Melkian Naharia
Universitas Negeri Manado

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

RESILIENSI REMAJA KORBAN PERCERAIAN ORANG TUA DI PANTI ASUHAN BAHASA KASIH BITUNG Yoel G. Mona; Melkian Naharia; Gloridei L. Kapahang
PSIKOPEDIA Vol. 2 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.141 KB) | DOI: 10.36582/pj.v2i1.2104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Resiliensi Remaja Korban Perceraian Orang Tua di Panti Asuhan Bahasa Kasih Bitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah satu orang, dengan pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, subjek mampu menjadi pribadi yang resilien. Meskipun subjek merupakan korban perceraian orangtua dan kemudian dititipkan di Panti Asuhan sejak umur 7 tahun dimana subjek mengalami banyak tekanan namun subjek tetap mampu bangkit dari keadaan yang penuh tekanan.
KEBERMAKNAAN HIDUP WANITA DEWASA AWAL YANG PERNAH MELAKUKAN ABORSI DI KELURAHAN MATANI SATU KOTA TOMOHON Devita C. Ginuni; Melkian Naharia; Gloridei L. Kapahang
PSIKOPEDIA Vol. 2 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.94 KB) | DOI: 10.36582/pj.v2i1.2107

Abstract

Kebermaknaan hidup adalah penghayatan individu dalam menemukan sesuatu yang berharga atau penting bagi individu itu sendiri, dimana hal tersebut memberikan alasan individu untuk tetap hidup dan memberikan nilai serta tujuan bagi seseorang untuk menjalani hidup dan berjuang untuk mempertahankannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Kebermaknaan Hidup Wanita Dewasa Awal Yang Pernah Melakukan Aborsi di Kelurahan Matani Satu, Kota Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah satu orang, pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara semi terstruktur dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa subjek mampu untuk melewati permasalahan dalam yang dialaminya dan kembali mampu memaknai kehidupannya saat ini. Subjek mampu memenuhi pencapaian aspek-aspek dari dimensi-dimensi kebermaknaan hidup. Subjek mampu memahami permasalahan dan arti hidupnya, subjek dapat mengubah pola pikir dan perilakunya, dengan mendapatkan dukungan dari orang sekitar subjek mampu untuk bangkit dari rasa bersalah yang ia alami, kembali mampu melihat makna hidupnya, memiliki komitmen untuk hidup yang lebih baik dan mampu mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN NASABAH Mariolis G. Tohama; Tellma M. Tiwa; Melkian Naharia
PSIKOPEDIA Vol. 2 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.648 KB) | DOI: 10.36582/pj.v2i1.2109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan nasabah pada pt. Bank sulutgo cabang tomohon. Untuk mendapatkan hasil penelitian yang otentik, maka peneliti menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 50 responden. Adapun instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah skala kualitas pelayanan dan skala kepuasan nasabah. Analisis data menggunakan koefisien korelasi product moment dengan bantuan spss 23. Hasil analisis data diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,748 (p : 0,000 < ɑ : 0.05). Sumbangan efektif kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah sebesar 55,95%. Artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan nasabah. Semakin tinggi kualitas pelayanan maka semakin tinggi pula kepuasan nasabah.
PERBEDAAN STRES SAAT BELAJAR DARING PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 LANGOWAN BERDASARKAN KATEGORI USIA DAN JENIS KELAMIN Pamela J. Assa; Melkian Naharia; Dewo A. N. Narosaputra
PSIKOPEDIA Vol. 2 No. 3 (2021): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.396 KB) | DOI: 10.36582/pj.v2i3.3537

Abstract

Perubahan metode pembelajaran menjadi daring dan harus beradaptasi dengan kebiasaan baru, bukan hal yang mudah untuk dilakukan oleh para siswa. Hal tersebut tentunya dapat menjadi sumber stres bagi siswa. Stres belajar diartikan sebagai tekanan-tekanan yang dihadapi anak berkaitan dengan sekolah, dipersepsikan secara negatif, dan berdampak pada kesehatan fisik, psikis, dan performansi belajarnya. Begitu juga dengan stres siswa saat belajar daring. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan jenis penelitian komparatif, dimana variabel dalam penelitian terdapat dua jenis variabel yaitu, Variabel Bebas (X): Usia dan Jenis Kelamin dan Variabel Terikat (Y): Komitmen Organisasi dan untuk mengetahui perbandingan stres saat belajar daring pada siswa berdasarkan kategori usia dan jenis kelamin maka peneliti menggunakan uji independent t-test. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 orang. Hasil penelitian diperoleh tingkat stres siswa saat belajar daring termasuk dalam kategori sedang cenderung tinggi, berdasarkan kategori usia menunjukan perbedaan stres saat belajar daring yang signifikan dan berdasarkan Jenis kelamin menunjukkan tidak ada perbedaan stres saat belajar daring.
FEAR OF MISSING OUT REMAJA KORBAN PERCERAIAN DI DESA SEA KECAMATAN PINELENG KABUPATEN MINAHASA Tesalonika T. F. Makawekes; Tellma M. Tiwa; Melkian Naharia
PSIKOPEDIA Vol. 2 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.618 KB) | DOI: 10.36582/pj.v2i4.3552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Fear of Missing Out Remaja korban perceraian di Desa Sea Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa. Menurut Przybylski et al (2013), Fear of Missing Out adalah sebuah ketakutan, kecemasan, dan kegelisahan yang dirasakan oleh individu ketika ia mengetahui orang lain sedang berada dalam suatu peristiwa yang lebih menyenangkan dibandingkan dengan apa yang sedang ia lakukan saat ini dengan mempertahankan aktivitasnya di media sosial dikarenakan adanya keinginan yang kuat untuk bisa terus terhubung dengan orang lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 1 orang dan pada remaja korban perceraian di Desa Sea kecamatan Pineleng Kabupaten. Hasil penelitian menunjukan bahwa yang terjadi pada remaja korban perceraian adalah remaja merasa tidak mendapatkan dukungan dari keluarga dan salah satu adalah Fear of Missing Out. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil wawancara sebelumnya bahwa individu tersebut merasa takut akan kehilangan momen dalam kehidupannya. mereka tidak ingin di perlakukan berbeda dan ingin di pandang sama layaknya remaja lain oleh karena itu muncul Fear of Missing Out pada remaja karena ingin di hargai dan terlihat sama dengan teman sebaya. Dampak yang terjadi karena remaja tidak mendapatkan dukungan dari keluarga salah satunya adalah Fear of Missing Out
A HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN HONORER di LAYANAN ADUAN PT PLN (PERSERO) UP3 KOTAMOBAGU Regina Evelin Mokodompit; Melkian Naharia; Great Erick Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 2 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran prevalensi penyebaran secara deskriptif terkait budaya organisasi di layanan aduan PT PLN (persero) UP3 kotamobagu mendapatkan gambaran penyebaran secara deskriptif terkait kepuasan kerja karyawan honorer di layanan aduan PT PLN (persero) UP3 kotamobagu mendapatkan gambaran hubungan budaya organisasi dengan kepuasan kerja karyawan honorer di layanan aduan PT PLN (persero) UP3 kotamobagu. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengacu pada metode penelitian kuantitatif.Lokasi penelitian ini berada di PT PLN (PERSERO) UP3 Kotamobagu. Subjek penelitian ini ialah seluruh karyawan honorer PT. PLN (Persero) di layanan aduan UP3 kotamobagu yang berjumlah 32 karaywan. Hasil dari penelitian ini ialah budaya organisasi karyawan PT PLN (PERSERO) UP3 KOTAMOBAGU dapat mengikuti peraturan-peraturan yang dibuat perusahaan sehingga berpengaruh positif pada kepuasan kerja karyawan. Semakin baik budaya organisasi maka komitmen organisasi karyawan juga akan semakin baik. Namun kiranya PT PLN (PERSERO) UP3 Kotamobagu untuk meningkatan komitmen organisasi maka perlu memperhatikan indikator adaptasi pada variabel budaya organisasi. Karena apabila karyawan mampu beradaptasi dengan baik maka akan mampu meningkatkan budaya organisasi dan indikator pada variabel organisasi.
HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DENGAN HARGA DIRI IBU YANG MEMILIKI ANAK TUNAGRAHITA DI SLB-C KATOLIK STA. ANNA TOMOHON Theresia S. M. Saragih; Tellma M. Tiwa; Melkian Naharia
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v4i1.6991

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali hubungan antara penerimaan diri dan harga diri pada orang tua yang memiliki anak tunagrahita di SLB-C Katolik St. Anna Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan penelitian eksplanatoris. Populasi penelitian terdiri dari 50 ibu wali murid yang memiliki anak tunagrahita, dan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling atau teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari semua aspek harga diri yang diteliti, aspek yang paling tinggi adalah kemampuan untuk menghargai diri sendiri, sementara aspek yang paling rendah adalah keinginan untuk mendapatkan penghargaan dari orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa para orang tua menginginkan pengakuan positif dari orang lain. Berdasarkan hasil penelitian, koefisien determinasi (r2) sebesar 0,234, yang berarti bahwa harga diri memberikan kontribusi sebesar 23,4% terhadap penerimaan diri, sementara 76,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
KEPUTUSAN WANITA DEWASA AWAL MELAKUKAN SEKS PRANIKAH DI KABUPATEN MINAHASA Jundi Sholahuddin; Melkian Naharia; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v4i1.7130

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengambilan keputusan wanita dewasa awal melakukan hubungan seks pranikah. Partisipan pada penelitian ini adalah sebanyak 2 dengan memiliki latar belakang yang berbeda. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian ini adalah dasar pengambilan keputusan meakukan hubungan seks pranikah adalah cinta. Kedua subjek mengatakan bahwa mereka juga merasa meyesal walaupun mereka sudah mencintai pasangan mereka. Selain itu, kedua subjek mengatakan lingkungan kost mereka juga menjadi faktor pengambilan keputusan mereka dan hal yang mendukung lainnya juga adalah teman- teman dekat subjek sudah pernah melakukan hubungan seks pranikah. Subjek juga mengatakan setiap hubungan berpacaran harus hubungan seks pranikah dengan pasangannya. Subjek sudah mengetahui dampak dari hubungan seks pranikah akan tetapi pasangannya subjek selalu meyakinkan akan menikahi subjek jika subjek akan mengalami kehamilan kedua subjek menggunakan informasi dari internet untuk memperkuat pengambilan keputusan mereka dalam melakukan hubungan seks pranikah.
DAMPAK PERILAKU DAN EMOSI NEGATIF REMAJA PENGGUNA GAWAI DI KABUPATEN MINAHASA Angelika Rantung; Melkian Naharia; Marssel M. Sengkey
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v4i2.7411

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis dampak perilaku dan emosi negatif pada remaja pengguna gawai di Desa Tolok Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pemeriksaan data menggunakan triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik. Peneliti menemukan dampak yang ditimbulkan pada perilaku remaja seperti perilaku sosial, contohnya remaja menjadi kurang aktif bersosialisasi di dalam rumah maupun di lingkungan sekitar. Terhadap orang tua, remaja lebih suka menunda perintah orang tua atau membantah nasihat yang orang tua berikan. Dampak emosi negatif yang ditimbukan saat menggunakan gawai secara berlebihan seperti emosinya lebih cepat naik atau marah jika diganggu pada saat dia sedang bermain gawai, merasa gelisah saat berada dikerumunan dan lebih memilih menyendiri sambil bermain gawai. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan gawai yang berlebihan dapat menimbulkan prilaku dan emosi negatif pada remaja.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB STRES KERJA KARYAWAN BAGIAN SUMBER DAYA MANUSIA PT. BANK RAKYAT INDONESIA KANTOR CABANG MANADO Valerio G. Tulus; Melkian Naharia; Gloridei L. Kapahang
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v4i2.7446

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor penyebab timbulnya Stres kerja karyawan bagian Sumber Daya Manusia PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Manado. Stres kerja merupakan suatu kondisi yang timbul ketika tuntutan atau tekanan dalam tempat atau lingkungan kerja yang melebihi kemampuan seseorang dalam menghadapinya, dan juga merupakan perwujudan dari kekaburan peran, konflik peran dan beban kerja yang berlebihan, dalam melakukan setiap pekerjaan tentunya stres kerja sangat berpengaruh dan mengganggu dalam bekerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan dua orang subjek penelitian Hasil penelitian menunjukan bahwa Faktor Penyebab Stres Kerja Karyawan Bagian Sumber Daya Manusia PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Manado terdapat pada faktor organisasi.