Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penerapan IoT untuk Monitoring Parameter Penting Pertumbuhan Selada Hidroponik Indoor Vitria, Rikki
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 10, No 2: Desember 2025
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian hidroponik dalam ruangan merupakan salah satu solusi modern untuk mengatasi keterbatasan lahan dan perubahan iklim yang tidak menentu. Penelitian ini bertujuan merancang sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau parameter lingkungan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan selada hidroponik, meliputi suhu, kelembapan, pH, nutrisi, dan intensitas cahaya. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor DHT22, PH4502C, SEN0244, dan BH1750. Data hasil pengukuran ditampilkan pada LCD serta dikirim secara real-time ke Google Sheets dan aplikasi Telegram, yang juga berfungsi sebagai media notifikasi dan kontrol jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa suhu ruangan berkisar 18–28°C, kelembapan 65–91% dengan rata-rata 79%, nilai pH 3,96–11,85 dengan rata-rata 7,6, serta TDS 413–934 ppm dengan rata-rata 644 ppm. Intensitas cahaya dari LED Grow Light terjaga stabil pada 7307–7474 Lux selama periode pencahayaan harian. Sistem notifikasi melalui Telegram mampu merespons kurang dari satu menit ketika parameter berada di luar rentang ideal. Secara keseluruhan, sistem monitoring berbasis IoT ini efektif dalam mengawasi kondisi lingkungan hidroponik indoor sehingga mendukung terciptanya pertumbuhan selada yang optimal.
Penerapan Sistem Monitoring dan Kontrol Pada Peternakan Itik Petelur Vitria, Rikki
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 10, No 2: Desember 2025
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v10.i2.2025.79-86

Abstract

Produktivitas itik petelur sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, seperti ketersediaan air minum dan suhu kandang. Namun, penelitian terdahulu masih terbatas dalam mengembangkan sistem monitoring dan kontrol yang spesifik untuk peternakan itik petelur, terutama dalam mengevaluasi pengaruhnya terhadap produksi telur. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan produksi telur melalui penerapan sistem monitoring dan kontrol berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengatur suhu kandang dan ketersediaan air minum secara otomatis. Sistem ini menggunakan sensor DHT11 untuk memantau suhu, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur level air, serta Wemos D1 dengan modul Wi-Fi ESP8266 untuk komunikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berfungsi efektif dalam menjaga suhu optimal kandang (20°C–30°C) dan memastikan ketersediaan air minum, sehingga mengurangi stres pada itik dan meningkatkan produksi telur. Selain itu, sistem memberikan notifikasi real-time kepada peternak melalui smartphone ketika kapasitas air rendah. Dengan demikian, penelitian ini memberikan solusi teknologi yang aplikatif untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas peternakan itik petelur.