Articles
ANALISA DAN DESAIN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DENGAN METODE SDLC (SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE) GUNA MENGURANGI WAKTU KERUSAKAN MESIN WELDING
Shintya Rahmadani Rahadani;
Zaenal Arifin;
Edy Sumarya
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 9, No 2 (2021): PROFISIENSI DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (656.362 KB)
|
DOI: 10.33373/profis.v9i2.3698
PT. Louis Alain adalah perusahaan subkontraktor yang bergerak di bidang industri logam serta konstruksi bangunan, Periode maret-september tahun 2017 pesanan lunchbox table modification dengan jumlah 155 unit dengan kurun waktu 6 bulan berturut, tentu hal ini berpengaruh pada kinerja mesin yang menunjang performa produksi. Pada kasus sebelumnya permasalahan yang dihadapi Departemen Perawatan dan perbaikan adalah tidak tersedianya suku cadang yang di perlukan dikarenakan tidak tersedianya sistem informasi yang mendukung penyampaian informasi untuk permintaan suku cadang dan informasi riwayat penggunaan mesin.Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan proses perawatan dan perbaikan sistem informasi pada section Welding. Objek dalam penelitian ini adalah mesin pada departemen welding section, yang merupakan asset atau peralatan yang sangat penting dalam proses produksi di PT. Louis Alain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SDLC (system development life cycle) dan DFD (Data Flow Diagram) untuk membuat jadwal dan form perbaikan permintaan suku cadang pada welding section.Hasil dari penelitian menunjukkan berupa alur Sistem Informasi Management (SIM) Departemen Perawatan dan Perbaikan menggunakan System Development Life Cycle (SDLC) mulai dari login, laporan kerusakan, pengajuan perbaikan, permintaan suku cadang, laporan perbaikan mesin dan history perbaikan yang bisa diimplementasikan pada Ms. Access.
ANALISA DAN DESAIN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DENGAN METODE SDLC (SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE) GUNA MENGURANGI WAKTU KERUSAKAN MESIN WELDING
Shintya Rahmadani;
Zaenal Arifin;
Edi Sumarya
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 7, No 1 (2019): PROFISIENSI JUNI 2019
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (739.744 KB)
|
DOI: 10.33373/profis.v7i1.2473
PT. Louis Alain adalah perusahaan subkontraktor yang bergerak di bidang industri logam serta konstruksi bangunan, Periode maret-september tahun 2017 pesanan lunchbox table modification dengan jumlah 155 unit dengan kurun waktu 6 bulan berturut, tentu hal ini berpengaruh pada kinerja mesin yang menunjang performa produksi. Pada kasus sebelumnya permasalahan yang dihadapi Departemen Perawatan dan perbaikan adalah tidak tersedianya suku cadang yang di perlukan dikarenakan tidak tersedianya sistem informasi yang mendukung penyampaian informasi untuk permintaan suku cadang dan informasi riwayat penggunaan mesin.Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan proses perawatan dan perbaikan sistem informasi pada section Welding. Objek dalam penelitian ini adalah mesin pada departemen welding section, yang merupakan asset atau peralatan yang sangat penting dalam proses produksi di PT. Louis Alain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SDLC (system development life cycle) dan DFD (Data Flow Diagram) untuk membuat jadwal dan form perbaikan permintaan suku cadang pada welding section.Hasil dari penelitian menunjukkan berupa alur Sistem Informasi Management (SIM) Departemen Perawatan dan Perbaikan menggunakan System Development Life Cycle (SDLC) mulai dari login, laporan kerusakan, pengajuan perbaikan, permintaan suku cadang, laporan perbaikan mesin dan history perbaikan yang bisa diimplementasikan pada Ms. Access.
PENGENDALIAN REJECT CHIP CHASING DI IC PADA PROSES TRIM AND FORM DENGAN PENDEKATAN DOE (STUDY KASUS DI PT. INFINEON TECHNOLOGIES BATAM) CONTROL OF REJECT CHIP CHASING IN IC CHIP OF TRIM AND FORM PROCESS BASED ON DOE APPROACH (A CASE STUDY IN PT. INFINEON TECHNOLOGIES BATAM)
Leonardus Oppusunggu;
Zaenal Arifin;
Abdullah Merjani
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 4, No 2 (2016): ROFISIENSI JOURNAL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.039 KB)
|
DOI: 10.33373/profis.v4i2.592
Chip casing adalah reject yang termasuk dalam defect category C yaitu adanya sompel atau gompel pada bagian package IC. Terjadinya chip casing membuat proses produksi harus dihentikan untuk melakukan analisis dan perbaikan. Setelah melakukan analisa tehadap reject chip chasing yang terjadi dengan pengecekan data screening pada proses trim and form yang ada di End Of Line (EOL) ada 60 lot material yang terkena reject chip chasing, hal ini menyebabkan penelitian terhadap reject ini agar dapat di minimalisir.Design of Experiments (DOE) merupakan salah satu pendekatan statistik dalam metode kualitas yang diterapkan untuk meningkatkan kualitas pada industri manufaktur. Design of Experiments (DOE) pada penelitian ini ditujukan untuk menekan jumlah unit IC yang terjadi chip chasing dengan perbaikan die-set pada bagian singulation die yang menjadi faktor penyebab reject ini. Data yang diolah dan dianalisa adalah data reject chip chasing yang ditemukan pada proses trim and form yang berdampak terhadap output dan kapasitas produksi pada departemen End Of Line (EOL). Percobaan eksperimen yang dilakukan adalah pemasangan ring pada ballcage pada singulation die dan pembuangan spring support unit dengan menambah dimensi panjang pada pin support unit pada singulation die. Hasil dari penerapan metode DOE pendekatan Analysis of variance (ANOVA) sebagai metode primernya menunjukkan bahwa rata-rata penurunan chip chasing dari setiap percobaan tidak sama, karena ada penurunan chip chasing dengan perlakuan percobaan menghasilkan penurunan chip chasing yang signifikan. pada proses trim and form sebelum penelitian ini ada 182.325 unit IC yang terjadi reject chip chasing, setelah penelitian ini hanya 47.533 unit IC yang terjadi reject chip chasing. Kata kunci: Design of Experiments (DOE), Aplikasi DOE pada industri manufaktur, ANOVA. Chip casing is one of reject category C that tompel or gompel defect on the IC package. The chip casing makes the production process must be stopped to perform analysis and repair. After analyzing reject chasing chip that goes with screening data checking on trim and form processes that exist in the End Of Line (EOL) there are 60 lots affected material reject chasing chip, this led to the rejection of this research to be minimized.Design of Experiments (DOE) is a statistical approach of quality methods are applied to improve the quality of the manufacturing industry. Design of Experiments (DOE) in this study is intended to reduce the number of IC unit which occur chasing chip to improve die-set, the part of the die singulation factors that cause this reject. The data that processed and analyzed is reject chasing chip data which found on the trim and form processes that impact on output and production capacity in the department of End Of Line (EOL). Experiments conducted on ballcage mounting ring in die singulation and disposal of spring support unit by adding the long dimension of the pin support units die singulation. The results of the application of DOE by analysis of variance (ANOVA) approach as its primary method shows that the average decline in chip chasing each experiment is not the same, because there is a decrease in chip chasing by experimental treatment resulted in significant reduction in chasing chip. Before this study, on the trim and form process were 182.325 units occur reject IC chip chasing and after this study only 47.533 units that occur reject IC chip chasing. Keywords: Design of Experiments (DOE), DOE applications in manufacturing, ANOVA
PERANCANGAAN ALAT BANTU UNTUK MEMUDAHKAN PENGAMBILAN TELUR IKAN GURAMI DI KOLAM PEMBENIHAN DENGAN METODE QFD (Studi Kasus UKM Amira Fish)
Zaenal Arifin
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 9, No 1 (2021): PROFISIENSI JULI 2021
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (509.336 KB)
|
DOI: 10.33373/profis.v9i1.3211
UKM Amira Fish bergerak di bidang budi daya ikan gurami di Kota Batam. Dari proses pembenihan ikan gurami terdapat beberapa kendala yaitu pada saat pengambilan telur ikan gurami dari kolam pembenihan induk ikan gurami, proses pengambilan telur ikan gurami dari kolam pembenihan masih menggunakan cara manual, dimana ketika pengambilan hanya menggunakan tangan dan ember sehingga telur tersebut banyak yang tidak terambil dan dimakan oleh induk ikan gurami. Hampir 50% jumlah telur yang tidak terambil setiap minggunya.Dengan menggunakan QFD yang merupakan metodologi terstruktur yang digunakan dalam proses perencanaan dan pengembangan produk untuk menetapkan spesifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen, serta mengefaluasi secara sistematis kapabilitas suatu produk atau jasa dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Setelah diadakan penelitian dengan metode QFD untuk merancang alat bantu proses pemindahan telur ikan gurami di Amira Fish yang mampu memindahkan telur ikan gurami lebih banyak, dengan hasil pemindahan rata-rata 1500 butir telur setiap minggunya. Hal ini meningkatkan hasil pemindahan telur ikan gurami dari proses sebelumnya. Kata Kunci: Quality Functon Deployment, Voices of Customer, Technical Requirements, Kuisioner dan uji kelayakan ekonomis
Implementasi Overall Equipment Effectiveness ( OEE ) Dalam Penerapan Metode Total Productive Maintenance (TPM) di PT. FJT
Zaenal Arifin, ST., MT
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 8, No 1 (2020): PROFISIENSI JULI 2020
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (689.804 KB)
|
DOI: 10.33373/profis.v8i1.2579
Industry Sector of Vertical transportation, especially in the factory of PT. FJT, manufacturing system improvement is one of the efforts to increase that must be done intensively so that the results can respond to market changes quickly. The company always tries to increase productivity, one of the ways that has been done is to implement preventive and corrective maintenance. But in reality, the results have not reached expectations. Research on the Numerical Controll Turret machine in this company found that the time allocated to do damage maintenance is a major problem, so most of the corrective action is focused on this problem. This study uses OEE measurements, analysis of the calculation of the Six Great Losses, and also a causal diagram to look for existing problems and to provide suggestions for improvement for those problems. The measurement result obtained by OEE is 72.02%, the biggest factor influencing the low effectiveness of Mesen NCT is the 37.77% engine breakdown, which is the biggest among the 6 causal factors. .
Perencanaan Kebutuhan Luas Lahan pada Tata Letak Fasilitas Area Pelayanan Proses di Alya Jaya Motor
Risthia Eriana Putri;
Hery Irwan;
Zaenal Arifin
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 2, No 1 (2014): PROFISIENSI JOURNAL
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1457.393 KB)
|
DOI: 10.33373/profis.v2i1.313
Alya Jaya Motor yang berlokasi di Perawang Pekanbaru merupakan sebuah industri yang bergerak dibidang jasa pencucian motor kendaraan. Kendala yang dialami adalah lahan yang kurang memadai sehingga proses pelayanan sedikit terganggu.Tujuan penelitian ini adalah menganalisa tata letak masing-masing fasilitas, mengetahui jumlah kendaraan yang dapat ditampung pada area sebelum dans sesudah perencanaan perbaikan ulang tata letak fasilitas di area proses pelayanan serta membuat usulan perbaikan tata letak di area pelayanan pos. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah ARC (Activitiy Relationship Chart) atau peta hubungan kerja, ARD (Activity Relation Diagram), worksheet, block template dan block lay out dengan melakukan observasi untuk menganalisa dan mengetahui kondisi yang terjadi di lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas area pengeringan mobil menjadi 118m2, pengeringan motor digabung dengan area pencucian motor dengan panjang 12.5 m x lebar 3m, sedangkan area parkir mobil serta parkir masuk tidak berubah karena kebutuhan luas lahan masih memadai.Kata kunci: lahan kurang memadai, ARC,ARD, luas area
Pengendalian Kualitas Dengan Metode Nominal Group Teknology (NGT) dan Poka-Yoke untuk Mengurangi Jumlah Cacat Panel Assy di PT. XYZ
Zaenal Arifin
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 7, No 2 (2019): PROFISIENSI DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (961.702 KB)
|
DOI: 10.33373/profis.v7i2.2486
Pengendalian kualitas produksi merupakan aspek penting dalam menjamin keberhasilan proses produksi. Pengamatan ini bertujuan untuk menganalisa penyebab terjadinya keterlambatan dalam produksi Panel Assy. Metode Nominal Group Technique (NGT) merupakan metode yang digunakan untuk mengidentifikasi penyebab cacat pada proses produksi dan menggunakan pendekatan Poka yoke yaitu pada konsep 5W+1H. Hasil pengamatan yang didapat adalah jenis cacat paling dominan pada proses produksi merupakan dimensi tidak standar sebesar 43 Nilai Error yang paling besar disebabkan oleh proses pembekokan pada area Z, oleh karena itu diberikan usulan perbaikan dengan dengan menggunakan lata anti salah pada ssat proses di Z area, jika alat/jig poka yoke tidak dapat masuk maka haris ada perbaikan sebelum proses selanjut nya. Kemudian jig tersebut akan mengunci sehingga panas spot weld tidak akan berefek di Z area sehingga memenuhi spesifikasi, menyediakan fasilitas penunjang berupa meja yang mempunya roll yang bisa menggerakan Panel Assy untuk diputar atau mendorong untuk lebih baik dalam melakukan pekerjaan.
PERANCANGAN ALAT PEMISAH MINYAK GORENG UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KERIPIK SINGKONG DENGAN METODE QFD DI UKM NAFISAH
Vera Methalina Afma;
Zaenal Arifin
SIGMA TEKNIKA Vol 3, No 2 (2020): SIGMA TEKNIKA, VOL.3 NO.2, NOVEMBER 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33373/sigma.v3i2.2751
Perkembangan di era globalisasi menyebabkan persaingan setiap perusahaan ataupun usaha kecil menengah (UKM) semakin ketat dan mengembangkan produk-produk yang berkualitas. Begitu juga dengan UKM Nafisah memerlukan perbaikan-perbaikan terhadap produknya yaitu keripik singkong yang memiliki kandungan minyak yang lebih banyak daripada pesaing-pesaingnya yaitu 2ml kemasan kg . Perancangan alat pemisah minyak goreng pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode QFD (Quality Function Deployment) . Penelitian ini menggunakan kuisioner terbuka kepada 30 orang dan kuisioner tertutup 96 orang untuk memperoleh hasil yang dibutuhkan oleh konsumen terhadap produk. Data kuisioner tersebut akan digunakan untuk membuat tingkat kebutuhan pelanggan yang nantinya akan digambarkan kedalam bentuk HOQ (House Of Quality). Dari hasil yang telah digambarkan pada HOQ (House Of Quality) tingkat kesulitan, derajat kepentingan dan perkiraan biaya pada proses penirisan merupakan faktor yang paling utama dilakukan perbaikan. Perancangan alat pemisah minyak goreng merupakan ide dan bisa menurunkan kandungan minyak goreng dari 2 ml menjadi 0,11 ml dalam kemasan kg (turun sebesar 1,89 ml menggunakan motor) dan 1,15 ml didalam kemasan kg (turun 1.85 ml menggunakan alat konvesional).
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) UNTUK MEMINIMALKAN KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS DI PT. SUMBER SUKSES GANDA
Zaenal Arifin
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 10, No 1 (2022): PROFISIENSI JULI 2022
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33373/profis.v10i1.4294
ABSTRAKPenerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Untuk Meminimalkan Kecelakaan Kerja Dengan Metode FTA. Program Sarjana. Program Studi Teknik Industri. Universitas Riau Kepulauan.PT. Sumber Sukses Ganda dalam produktivitasnya tidak terlepas dari masalah yang dihadapi misalnya adanya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan akibat negatif industri terhadap lingkungan sekitarnya, jadi tingkat keselamatan kerja manusia sebagai faktor produksi sangat penting agar produktivitas yang optimal dapat dicapai.Judul dari penelitian ini adalah “Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk Meminimalkan Kecelakaan Kerja Dengan Metode Fault Tree Analysis pada PT. Sumber Sukses Ganda”. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis sejauh mana penerapan Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja di PT. Sumber Sukses Ganda dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penerapan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Sumber Sukses Ganda. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif, dimana pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada karyawan PT. Sumber Sukses Ganda. Objek penelitian ini adalah karyawan yang sudah bekerja lebih dari 1 tahun. Hasil dari pada penelitian ini merupakan Penerapan Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja di PT. Sumber Sukses Ganda belum terlakasana dengan maksimal, dikarenakan ada faktor yang mempengaruhi Penerapan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada PT. Sumber Sukses Ganda, yaitu penggunaan APD, penggunaan rambu-rambu K3, SDM, dan Teknologi. Kata Kunci: Penerapam SMK3, Resiko Kecelakaan Kerja, Fault Tree Analysis
EVALUASI KELAYAKAN MATERIAL PADA MESIN DAICHI PROSES CLEANING UNTUK MEMINIMUMKAN DOWNTIME DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT. ABC BATAM
Moden Purba;
Zaenal Arifin
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 8, No 2 (2020): PROFISIENSI DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33373/profis.v8i2.4691
Sebelum proses produksi berlangsung di area molding PT ABC Batam, terlebih dahulu dilakukan proses pembersihan untuk material yang digunakan seperti karet selama 4 menit, melamin selama 4 menit, conditioner 3 menit, dimana hal tersebut merupakan masalah bagi perusahaan, bagaimana mengatasi masalah evaluasi material tersebut dilakukan. Metoda membersihkan jenis yang baru melaui rubber clean UC 4000 dan rubber wax UC 4001 pada mesin daichi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan biaya downtime dari nilai OEE serta proses pembersihan material. Evaluasi dilakukan dengan cara melakukan pengamatan pada saat proses cetakan berlangsung serta mengumpulkan data proses pembersihan, kerusakan mesin, Preventive maintenance (PM) dan pembersihan material.Untuk melihat hasil evaluasi dari evaluasi material cleaning jenis baru untuk menurunkan downtime maka dilakukan pengukuran dengan keseluruhan Efektifitas peralatan (OEE), Sebagai alat untuk mengukur efektifitas penggunaan suatu atau peralatan dengan cara menghitung ketersedian mesin, kinerja dan kualitas produk yang dihasilkan yang mempengaruhi waktu henti dan titik kerugian yang membuat turunnya nilai OEE . Dari hasil penelitian penilaian sesuai kebutuhan material cleaning jenis baru untuk penurunan downtime full cleaning sebanyak 26 % dan semi cleaning sebanyak 31 %, sehingga terjadi peningkatan nilai OEE sebanyak 7,38 % , dan dari penurunan biaya proses full cleaning sebanyak Rp223.220 dan semi cleaning sebanyak Rp55,743.