Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pertumbuhan Dan Perkembangan Tanaman Tomat (Solanum Lycopersium L.) Dengan Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Campuran Cangkang Telur Dengan Ampas Teh Novita Dwi Hariani; Sauqina Sauqina; Rizky Febriyani Putri
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pemanfaatan limbah cangkang telur dan ampas teh sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik. Pupuk organik dapat digunakan untuk mendorong pertumbuhan serta  perkembangan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) yang memiliki banyak manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk campuran cangkang telur dengan ampas teh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.).Penelitian ini dilaksanakan di UPT Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH), Guntungmanggis, kec. Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan dalam  penelitian ini adalah P0 (tanpa pemberian pupuk organik), P1 (50 gr pupuk organik), P2 (100 gr pupuk organik), P3 (150 gr pupuk organik) dan P4 (200 gr pupuk organik). Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah tomat. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Uji One-way ANOVA dan Uji Duncan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik campuran bubuk cangkang telur dan ampas teh berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan serta perkembangan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) yaitu pada tinggi batang, jumlah daun dan jumlah buah tomat. Dosis pupuk organik campuran bubuk cangkang telur dan ampas teh yang paling optimal untuk pertumbuhan serta perkembangan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) adalah perlakuan P1 (50 gr pupuk organik)
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Dari Limbah Air Cucian Beras Dan Sayuran Sawi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Solanium lycoersicium L) Dina Hanifa; Sauqina Sauqina; Mella Mutika Sari
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian guna memanfaatkan air limbah cucian beras dan sawi yang keduanya merupakan bahan yang sangat dasar dalam pembuatan pupuk organik yang berjenis cair. Pupuk organik cair juga dapat digunakan guna mempercepat tumbuhnya tomat (Solanum lycopersicum L.) yang memiliki banyak manfaat. Tujuan penelitian saat ini adalah guna memahami apa yang mempengaruhi pemberian air limbah cucian beras dan sawi terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Solanum lycoersicum L). Penelitian ini telah dilakukan di salah satu instansi yaitu UPT Balai Besar Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH), Guntungmanggis, kec. Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penelitian ini memakai perancangan melalui metode acak yang Lengkap (RAL) melalui tahap empat perlakuan serta tiga ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 (kontrol), P1 (konsentrasi 10%), P2 (konsentrasi 15%) dan P3 (konsentrasi 20%). Parameter yang digunakan untuk diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah tomat. Data observasi dianalisis menggunakan One-way ANOVA dan serta Duncan. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan pupuk organik cair yang diberikan pada beras dan air cucian sawi sangat nyata pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) yang terdapat pada tinggi batang, jumlah daun dan jumlah tomat. Konsentrasi pupuk organik cair dari beras dan sawi yang memiliki hasil optimal untuk pertumbuhan dan perkembangan tomat (Solanum lycopersicum L.) adalah perlakuan P1 (konsentrasi 10%)
Pengaruh Pemberian Limbah Kulit Nanas (Ananas comusus L) Sebagai Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L) Tiara Puji Lestari; Sauqina Sauqina; Yudha Irhasyuarna
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik secara berkelanjutan menyebabkan menurunnya kualitas tanah. Umumnya, pupuk organik digunakan sebagai pengganti pupuk anorganik dalam memenuhi unsur hara lebih cepat dibandingkan pupuk anorganik pada tanaman. Tanaman mudah dalam menyerap nutrisi sebab nutrisi tersebut telah diuraikan dalam pupuk organik cair. Tujuan dari penelitian ini yaitu melihat pengaruh limbah kulit nanas sebagai pupuk organik cair serta konsentrasi optimal POC limbah kulit nanas yang diberikan pada tanaman tomat. Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulang, yakni P0 (tanpa perlakuan), P1 (4%), P2 (8%) dan P3 (12%). Pada penelitian ini, pengukuran yang dilihat mencakup tinggi batang, pertambahan daun serta junlah buah. Pengumpulan data dengan eksperimen, pengukuran dan dokumentasi. Data dianalisis secara statistik melalui uji Analysis of Variace, kemudian dilanjutkan dengan Uji Duncan. Setelah dilakukan uji ANOVA, pemanfaatan POC limbah kulit nanas memberikan hasil yang berbeda signifikan pada perlakuan yang berbeda. Perbedaan ini ditunjukkan terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun yang menujukkan nilai p-value < 0,05. Sedangkan pada pertumbuhan jumlah buah tidak memiliki perbedaan yang signifikan menujukkan nilai p-value > 0,05. Hasil data menyatakan bahwa konsentrasi terbaik POC kulit nanas berpengaruh pada tinggi batang tanaman, jumlah daun maupun jumlah buah yaitu pada perlakuan P3 yaitu konsentrasi 12% (120 ml POC + 880 ml air). Dengan demikian, pemanfaatan POC limbah kulit nanas memberikan pengaruh efektif pada tomat.
Penambahan Probiotik Rabal Dari Susu Fermentasi, Ragi Tape Dan Kulit Jagung Sebagai Pakan Fermentasi Terhadap Pertumbuhan Dan Tingkat Keberlangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Rizki Ma’waddah; Sauqina Sauqina; Maya Istyadji
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian dan lamanya pertumbuhan ikan nila hal yang dapat menghambat proses produksi. Tingginya serta meningkatnya harga pakan dan rendahnya kualitas nutrisi merupakan suatu hambatan terhadap peningkatan pertumbuhan dan kelangsungan hidup terhadap ikan nila, dibutuhkannya penambahan suplemen kedalam pakan yang dapat meanaikan tingkat pertumbuhan terhadap ikan nila dan efesiensi pakan agar dapat menurunkan biaya yang tinggi terhadap produksi pakan. Karena adanya permasalahan ini dilakukanlah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik rabal dari susu yang difermentasi, ragi tape serta kulit jagung sebagai pakan fermentasi terhadap pertumbuhan dan tingkat keberlangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini menggunakan teknik yaitu fermentasi,  yaitu dapat menurunkan serat kasar pada kulit jagung, dengan penguraian yang dicampurkan menggunakan susu fermentasi (Lactobacillus,sp.) dan ragi tape (S.cerevisiae). Kulit jagung mengandung protein dan diuraikan menghasilkan asam amino dan sumber energi (ATP) untuk ikan nila. Penelitian dilakukan selama 0-28 hari. Rancangan penelitian yaitu RAL dengan dua perlakuan dan tiga kali pengulangan, P0(tanpa pakan fermentasi) dan P1(menggunakan pakan fermentasi). Uji yang digunakan Uji-T. Hasil penelitian menunjukkan kedua perlakuan berpengaruh nyata dimana pada P0 menurun sedangkan P1 meningkat. Pada hari ke-28 terhadap pertumbuhan bobot ikan P0 2,9gr, P1 4,81gr. Rasio konversi pakan (FCR) P0 2,06%, P1 0,71%. Panjang ikan P0 5,1cm, P1 6,2cm. Kelangsungan hidup dari hasil survival rate (SR) menunjukkan P0 40% dan P1 70%.
Pengaruh Lama Pemasakan Yang Berbeda Terhadap Kadar Protein Dan Lemak Tepung Ikan Papuyu (Anabas testudineus) Radha Maulidah; Maya Istyadji; Sauqina Sauqina
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan adalah jenis makanan yang mengandung protein, lemak, vitamin, karbohidrat, dan garam mineral yang semuanya penting bagi tubuh. Tepung ikan adalah salah satu pengolahan untuk tetap mempertahankan mutu ikan. Tepung ikan lokal masih belum mampu menyaingi tepung ikan impor. Oleh karena itu, mutu tepung ikan lokal harus diperbaiki dengan meningkatkan kadar protein dan menurunkan kadar lemak. Adanya permasalahan ini dilakukanlah penelitian untuk mengetahui lama pemasakan dengan presto yang menghasilkan kadar protein tertinggi dan kadar lemak terendah tepung ikan papuyu, mengetahui pengaruh beda pemasakan antara pengukusan dan pemasakan dengan presto terhadap kadar protein dan lemak tepung ikan papuyu, dan mengetahui pengaruh lama pemasakan yang berbeda terhadap kadar protein dan lemak tepung ikan papuyu. Rancangan penelitian ini adalah RAL dengan enam perlakuan yaitu pengukusan selama 30 menit (T0), pemasakan dengan autoclave selama 15 menit (T1), 20 menit (T2), 25 menit (T3), 30 menit (T4), dan 35 menit (T5). Hasil penelitian membuktikan bahwa perlakuan berpengaruh terhadap kadar protein dan lemak tepung ikan papuyu. Kadar protein tertinggi diperoleh pada perlakuan T5 sebesar 80,04%  dan kadar lemak terendah dengan perlakuan T5 juga yaitu 8,68%.
Pengaruh Konsentrasi Antosianin Terhadap Kemampuan Pencegahan Fermentasi Sirup Bunga Telang (Clitoria ternatea Linn) Thata Gading Anisa Putri; Rizky Febriyani Putri; Sauqina Sauqina
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini hasil dari ekstraksi bunga telang diolah menjadi minuman fungsional yaitu sirup yang dilakukan uji kandungan antosianin, uji pH dan uji organoleptik. Adapun rancangan penelitian yang digunakan adalah RAL 2 faktor, dimana faktor pertama yaitu jenis ekstrak bunga telang yaitu bunga yang masih segar dan bunga yang telah dikeringkan. Faktor kedua yaitu konsentrasi ekstrak bunga telang yang digunakan masing-masing sebesar 3%, 6%, dan 9%. Hasil dari penelitian ini yaitu kondisi bahan dan konsentrasi ekstrak bunga telang tidak berpengaruh terhadap hasil uji antosianin sirup, namun konsentrasi ekstrak bunga telang berpengaruh terhadap kemampuan pencegahan fermentasi sirup. Lalu terdapat pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak bunga telang segar terhadap uji organoleptik sirup parameter warna dan rasa, sedangkan tidak adanya pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak bunga telang kering terhadap uji organoleptik sirup parameter warna, aroma, dan rasa. Adapun formulasi sirup bunga telang terbaik terdapat pada kondisi bahan bunga telang segar dengan konsentrasi 9% baik berdasarkan nilai total kandungan antosianin, nilai pH maupun penilaian organoleptik.
Implementasi Program Kampus Mengajar Dalam Pola Pembelajaran IPA Pada Masa Pandemi di SDN 2 Panggung Kabupaten Hulu Sungai Tengah Muhammad Rizky Rulitama; Sauqina Sauqina; Ellyna Hafizah
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol2.Iss2.593

Abstract

Implementasi Program Kampus Mengajar II merupakan realisasi gerakan program inti MBKM yang bertujuan untuk memberdayakan sumber daya manusia terutama mahasiswa. Implementasi Program Kampus Mengajar II di sandingkan dengan masa pandemi covid-19 yang merupakan penyakit menular yang dapat menyerang pernapasan. Penelitian kali ini akan berfokus pada perkembangan pola pembelajaran IPA di SDN 2 Panggung Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Pola pembelajaran merupakan prosedur yang tersusun sistematis yang bertujuan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pembelajaran IPA sebelum dan saat implementasi Kampus Mengajar (KM) di saat pandemi berdasarkan klasifikasi pola pembelajaran Barry Morris yang dikutip dalam bukunya Rusman mengklasifikasikan empat pola pembelajaran yang digambarkan dalam bentuk bagian sebagai berikut; pola tradisional 1, pola tradisional 2, pola Guru dan media, pola pembelajaran bermedia.
Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Berbasis ICARE untuk Memfasilitasi Keterampilan Kolaborasi Siswa SMP/MTs Laila Munazad; Ellyna Hafizah; Sauqina Sauqina
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i1.15491

Abstract

Modul pembelajaran dapat dikembangkan menggunakan model pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model pembelajaran ICARE. Pembelajaran IPA di SMPIT Ukhuwah Banjarmasin khususnya kelas VII belum pernah menggunaan modul sebagai bahan ajar. Selain itu, ketertarikan siswa terhadap kegiatan kelompok saat pembelajaran IPA sangat tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul pembelajaran IPA berbasis ICARE untuk memfasilitasi keterampilan kolaborasi siswa kelas VII yang efektif dan praktis. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D. Berdasarkan data dari 5 orang observer tingkat efektivitas modul menyatakan nilai sebesar 77% dan termasuk dalam kategori efektif. Lalu berdasarkan angket tanggapan siswa dapat diketahui bahwa tingkat kepraktisan modul menunjukkan nilai sebesar 83% dan termasuk dalam kategori sangat praktis.
PENDAMPINGAN IMPLMENTASI KURIKULUM MERDEKA MELALUI MODUL AJAR BERBASIS PROYEK LAHAN BASAH Ratna Yulinda; Ellyna Hafizah; Sauqina Sauqina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19298

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka diharapkan mampu mengembangkan keterampilan siswa sesuai dengan minat dan bakatnya. Salah satu strategi yang dianjurkan adalah dengan menggunakan pembelajaran berbasis proyek atau PjBL. Salah satu tantangan dalam pelaksanaan PjBL adalah bagaimana cara memanajemen proyek yang efektif, fleksibel dan masih berkesesuaian dengan struktur kurikulum. Beberapa sekolah seperti SMPN 4 Danau Panggang, masih mengalami kesulitan dalam mengimplmentasinya dikarenakan guru yang menguasai PjBL dimutasi, sehingga belum sempat mediseminasikan hasil pelatihan yang didapatnya melalui praktik di sekolah. Artikel ini mendiskusikan tentang kegiatan pendampingan yang dilakukan untuk melatih guru dalam mengimplmentasi Kurikulum Merdeka di SMPN 4 Danau Panggang. Pelatihan ini dirancang dan diimplmentasi dengan menggunakan pendekatan Human Centred Design agar guru sebagai peserta pelatihan mendapatkan mafaat yang sesuai dengan kebutuhan ril mereka. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek yang tepat untuk SMP tersebut yakni dengan mengintegrasikan lahan basah sebagai konteksnya sehingga Proyek yang dilaksanaknan disebut Proyek Lahan Basah. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Pendampingan Implmentasi Kurikulum Merdeka (IKM) melalui Modul Ajar Berbasis Proyek Lahan Basah sesuai dengan kebutuhan guru, dilihat dari feedback yang diberikan guru dan dampak yang terlihat pada peserta didik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNO STACKO PADA SUB MATERI MENGENAL MATAHARI LEBIH DEKAT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK Bayti Camelia; Yasmine Khairunnisa; Sauqina Sauqina
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4403

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan media pembelajaran Uno Stacko pada sub materi mengenal matahari lebih dekat. Tujuan penelitian meningkatkan motivasi belajar siswa SMPN 1 Banjarmasin yang valid, praktis, dan efektif. Model pengembangan yakni ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Produk penelitian ialah uno stacko yang valid, praktis, dan efetif serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Instrumen berupa lembar angket pendapat siswa terhadap pemberian media pembelajaran Uno Stacko setelah pembelajaran serta lembar angket motivasi sebelum dan sesudah pembelajaran di kelas. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis permainan Uno Stacko pada sub materi mengenal matahari lebih dekat mendapatkan persentase hasil uji validasi ahli materi 75,76%, uji kepraktisan 80,16%, uji efektivitas dengan kategori media mempunyai keefektivitasan yang cukup, dan motivasi siswa meningkat 73,75%. Berdasarkan hasil, media pembelajaran berbasis permainan Uno Stacko pada sub materi mengenal matahari lebih dekat dikategorikan valid, memberikan kepraktisan kepada siswa, mempunyai efektivitas yang cukup, dan meningkatkan motivasi belajar siswa.