Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PEMBAGIAN HARTA WARISAN PADA KELUARGA BEDA AGAMA DI DESA PANCASILA PERSPEKTIF MAQĀSHID AL-SHARĪAH JASSER AUDA (Studi di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan) Ah. Soni Irawan; Ahmad Muzakki
Al-Hukmi : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Keluarga Islam Vol. 2 No. 1 (2021): Al-Hukmi : Jurnal Hukum Ekonomi Syari’ah dan Keluarga Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.942 KB) | DOI: 10.35316/alhukmi.v2i1.1211

Abstract

Praktik pembagian harta warisan pada keluarga beda agama di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan berdalih toleransi, menjaga kerukunan antar umat beragama dalam satu keluarga, serta menjaga kearifan lokal yang dianggap sebagai solusi untuk menciptakan keadilan dan kemaslahatan dengan menyesuaikan adat kebudayaan masyarakat setempat, yang sekilas dipandang melanggar hadis larangan saling mewarisi antara Muslim dengan kafir. Sebagaimana data yang diperoleh dari pemerintah Desa Balun berupa daftar nama-nama keluarga beda agama dalam satu rumah terdapat 45 kartu keluarga, dari 45 kartu keluarga beda agama tersebut yang pernah melakukan praktik warisan terdapat setidaknya empat keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan non-Muslim dalam pembagian harta warisan pada keluarga beda agama di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan perspektif Maqāshid al-Sharīah Jasser Auda. Hasil penelitian ini bahwa keterlibatan ahli waris non-Muslim dalam pembagian harta warisan jika dilihat dari teori Maqāshid al-Sharīah Jasser Auda tidak bertentangan dengan nash secara universal, karena Maqāshid al-Sharīah Jasser Auda lebih mengutamakan pada makna yang terkandung dibalik teks dengan mempertimbangkan ‘urf dari aspek historis, sosiologis dan ekonomis daripada hanya terfokus pada teks saja, disamping itu Auda juga tidak hanya melihat satu nash hukum saja dalam menentukan sebuah ijtihad hukum, melainkan melihat kolerasi antara nash satu dengan nash yang lain terhadap masalah yang sedang dibahas, demi terciptanya rasa keadilan dan kemaslahatan ditengah-tengah masyarakat untuk menuju pembagian warisan yang adil.
Metode Pengkajian Hukum Islam Melalui Lajnah Bahtsul Masail NU Ahmad Muzakki
FIQHUL HADITS : Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam Vol 1 No 1 (2023): FIQHUL HADITS: Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam
Publisher : Mahad Aly PP Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan metode pengkajian hukum Islam melalui Lembaga Bahtsul Masail NU. Setelah dilakukan pembahasan disimpulkan bahwa ada 3 prosedur baku dalam metode penetapan sebuah hukum di Lajnah Bahtsul Masail NU, yaitu, pertama, qauly yang berarti pendapat. Ia berarti sebuah cara penetapan hukum dengan cara merujuk pada kutub mu’tabarah dari para imam madzahib. Kedua, ilhaqy yang berarti analogi. Berbeda dengan qiyas yang salah satu unsurnya al-ashl adalah dari al-Quran dan Sunnah, ilhaqy didefinisikan proses analogis dengan al-ashl-nya adalah pendapat para imam madzhab. Ketiga, manhajy yang berarti metodologis. Ia menetapkan hukum dengan mengambil illah berupa terwujudnya sebuah kemaslahatan pada hukum tersebut.
Gaya Bahasa Sindiran dalam Konten Somasi Community pada Kanal Youtube Deddy Corbuzier Edisi Desember 2023 dan Relevansinya dalam Pembelajaran Menulis Teks Anekdot di SMA Khoirotul Kamalia; Ahmad Muzakki; Fatih Holis Ahnaf
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 11, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v11i1.21540

Abstract

Gaya bahasa sindiran yang dituturkan oleh bintang tamu dalam konten somasi community pada kanal Youtube Deddy Corbuzier sangat menarik untuk diteliti. Dari banyaknya bintang tamu yang di datangkan, masing-masing membawakan materi yang beragam. Penelitian ini menganalisis 4 video dalam kanal YouTube tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa sindiran yang dituturkan oleh bintang tamu dalam konten somasi Community serta relevansinya terhadap pembelajaran menulis teks anekdot di SMA. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa kalimat yang dituturkan oleh bintang tamu dalam konten tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian Berdasarkan data yang terkumpul, tuturan yang mengandung jenis gaya bahasa sindiran yang dituturkan oleh bintang tamu sebanyak 20 data, yang terdiri dari 11 data berjenis gaya bahasa sindiran ironi, 3 data berjenis gaya bahasa sindiran sinisme, dan 6 data berjenis gaya bahasa sindiran sarkasme. Berdasarkan  analisis data tersebut konten somasi community relevan apabila digunakan sebagai rujukan pembuatan media ajar dalam pembelajaran menulis teks anekdot di SMA.
Development of Religious Students Character at RA Muslimat NU Nurud Dholam Majungan Madura Toyyibatut Thowilah; Ahmad Muzakki
Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam Vol. 12 No. 2 (2021): October
Publisher : STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/syaikhuna.v12i2.4858

Abstract

Pembelajaran dapat dikatakan berhasil jika terdapat tahapan-tahapan perubahan perilaku pada diri siswa. Proses pembelajaran pada anak sejak dini merupakan dasar awal pembentukan karakter. Pembelajaran dan pengembangan karakter religius pada anak memiliki peran yang signifikan karena pendidikan membutuhkan proses yang menjadikan anak religius. Wawancara dan observasi merupakan metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian adalah empat orang, tiga guru dan satu kepala sekolah. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi—pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karakter religius di RA Muslimat NU Nurud Dholam Majungan Madura adalah dengan mengamalkan akhlak yang baik di kelas, membuat kebiasaan rutin, memberikan reward, dan pengawasan guru kepada siswa. Faktor pendukung untuk mengembangkan karakter religius adalah semua guru dan administrator terlibat aktif dalam upaya ini. Faktor penghambatnya adalah kurangnya waktu yang tersedia di sekolah. Dukungan dari level paling inti sangat dibutuhkan yaitu keluarga, masyarakat, tokoh bangsa, dan tokoh agama dan masyarakat.
PERAN CHANNEL YOUTUBE “KINDERFLIX” DALAM PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 12 – 24 BULAN KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Siti Aisyah; Ahmad Muzakki; Hemas Haryas Harja Susetya
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i2.505

Abstract

Perkembangan bahasa yaitu perkembangan bahasa anak sejak anak lahir. channel youtube kinderflix adalah salah satu channel yang berisi video edukasi untuk balita yang disajikan lebih fokus pada tahap perkembangan bahasa anak. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran channel youtube kindeflix dalam mendukung perkembangan anak. Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi pada responden dengan memberikan tayangan konten Kinderflix selama 30 menit setiap hari selama 5 hari. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, seleksi dan penyuntingan, pengkodean dan penyajian data. Adapun hasilnya yaitu anak bisa bertepuk tangan, berekspresi sedih atau senang, menghentakkan kaki, menirukan burung terbang, menirukan kelinci melompat, menganggukkan kepala bermakna iya, menggelengkan kepala bermakna tidak. Adapun perbendaharaan kosakata yang didapatkan yaitu kata mama, papa, hoye (hore), menyebut huruf alfabet (A, I, O saja), kelinci, pala (kepala), menirukan suara kucing (miwu) dan sapi (moo), berhitung dari 1-3 saja (tu, dua, ga).
Akad Qardl Hasan sebagai Solusi Ekonomi Kerakyatan Subaidi Subaidi; Ahmad Muzakki
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/istidlal.v3i1.129

Abstract

Qardl hasan is the treasure given by the debt provider (muqridh) to the debt recipient (muqtaridh) then to be returned to them (muqridh) according to the amount received when he has been able to pay without obligation to pay interest or other benefits, because in qardl actually there is no clause with coercion where one side does not abuse the other. Muqtaridh is only burdened with paying off debts as big as the loan within a certain period. However, muqtaridh is recommended to return the better of debts to muqridh. Because the essence of qardl hasan is to reward Allah for Islamic interests, and of course the repayment is not same as the repayment made by humans. In this case of Islamic banking represented by Bank Muamalat Indonesia has completely arranged matters relating to qardl hasan which are generally in accordance with the rules in fiqh. If qardl hasan is implemented properly and those distributions of funds can reach all levels of middle to lower class in society, so it will be the solution for the economic progress in society.
Regulasi Poligami dan Relevansinya terhadap Hak Perempuan Studi Perbandingan Hukum di Indonesia dan Tunisia Siti Nuril Azkia; Ahmad Muzakki; Ramdan Wagianto
QIYAS: JURNAL HUKUM ISLAM DAN PERADILAN Vol 10, No 1 (2025): APRIL
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/qys.v10i1.7751

Abstract

Poligami merupakan isu yang kompleks dalam masyarakat Muslim modern. Kedua negara ini memiliki pendekatan yang berbeda: Tunisia melarang poligami secara tegas, sementara Indonesia mengizinkannya dengan syarat yang ketat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka, dengan membandingkan kerangka hukum dan dampaknya terhadap kesetaraan gender. Kode Status Pribadi Tunisia (1956) melarang poligami, dengan alasan keadilan dan modernitas. Undang-Undang Perkawinan (1974) mengizinkan poligami dengan persyaratan yang ketat, dengan tujuan untuk melindungi hak-hak perempuan, namun mendapat kritik karena berpotensi mendiskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara regulasi poligami di Tunisia dan Indonesia, serta dampaknya terhadap hak-hak perempuan. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka, dengan membandingkan kerangka hukum yang berlaku di kedua negara dan menjaminnya terhadap kesetaraan gender. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana reformasi hukum di negara-negara dengan mayoritas umat Islam mempengaruhi kesetaraan gender dan hak-hak perempuan, serta pentingnya perdebatan dalam menetapkan kebijakan yang lebih adil.