Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Flawless

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING BERBANTUAN POWERPOINT PADA MATA PELAJARAN PEWARNAAN RAMBUT PADA SISWA KELAS XI SMK AWALKARYA PEMBANGUNAN GALANG Miftahul Khairat Ritonga; Dina Ampera
Flawless. Vol 2, No 1 (2021): JURNAL FLAWLESS EDISI JANUARI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.161 KB) | DOI: 10.24114/fls.v2i1.26090

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) mengembangkan model pembelajaran Mind Mapping berbantuan PowerPoint  pada mata pelajaran Pewarnaan  Rambut pada siswa kelas XI SMK Awal Karya Pembangunan Galang, 2) mengetahui kelayakan model pembelajaran Mind Mapping berbantuan PowerPoint pada mata pelajaran Dasar Pewarnaan Rambut pada siswa kelas XI SMK Awal Karya Pembangunan Galang.Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (reseach & develompement). Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Mind Mapping berbantuan PowerPoint yang dikembangkan oleh Sugionoyang terdiri dari 10 langkah pengembangan, yaitu: 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi produk, 6) uji coba kelompok kecil, 7)revisi produk, 8) uji coba kelompok sedang, 9) revisi produk, 10) uji coba kelompok besar. Subjek dalam penelitin ini adalah siswa kelas XI SMK Awal Karya Pembangunan Galang yaitu 5 siswa untuk kelompok kecil, 10 siswa kelompok sedang, dan 30 siswa untuk uji coba kelompok besar.Hasil penelitian berupa: 1) produk model pembelajaran Mind Mapping berbantuan PowerPoint pada mata pelajaran Pewarnaan Rambut sesuai dengan materi pembelajaran pewarnaan artistik sesuai dengan materi dalam silabus dan RPP yang diterapkan di SMK Awal Karya Pembangunan, 2) model pembelajaran Mind Mapping berbantuan PowerPoint yang layak digunakan baik dari segi pembelajaran, isi, tampilan. Kelayakan model pembelajaran Mind Mapping berbantuan PowerPoint pada Pewarnaan Rambut berdasarkan penilian dari ahli materi yang terdiri dari dua validator termasuk dalam katagori “Sangat Baik” dengan persentase rata-rata 95,00%. Uji coba kelompok kecil dengan presentase rata-rata keseluruhan aspek 67% termasuk dalam katagori “Cukup”. Uji coba kelompok sedang dengan presentase rata-rata keseluruhan aspek 73% termasuk dalam katagori “Baik”. Dan uji coba kelompok besar untuk 30 orang siswa dengan presentase rata-rata keseluruhan aspek 90% termasuk dalam katagori “Sangat Baik”. Kata kunci: model mind mapping, powerpoint, pewarnaan rambut artistik
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ARTICULATE STORYLINE 3 PADA MATA PELAJARAN DASAR KECANTIKAN SISWA KELAS X TATA KECANTIKAN SMK NEGERI 1 TAKENGON Hastria Shilfana; Dina Ampera; Asrah Rezki Fauzani
Flawless. Vol 3, No 1 (2022): JURNAL FLAWLESS EDISI JANUARI 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fls.v3i1.41356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran Articulate Storyline 3 pada materi koreksi bentuk wajah siswa kelas X Tata Kecantikan SMK Negeri 1 Takengon. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan metode penelitian research and development (R&D). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Tata Kecantikan SMK Negeri 1 Takengon. Objek penelitian ini adalah mata pelajaran dasar kecantikan pada materi koreksi bentuk wajah. Tahapan awal penelitian ini adalah menganalisis potensi dan masalah yang dihadapi disekolah dengan melakukan analisis kebutuhan guru dan siswa. Tahap kedua adalah mengumpulkan data baik dari guru maupun pihak sekolah. Tahap ketiga dalah melakukan desain produk. Tahap keempat adalah memvalidasi produk kepada enam orang ahli dan tahap kelima adalah media yang sudah direvisi oleh ahli. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran menunjukkan bahwa hasil penilaian dari ahli materi sebesar 86,68 % dengan kategori “Sangat Baik” dan ahli media 94,23 % dengan kategori “ Sangat Baik”. Hal tersebut membuktikan bahwa media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Articulate Storyline 3 yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan pada materi rias wajah sehari-hari khususnya pada materi koreksi bentuk wajah. Dapat disimpulkan bahwa media Articulate Storyline 3 pada materi koreksi bentuk wajah dapat digunakan sebagai bantuan belajar untuk siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEOSCRIBE PADA MATA PELAJARAN SANITASI DAN HYGIENE KECANTIKAN SISWA KELAS X TATA KECANTIKAN SMK GELORA JAYA NUSANTARA MEDAN Adinda Tri Putri Yulisa; Dina Ampera
Flawless. Vol 4, No 1 (2023): JURNAL FLAWLESS EDISI JANUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fls.v4i1.49277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk mengembangkan media pembelajaran Videoscribe pada mata pelajaran sanitasi dan hygiene siswa kelas X Tata Kecantikan SMK Gelora Jaya Nusantara Medan. (2) Untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran Videoscribe pada mata pelajaran sanitasi dan hygiene siswa kelas X Tata Kecantikan SMK Gelora Jaya Nusantara Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan (Research and Development). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Tata Kecantikan SMK Gelora Jaya Nusantara Medan yang berjumlah 39 orang siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan angket. Uji validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Kelayakan media diperoleh dari uji coba kelompok kecil berjumlah 5 orang, kelompok sedang berjumlah 10 orang dan kelompok besar berumlah 24 orang. Hasil penelitian pengembangan media Videoscribe menunjukkan bahwa hasil skor rata-rata dari ahli materi sebesar 94,1% termasuk dalam kriteria sangat baik dan hasil skor rata-rata dari ahli media sebesar 95,2% termasuk dalam kriteria sangat baik. Kelayakan produk diperoleh dari penilaian oleh kelompok kecil dengan skor rata-rata sebesar 83,2% termasuk dalam kategori baik, penilaian oleh kelompok sedang memperoleh skor rata-rata sebesar 88% termasuk dalam kategori sangat baik dan penilaian oleh kelompok besar memperoleh skor rata-rata sebesar 92,5% termasuk dalam kriteria sangat baik, dengan rata-rata nilai keseluruhan yaitu 93,8% termasuk kriteria sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa media Videoscribe materi sanitasi pada peralatan dan ruang kerja perawatan wajah secara manual dinyatakan layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran oleh tenaga pendidik dan peserta didik.Kata Kunci : Media Pembelajaran, Videoscribe, sanitasi peralatan dan ruang kerja perawatan wajah manual.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS MOVIE MAKER PADA MATERI PENGERITINGAN RAMBUT DI SMK NEGERI 3 PEMATANGSIANTAR RIRIN KRISTIANTI LAHAGU; Dina Ampera
Flawless. Vol 4, No 2 (2023): JURNAL FLAWLESS EDISI JUNI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fls.v4i2.49280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan dan kelayakan video pembelajaran berbasis movie maker pada materi pengeritingan rambut di SMK Negeri 3 Pematangsiantar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode ADDIE, objek penelitian ialah pengembangan media video pembelajaran berbasis movie maker, subjek penelitian ialah 3 ahli materi dan 3 ahli media. Sasaran dari produk yang dihasilkan ialah 52 orang siswa kelas XI Tata Kecantikan. Hasil penelitian menunjukkan hasil presentase skor oleh ahli materi 81% dengan kriteria “sangat baik”, validasi ahli media 96% dengan kriteria “sangat baik”, berdasarkan uji coba kelompok kecil (5 orang) diperoleh 98% dengan kriteria “sangat baik”, uji coba kelompok sedang (15 orang) diperoleh 97% dengan kriteria “sangat baik”, uji coba kelompok besar (32 orang) diperoleh 90% dengan kriteria “sangat baik”. Dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan penelitian berupa media video pembelajaran berbasis movie maker ini sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Pematangsiantar.Kata Kunci: Pengembangan, Media Video Pembelajaran, Teknik Pengeritingan Rambut
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK PADA MATA PELAJARAN PANGKAS RAMBUT DASAR SISWA TATA KECANTIKAN DI SMK NEGERI 1 BERINGIN Nurul Hilmi; Dina Ampera
Flawless. Vol 4, No 1 (2023): JURNAL FLAWLESS EDISI JANUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fls.v4i1.49275

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pengembangan modul elektronik pada mata pelajaran pemnagkasan rambut daasar di SMK Negeri 1 Beringin. (2) untuk mengetahui kelayakan modul elektronik pada mata pelajaran pemangkasan rambut dasar diSMK Negeri 1 Beringin. Pengembangan media pembelajaran modul elektronik pada mata pelajaran pemangkasan rambut dasar menggunakan metode penelitian Reseacrh and Deveopment(R&D) yang dikembangkan menggunakan model pengembangan ADDIE. Pada teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan angket serta pada teknik analisis data berupa deskriptif kuantitatif. Hasil pengembangan media pembelajaran  modul elektronik dari ahli materi 93,84% dengan katagori “Sangat Baik” dari ahli materi  93,33% dengan katagori “Sangat  Baik”. Dengan hasil akhir pengembangan media pembelajaran 93,54% dengan katagori “Sangat Baik”. Setelah di kembangkan maka dilakukan uji coba untuk mengetahui (2)hasil kelayakan media dengan uji coba kelompok kecil 91% dengan katagori “Sangat Baik” uji coba kelompok sedang  95% dengan katagori “Sangat Baik” uji coba kelompok besar 98% dengan katagori “Sangat Baik” . dengan hasil kelayakan media pembelajaran 96,47% dengan katagori “Sangat Baik” Dengan demikian Modul  Elektronik Pada Mata Pelajaran Pemangkasan Rambut  Dasar dikatagorikan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Kata Kunci : Media Pembelajaran. Modul Elektronik. Pangkas Rambut Dasar.