Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peranan Orang Tua Dalam Perkembangan Psikososial Anak Usia Sekolah Selama Pandemi COVID-19 Ovrina Sintya Putri; Rahmawati Maulidia; Ratna Tri Wulandari
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2sp (2023): Special Issue June
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2sp.288

Abstract

Perkembangan psikososial pada anak usia sekolah adalah industri versus harga diri rendah, dimana anak bisa menyelesaikan tugas sekolah dan tugas rumah yang diberikan, mempunyai rasa bersaing, berperan dalam kegiatan kelompoknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisis artikel terkait dengan peranan orang tua dalam perkembangan psikososial anak usia sekolah selama pandemic COVID-19. Metode atau desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Literature Review. Hasil penelitian dari 10 artikel penelitian yang telah diperoleh 60% menggunakan desain penelitian Cross-Sectional dan sebanyak 30% menggunakan analisis Uji Chi-Square, dari analisis tersebut diperoleh terdapat 7 artikel dinyatakan adanya peranan orang tua dalam perkembangan psikososial anak usia sekolah selama pandemic covid-19 dan 3 artikel dinyatakan kurang adanya peranan orang tua dalam perkembangan psikososial anak usia sekolah selama pandemic covid-19. dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peranan orang tua sangat penting dalam perkembangan psikososial anak usia sekolah selama pandemic Covid-19.
THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY SUPPORT WITH HEALING RATES PATIENT COVID 19 THOSE WORK ARE IN ISOLATION IINDEPENDENT Yenny Richa Wahyu R; Rahmawati Maulidia; Nining Loura Sari
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2sp (2023): Special Issue June
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2sp.415

Abstract

Covid-19 is an infectious disease caused by a new type of corona virus, namely Sars-coV-2 and was first discovered in Wuhan, China on December 31, 2019. Covid-19 has caused various impacts on human life. These conditions cause the emergence of feelings of fear and anxiety in the community.This study analyzes the relationship between family support and the recovery rate of Covid 19 patients undergoing independent isolation. Method: The sampling technique used is purposive sampling. The technique for collecting data is through filling out questionnaires and open interviews about the support provided by families with healing rates of Covid 19 who are undergoing self-isolation. Health education about types of family support regarding Covid 19 prevention in the form of theory with the Lecture and Question and Answer method via offline. Result and analysis: Based on the Spearman Rank test, the value of sig = 0.03 and the value of = 0.05 means that P < then H0 is rejected, meaning that there is a relationship between family support and the recovery rate of Px Covid 19 who are undergoing independent isolation in the Rw 09 Village of Kesatrian Malang City. Almost half (42.5%) of Px Covid 19 who are undergoing independent isolation in the Rw 09 area, Kesatrian Village, Malang City, have good family support. Respondents always improve their immune quality by always thinking positively and asking for support from their family and social support.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU PICKY EATERS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (USIA 4-6 TAHUN) Nurul Fitriani; Rahmawati Maulidia; Reny Tri Febriani
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.764

Abstract

Pola Asuh Orang Tua merupakan faktor yang mempengaruhi perilaku picky eaters. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku picky eaters pada anak. Desain penelitian kuantitatif korelasional dengan pendeketan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini 55 pola asuh orang tua dengan teknik sampling menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner kebiasaan memilih-milih makanan. Analisa data menggunakan Uji Spearman Rank, dari hasil analisa data menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku picky eaters pada anak usia prasekolah (usia 4-6 tahun) di tk nada selorejo kota malang dengan nilai signifikan (p = 0,000) dimana lebih kecil dari α (<0,05), dan nilai koefisien korelasi (r = 0,516), artinya Ho ditolak terdapat hubungan pola asuh orang tua terhadap kejadian picky eater pada anak usia prasekolah. Simpulan picky eaters pada anak dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Saran penelitian ini perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan instrumen dan kategori yang lebih baik.
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA PRASEKOLAH DI MASA PANDEMI COVID-19 DI TK MIFTAHUL HUDA KENDALSARI MALANG: HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA PRASEKOLAH DI MASA PANDEMI COVID-19 DI TK MIFTAHUL HUDA KENDALSARI MALANG Mutmainnah; Rahmawati Maulidia; Andi Surya Kurniawan
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 1sp (2023): Special Issue Outcome PDP
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1sp.651

Abstract

Pola makan merupakan kebiasaan penting yang akan mempengaruhi status gizi dan pemenuhan kebutuhan gizi seimbang. Kebiasaan makan yang buruk akan berpengaruh pada status gizi, yang dapat menyebabkan tumbuh kembang anak tidak optimal. Di Indonesia, status gizi masih menjadi masalah utama, khususnya bagi anak-anak. Pola makan yang sehat juga sangat dianjurkan di masa pandemi ini, terutama bagi anak-anak yang masih rentan terhadap masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah status gizi anak prasekolah dipengaruhi secara signifikan oleh pola makannya. Desain penelitian ini komparatif non-eksperimental atau bisa disebut dengan desain retrospektif kuantitatif. Tehnik yang digunakan purposive sampling yang mana tehnik tersebut digunakan untuk menentukan sampel yaitu 34 anak dari populasi 50 anak prasekolah. Kriteria penelitian adalah anak-anak berusia antara 4 dan 6 tahun dan anak-anak dari orang tua yang bisa membaca dan menulis. Formula Z-score dan kuesioner pola makan digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan informasi. Uji Spearman Rho digunakan untuk menganalisis data. Hal ini menunjukkan bahwa hasil dari nilai p sebesar 0,000 yang berarti ada hubungan yang bermakna antara status gizi anak dengan pola makan, dengan tingkat keeratan 0,666. Status gizi anak meningkat dan membaik sebanding dengan jumlah makanan yang baik yang diberikan.