja karyawan agar tercipta hasil yang seimbang antara apa yang telah perusahaan berikan dengan apa yang telah karyawan kontribusikan kepada perusahaan.Kata Kunci : Disiplin Kerja, Motivasi Kerja, Etos Kerja, Lingkungan Kerja dan Produktivitas Kerja
The Mediation Of Organizational Citizenship Behavior The Effect Of Organizational Commitment On Work Performance Of Employees In Bawen District, Semarang Regency Mada Adi Wibowo; Pandi Afandi; Hardi Utomo; Endang Purwanti; Fudji Sri Marati
Return : Study of Management, Economic and Bussines Vol. 2 No. 1 (2023): Return : Study of Management, Economic And Bussines
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/return.v2i1.51

Abstract

This study aims to examine the Mediation of Organizational CitizenshipBehavior the Effect of Organizational Commitment on Work Performance ofEmployees in Bawen District, Semarang Regency. The population of thisresearch is employees in Bawen District. Where the sample that will be usedas respondents in this study is Bawen District Employees with a total of 31respondents. The sampling technique is saturated sampling. The types of dataused are primary and secondary. Data collection methods are questionnairesand documentation. The analytical technique used is Path Analysis. Theresults of the calculation show that the indirect effect of OrganizationalCommitment on Work Performance through OCB is smaller than the directeffect of Organizational Commitment on Work Performance, so it canguarantee that OCB is not able to become a variable that mediatesOrganizational Commitment to Work Performance. This shows that thetendency of Organizational Commitment to work will not affect the OCB andfrom the OCB obtained, it will not affect the Work Performance applied bythe employees
Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan Dalam Menumbuhkan Minat Mahasiswa Menjadi Wirausahawan Hardi Utomo
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Advances in technology and science have contributed to encouraging entrepreneurial practices which in turn have led to various inventions of new products and services for consumers. This of course opens up new job opportunities, opens up new markets, and in the long term will be able to create business growth in various sectors. The purpose of this study is to describe and analyze facts with the right interpretation of efforts to improve student soft skills through entrepreneurship education. So, the most appropriate research approach is a qualitative approach. After attending entrepreneurship education, students generally have the courage and self-confidence to increase, are more confident and stronger to enter the world of entrepreneurship/business.
Peran Digital Entrepreneurship Mindset: Keputusan Adopsi Platform Digital Bagi Pelaku Bisnis Dewi Widyaningsih; Edwin Zusrony; Hardi Utomo
Jurnal Sistem Informasi Bisnis Vol 13, No 2 (2023): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21456/vol13iss2pp162-171

Abstract

The research was conducted to analyze the influence of developing a digital entrepreneurship mindset as an impact of facing digital transformation for MSME actors by considering digital aptitude factors, digital literacy. Non-random sampling techniques were taken by 120 MSME actors and questionnaire distribution techniques by convenience sampling. Data analysis method to determine the relationship between variables with multiple linear regression and path analysis test (sobel test), data was processed using the IMB SPSS 25 application. Finding the results of digital aptitude t count 5,531 and digital literacy tcount 4,419 > ttable1,980 (level sig. 5%) have a significant effect on DEM and all simultaneous variables 47% influence the development of digital entrepreneurship mindset. Digital aptitude tcount 5,531 and digital literacy tcount 3,215> 1,980 have a significant effect on digital platform adoption decisions and variables simultaneously by 55% have an influence on adopting digital platforms. Meanwhile, the results of the DEM pathway test were significantly able to mediate the influence of digital aptitude Zhitung = 2 and digital literacy Zhitung = 2.854> 1.96 on digital platform adoption decisions.
The Influence of Entrepreneurship Education in Growing Students' Interest in Become Entrepreneurs Hardi Utomo; Media Rachmawati
Journal of Economics and Management Scienties Volume 5 No. 4, September 2023
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v5i4.28

Abstract

Advances in technology and science have contributed to encouraging entrepreneurial practices, leading to various new product and service inventions for consumers. This, of course, opens up new job opportunities and markets, and in the long term, will be able to create business growth in various sectors. This study aims to describe and analyze facts with the correct interpretation of efforts to improve soft student skills through entrepreneurship education. So, the most appropriate research approach is a qualitative approach. After attending entrepreneurship education, students generally have the courage and self-confidence to increase and are more confident and vital to enter the world of entrepreneurship/business.
Komparasi Prinsip Arsitektur Ikonik Stadion Chandrabhaga dan Masjid Al-Barqah di Kota Bekasi Novelia , Clarinda; Utomo, Hardi; Hartanti , Nurhikmah Budi
Metrik Serial Teknologi dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51616/teksi.v3i2.354

Abstract

Beberapa bangunan yang ada telah membawa kata Ikonik dalam arsitekturnya. Namun, apakah Ikonik yang dimaksud sudah memenuhi prinsip dari Ikonik yang seharusnya dan prinsip apa saja yang diterapkan sehingga bangunan tersebut dapat dikatakan sebagai bangunan Ikonik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prinsip Ikonik yang sudah diterapkan pada beberapa bangunan yang ada di Kota Bekasi. Bangunan yang dijadikan sebagai objek peneltian adalah Stadion Patriot Chandrabhaga dan Masjid Agung Al- Barqah karena kedua bangunan ini merupakan salah dua dari bangunan ikonik di Bekasi. Metode yang digunakan adalah komparasi antara dua objek untuk menghasilkan sebuah kesimpulan. Data didapat melalui studi literatur serta observasi. Poin komparasi menggunakan teori Kevin Lynch, antara lain : Singularity of Figure-Backgrond Contrast, Location, Uniqueness dan Memorable. Di akhir pengamatan, didapatkan hasil bahwa kedua bangunan ini memiliki capaian penerapan prinsip yang berbeda. Walaupun berbeda namun kedua bangunan sudah masuk kedalam kategori bangunan ikonik yang telah menerapkan semua prinsip arsitektur ikonik di dalamnya.
ELEMEN CREATIVE PLACEMAKING PADA PERANCANGAN RUANG PUBLIK UNTUK MEMPERKUAT KARAKTER TEMPAT PUSAT SENI BUDAYA Wardhani, Wisesha Citra; Hartanti, Nurhikmah Budi; Utomo, Hardi
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 8, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sebuah fasilitas publik seperti Pusat Seni Budaya merupakan sarana interaksi sosial budaya untuk menampung segala kegiatan kreatif masyakarat. Fasilitas tersebut merupakan ruang publik yang perlu dikelola dengan baik. Tulisan ini bertujuan untuk menemukan elemen placemaking pada perancangan ruang publik yang paling tepat untuk memperkuat karakter suatu tempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif dengan analisis deskriptif terhadap ruang-ruang publik kreatif sebagai studi banding untuk untuk mengidentifikasi elemen creative placemaking yang menyatukan sebuah ruang kreatif dan memperkuat karakter tempat tersebut. Hasil studi menunjukan bahwa, keterkaitan antara elemen pada desain ruang publik sangat erat dan berperan sangat penting sebagai elemen untuk memperkuat karakter suatu tempat serta memberikan image dan makna untuk ruang publik untuk menciptakan kenyamanan bersama dengan masyarakat yang kolaboratif.