Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Perawatan Bayi dan Anak Usia 0-6 Tahun di RSIA Restu Bunda Dina Apryani; Adelia Yulanda; Sabrina Wulandari; Khanaya Athirah Nazhifah; Mila Diana; Keysha Shakila Alfarelia Azzahra; Lily Fitriyani; Novita Sari
JURNAL EDUKASI EL-IBTIDA'I SOPHIA Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jeis.v5i1.10826

Abstract

Masa bayi hingga usia enam tahun merupakan periode krusial yang ditandai dengan pesatnya proses pertumbuhan dan perkembangan, sehingga diperlukan dukungan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan pemeriksaan kesehatan, pemantauan perkembangan anak, pemberian terapi, edukasi kesehatan, dan pola interaksi dokter dengan keluarga pasien dalam perawatan bayi dan anak usia 0–6 tahun di RSIA Restu Bunda. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara kepada dokter anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemeriksaan dilakukan secara sistematis melalui anamnesis,pemeriksaan tanda vital, dan pemeriksaan fisik menyeluruh. Dokter juga melakukan pemantauan tumbuh kembang anak menggunakan pengukuran fisik dan penilaian perkembangan motorik, bahasa, serta sosial anak. Selain itu, dokter memberikan edukasi mengenai metode skin to skin, ASI eksklusif, MPASI, imunisasi, penggunaan obat yang tepat, serta perawatan anak di rumah. Dalam, dokter menunjukkan komunikasi yang ramah, empatik, dan mudah dipahami oleh orang tua sehingga membantu meningkatkan kenyamanan dan pemahaman keluarga pelayanan pasien. Dengan demikian, pelayanan perawatan bayi dan anak usia 0–6 tahun di rumah sakit telah berjalan dengan baik dan mendukung kesehatan serta tumbuh kembang anak secaraoptimal.
Variasi Pola Pengasuhan dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak Usia Dini: Studi Kualitatif pada Empat Keluarga Euis Mila Nur Lia; Yowanda Luthfi; Maria Sintia; Fatimah Anzila Sakinati; Devina Saharani; Adila Nafal Laura Ayu; Putri Aulia Rahma; Dina Apryani
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2882

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan variasi pola pengasuhan pada keluarga yang memiliki anak usia dini serta perannya dalam mendukung tumbuh kembang anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur pada bulan Mei 2026 terhadap empat keluarga di Provinsi Lampung yang memiliki anak berusia 1 bulan hingga 5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi pola pengasuhan, yaitu pengasuhan langsung oleh orang tua kandung, sistem multi-caregiver dengan pengasuh sekunder, dan co-parenting multigenerasi yang melibatkan kakek dan nenek. Setiap keluarga menerapkan strategi pemenuhan kebutuhan dasar, nutrisi, dan stimulasi perkembangan yang disesuaikan dengan usia, kondisi kesehatan, serta kebutuhan anak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengasuhan tidak ditentukan oleh bentuk pengasuhan tertentu, melainkan oleh kualitas interaksi, konsistensi pemberian stimulasi, dan kerjasama yang baik antara pengasuh dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara optimal.
Pemetaan Capaian Numerasi Peserta Didik Kelas I Sekolah Dasar Berdasarkan Hasil Asesmen Sumatif Akhir Semester Matematika Maya Adina Pratama; Dina Apryani; Miranda Abung
IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education Vol. 7 No. 1 (2026): IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/6jr77561

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan capaian numerasi peserta didik kelas I sekolah dasar berdasarkan hasil Asesmen Sumatif Akhir Semester (SAS) Matematika semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Partisipan penelitian terdiri atas 121 peserta didik kelas I SD Negeri 2 Sawah Brebes Kota Bandar Lampung. Data diperoleh melalui dokumentasi hasil SAS Matematika yang mencakup domain bilangan, operasi hitung, geometri, pengukuran, serta data dan representasi data. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa persentase ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa domain bilangan dan pengukuran memiliki tingkat ketuntasan tertinggi (80,17%), diikuti geometri (65,29%), sedangkan operasi hitung serta data dan representasi data memiliki tingkat ketuntasan terendah (60,33%). Temuan ini menunjukkan bahwa capaian numerasi peserta didik belum berkembang secara merata pada seluruh domain. Hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan program penguatan numerasi yang lebih terarah pada kelas awal sekolah dasar
Analisis Pelayanan Praktik Bidan dalam Mendukung Pertumbuhan serta Perkembangan Bayi dan Anak Salma Salma; Alna Dwiva; Amelia Damayanti; Eva Silviani; Penda Amelia; Zahwa Ramadhani; Yesa Amanda; Dina Apryani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10266

Abstract

Pelayanan praktik bidan memegang peran strategis dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi dan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas pelayanan bidan meliputi persiapan dan higienitas, keterampilan klinis, komunikasi dan edukasi, promosi kesehatan dan gizi, deteksi dini dan respons, serta higienitas perorangan anak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam dengan bidan praktik dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bidan telah melaksanakan pemantauan tumbuh kembang rutin melalui posyandu menggunakan alat antropometri dan buku Kartu Menuju Sehat (KMS) sebagai acuan. Prosedur higienitas dilaksanakan sesuai SOP meliputi cuci tangan enam langkah, penggunaan alat pelindung diri, dan sterilisasi alat. Keterampilan klinis mencakup perawatan tali pusat, pemberian ASI eksklusif, pemandian bayi, dan manajemen nutrisi. Komunikasi edukatif diberikan secara proaktif kepada orang tua dengan bahasa yang mudah dipahami. Promosi kesehatan mencakup imunisasi sesuai jadwal dan pemantauan gizi. Deteksi dini dilakukan melalui pengamatan perkembangan, sedangkan higienitas perorangan mencakup perawatan area sensitif, rambut, kuku, dan penanganan ruam. Kesimpulan menunjukkan bahwa pelayanan bidan secara komprehensif berkontribusi positif terhadap tumbuh kembang optimal bayi dan anak. Diperlukan peningkatan kompetensi berkelanjutan bagi bidan, khususnya dalam penanganan kasus perkembangan anak yang kompleks.