Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengembangan Video Gerak dan Lagu Anti Bullying Untuk Siswa Sekolah Dasar Sari, Nadia Kurnia; Gutama, Andika; Nita, Cicilia Ika Rahayu
MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 7 No 01 (2025): Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LPPM STIKI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/mavis.v7i01.1479

Abstract

Bullying in schools is currently a serious concern for the education and health services because bullying cases are increasingly widespread, especially in the school environment. Without bullying incidents, learning activities at school become enjoyable, so alternative solutions are needed to minimize bullying cases that occur in elementary schools. This research aims to describe the process, feasibility and practicality of developing anti-bullying movement videos and songs. This research uses a development research method with a 4D model consisting of Define, Design, Develop, Dessiminat. The data used in this research are qualitative data and quantitative data. The results of the feasibility test for the Anti-Bullying Movement Video and Song met the "Very Eligible" criteria with percentage results of 93% material experts, 96% language experts and 97.5% media experts. The practicality test received the "Very Practical" category with a percentage result of 96% by teachers, and 93% in the students' practicality test. Thus, anti-bullying motion video and song products are suitable for use in elementary schools and are practical and can be used to reduce bullying incidents in elementary schools. At the testing stage, the effectiveness of anti-bullying movement videos and songs was declared to be very effective.
Profesionalisme Guru melalui Workshop Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi Hakim, Arief Rahman; Gutama, Andika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v3i1.1485

Abstract

Penulisan karya tulis ilmiah pada dasarnya bertujuan membangkitkan rasa keingintahuan terhadap fenomena alam yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penulisan karya tulis ilmiah juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis terhadap fenomena alam dan meningkatkan kreativitas yang menumbuhkan kemampuan berkreasi dan daya kritis. Salah satu subkompetensi guru adalah menguasai substansi keilmuan terkait bidang studi dan menguasai struktur dan metode keilmuan. Indikator subkompetensi ini adalah menguasai langkah-langkah penelitian, pengembangan artikel, dan publikasi. Tujuan dari pengabdian ini adalah membantu guru meningkatkan professionalisme melalui penguasaan subkompetensi tersebut. Pengabdian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Talangsuko I Kecamatan Turen dengan peserta 17 guru dari Sekolah Dasar sekitar. Metode yang digunakan pada pengabdian ini dimulai dari perencanaan/ persiapan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa guru-guru di Sekolah Dasar Kecamatan Turen telah memahami cara menulis artikel yang diambil dari hasil penelitian ilmiah dan publikasi pada jurnal nasional yang terakreditasi atau tidak terakreditasi.
Inovasi Pangan Sehat Berbasis Lokal: Optimalisasi Daun Katuk sebagai Camilan Bergizi bagi Masyarakat Sulistyowati, Prihatin; Sakdiyah, Siti Halimatus; Yulianti, Yulianti; Gutama, Andika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v5i1.3174

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk "OKEGAS: Olahan Katuk Bergizi untuk Anak Sehat" dilaksanakan sebagai upaya edukasi dan pelatihan pembuatan camilan sehat berbahan dasar daun katuk di Sekolah Dasar Negeri Kebonsari 4 Kota Malang. Latar belakang kegiatan ini adalah tingginya konsumsi camilan instan rendah gizi di kalangan anak-anak akibat tren viral di media sosial. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat sekolah terhadap pentingnya memilih makanan sehat berbahan alami dan memperkenalkan inovasi olahan pangan bergizi. Melalui demo masak dan pelatihan pembuatan cookies daun katuk, peserta yang terdiri dari wali murid dan masyarakat sekolah dilibatkan secara aktif dalam proses pembuatan camilan sehat. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme peserta serta meningkatnya pengetahuan mereka mengenai manfaat konsumsi pangan organik rendah Monosodium Glutamat (MSG). Selain itu, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan stunting dan pengembangan usaha berbasis bahan pangan lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi gizi berbasis komunitas sekolah yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di lingkungan pendidikan lainnya.
Implementasi Pembelajaran Gamelan Sebagai Sarana Penguatan Karakter Siswa Di Sekolah Dasar Natalia, Klara; Ika Rahayu Nita, Cicilia; Gutama, Andika
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 : Mei (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study focuses on the implementation of Gamelan learning as a medium for instilling character values in students at SDN Sukun 1 Malang. Character education is an important aspect of learning in elementary schools, aimed at shaping the personality, morals, and ethics of students. One way to apply character education is through traditional Gamelan art learning. Gamelan art not only plays a role in cultural preservation but also serves as an effective means of teaching values such as discipline, responsibility, cooperation, and perseverance. The problem addressed in this research is the lack of integration of character education in elementary school learning, necessitating an effective method through Gamelan learning to instill character values in students. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection was conducted through observation, interviews with teachers and students, and documentation of the Gamelan learning process. Data analysis was performed interactively with stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings of the research indicate that Gamelan learning has a positive impact on the formation of student character. Through regular Gamelan practice, students become more disciplined in participating in activities, demonstrate responsibility for the musical instruments used, and are able to cooperate in creating musical harmony. Additionally, Gamelan learning also enhances students' self-confidence and love for local culture. This learning not only functions as a means of cultural preservation but also helps shape students' personalities holistically.
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SENI RUPA PADA KURIKULUM MERDEKA DI KELAS II SEKOLAH DASAR Aida, Safa Mariska; Gutama, Andika; Nita, Cicilia Ika Rahayu
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 8 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi perubahan kurikulum yaitu kurikulum merdeka yang bertujuan bukan hanya meningkatkan bidang akademik dan nilai karakter serta bakat yang dimiliki siswa. Pada kurikulum merdeka modul ajar SBdP berdiri sendiri. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan implementasi pembelajaran seni rupa pada kurikulum merdeka dan hambatan implementasi pembelajaran seni rupa pada kurikulum merdeka. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan mengambil data secara langsung berupa observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan hasil penelitian yang bersifat sesungguhnya. Adaptasi kurikulum menjadi sebuah tantangan bagi seluruh warga sekolah. Salah satunya pembelajaran seni rupa yang memiliki hambatan tidak adanya guru seni di sekolah dan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan pembaruan kurikulum merdeka membantu kegiatan seni rupa melalui pengembangan projek penguatan profil pancasila (P5) dimana siswa bukan hanya mempelajari dasar seni rupa yang meliputi bentuk dan warna tetapi juga kegunaan yang diperoleh dari pemanfaatan barang bekas sehingga memiliki nilai lebih. Kurikulum merdeka dan seni rupa memberi edukasi pengembangan bakat yang dapat berguna di lingkungan sekolah maupun lingkungan luar sekolah dapat berjalan dengan baik dikarenakan kordinasi, komunikasi dan kerjasama pihak sekolah dengan wali murid dalam beradaptasi dan mengembangkan kurikulum merdeka. Kesimpulan dalam penelitian ini kurikulum merdeka dalam pembelajaran seni rupa menjadi jembatan siswa dalam meningkatkan kreativitas yang dimilik untuk menghasilkan karya seni rupa dengan memanfaatkan barang bekas disekitar menjadi barang yang bukan hanya memiliki nilai keindahan tetapi nilai fungsi atau seni rupa.
Analisis Pengintegrasian Pendidikan Karakter Pada Pembelajaran Seni Rupa Siswa Kelas III di Sekolah Dasar Caroline, Eligia Maya; Cicilia Ika Rahayu Nita; Andika Gutama
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35346

Abstract

Pendidikan karakter di sekolah dasar dilakukan melalui kegiatan-kegiatan pembiasaan, pengembangan karakter spiritual menjadi fokus utama yang relatif mudah tercapai karena lingkungan yang homogen. Pengembangan karakter lainya masih memerlukan waktu, upaya dan strategi yang lebih kompleks. Upaya pengembangan karakter dilakukan dalam pembelajaran seni rupa melalui teori dan praktik secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut bagaimana mata pelajaran seni rupa dapat diintegrasikan secara efektif dalam pendidikan karakter terkhusus karakter kreatif dan tanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini mengacu pada model analisis data menurut Miles & Huberman, yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: data collection, data reduction, data display dan conclusions. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter pada pembelajaran seni rupa menggunakan strategi yang termuat dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran serta penilaian dan evaluasi. Strategi yang digunakan yaitu guru menanamkan nilai-nilai karakter pada elemen dalam modul ajar, pembelajaran berbasis proyek, metode belajar kerja kelompok dan model pembelajaran discovery learning melalui 3 tahapan diantaranya pendahuluan, inti dan penutup. Melalui pembelajaran seni rupa yang menyenangkan, peserta didik tidak hanya belajar tentang teknik dan estetika, melainkan juga dapat membentuk karakter kreatif dan tanggung jawab dalam menyelesaikan topeng Reog. Proses berkreasi ini tidak hanya menghasilkan karya seni yang bernilai estetika, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan karakter positif peserta didik.