Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : KREASI

PERANCANGAN PROYEK KALIMAKA HOTEL JIMBARAN DENGAN PENDALAMAN GREEN DESIGN OLEH KONSULTAN ARSITEKTUR INTERIOR J’ ATELIER Teowarang, Janet; Wardhani, Dyah Kusuma
KREASI Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v8i2.4494

Abstract

Bali adalah salah satu destinasi pariwisata yang paling populer di dunia, tetapi pertumbuhan industri pariwisata yang pesat telah menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan alamnya. Untuk menjaga keindahan alam pulau ini juga memenuhi kebutuhan wisatawan, perancangan hotel berkelanjutan dengan pendekatan green design menjadi penting.Hotel adalah bangunan komersial dan merupakan investasi bisnis yang sangat berkembang di Kota Bali. Konsep berkelanjutan pada bangunan hotel dapat diterapkan pada desain dan operasional bangunan. Perancangan hotel di Bali dengan pendekatan green design merupakan langkah yang positif untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan industri pariwisata. Kalimaka Hotel Jimbaran yang dirancang dengan pendalaman green design diharapkan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dengan mempertahankan dan menghormati keunikan budaya dan alam Bali. Kalimaka Hotel dirancang dengan gaya desain kontemporer-tradisional yang menerapkan prinsip green design dengan perpaduan design tradisional khas Bali, yang dirancang berdasar kearifan lokal. Konsep desain Kalimaka Hotel mengangkat filosofi Tri Hita Karana yang diterapkan dari aspek bentuk arsitektur interior (bangunan, ruang luar, dan dalam) dan aspek fungsi (kegiatan). Metode perancangan terdiri dari konsep rancangan, prarancangan, pengembangan rancangan, pembuatan gambar kerja, proses pengadaan pelaksana konstruksi, dan pengawasan berkala. Selain itu juga dilakukan studi literatur untuk mengintegrasikan prinsip green design serta budaya ke dalam design. Keselarasan antara budaya, alam, dan praktik berkelanjutan akan menjadi pilar utama dalam perancangan hotel ini.
Perancangan Proyek Ritel Butik dengan Pendekatan Sense of Place oleh Konsultan Arsitektur Interior Espace Normal Christofaro, Veni Marcellia; Wardhani, Dyah Kusuma
KREASI Vol. 9 No. 2 (2024): Kreasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v9i2.5033

Abstract

This project is entitled “Boutique Retail Project Design with an In-Depth Sense of Place by Espace Normal Interior Architecture Consultants” on Argopuro Boulevard Street, Jember, East Java. Boutique retail design with a sense of place aims to create a unique and memorable shopping experience through design elements that strengthen customers' emotional attachment to space and preserve the culture in Indonesia, considering that technology in this modern era can shift the original culture of society. Sense of place here describes the emotional ties and meaning that individuals feel towards a place so that it becomes the key to forming a boutique identity and being different from other boutiques. The design methodology includes observation, interviews, literature study, typology study, and design concept development. As for the design concept, this design will later apply one of the themes from JFC (Jember Fashion Carnival), namely "Virtue Fantasy." Annually, JFC is a fashion carnival hosted at Jember Regency, East Java, which displays diverse cultural expressions. Implementation of design concepts with an ambiance that displays pop-up design, namely emphasizing abstract shapes, decorations that give a busy impression, and bright colors. By putting this idea into practice, it is intended to show off a fantasy-themed building, which is ideal for all women who aspire to be beautiful.
PERANCANGAN PROYEK KAFE DAN RESTORAN MAKASSAR DENGAN PENDALAMAN SENSE OF PLACE Jasin, Kelvin Anggriawan; Wardhani, Dyah Kusuma
KREASI Vol. 10 No. 1 (2024): Kreasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v10i1.5325

Abstract

Pada masa pandemi, orang-orang sering menghabiskan waktunya di dalam rumah baik itu berupa work from home (WFH) ataupun pertemuan online yang dilakukan di rumah. Seiring dengan berjalannya masa new normal maka masyarakat itu sendiri ingin melepas kepenatan mereka dengan melakukan aktivitas di luar rumah. Kafe dan resto ataupun tempat rekreasi lainnya akan mengalami pertumbuhan pengunjung. Maka kafe dan resto yang memiliki konsep yang unik akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggannya. Aplikasi konsep sense of place merupakan hal baru untuk diterapkan di Makassar sehingga dapat menarik dan memberikan pengalaman baru bagi pelanggannya. Selain itu, di Makassar sendiri terdapat banyak ukiran, motif, dan bentukan yang merupakan sesuatu yang khas dari suku Makassar. Penerapan sense of place dengan memasukkan unsur budaya ataupun unsur khas dari daerah Makassar tersebut dapat menjadi sesuatu yang menonjol untuk kafe dan restoran dalam perancangan ini. Agar hal ini dapat terwujud maka VIENS.Studio menawarkan sebuah konsep desain yang mengaplikasikan penerapan prinsip sense ofplace dengan mengkolaborasikan budaya khas Makassar yang dulunya memiliki kesan kuno, sehingga menjadi lebih modern dengan tujuan agar konsep ini dapat diterima oleh kalangan muda. Hasil dari perancangan ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman ruang yang autentik dan bermakna bagi para pengunjung, sekaligus memperkuat daya tarik Makassar sebagai destinasi wisata kuliner.
PERANCANGAN HOTEL LUMAJANG DENGAN PENDALAMAN SENSE OF PLACE OLEH JESSNOV INTERIOR STUDIO Christy, Jessica Novia; Wardhani, Dyah Kusuma
KREASI Vol. 10 No. 2 (2025): Kreasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v10i2.5956

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki keberagaman suku, budaya, agama, ras, dan bahasa. Adanya keberagaman tersebut membuat Indonesia memiliki ciri khas tersendiri. Namun, seiring perkembangan zaman, pengaruh globalisasi memberikan dampak positif dan negatif. Salah satu dampak negatif yang menjadi masalah yaitu nilai kebudayaan dan ciri khas tempat yang semakin pudar. Selain masalah tersebut, adanya pandemi Covid-19 yang muncul pada akhir 2019 juga memberikan dampak yang besar di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Dampak tersebut menyebabkan adanya pembatasan sosial, menurunnya sektor pariwisata, dan perekonomian. Dengan adanya masalah-masalah tersebut, maka Konsultan Jessnov Interior Studio hadir melalui pendekatan desain sense of place di mana desainnya memberikan kekhasan serta ikatan emosional antara pengguna dan tempat yang dapat menghadirkan rasa aman, nyaman, dan perasaan ingin berkunjung kembali. Proyek yang diambil oleh Jessnov Interior Studio sekaligus menjadi proyek tugas akhir yaitu proyek Djang Hotel yang merupakan hotel bintang 3 di Kabupaten Lumajang. Pada proyek hotel ini diterapkannya pendekatan desain sense of place, sehingga memberikan peluang untuk memperlihatkan kekhasan budaya maupun ciri khas tempat dari Kabupaten Lumajang dengan mengambil faktor fisik dan sosial serta faktor panca indra manusia yang mempengaruhi sense of place. Dengan adanya penerapan pendekatan tersebut dapat menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang dapat meningkatkan sektor pariwisata sekaligus dapat membantu mengingatkan masyarakat untuk menjaga warisan tempat dan budaya yang ada.
PERANCANGAN PROYEK SEKOLAH ALAM KUMAI DENGAN PENDALAMAN SENSE OF PLACE OLEH KONSULTAN ARKO ARCHITECTS Arkananta, Alam Dava; Wardhani, Dyah Kusuma
KREASI Vol. 10 No. 2 (2025): Kreasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v10i2.5957

Abstract

Pada masa kini akibat pengaruh globalisasi membuat banyak bangunan yang memiliki bentukan yang cenderung sama satu sama lain. Dimana dominasi budaya global menghilangkan keberagaman budaya lokal yang ada. Hilangnya unsur budaya dan ciri khas setempat akibat globalisasi membuat rasa emosional dan keterikatan pada tempat berkurang. Akibat dari itu, perlu adanya sebuah desain yang mampu menghadirkan rasa sense of place pada bangunan masa kini yang dapat menawarkan serta memberikan pengalaman yang lebih bermakna dan autentik. Sekolah Alam Madani Kumai merupakan sekolah yang terletak di Kabupaten Kotawaringin Barat, dimana sekolah ini menggunakan metode pendidikan yang dilakukan dengan menempatkan lingkungan alam sebagai pusat pembelajaran. Sekolah ini memiliki konsep bangunan dan lanskap yang berangkat dari respon lingkungan alam sekitar, sehingga dapat menciptakan keterikatan dan hubungan yang harmonis serta berdampak positif antara manusia, alam, dan bangunan. Konsep ini dihadirkan dengan memperhatikan kebutuhan yang ada, tanpa melupakan ciri khas atau akar budaya setempat agar dapat menciptakan identitas lokal yang ada, dimana rasa sense of place pada bangunan dihadirkan melalui desain yang merangsang ke-empat indra manusia. Perancangan Sekolah alam bertujuan untuk menghadirkan ruang belajar yang selaras dengan alam dan budaya lokal, dengan mengedepankan konsep sense of place sebagai dasar pendekatan desain. Selain itu, pengolahan desain memperhatikan kondisi eksisting, potensi, dan masyarakat yang ada di sekitar kawasan untuk dapat memberikan dampak positif antara satu sama lain.