Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Satya Widya

HAKEKAT PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF JOHN DEWEY Tinjauan Teoritis Wasitohadi Wasitohadi
Satya Widya Vol 30 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.456 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2014.v30.i1.p49-61

Abstract

Mengenai hakekat pendidikan, mengandung banyak aspek dan sifatnya sangat kompleks. Karena sifatnya yang kompleks itu, maka tidak sebuah batasanpun yang cukup memadai untuk menjelaskan hakekat pendidikan secara lengkap. Batasan tentang hakekat pendidikan yang dibuat para ahli beraneka ragam, dan kandungannya kadang berbeda satu dari yang lainnya. Perbedaan tersebut mungkin terjadi karena perbedaan orientasinya, konsep dasar yang digunakan, aspek yang menjadi tekanan, atau karena falsafah yang melandasinya. Bagi John Dewey, pengalaman adalah basis pendidikan, atau dalam terminologi Dewey sendiri “pengalaman” sebagai “sarana dan tujuan pendidikan”. Pendidikan pada hakekatnya merupakan suatu proses penggalian dan pengolahan pengalaman secara terus-menerus. Inti pendidikan adalah usaha untuk terus-menerus menyusun kembali (reconstruction) dan menata ulang (reorganization) pengalaman hidup subjek didik. Pendidikan haruslah memampukan subjek didik untuk menafsirkan dan memaknai rangkaian pengalamannya sedemikian rupa, sehingga ia terus bertumbuh dan diperkaya oleh pengalaman tersebut.Kata kunci: Hakikat Pendidikan, John Dewey.
PRAGMATISME, HUMANISME DAN IMPLIKASINYA BAGI DUNIA PENDIDIKAN DI INDONESIA Wasitohadi Wasitohadi
Satya Widya Vol 28 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.121 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2012.v28.i2.p175-190

Abstract

Praksis implementasi pendidikan mestinya mengacu pada teori pendidikan dan didasarkan pada landasan filosofis yang jelas. Agar praksis pendidikan tersebut dibimbing oleh teori (action guided by theories), maka pemahaman terhadap teori pendidikan dan akar filosofisnya menjadi penting dan strategis. Salah satu aliran filsafat yang pengaruhnya besar terhadap dunia pendidikan adalah pragmatisme. Pragmatisme meyakini bahwa benar tidaknya suatu teori bergantung pada berfaedah tidaknya teori itu bagi manusia dalam penghidupannya. Dengan demikian, ukuran untuk segala perbuatan adalah manfaatnya dalam praktek dan hasil yang memajukan hidup. Kaitan antara filsafat pragmatisme dengan humanisme, dapat dipahami dengan melihat pengaruh pragmatisme terhadap pendidikan modern melalui pengaruh teori pendidikan progressivisme. Humanisme pendidikan mengadopsi sebagian besar dari prinsip-prinsip progressivisme, yaitu keterpusatan pada anak, peran guru yang tidak otoritatif, pemfokusan pada subyek didik yang terlibat aktif dan tekanannya pada sisi pendidikan kooperatif dan demokratis. Implikasi pragmatisme bagi dunia pendidikan di Indonesia, antara lain tercermin dari adanya penghormatan dan penerapan terhadap prinsip-prinsip pendidikan berbasis pengalaman dan pendidikan yang berpusat pada subyek didik.
MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN BERMAKNA DI INDONESIA DAN IMPLIKASI-IMPLIKASINYA Wasitohadi Wasitohadi
Satya Widya Vol 28 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.165 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2012.v28.i1.p83-92

Abstract

Pendidikan bermakna sebagai sistem pendidikan memiliki tiga ciri, yaitu mensejahterakan, menghargai martabat manusia, dan berkeadilan. Implikasinya bagi pendidikan, bahwa (a) pendidikan harus berorientasi pada subyek didik, artinya anak didik diperlakukan sebagai subyek, pendidikan diselenggarakan sesuai dengan perkembangan dan kemampuan anak, dan pendidikan itu mengembangkan anak didik secara utuh, (b) pendidikan yang dikembangkan harus humanis religius, yaitu pendidikan yang menekankan aspek kemerdekaan individu diintegrasikan dengan pendidikan religius agar dapat membangun kehidupan individu (sosial) yang memiliki kemerdekaan dan kemandirian, tetapi dengan tidak meninggalkan nilai nilai keagamaan yang diikuti masyarakatnya, atau menolak nilai ketuhanan(ateisme), dan (c) kebijakan pendidikan yang deliberatif, sehingga kebijakan pendidikan yang dibuat memiliki hasil optimal.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 5 MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT)DI SEKOLAH DASAR VIRGO MARIA 1 AMBARAWA SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2013 2014 Vian Anggraeni; Wasitohadi Wasitohadi
Satya Widya Vol 30 No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.132 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2014.v30.i2.p121-136

Abstract

Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar (SD) pada umumnya masih diajarkan oleh guru dengan metode yang konvensional melalui ceramah. Hal tersebut menyebabkan siswa menjadi jenuh dan cenderung pasif pada saat pembelajaran di kelas. Ketidaktepatan guru dalam memilih metode dan media pembelajaran juga akan berakibat pada rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa. Oleh sebab itu, maka diperlukan adanya perbaikan pembelajaran tersebut untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa kelas 5 dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) di SD Virgo Maria 1 Ambarawa pada semester II tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Model penelitian ini mengadopsi model PTK Kurt Lewin yang terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD Virgo Maria 1 Ambarawa yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data berupa teknik tes dan non tes. Teknik tes berupa soal evaluasi akhir dan non tes berupa observasi serta dokumentasi. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini yaitu jika nilai rata-rata siswa kelas 5 mencapai atau melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 65. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis ketuntasan dan analisis komparatif hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa kelas 5 SD Virgo Maria 1 Ambarawa. Ini dapat dilihat dari skor awal aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah 67 dengan rata-rata 3,2 (79,8%); pada siklus II meningkat menjadi 76 dengan rata-rata 3,6 (90,5%). Hasil belajar matematika siswa kelas 5 juga mengalami peningkatan rata-rata kelas. Pada tes pra siklus 60,7; tes siklus I 64,2; dan tes siklus II menjadi 74,5. Siswa yang tuntas belajar, pada tes pra siklus 46,2%; siklus I 46,2%; dan pada siklus II sebanyak 61,5%. Ini berarti dari segi persentase ketuntasan belum dapat memenuhi indikator kinerja yang diharapkan yaitu siswa tuntas dengan persentase 80%.
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN BERBASIS KOGNITIF MORAL MELALUI MODEL VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) DITINJAU DARI HASIL BELAJAR PKn DENGAN MEMPERTIMBANGKAN MORAL JUDGEMENT Yogi Prihandoko; Wasitohadi Wasitohadi
Satya Widya Vol 31 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.984 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2015.v31.i1.p17-31

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat efektivitas antara penerapan pembelajaran berbasis kognitif moral melalui model VCT dengan pembelajaran konvensional ceramah bervariasi terhadap hasil belajar PKn dengan mempertimbangkan moral judgement. Jenis penelitiannya adalah Experimen Research tipe Quasi Exsperimental Research serta menggunakan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SDN Karangduren 01 sebagai kelompok eksperimen dan kelas 5 SDN Karangduren 02 sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan datayang digunakan adalah tes dan observasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji-t dengan SPSS 22.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis kognitif moral melalui model VCT efektif terhadap hasil belajar PKn dengan mempertimbangkan moral judgement siswa kelas 5 SD N Karangduren 01 Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang semester II tahun pelajaran 2014/2015. Simpulan tersebut didukung oleh hasil uji-t dengan hasil t hitung > t tabel (2,085>2,00488), signifikansi < 0,05 (0,042<0,05) serta skor hasil belajar PKn kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol (76,2>68,5).
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) BERBANTU MEDIA VIDEO INTERAKTIF DITINJAU DARI HASIL BELAJAR PKN Risania Wijayanti; Wasitohadi Wasitohadi
Satya Widya Vol 31 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.761 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2015.v31.i1.p54-68

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah bahwa proses pembelajaran PKn yang dilakukan guru cenderung menggunakan model konvensional dengan menerapkan metode ceramah. Dengan model tersebut, guru cenderung tidak memberikan pemahaman nilai-nilai yang ada pada pembelajaran PKn. Dari latar belakang itu peneliti akan menguji tingkat efektivitas penggunaan pembelajaran VCT berbantu video interaktif dengan model konvensional berbantu video interaktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara efektivitas model konvensional ceramah berbantu media video interaktif dan pembelajaran VCT berbantu media video interaktif terhadap hasil belajarPKn siswa kelas 5 SDN Mangunsari 03 Salatiga semester II tahun pelajaran 2014/2015.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan metode penelitian quasi eksperimental. Desain penelitian yang digunakan adalahpretest-posttest control group design. Subjek penelitian ini sebanyak 57 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan tes dan observasi. Teknik analisis data menggunakan independent sample ttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan efektivitas antara pembelajaran VCT berbantu media video interaktif dan model konvensional ceramah berbantu media video interaktif terhadap hasil belajar PKn siswa kelas 5 SDN Mangunsari 03 Salatiga semester II tahun pelajaran 2014/2015 terbukti. Hal ini ditunjukkan hasil uji t sebesar 2,072> 2,00404 dan signifikansi sebesar 0,043<0,05.
Co-Authors Ade Iriani Adi Kristianto Afentis Nehe Albi Meinisa Andhini Virgiana Andhini Virgiana, Andhini Andika Arma Saputra Annisa Cynthia Yanmi Ardiyanti, Tri Balad Ikklima Bambang Ismanto Beatrix Nian Gupitararas Bekti Ariyani Cahyo, Riky Nur Desi Desi Putrianasari, Desi Destiyani, Gati Dewi Aprilliani Dike, Yosina Dimas Anjar Kisworo Dwi Setyo Rini Eks Enus, Oriyanto Elisabet Septia Atma Ely Permono Emilia Emilia Emilia Emilia Erlin Damayanti F.X. Sudarsono Fachrul Imami Feny Carollina Ferna Setiana Gemi Sumarliningsih Hapzi Ali Heni Triana Irwanto Irwanto Janan Witanto Jhon S Pasaribu Kisworo, Dimas Anjar Laksmi, Javid Nama Ayu Lanmai, Stefen Res Liga Wulan Baktini Lutfitaningrum, Cindy Nur Maria Tri Erowati, Maria Tri Marinu Waruwu Marsye Ruth Hendria Pasanea Maryani Maryani Maryani Maryani Nova Dinda Taurina Nova Dinda Taurina, Nova Dinda Nurul Farida Nuzul Triprastiwi Pasaribu, Jhon S Pramesti Wardani Purnomo , Purwoko, Agus Putri, Ika Puspita Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Theresia Sri Resdianto, Andreas Richard Leonando Aoetpah Riky Nur Cahyo Risania Wijayanti Roy Hermawan Saputri, Annisa Tiara Widya Shofi Wedhi Prayuda Sigalingging, Berlian Novalita Simanjuntak, Pahala Mulatua Slameto Slameto Sophia Tri Satyawati Subiono, Joko Theresia Sri Rahayu Titahena, Apriliska Tri Ardiyanti Triprastiwi, Nuzul Ulfa, Fathika Maria Umbu Tagela Vian Anggraeni Wardhani, Galuh Setya Watimena, Janti Wirastiani Binti Yusup Yari Dwikurnaningsih Yayi Suryo Prabandari Yogi Prihandoko Yulianingsih Yulianingsih Yulianingsih, Yulianingsih Yulita Dwi Aryani Yunita Hastuti, Vanityas Yunita Patma Sari Zamroni Zamroni