Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Rehabilitasi Ekosistem Terumbu Karang Menggunakan Metode Rangka Spider-Web Firihu, Muhammad Zamrun; Variani, Viska Inda; Sudarsono; Nurjannah, Irma; Takwir, Amadhan
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v1i1.15

Abstract

Ekosistem terumbu karang ini sangat rentan mengalami kerusakan, ada dua penyebab kerusakan terumbu karang, yaitu akibat dari kegiatan manusia dan pengaruh dari alam. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah adanya kerusakan ekosistem terumbu karang akibat faktor antropogenik. Lokasi pengabdian ini adalah Desa Mekar yang dihuni oleh masyarakat etnis bajo dimana 80% aktifitas masyarakatnya adalah nelayan dan pembudidaya ikan. Program pengabdian ini dilaksanakan terintegrasi dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dimana program utamanya adalah rehabilitasi terumbu karang menggunakan kerangka spider-web. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bersama-sama dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dan mitra kelompok nelayan Miara Sama Mandiri bersama-sama menyiapkan peralatan dan bahan serta menurunkan unit transplantasi karang ke lokasi. Tidak kurang dari 30 unit media transpantasi dengan jumlah anakan karang mencapai 570 anakan karang berhasil ditransplantasikan di perairan sekitar Pulau Bokori.    
Analisis Energi Osilator Harmonik Menggunakan Metode Path Integral Hypergeometry dan Operator Fuzi Marati Sholihah; Suparmi S; Viska Inda Variani
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 2, No 02 (2012): October
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/ijap.v2i02.1280

Abstract

Solution of the harmonic oscillator equation has a goal to get the energy levels of particles moving harmonic. The energy spectrums of one dimensional harmonic oscillator are analyzed by 3 methods: path integral, hypergeometry and operator. Analysis of the energy spectrum by path integral method is examined with Schrodinger equation. Analysis of the energy spectrum by operator method is examined by Hamiltonian in operator. Analysis of harmonic oscillator energy by 3 methods: path integral, hypergeometry and operator are getting same results ???? = ℏ???? (???? + 1 2)
Pendampingan Masyarakat Rencana Penggunaan Sumber Daya Air Sungai Wolo di Kelurahan Wolo Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Viska Inda Variani; Muhammad Zamrun Firihu; Armid; Fahmiati; Uniadi Mangidi; Rini Sriyani; Wayan Mustika; Erick Nov Putra; Anafi Minmahddun; Permatahati, Yustika Intan; Dedy Oetama; Muhamad Alim Marhadi
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i1.41

Abstract

Rencana pengambilan air oleh industri yang bersumber dari Sungai Wolo dengan membangun bangunan pengambil (intake) di daerah aliran Sungai Wolo berpotensi menimbulkan konflik dengan masyarakat. Hal ini disebabkan kekhawatiran masyarakat akan hilangnya akses penggunaan air pasca pembangunan intake. Untuk menghindari konflik tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat UHO menggagas Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) yang bertujuan untuk menjelaskan proses pembangunan intake Sungai Wolo dan bagaimana proses pengambilan air oleh industri. Kegiatan ini sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat terkait dampak pembangunan intake terhadap kondisi keseharian warga. Semua jawaban yang diberikan berdasarkan kajian ilmiah sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku. Penjelasan sedapat mungkin dapat dimengerti oleh masyarakat awam. Proses pelaksanaan kegiatan Pendampingan Masyarakat Rencana Penggunaan Sumber Daya Air Sungai Wolo di Kelurahan Wolo Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka ini diharapkan akan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pemanfaatan air oleh industri. Sebagai salah satu tugas Tridharma Perguruan Tinggi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan ini merupakan hal yang sangat penting untuk menghindari salah paham di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dapat terus berlangsung, mengingat masyarakat memiliki peran dalam mengawasi kegiatan pengambilan air oleh industri yang diatur oleh undang-undang.  
Inovasi Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Menjadi Souvenir Untuk Mendukung Destinasi Wisata Pulau Bokori Viska Inda Variani; Muhammad Zamrun Firihu; Irma Nurjannah; Fahmiati; Takwir, Amadhan; Sjamsu Alam Lawelle; Darwin Ismail
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i1.53

Abstract

Dukungan UMKM sangat diharapkan sebagai dukungan menyediakan fasilitas barang dan jasapada daerah destinasi pariwisata. Sejauh ini, dukungan UMKM dalam penyediaan souvenir di sekitar Pulau Bokori belum optimal. Desa Leppe merupakan salah satu desa penyangga di sekitar Pulau Bokori yang menjadi destinasi wisata bahari Kota Kendari. UMKM di desa ini berpotensi sebagai penyedia jasa pariwisata melalui produksi souvenir khas pesisir. Permasalahan yang ada saat ini adalah belum adanya inisiatif untuk memanfaatkan segmen pasar wisatawan melalui penyediaan souvenir. Hal ini disebabkan oleh belum adanya pelatihan penguatan kapasitas kelompok, kendala modal awal untuk menyediakan alat dan bahan dan belum tersedianya akses pasar. Program ini ditujukan bagi penguatan kapasitas anggota UMKM di Desa Leppe melalui serangkaian kegiatan yakni workshop pembuatan souvenir dengan memanfaatan limbah cangkang kerang-kerangan, pendampingan produksi souvenir kerang-kerangan, dan penguatan akses pasar melalui pemanfaatan media sosial. Hasil dari pelaksanaan program ini adalah anggota kelompok UMKM telah mengetahui teknik pembuatan souvenir dan dapat memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk souvenir. Jenis - jenis produk souvenir yang telah dihasilkan oleh kelompok ini adalah gantungan kunci, bros, hiasan dinding, lampu tidur, bingkai foto dan tirai
Begomoviruses on two chili types in Southeast Sulawesi Indonesia: variation of symptom severity assessment and DNA-betasatellite identification Taufik, Muhammad; Firihu, Muhammad Zamrun; Hasan, Asmar; HS, Gusnawaty; Variani, Viska Inda; Syair, Syair; Botek, Muhammad
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika Vol. 24 No. 1 (2024): MARCH, JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA: JOURNAL OF TROPICAL PLANT PE
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhptt.1241-9

Abstract

The association of viral satellite DNA with Begomoviruses influences symptom expression in infected plants. Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) is an image processing method used to assess plant health based on the plant’s ability to absorb sunlight for photosynthesis. Therefore, this study aims to assess symptom severity based on symptom variation and NDVI, as well as to detect and identify the presence of beta-satellite DNA associated with chili plants. The study was conducted in North Kolaka Regency, Southeast Sulawesi Province, Indonesia. It involved observations and image recording of symptom variations in the sampled cayenne and big red chili plants, followed by the detection of beta-satellite DNA in the samples using the polymerase chain reaction (PCR). The results confirmed the presence of non-coding satellite DNA associated with the Pepper yellow leaf curl Indonesia virus (PepYLCIV) in all severe, mild, or asymptomatic plant samples. In the phylogenetic tree, the non-coding satellite DNA isolates from Southeast Sulawesi are included in the betasatellite group and exhibit different genetic characteristics from other isolates available in the GenBank database. The cayenne chili with severe symptoms had lower NDVI values than the mild and asymptomatic categories, indicating that this type of chili with severe symptoms had a lower ability to absorb light. Further studies are needed to characterize the alpha-satellite type in the Southeast Sulawesi region for potential use in cross-protection mechanisms against plant virus infections.
The changes of chili leaf structure by Geminivirus infection Taufik, Muhammad; Firihu, Muhammad Zamrun; HS, Gusnawaty; Variani, Viska Inda; Hasan, Asmar; Botek, Muhammad; Tihurua, Eka Fatmawati; Wulansari, Tri Yuni Indah
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika Vol. 24 No. 1 (2024): MARCH, JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA: JOURNAL OF TROPICAL PLANT PE
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhptt.124109-119

Abstract

The Geminivirus in chili plants is a significant problem in chili cultivation. Symptoms of Geminivirus infection are quite easy to find in chili plants because the symptoms are quite typical: mosaic, yellowing, small leaves, leaf lamina malformation, and stunting. The visual changes in leaf morphology are due to the leaf tissue structure, such as the upper and lower epidermis and the mesophyll tissue, including the palisade and sponge. There is little information about changes in the structure of chili plants infected with the Geminivirus. Therefore, this study aims to add information about changes in the leaf tissue structure of chili plants infected with the Geminivirus. The structural changes observed were palisades. Long palisades were less preferred by whiteflies, so the incidence of geminivirus disease was lower. This information is a reference for assembling chili plants with better structural resistance. The method used was a cross-section of chili leaves, double staining, and observation with a light microscope. Observations on mild symptoms showed epidermal cells shrinking. Some parts of palisade leaves were composed of two layers with shortened cells and tend to be oval. The symptom is that the upper epidermal cells were shrunken, and the palisade also tends to shorten. Severe symptoms of the epidermis on the leaves were curly, shriveled, thinned, and even dying; the palisade is shortened and sometimes looks irregular/tight. Changes in the leaf tissue of chili plants infected with the Geminivirus cause changes at the ultra-structural, cell, or tissue level, depending on the type of virus attack and the attack level.
Sosialisasi Penganggulangan Hipertensi dan Pemeriksaan Kesehatan [Socialization of Hypertension Prevention and Health Check-ups] Yuniar, Nani; Firihu, Muhammad Zamrun; Santoso, Djarot Heru; Aba, La; Hindariatiningsih, Nanik; Variani, Viska Inda
Indonesia Berdaya Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251199

Abstract

Abstract. Hypertension is a medical condition characterized by an increase in blood pressure above the normal limit, which is 120/80 mmHg. If left untreated, hypertension can lead to various serious complications, such as coronary heart disease, stroke, and kidney failure. The importance of socializing information about hypertension prevention cannot be ignored, as many people are unaware that they suffer from this condition. Education about risk factors, such as unhealthy eating patterns, lack of physical activity, and stress, as well as the importance of a healthy lifestyle, can help the community understand how to prevent hypertension. Socialization efforts involving the community can increase awareness and encourage individuals to take proactive steps in maintaining their health. Regular health check-ups, especially blood pressure measurements, are crucial steps in detecting hypertension early. By undergoing regular check-ups, individuals can identify health problems earlier and take the necessary actions to maintain the health of their heart and blood vessels. Abstrak. Hipertensi merupakan kondisi medis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah di atas batas normal, yaitu 120/80 mmHg. Jika tidak ditangani, hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan gagal ginjal. Pentingnya sosialisasi mengenai penanggulangan hipertensi tidak dapat diabaikan, karena banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka menderita kondisi ini. Edukasi tentang faktor risiko, seperti pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan stres, serta pentingnya gaya hidup sehat, dapat membantu masyarakat memahami cara mencegah hipertensi. Sosialisasi penanggulangan hipertensi  yang melibatkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dan mendorong individu untuk mengambil langkah proaktif dalam menjaga kesehatan mereka.Pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama pengukuran tekanan darah, adalah langkah krusial dalam mendeteksi hipertensi sejak dini. Dengan melakukan pemeriksaan secara berkala, individu dapat mengidentifikasi masalah kesehatan lebih awal dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah mereka