Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN JENIS GASTROPODA PADA EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI DESA MALEK KECAMATAN PALOH KABUPATEN SAMBAS Darwati, Herlina; Wibowo, Hari; Yanti, Hikma
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 12, No 1 (2024): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jhl.v12i1.73104

Abstract

Gastropods are soft-bodied animals that have a single shell. A good habitat for gastropods is the mangrove forest. The Malek Village Paloh District Sambas Regency has a mangrove forest managed by Malek Village community groups. The purpose of this study was to analyze data on the diversity of gastropod species in the mangrove forest of Malek Village, Paloh District, Sambas Regency. This research was conducted in the mangrove forest of Malek Village using the survey method and collects data from sampling plots in paths laid purposively and systematically. Data analysis conducted by this research is the species diversity index, species similarity index, species and relative abundance, species evenness index and dominance index. The results of observations found 4 families and 8 species of gastropods in the mangrove ecosystem. The gastropod species found were Cerithidea obtusa, Cerithidea cinggulata, Cassidula aurisfelis, Cassidula nucleus, Littoraria melanostoma, Littoraria scabra, Clithon oualaniense and Neritina cornucopia. The diversity index of gastropod species on line 1 amounted to 1,127, line 2 amounted to 0,992, and line 3 amounted to 1,557, including in the medium category. The abundance index of gastropod species on line 1 amounted to 40,7, line 2 amounted to 13,8, and line 3 amounted to 30,4, including in the low category. The evenness index of gastropod species in line 1 was 0,700, line 2 was 0,617, and line 3 was 0,800, categorized as stable. The dominance index of gastropod species in line 1 was 0,3766, line 2 was 0,4663, and line 3 was 0,2609, categorized as low dominance. The similarity index of gastropod species in lanes 1 and 2 is 80%, lanes 1, 2 and 3 are 66,67%, which is categorized as high.Keywords: Gastropod Diversity, Malek Village, Mangrove Ecosystem, Salinity  AbstrakGastropoda adalah hewan bertubuh lunak yang memiliki cangkang tunggal. Habitat yang bagus untuk keberlangsungan tempat hidup gastropoda adalah hutan mangrove. Hutan mangrove Desa Malek Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas memiliki hutan mangrove yang dikelola oleh kelompok masyarakat Desa Malek. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis data keanekaragaman jenis gastropoda di hutan mangrove Desa Malek Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. Penelitian menggunakan metode survei dan pengumpulan data dari plot sampling dalam jalur yang diletakkan secara purposive dan sistematik. Analisis data yang dilakukan penelitian ini yaitu indeks keanekaragaman jenis, indeks kesamaan jenis, kelimpahan jenis dan relatif, indeks kemerataan jenis dan indeks dominansi. Hasil pengamatan ditemukan 4 famili dan 8 spesies gastropoda di ekosistem mangrove. Spesies gastropoda yang ditemukan yaitu Cerithidea obtusa, Cerithidea cinggulata, Cassidula aurisfelis, Cassidula nucleus, Littoraria melanostoma, Littoraria scabra, Clithon oualaniense dan Neritina cornucopia. Indeks keanekaragaman jenis gastropoda pada jalur 1 sebesar 1,127, jalur 2 sebesar 0,992 dan jalur 3 sebesar 1,557 termasuk dalam kategori sedang. Indeks kelimpahan jenis gastropoda pada jalur 1 sebesar 40,7, jalur 2 sebesar 13,8, jalur 3 sebesar 30,4 termasuk dalam kategori rendah. Indeks kemerataan jenis gastropoda pada jalur 1 sebesar 0,700, jalur 2 sebesar 0,617 dan jalur 3 sebesar 0,800 dikategorikan stabil. Indeks dominansi jenis gastropoda pada jalur 1 sebesar 0,3766, jalur 2 sebesar 0,4663 dan jalur 3 sebesar 0,2609 dikategorikan dominasi rendah. Indeks kesamaan jenis gastropoda pada jalur 1 dan 2 sebesar 80%, jalur 2 dan 3 sebesar 66,67%, jalur 1 dan 3 sebesar 66,67% dikategorikan   tinggi.Kata kunci: Desa Malek, Ekosistem Mangrove, Keanekaragaman Gastropoda, Salinitas
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Nasabah Menggunakan Mobile Banking Bank BJB Syariah Wibowo, Hari; Rahmawati, Rafika; Mardiah, Siti
At-Tamwil: Journal of Islamic Economics and Finance Vol 3 No 1 (2024): At-Tamwil: Journal of Islamic Economics and Finance
Publisher : LPPM Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/attamwil.v3i1.9601

Abstract

The development of technology-based systems, especially those related to the internet, affects financial institutions (banks) in interacting with customers. Mobile banking has become one of the self-service that allows banks to provide information services and convenience to customers, through mobile banking customers can get several benefits, namely banking services that are fast, safe, cheap, available at any time and can be accessed from anywhere. Therefore, the purpose of this study is to determine the factors that influence customer interest in using mobile banking at Bank BJB Syariah Bekasi Branch. This study uses a quantitative method with data collection using a questionnaire questionnaire with a population of all customers who use mobile banking at Bank BJB syariah Bekasi Branch. banking at Bank BJB Syariah Bekasi Branch with the sampling technique using purposive sampling. sampling technique using purposive sampling. The data analysis method used is multiple linear regression analysis using the help of IBM SPSS software version 16. The results showed that partially perceived benefits and perceived ease of use had no significant effect on customer interest in using mobile banking at Bank BJB Syariah Bekasi Branch, while perceived credibility and information about mobile banking had a significant positive effect on customer interest in using mobile banking. have a significant positive effect on customer interest in using mobile banking at Bank BJB Syariah Bekasi Branch.
Buku Saku Untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Mengenai Pertumbuhan Gigi Sulung Almas, Dzatarisa; Wibowo, Hari
Journal of Oral Health Care Vol. 10 No. 1 (2022): 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v10i1.1636

Abstract

Pengetahuan orang tua mengenai periode pertumbuhan gigi sulung membantu dalam segi perawatan gigi dan mencegah kebiasaan buruk anak sejak dini. Sebagian besar orang tua memiliki pengetahuan yang kurang mengenai pertumbuhan gigi sulung dan cara perawatannya. Tujuan penelitian mengetahui ada/tidaknya peningkatkan pengetahuan responden dengan buku saku dan mengetahui penilaian responden terhadap kelayakan penggunaan buku saku. Metode penelitian buku saku dilakukan di Posyandu RT 10 Bangunjiwo Kasihan Bantul yang melibatkan 8 ibu bayi/balita dan 6 kader posyandu setempat. Pelaksanaan dimulai dengan pengisian pretest, pemberian buku saku dan penyuluhan melalui video, pengisian posttest dan lembar penilaian kelayakan buku saku. Penentuan meningkat atau tidaknya tingkat pengetahuan dilakukan dengan membandingkan rata-rata skor responden sebelum dan sesudah diberi penyuluhan dengan buku saku. Skor rata-rata responden naik 29,6% hingga sebesar 76,1 setelah diberikan penyuluhan menggunakan buku saku. Pada uji penilaian kelayakan buku saku, didapatkan nilai secara keseluruhan didapatkan nilai rata-rata sebesar 4,37 (87,45%) Buku saku dapat meningkatkan pengetahuan responden mengenai pertumbuhan gigi sulung. Buku saku dinilai oleh responden sangat layak untuk digunakan ibu bayi/balita.
Menyikat Gigi Menggunakan Pasta Gigi dan Tanpa Pasta Gigi Terhadap Ph Saliva Pada Siswa Sekolah Dasar almujadi, almujadi; sutrisno, sutrisno; Wibowo, Hari
Journal of Oral Health Care Vol. 10 No. 2 (2022): 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v10i2.1758

Abstract

Latar Belakang: Plak merupakan salah satu penyebab terjadinya karies gigi. Umumnya plak terdapat di permukaan gigi yang sulit dibersihkan. Menyikat gigi merupakan kegiatan membersihkan seluruh permukaan gigi dari sisa-sisa makanan dengan menggunakan bantuan sikat gigi dan pasta gigi.   Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh menyikat gigi menggunakan pasta gigi dan tanpa menggunakan pasta gigi terhadap pH saliva pada siswa Sekolah Dasar. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan desain pretest - posttest yaitu rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran sebelum dan sesudah perlakuan. Populasi  sekaligus subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I sampai kelas V SD Negeri Gendengan sejumlah 136 siswa. Seluruh subjek penelitian pada hari pertama diberikan perlakuan menyikat gigi dengan menggunakan pasta dan pada hari kedua diberikan perlakuan menyikat gigi tanpa menggunakan pasta gigi. Data pH saliva diambil dengan menggunakan stik pH dengan indikator 2,0 sampai dengan 9,0. Analisis data digunakan Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak terdistribusi normal. Hasil Penelitian: Penelitian ini menghasilkan adanya perbedaan yang signifikan pH saliva setelah dengan sebelum menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi pada siswa kelas I sampai dengan kelas V SDN Gendengan, dengan ditunjukkan dengan Zhitung=-6,862 dengan p=0,00 ini menunjukkan p<0,05 yang berarti adad perbedaan yang signifikan. Kesimpulan: (1) Ada perbedaan signifikan (p<0,05) pH saliva setelah dengan sebelum menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi pada siswa kelas I sampai dengan kelas V SD N Gendengan; (2) Tidak ada perbedaan yang signifikan (p>0,05) pH saliva setelah dengan sebelum menyikat gigi tanpa menggunakan pasta gigi pada siswa kelas I sampai dengan kelas V SD N Gendengan, dan (3) Ada perbedaan yang signifikan (p<0,05) peningkatan pH saliva antara menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi dan tanpa menggunakan pasta gigi pada siswa kelas I sampai dengan kelas V SD N Gendengan
Status Kebersihan Gigi dan Mulut Ibu Hamil Penderita Gingivitis Purwaningsih , Yuni; Sutrisno, Sutrisno; Almujadi; Wibowo, Hari
Journal of Oral Health Care Vol. 11 No. 1 (2023): 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v11i1.1826

Abstract

Pendahuluan: Gingivitis merupakan salah satu jenis penyakit periodontal yang sangat rentan terjadi apabila kebersihan gigi dan mulut pada ibu hamil tidak terjaga dengan baik. Perubahan gingiva biasanya mulai terlihat pada kehamilan usia dua bulan dan akan mencapai puncaknya pada bulan kedelapan kemudian akan menurun dua bulan pasca persalinan. Keparahan gingivitis tidak akan berkurang apabila faktor lokalnya tidak dihilangkan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan status kebersihan gigi dan mulut dengan status gingivitis pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Gondomanan Kota Yogyakarta pada bulan November 2022 dengan jumlah sampel 40 responden. Teknik sampling adalah purposive sampling. Data dikumpulkan dengan pemeriksaan status kebersihan gigi dan mulut (OHI-S) dan status gingiva (GI). Analisis data yang digunakan yaitu uji statistik spearman rank. Hasil: Terdapat 12 ibu hamil memiliki status OHI-S baik, 19 ibu hamil memiliki OHI-S sedang, dan 9 ibu hamil memiliki status OHI-S buruk. Terdapat 12 ibu hamil memiliki status gingiva sehat, 22 ibu hamil memiliki status peradangan ringan, 6 ibu hamil memiliki status peradangan sedang, dan tidak ada yang memiliki peradangan berat. Hasil uji korelasi spearman rank diketahui nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa status kebersihan gigi dan mulut mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan status gingivitis pada ibu hamil di Puskesmas Gondomanan Kota Yogyakarta.
Excavation Results from Gua Bedug: New Insights on the Early-Mid Holocene Prehistory of the Rembang Zone Wibowo, Hari; Citra Iqliyah, Darojah; Purnamasari, Rizka; Aris Tanudirjo, Daud; Noerwidi, Sofwan; Rahmadi, Cahyo
PURBAWIDYA Vol. 13 No. 2 (2024): Vol. 13 (2) November 2024
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/purbawidya.2024.5561

Abstract

There are not many Early-Mid Holocene sites in the Rembang Zone, moreover that have human remains recovered from excavation. Gua Bedug is one of these sites, and this article presents the preliminary analysis of its excavation results. Currently, dating associated with human remains from Gua Bedug shows occupation from 5.895 - 8.542 cal. BP, showing similarity with the human remains from the southern part of Java that ranged between 9.000-5.000 BP. These human remains at Gua Bedug were recovered in context mostly with shell and bone artifacts, markers of Preneolithic culture. Dating related to the Preneolithic cultural layers in Gunung Sewu shows that this culture lasted between 12,000 to 4,000 BP. Therefore, the cultural layers from the southern part of Java are older than the northern part. Although they share the same markers of Preneolithic culture as the southern sites, the much smaller quantity of lithic artifacts from Gua Bedug, and the abundance of shell and bone artifacts is more likely driven by local adaptation rather than material preference for specific purposes. This local adaptation is also shown in the faunal remains records, which indicate a close interaction between the people of Gua Bedug and their aquatic paleoenvironment.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Kelas VIII E SMP Negeri 15 Purworejo Jawa Tengah Wibowo, Hari; Ibrahim, Ibrahim; Suriani, Suriani
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai melalui model Problem Based Learning adalah untuk mengetahui kemampuan siswa dalam berpikir kreatif, analitis, sistematis dan logis sehingga bisa menemukan alternatif pemecahan masalah melalui eksplorasi data secara empiris dalam rangka menumbuhkan sikap ilmiah. Pembelajaran IPS di kelas VIII E SMP Negeri 15 Purworejo masih belum memuaskan, sehingga berimplikasi terhadap rendahnya hasil belajar. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa diperlukan metode inovatif yang dapat menumbuhkan minat siswa dalam belajar IPS sehingga dapat merangsang kreatifitas siswa dalam berpikir, supaya tidak terjadi kebosanan atau kejenuhan selama proses pembelajaran. Dan sebagai alternatif adalah dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Tujuan dan penelitian ini disusun untuk meningkatkan hasil belajar IPS. Setelah dilakukan pembelajaran dengan menerapkan model Problem Based Learning, kemampuan kreatif dan prestasi siswa mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil pengamatan adalah sebagai berikut : Dalam belajar IPS ketuntasan belajar siswa mencapai 87,50% dengan rata-rata nila 84,37
Identification of potential cave occupation sites on the western part of the karstic Rembang Zone: Identifikasi potensi situs hunian gua di karst Zona Rembang bagian barat Wibowo, Hari; Ramadhan, Ahmad Surya; Wibisono, Muhammad Wishnu; Putra, Rakhmat Dwi
Berkala Arkeologi Vol. 42 No. 1 (2022)
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30883/jba.v42i1.979

Abstract

Kawasan karst Zona Rembang bagian barat di Pati dan Grobogan adalah segmen karst Jawa utara yang belum banyak diteliti secara arkeologis. Artikel ini membahas potensi situs gua hunian di karst Pati dan Grobogan. Data untuk artikel ini diperoleh melalui survei lapangan, sedangkan analisisnya menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif digunakan sebagai filter data sebelum analisis kuantitatif. Metode kuantitatif menggunakan variabel aksesibilitas, morfologi, dan kandungan data arkeologis yang menghasilkan penilaian potensi arkeologi di tiap situs yang diteliti. Melalui analisis tersebut dapat diketahui bahwa segmen karst di Pati, terutama daerah Kecamatan Sukolilo, memiliki potensi yang lebih tinggi daripada karst di Kabupaten Rembang dan Grobogan. Terdapat lima situs gua yang memiliki potensi hunian prasejarah dari 29 gua yang ditemukan selama survei. Lokasi lima situs tersebut tersebar di kawasan perbukitan karst sisi utara, yang secara administratif masuk ke dalam wilayah Kabupaten Pati.
PENERAPAN AHP-SWOT DALAM PENINGKATAN FUNGSI JARINGAN IRIGASI D.I SENAKIN KOMPLEK KABUPATEN LANDAK Supartono, Y.; Nurhayati, Nurhayati; Wibowo, Hari
Jurnal Teknik Sipil Vol 21, No 1 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v21i1.59186

Abstract

Kabupaten Landak sebagian besar penduduknya bekerja pada sektor pertanian. Sebagian besar sawah mendapat air dari jaringan irigasi yang pembiayaan operasi dan pemeliharaannya menggunakan anggaran Pemerintah Kabupaten Landak. Penurunan fungsi pada jaringan daerah irigasi (D.I) Senakin Komplek di Kabupaten Landak tidak dapat diabaikan, mengembalikan fungsi jaringan irigasi memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Sehingga perlu adanya penetapan skala prioritas rehabilitasi jaringan daerah irigasi di D.I Senakin Komplek, dan menentukan ketersediaan dan kebutuhan air irigasi yang tersedia di D.I Senakin Komplek. Untuk menentukan skala prioritas rehabilitasi jaringan daerah irigasi di (D.I) Senakin Komplek, digunakan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP). AHP merupakan metode pengambilan keputusan dari masalah multi kriteria yang kompleks dengan menguraikan masalah tersebut menjadi suatu hirarki. Penulis dalam perhitungan AHP menggunakan Microsoft Ecxel. Dalam penelitian ini, untuk menentukan ketersediaan air dan kebutuhan air irigasi   penulis menganalisis data curah hujan dan data klimatologi dengan rentang waktu 15 tahun. Dari hasil penelitian terhadap 30 responden   yang mengisi kuisioner diperoleh hasil   prioritas pertama adalah perbaikan bagi sadap dengan bobot 0,340, prioritas kedua adalah perbaikan box bagi dengan bobot 0,291, prioritas ketiga adalah perbaikan saluran dengan bobot 0,242, dan prioritas keempat adalah perbaikan bendung dengan bobot 0,127. Dari hasil penelitian juga diperoleh hasil ketersediaan air dengan probabilitas 80% adalah 0,063 m ³/detik pada Bulan September dan kebutuhan air sebesar 0,181 m ³/detik pada bulan September
Principles of Circumstantial Evidence in Handling Criminal Cases Wibowo, Hari; Arganova A, Dicky
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 002 (2024): Pena Justisia (Special Issue)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i3.5403

Abstract

There are no provisions related to circumstantial evidence in the handling of criminal cases. However, there are several judges' decisions that use circumstantial evidence in criminal cases, so that the decision does not reach the highest degree of justice and legal certainty in a decision, because it is not based on the minimum requirement of two pieces of evidence that must be met in terms of proof to impose a criminal sentence. As for the formulation of the problem in this study are: (1) the philosophy of circumstantial evidence from the perspective of criminal procedural law. (2)ius constituendum application of circumstantial evidence in the process of proving criminal cases. This research is a normative research, which is a technique or procedure of review based on several legal principles, legal principles, and legal principles relating to the substance of legislation that is general and specific in nature in order to answer the legal issues raised.Keywords: Circumstantial Evidence, Criminal Cases