Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pendampingan Kelompok Informasi Masyarakat Desa Lembupurwo Dalam Optimalisasi Informasi Potensi Desa Melalui Media Digital Anugerah Bagus Wijaya; Desty Rakhmawati; Prita Suci Nurcandrani; Zanuar Rifai; Aulia Hamdi; Ferlin Christiana; Ratna Suminar
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 2, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v2i1.1423

Abstract

Posisi georafis Desa Lembupurwo berada di pesisir pantai Desa Lembupurwo memiliki potensi ekowisata yang cukup menjajikan, desa Lembupurwo memiliki pariwisata berupa Pantai Laguna Lembupurwo selain itu Desa Lembupurwo memiliki potensi yang baik dari segi Perikanan dan Pertaniannya. Akan tetapi, terkait informasi potensi tersebut belum termuat seutuhnya pada website desa Lembupurwo dikarenakan pengumpulan informasi masih terkendala, sehingga informasi berkaitan dengan kegiatan pertanian dan wisata masih sangat terbatas pada Website desa Lembupurwo. Dari permasalahaan yang ada, kelemahan dan tantangan tersebut salah satunya adalah kapasitas sumberdaya manusia. Salah satu langkah solutif yang dapat dilakukan, yakni dengan pembentukan Kelompok Infomasi Masyarakat (KIM). Tujuan pengabdian ini secara umum adalah membentuk Kelompok Informasi Masyarakat guna meningkatkan pembangunan desa dan peningkatan pengelolaan website informasi desa sebagai media informasi digital desa Lembupurwo, dengan tujuan utama kegiatan adalah peningkatan kapasitas sumberdaya manusia dalam rangka mendukung pengoptimalan website informasi desa juga sumberdaya manusia dalam pembuatan informasi berita desa Lembupurwo. Untuk kegiatan pengabdian pendekatan pendampingan yang akan dilakukan melalui tahapan Inception, Elaboration, Construction, dan Transition. Berdasarkan dari hasil dan pembahasan ketersedian Informasi desa dan potensi desa dapat diakses melalui web sehingga tidak hanya masyarakat lokal saja yang mengakses namun hingga masyarakat nasional.Kata kunci: Informasi Desa, KIM, Media Digital
STRATEGI DIFUSI INOVASI PUSKESMAS PURWOKERTO UTARA 2 DALAM DISEMINASI PROGRAM ANTENATAL CARE TERPADU Rizki Ardhi Rahma; Prita Suci Nurcandrani; Pundra Rengga Andhita
Jurnal Ilmu Komunikasi PROGRESSIO Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : Jurnal Ilmu Komunikasi PROGRESSIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/progressio.v4i2.1185

Abstract

Purwokerto Utara 2 Health Center is carrying out audiovisual innovations by using Instagram and TikTok as a means of disseminating integrated antenatal care checks with the aim of reducing stunting rates and supporting a demographic bonus in 2045. What time is needed and what is the social system like. This research is based on the theory of Everett M. Rogers which discusses innovation, communication channels, time, social systems, sociotechnology models, health communication, and new media. Therefore used descriptive qualitative analysis with observation, interviews, and documentation. The results show that the innovations carried out by Puskesmas 2 Purwokerto Utara are going well. Acceptance of the innovation took 3 months, but further efforts are still needed. Of the 7 selected informants, 6 accepted and 1 rejected the innovation because of the social norms they adhered to.
Implementasi Excellence Public Relations dan Coordinated Management of Meaning pada Sosialisasi Empat Pilar Utama SABar School, Banyumas Turistiati, Ade Tuti; Nan Kinasih, Eyora Jasmine; Nurcandrani, Prita Suci
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 7 No 1 (2024): January
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jep.v7i1.7127

Abstract

SABar School (Sekolah Alam Baturraden) applies four main pillars namely the pillars of morals, logic, leadership, and entrepreneurship in the student learning process. However, the view of the Banyumas community is that SABar School is only a school that involves more playing than learning activities. Parents are worried that sending their children to SABar School will be left behind in academics. This research aims to analyze the implementation of excellence in public relations and coordinated management of meaning towards the socialization of the four main pillars of SABar School. This research uses a qualitative descriptive research method with data collection techniques of observation and in-depth interviews with ten informants, supported by secondary data through literature studies. The research shows that SABar School's role in socializing activities on the four main pillars implements eight of the ten premises of public relations excellence. Two premises that have not been implemented are the integration premise because SABar School does not yet have a dedicated PR division and the independence premise. The management function of PR is still one with other management. Meanwhile, the results of coordinated management of meaning on the four main pillars show that SABar School has achieved a level of coordination.
MANAJEMEN PRODUKSI PESAN PROGRAM INOVASI KETILANG TUBERKULOSIS (TB) PUSKESMAS PURWOKERTO UTARA II Nurcandrani, Prita Suci
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 8, No 1 (2024): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : LPPM-PMP Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v8i1.8449

Abstract

Purwokerto Utara II Community Health Center, through the TB Ketilang Innovation Program determined the achievement of TB suspect service indicators of 100% or 297 people in 2023. However, in 2022, the number of findings only reached 79.79% of cases even though suspects had received information about the dangers of TB, healthy behavior (hygiene) and good sanitation. Meant, the expected change in behavior was not in accordance with the target. This research is to examine more deeply the application of message production management theory for the Tuberculosis Ketilang Innovation Program to TB suspects using Message Production Theory. This qualitative research used purposive sampling technique to draw the samples. The results showed that the Ketilang TB Innovation Program was successful in providing message interventions to increase awareness of the dangers of TB, especially in terms of the importance of maintaining sanitation and hygiene. In its implementation, involvement of TB cadres or survivors must be addressed.
Pelatihan Digital Content Creative Siswa/I SMP Negeri 02 Purwokerto Lestari, Umi; Suci Nurcandrani, Prita; May Lisa, Ayu; Intan Nurullina, Dinda
Artinara Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Artinara Juni 2022
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/art.v1i02.49

Abstract

Fenomena penggunaan media sosial mempengaruhi gaya hidup masyarakat, khususnya generasi Z yang melek akan teknologi karena mereka lahir dan tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat. Sayangnya, tidak sedikit generasi Z Indonesia gemar mengadopsi tren di media sosial yang kurang bermanfaat sehingga karya yang disebarkan di ruang publik masih belum terkonsep dengan baik dan tidak memiliki nilai positif di dalamnya. Oleh karena itu, tim melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan digital content creative yang bertujuan untuk membantu meningkatkan akselerasi paham teknologi digital bagi siswa SMP khususnya dalam bidang digital content creator serta melatih rasa percaya diri dan kreativitas siswa dalam membuat konten di media digital. Pelatihan ini diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto pada tanggal 7 dan 13 bulan Januari 2022 yang diikuti 32 peserta dari siswa kelas 9 SMP Negeri 2 Puwokerto. Metode pelatihan yaitu perkenalan, pengenalan story telling, media sosial dan videografi, praktik mengoperasikan kamera, praktik video kreatif dan evaluasi. Semua kegiatan pelatihan dilaksanakan di SMP Negeri 2 Purwokerto. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya antusiasme para peserta pelatihan dan minat peserta untuk membuat konten yang kreatif meningkat.
PENDAMPINGAN PROGRAM INOVASI KETILANG TUBERCULOSIS¬ DENGAN MENGGUNAKAN PENYINTAS SEBAGAI AGENT OF CHANGE DI PUSKESMAS PURWOKERTO UTARA 2 Prita Suci Nurcandrani; Yusyida Munsa Idah; Adam Prayogo Kuncoro
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19400

Abstract

ABSTRAKKetilang TB (Kelompok Motivator Layanan Pengobatan TB) merupakan program Inovasi Puskesmas Purwokerto Utara 2 yang ditujukan untuk mencapai indikator pelayanan kesehatan pada orang terduga (suspect) tuberkolosis di wilayah kerjanya hingga 100% di tahun 2023, yaitu pada angka temuan target sebanyak 297 pasien. Pada tahun 2022 capaian hanya 79,79% yang artinya masih jauh dari keberhasilan yang diharapkan. Terhitung sejak bulan Januari hingga awal April 2023 tercatat ada 10 pasien baru, dan 9 pasien lanjut pengobatan, serta 8 pasien sembuh. Angka tersebut masih jauh dari target yang dicanangkan sehingga perlu percepatan untuk dapat menjangkau suspect hingga 8 bulan ke depan. Program inovasi tersebut menekankan pada pemberdayaan kader post TB (penyintas) yang sudah sembuh/pengobatan lengkap. Tujuan dari program pendampingan ini adalah memaksimalkan peran penyintas yang dikemas dalam bentuk media videografi edukasi mengenai pentingnya sanitasi yang baik dan perilaku hygiene. Media tersebut dipandang penting untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) yang berkelanjutan bagi program ini. Media juga mendampingi penyintas dalam menyampaikan pesan sehingga diharapkan lebih efektif. Target pada pengabdian ini yaitu penguatan karakter penyintas, peningkatan pengetahuan mengenai sanitasi dan perilaku hygiene oleh suspek TB, keterampilan memanfaatkan media oleh kelompok inovator Ketilang TB meningkat dengan prosentase peningkatan sejumlah 24% (dua puluh empat persen) berdasarkan pengujian melalui kuesioner pre-test dan post-test. Kata kunci: pendampingan; program ketilang tuberculosis; penyintas; media edukasi. ABSTRACTKetilang TB (TB Treatment Service Motivator Group) is an Innovation program of Puskesmas Purwokerto Utara 2 which aims to achieve health service indicators for suspected tuberculosis in their work area up to 100% in 2023, namely at a target finding of 297 patients. In 2022, the achievement is only 79.79%, which means that it is still far from the expected success. From January to early April 2023, there were 10 new patients, 9 patients who continued treatment, and 8 patients recovered. This figure is still far from the declared target so it needs acceleration to be able to reach suspects for the next 8 months. The innovation program emphasizes empowering post-TB cadres (survivors) who have recovered/completed treatment. The purpose of this mentoring program is to maximize the role of survivors which is packaged in the form of educational videography media about the importance of good sanitation and hygiene behavior. The media is considered important to ensure the fulfillment of sustainable IEC (Communication, Information and Education) needs for this program. The media also assists survivors in conveying messages so that it is expected to be more effective. The targets of this service are strengthening the character of survivors, increasing knowledge about sanitation and hygiene behavior by TB suspects, media utilization skills by the TB Finite innovator group increasing by an increasing percentage of 24% (twenty-four percent) based on testing through pre-test and post-test questionnaires. Keywords: mentoring; tuberculosis finches program; survivors; educational media.
The Kontribusi Model Pentahelix dalam Penyebarluasan Informasi Desa Wisata Melung Kabupaten Banyumas Asriandhini, Bunga; Lestari, Annisa Try; Nurcandrani, Prita Suci; Sari, Rida Purnama; Wiguna, King Anugrah
Kinesik Vol. 11 No. 3 (2024): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v11i3.1531

Abstract

The dissemination of information is crucial for the development of Melung Tourism Village. The current information regarding attractions, facilities, and services in Melung Tourism Village has not effectively reached the broader community. The Penta helix model represents the stakeholders responsible for this dissemination process. The Penta helix components in this study include the Government, Businesses, the Community, Academia, and the Media. This study aims to explore the contributions of these stakeholders to the information dissemination process in Melung Tourism Village. A qualitative research approach was adopted, utilizing Robert Edward Freeman's stakeholder theory to analyze the contributions of the Penta helix elements. Additionally, the interactional communication model was employed to identify the challenges faced by the Penta helix stakeholders in disseminating information about Melung Tourism Village. The findings indicate that the contributions of the Penta helix in disseminating information about Melung Tourism Village remain suboptimal, primarily due to challenges such as a lack of skilled human resources, unclear task distribution, and insufficient content updates.
Pemanfaatan Komik Digital sebagai Iklan Layanan Masyarakat Hari Bawa Bekal Nasional di Puskesmas Purwokerto Utara 2 Prita Suci Nurcandrani; Ade Tuti Turistiati; Antonius Ferdi Widiatmoko
ABDIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Research and Community Service INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/abdimas.v4i2.2144

Abstract

Data of the Banyumas District Health Office for 2022 shows that in the 15-24 year age group, 3 to 4 out of 10 teenagers suffered from anemia. The 2013-2018 Riskesdas also noted that 32% of teenagers had anemia. Other findings were obesity, chronic energy deficiency, and eating disorders or unhealthy eating behaviors of teenagers’ lifestyles. Total of 1,150 students classified as teenagers is the responsibility of the Puskesmas Purwokerto Utara 2 to intervene more intensively. As a partner, Puskesmas needs promotional media applied to increase the nutritional status of teenagers. The method used is designing and socializing the use of digital comics. This comic is a form of public service advertisement used as one of the original National Bring Bekal Day social marketing strategies owned by partner. The results of this activity are in accordance with the planned stages by the team and the handover of comics with partner.
Penting (Peduli Stunting) Flashcards sebagai Media Kampanye Edukasi Peningkatan Gizi Balita di Puskesmas Purwokerto Utara 2 Prita Suci Nurcandrani; Kania Sayidatina Putri; Rida Purnama Sari
ABDIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): ABDIMAS JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Research and Community Service INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/abdimas.v5i2.4262

Abstract

Kementerian Kesehatan mencanangkan tema hari gizi tahun 2024 ini “MP-ASI Kaya Protein Hewani Cegah Stunting”. Puskesmas Purwokerto Utara 2 mengintervensi tema hari gizi tersebut dengan meninjau ulang kondisi gizi balita di sepanjang tahun 2023 di wilayah kerjanya. Cakupan pemberian MP ASI anak di bawah 2 tahun telah mencapai 95% namun prevalensi balita stunting dan balita dengan gizi kurang bahkan buruk masih menyentuh angka 50% dari target tahun 2023. Berangkat dari kebutuhan mitra mengenai media kampanye yang kreatif dan merangsang sasaran program untuk berkreasi dalam pembuatan MP-ASI berbasis protein hewani, tim pengabdian membuat sebuah media permainan Penting (Peduli Stunting) Flashcards. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah perancangan, pembuatan dan sosialisasi media tersebut sebagai alat bantu kampanye. Hasil dari kegiatan ini, mitra sangat terbantu karena sasaran lebih mampu untuk menyusun menu makanan yang kaya akan protein hewani.
Komunikasi Partisipatif Remaja yang Bermakna dalam Forum Generasi Berencana pada Anemia Remaja Nurcandrani, Prita Suci; Turistiati, Ade Tuti
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 8, No 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.353

Abstract

Pelibatan atau partisipasi remaja dalam proses identifikasi kebutuhan kesehatan sangat penting untuk menciptakan layanan dan kebijakan yang selaras dengan prioritas dan pengalaman mereka, sehingga memberikan hasil yang lebih baik bagi kaum remaja. Penekanan partisipasi dan komunikasi partisipatif menjadi sangat penting dalam telaah penelitian ini. Sejumlah artikel penelitian mengajukan berbagai temuan yang mampu memberikan solusi pada permasalahan kesehatan remaja melalui berbagai bentuk komunikasi. Forum GenRe Kabupaten Banyumas merupakan ruang dialogis dan dialektis yang menawarkan pertukaran nilai, kebutuhan, kesetaraan dalam menyampaikan pendapat untuk mencapai keselarasan tujuan program “Ini Genting” (Implementasi Nyata Genre Cegah Stunting) yang menekankan pada kejadian anemia remaja. Teori tindakan komunikatif Habermas turut mengkritisi sejumlah temuan artikel penelitian yang terangkum dalam tulisan ini. Teori Habermas memberikan pendekatan analitis terhadap masalah definisi dan skala kegiatan partisipasi termasuk komunikasi untuk mencapai sebuah pemahaman bersama, dialogis dan setara melalui teori tindakan komunikatif. Metodologi yang digunakan adalah systematic literature review dengan melibatkan 27 artikel yang diolah menggunakan Vos Viewer dan menghasilkan aktor/agen dan kebijakan yang masih memberikan peluang untuk dianalisis lebih dalam. Temuan tersebut menjadi menjadi kebaruan dalam tulisan ini dengan mengintervensi aktor/agen sebagai peran sentral dalam memantik komunikasi partisipatif. Tulisan ini dapat dijadikan literatur untuk menganalisis berbagai bentuk partisipasi remaja yang bermakna yang dapat diadopsi oleh Forum GenRe dengan cermat melalui pendekatan yang paling sesuai dengan sosial dan budaya remaja setempat. Penelitian ini juga turut membantu pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan di masa depan dengan mengedepankan peranan komunikasi partisipatif.