Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Profesionalisme Guru melalui Workshop Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi Hakim, Arief Rahman; Gutama, Andika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v3i1.1485

Abstract

Penulisan karya tulis ilmiah pada dasarnya bertujuan membangkitkan rasa keingintahuan terhadap fenomena alam yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penulisan karya tulis ilmiah juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis terhadap fenomena alam dan meningkatkan kreativitas yang menumbuhkan kemampuan berkreasi dan daya kritis. Salah satu subkompetensi guru adalah menguasai substansi keilmuan terkait bidang studi dan menguasai struktur dan metode keilmuan. Indikator subkompetensi ini adalah menguasai langkah-langkah penelitian, pengembangan artikel, dan publikasi. Tujuan dari pengabdian ini adalah membantu guru meningkatkan professionalisme melalui penguasaan subkompetensi tersebut. Pengabdian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Talangsuko I Kecamatan Turen dengan peserta 17 guru dari Sekolah Dasar sekitar. Metode yang digunakan pada pengabdian ini dimulai dari perencanaan/ persiapan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa guru-guru di Sekolah Dasar Kecamatan Turen telah memahami cara menulis artikel yang diambil dari hasil penelitian ilmiah dan publikasi pada jurnal nasional yang terakreditasi atau tidak terakreditasi.
Inovasi Pangan Sehat Berbasis Lokal: Optimalisasi Daun Katuk sebagai Camilan Bergizi bagi Masyarakat Sulistyowati, Prihatin; Sakdiyah, Siti Halimatus; Yulianti, Yulianti; Gutama, Andika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v5i1.3174

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk "OKEGAS: Olahan Katuk Bergizi untuk Anak Sehat" dilaksanakan sebagai upaya edukasi dan pelatihan pembuatan camilan sehat berbahan dasar daun katuk di Sekolah Dasar Negeri Kebonsari 4 Kota Malang. Latar belakang kegiatan ini adalah tingginya konsumsi camilan instan rendah gizi di kalangan anak-anak akibat tren viral di media sosial. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat sekolah terhadap pentingnya memilih makanan sehat berbahan alami dan memperkenalkan inovasi olahan pangan bergizi. Melalui demo masak dan pelatihan pembuatan cookies daun katuk, peserta yang terdiri dari wali murid dan masyarakat sekolah dilibatkan secara aktif dalam proses pembuatan camilan sehat. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme peserta serta meningkatnya pengetahuan mereka mengenai manfaat konsumsi pangan organik rendah Monosodium Glutamat (MSG). Selain itu, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan stunting dan pengembangan usaha berbasis bahan pangan lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi gizi berbasis komunitas sekolah yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di lingkungan pendidikan lainnya.
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SENI RUPA PADA KURIKULUM MERDEKA DI KELAS II SEKOLAH DASAR Aida, Safa Mariska; Gutama, Andika; Nita, Cicilia Ika Rahayu
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 8 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi perubahan kurikulum yaitu kurikulum merdeka yang bertujuan bukan hanya meningkatkan bidang akademik dan nilai karakter serta bakat yang dimiliki siswa. Pada kurikulum merdeka modul ajar SBdP berdiri sendiri. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan implementasi pembelajaran seni rupa pada kurikulum merdeka dan hambatan implementasi pembelajaran seni rupa pada kurikulum merdeka. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan mengambil data secara langsung berupa observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan hasil penelitian yang bersifat sesungguhnya. Adaptasi kurikulum menjadi sebuah tantangan bagi seluruh warga sekolah. Salah satunya pembelajaran seni rupa yang memiliki hambatan tidak adanya guru seni di sekolah dan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan pembaruan kurikulum merdeka membantu kegiatan seni rupa melalui pengembangan projek penguatan profil pancasila (P5) dimana siswa bukan hanya mempelajari dasar seni rupa yang meliputi bentuk dan warna tetapi juga kegunaan yang diperoleh dari pemanfaatan barang bekas sehingga memiliki nilai lebih. Kurikulum merdeka dan seni rupa memberi edukasi pengembangan bakat yang dapat berguna di lingkungan sekolah maupun lingkungan luar sekolah dapat berjalan dengan baik dikarenakan kordinasi, komunikasi dan kerjasama pihak sekolah dengan wali murid dalam beradaptasi dan mengembangkan kurikulum merdeka. Kesimpulan dalam penelitian ini kurikulum merdeka dalam pembelajaran seni rupa menjadi jembatan siswa dalam meningkatkan kreativitas yang dimilik untuk menghasilkan karya seni rupa dengan memanfaatkan barang bekas disekitar menjadi barang yang bukan hanya memiliki nilai keindahan tetapi nilai fungsi atau seni rupa.
Analisis Pengintegrasian Pendidikan Karakter Pada Pembelajaran Seni Rupa Siswa Kelas III di Sekolah Dasar Caroline, Eligia Maya; Cicilia Ika Rahayu Nita; Andika Gutama
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35346

Abstract

Pendidikan karakter di sekolah dasar dilakukan melalui kegiatan-kegiatan pembiasaan, pengembangan karakter spiritual menjadi fokus utama yang relatif mudah tercapai karena lingkungan yang homogen. Pengembangan karakter lainya masih memerlukan waktu, upaya dan strategi yang lebih kompleks. Upaya pengembangan karakter dilakukan dalam pembelajaran seni rupa melalui teori dan praktik secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut bagaimana mata pelajaran seni rupa dapat diintegrasikan secara efektif dalam pendidikan karakter terkhusus karakter kreatif dan tanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini mengacu pada model analisis data menurut Miles & Huberman, yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: data collection, data reduction, data display dan conclusions. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter pada pembelajaran seni rupa menggunakan strategi yang termuat dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran serta penilaian dan evaluasi. Strategi yang digunakan yaitu guru menanamkan nilai-nilai karakter pada elemen dalam modul ajar, pembelajaran berbasis proyek, metode belajar kerja kelompok dan model pembelajaran discovery learning melalui 3 tahapan diantaranya pendahuluan, inti dan penutup. Melalui pembelajaran seni rupa yang menyenangkan, peserta didik tidak hanya belajar tentang teknik dan estetika, melainkan juga dapat membentuk karakter kreatif dan tanggung jawab dalam menyelesaikan topeng Reog. Proses berkreasi ini tidak hanya menghasilkan karya seni yang bernilai estetika, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan karakter positif peserta didik.
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN ALAT MUSIK RECORDER PADA PEMBELAJARAN SENI MUSIK KELAS V SDN 01 PERMANU Andika Gutama; Cicilia Ika Rahayu Nita; Ruth Natalia Damayanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.34154

Abstract

There are three branches of arts education at SDN 01 Permanu, namely visual arts, music, and dance. Although all three are taught, the school tends to focus more on visual arts education because it is considered easier to implement and supported by the availability of adequate tools and materials. Meanwhile, music education still faces challenges, particularly with the recorder instrument material, as students struggle with properly placing their fingers on the recorder holes, blowing with the correct technique, and reading musical notation. This study aims to determine the process, feasibility, practicality, and effectiveness of the recorder instrument guidebook. This development research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects in this study included media experts, subject matter experts, and language experts for feasibility testing, as well as teachers and students for practicality testing through limited field testing involving 3 students and extensive field testing involving 5 students. The feasibility test results showed a 95.45% approval rate by media experts, 95% by subject matter experts, and 90% by language experts, categorizing the guidebook as “Highly Feasible.” The practicality test by teachers yielded a percentage of 79.16%, which can be categorized as “Very Practical.” The practicality percentage by students in the limited field test was 99.16%, and by students in the extensive field test was 79%, both falling under the “Very Practical” category. The effectiveness test on the skill aspect using a questionnaire yielded a percentage of 83.43%, categorized as “Very Effective.” Based on the research results, it can be concluded that the music recorder playing guidebook is categorized as suitable, practical, and effective for use in music education at elementary schools.
Edukasi Lingkungan melalui Seni Lukis Tote Bag pada Siswa Sekolah Dasar sebagai Upaya Pengurangan Plastik Sekali Pakai dan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Gutama, Andika; Anggraeni, Ferdiana Wella; Sulistyowati, Prihatin; Triwahyuningtyas, Dyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.3688

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menanamkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini melalui kegiatan edukatif dan kreatif sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Tanjungrejo 2 Kota Malang dengan memanfaatkan seni lukis tote bag sebagai media kampanye ramah lingkungan yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Sasaran kegiatan adalah 14 siswa kelas IV dan V yang dipilih berdasarkan minat, kesiapan, serta potensi mereka sebagai agen perubahan dan edukator sebaya dalam lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi mengenai dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan, demonstrasi teknik melukis tote bag, praktik pembuatan desain kreatif yang memuat pesan kepedulian lingkungan, serta evaluasi kegiatan melalui observasi dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap isu pencemaran plastik, berkembangnya kemampuan mengekspresikan nilai-nilai kepedulian lingkungan melalui karya seni, serta perubahan perilaku positif berupa pembiasaan penggunaan tote bag sebagai alternatif pengganti kantong plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini terintegrasi dengan penguatan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi kreatif dan mandiri, sehingga memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter peduli lingkungan dan tanggung jawab sosial pada siswa sekolah dasar. 
PENGEMBANGAN VIDEO POLA LANTAI TARI SERIMPI BERBASIS ARTIFI-CIAL INTELLIGENCE PADA PEMBELAJARAN GEOMETRI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Siti Mufaroha; Cicilia Ika Rahayu Nita; Andika Gutama
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 No.1, Maret 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i1.41761

Abstract

This research aims to develop an Artificial Intelligence (AI)-based animated video learning medium that integrates ethnomathematics concepts through the floor patterns of the Serimpi Dance in geometry material for elementary school students. The background of this research is the low visualization ability of students towards abstract geometry concepts and the sub-optimal utilization of digital technology in the learning process. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research subjects involved media experts, material experts, and language experts as validators, as well as fifth-grade elementary school students for product trials. Data collection instruments included validation questionnaires, observations, and learning outcome tests (pretest and posttest). The results showed that: (1) The AI-based animated video learning medium was declared highly feasible with a validity percentage of 95% from media experts, 87.5% from material experts, and 87.5% from language experts. (2) This learning medium is effective in improving student learning outcomes, as evidenced by the increase in the average score from 58.28 in the pretest to 91.03 in the posttest. (3) The N-Gain analysis of 77.93% indicates that this medium is in the "Effective" category. Thus, the AI-based learning medium with the Serimpi Dance ethnomathematics approach is feasible and effective for use as an innovative and contextual support tool for geometry learning in elementary schools.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI BUMIKU SAYANG, BUMIKU MALANG MELALUI MEDIA KARTU DOMINO DI KELAS V SDN SUKUN 2 KOTA MALANG Fransiska Yasinta Din Ebo; Gutama, Andika; Hidayat, Ahmad Rifki
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48219

Abstract

This research was motivated by the low level of active participation among fifth-grade students at SDN Sukun 2 Malang City in learning natural and social sciences (IPAS), caused by the dominance of conventional methods and the use of less varied instructional media. The main objective of this study was to describe the implementation of domino card media and to enhance students’ learning activeness on the topic “Bumiku Sayang, Bumiku Malang”. The research method employed was Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis & McTaggart model, conducted in two cycles. The research subjects consisted of 29 students from class VA. Data were collected through direct observation using an activeness assessment rubric and the distribution of student response questionnaires. Data analysis was carried out descriptively and quantitatively to identify trends in the improvement of student engagement across each meeting. The results indicated a significant transformation in student activeness. In the pre-cycle and the beginning of Cycle I, student activeness fell into the “Low” category, with an average percentage of 35.17%. Following the refinement of instructional actions and optimization of domino card media use, student activeness increased dramatically in the final meeting of Cycle II, reaching 86.72% and classified as “Excellent”. This improvement was further corroborated by the student response questionnaire results, which reached 85.59%, indicating that game-based media were effective in creating an interactive, concrete, and enjoyable classroom atmosphere. It can be concluded that the implementation of domino card media successfully transformed students’ roles from passive listeners into enthusiastic learning subjects who actively engage in discussion, questioning, and collaboration.
Implementasi Pembelajaran Gamelan Sebagai Sarana Penguatan Karakter Siswa Di Sekolah Dasar Klara Natalia; Cicilia Ika Rahayu Nita; Andika Gutama
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 : Mei (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study focuses on the implementation of Gamelan learning as a medium for instilling character values in students at SDN Sukun 1 Malang. Character education is an important aspect of learning in elementary schools, aimed at shaping the personality, morals, and ethics of students. One way to apply character education is through traditional Gamelan art learning. Gamelan art not only plays a role in cultural preservation but also serves as an effective means of teaching values such as discipline, responsibility, cooperation, and perseverance. The problem addressed in this research is the lack of integration of character education in elementary school learning, necessitating an effective method through Gamelan learning to instill character values in students. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection was conducted through observation, interviews with teachers and students, and documentation of the Gamelan learning process. Data analysis was performed interactively with stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings of the research indicate that Gamelan learning has a positive impact on the formation of student character. Through regular Gamelan practice, students become more disciplined in participating in activities, demonstrate responsibility for the musical instruments used, and are able to cooperate in creating musical harmony. Additionally, Gamelan learning also enhances students' self-confidence and love for local culture. This learning not only functions as a means of cultural preservation but also helps shape students' personalities holistically.
PENINGKATAN LITERASI NUMERASI SISWA KELAS 4 SDN SUKUN 2 MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA MYSTERY BOX SOAL CERITA MATEMATIKA Afadlil `Ibadirrahman; Andika Gutama; Hidayat, Ahmad Rifki
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48119

Abstract

The results of the 2022 Program for International Student Assessment (PISA)indicate that students` numeracy literacy skills in Indonesia remain low. Thissituation was also observed among fourth-grade students at SDN Sukun 2, whostruggled to solve word problems in mathematics. This study aims to improvestudents’ numeracy literacy skills through the implementation of a Problem-BasedLearning (PBL) model supported by a Mystery Box medium for mathematics wordproblems. The study employed the Classroom Action Research method based onthe Kemmis and McTaggart model, conducted over two cycles with five sessions.The research subjects consisted of 27 fourth grade students at SDN Sukun 2 inMalang City. Data collection techniques included observation, testing, anddocumentation. The results showed that the percentage of students meeting thestandard increased from 40,74% to 96,30%, while the average student score rosefrom 68,44 to 84,51. The implementation of the PBL model supported by the MysteryBox media was effective in improving the numeracy literacy skills of elementaryschool students.