Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Managemen Layanan Konseling Individu untuk Meningkatkan Self-Acceptance Nindi Rahmawati; Satrio Budi Wibowo; Rio Septora
Counseling Milenial (CM) Vol 4 No 1 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v4i1.3147

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui manajemen layanan konseling individu untuk meningkatkan penerimaan diri peserta didik berkebutuhan khusus di SMP Negeri 3 Trimurjo Lampung Tengah.Jenis penelitian ini ialah kualiatif deskriptif. Subjek penelitian adalah guru bimbingan dan konseling, guru mata pelajaran, dan peserta didik berkebutuhan khusus.Data yang diperoleh peneliti melalui metode wawancara dan observasi ke subjek penelitian.Analisis data menggunakan model miles. Pengujian keabsahan dapat dilakukan dengan cara triangulasi teknik. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah (1) Perencanaan layanan belum berjalan dengan optimal dikarenakan kurangnya persiapan fasilitas untuk peserta didik berkebutuhan khusus. (2) Pelakasanaan layanan dilakukan dengan memberikan motivasi yang berlandaskan nilai-nilai gama. (3) Evaluasi pelaksanaan layanan dilakukan dengan pengamatan dan monitoring oleh guru mata pelajaran. (4) Tindak lanjut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan dengan melaksanakan konseling lanjutan, home visit, dan alih tangan kasus. (5) Laporan dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling kepada pihak terkait dalam bentuk dokumen laporan bukan berbentuk foto.
Perbedaan Aktifitas dalam Pembelajaran di Tinjau dari Locus Of Control Yoan Darul; Satrio Budi Wibowo; Mudaim Mudaim
Counseling Milenial (CM) Vol 4 No 1 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v4i1.3148

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan aktivitas pembelajaran pada peserta didik yang mempunyai Locus of control internal dengan peserta didik yang memiliki locus of control eksternal.Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif atau perbandingan. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik di SMK Kartikatama Metro Tahun Pelajaran 2021. Sampel diambil dari keseluruhan populasi yang berjumlah 25 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket locus of control dan angket aktivitas peserta didik. Adapun penskoran angket pada locus of control menggunakan skala Rotter dan Angkt aktivitas menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan uji-t dengan bantuan aplikasi SPSS versi 20.0. Hasil penelitian ini diperoleh nilai thitung sebesar 2,682. Nilai ini kemudian dikonsultasikan dengan nilai ttabel dengan taraf signifikansi 5% dan diperoleh nilai ttabel 2,07. Selain itu, dari hasil perhitungan juga diperoleh niali signiikansi (p) sebesar 0,013 sehingga nilai p < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan ada perbedaan aktivitas belajar peserta didik yang memiliki locus of control internal dan locus of control eksternal. Jika dilihat dari reratanya, maka peserta didik yang memiliki locus of kontrol internal lebih besar aktivitasnya dari pada peserta didik yang memiliki locus of control eksternal.
Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bank Sampah Berbasis Komunitas: Menjadikan Lingkungan di Kecamatan Metro Utara yang Lebih Bersih dan Sehat Refai Refai; Suharno Zen; Syaifudin Latif Darmawan; Satrio Budi Wibowo
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3627

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengajarkan masyarakat, terutama anggota Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Metro Utara tentang pentingnya mengelola sampah dengan baik. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk penyelenggaraan seminar dan workshop pemanfaatan sampah buangan rumah tangga. Pada kegiatan seminar tersebut, para peserta diajak mengenali jenis-jenis sampah sisa pembuangan rumah tangga, bahaya lingkungan, dan kemudian dilanjutkan dengan workshop pemanfaatan sampah plastik daur ulang botol plastik bekas air mineral yang mudah ditemukan di banyak tempat. Luaran dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan menghasilkan produk daur ulang yang bernilai ekonomis. Meskipun masih ada orang yang membuang sampah sembarangan, tapi program ini membantu meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Penanganan masalah sampah ini dapat dilakukan secara gotong-royong bersama masyarakat melalui komunitas dengan membentuk kelompok pengelola bank sampah yang nantinya juga dapat berdampak positif pada perekonomian masyarakat. Meskipun ada tantangan seperti masalah dana dan partisipasi masyarakat, tapi ada peluang untuk mengembangkan program ini lebih lanjut melalui inovasi dan kemitraan. Program ini merupakan langkah awal yang penting untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan mengelola sampah secara baik dan memberdayakan ibu-ibu anggota Aisyiyah Metro Utara untuk dapat menambah income keluarga dengan membuat barang-barang kerajinan dari sampah daur ulang.
Peningkatan Keterampilan Guru SDN Puji Rahayu dan SDN 2 Sido Asri dalam Mendeteksi dan Menangani Siswa Disleksia Menggunakan Pendekatan Neuropsikologi Satrio Budi Wibowo
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.2816

Abstract

Mendeteksi dan menangani siswa disleksia menjadi tantangan tersendiri pada guru di tingkat sekolah dasar (SD), begitu pula pada SDN Puji Rahayu dan SDN 2 Sidoasri. SDN Puji Rahayu dan SDN 2 Sidoasri, tergabung dalam komunitas belajar pada program sekolah penggerak. Melalui komunitas belajar, kesulitan yang sering ditemukan pada kelas awal, adalah siswa yang mengalami kesulitan membaca dan menulis dengan lancar. Permasalahan utama mitra adalah ketidakmampuan guru mendeteksi secara dini siswa yang mengalami disleksia. Intervensi dini yang tepat sangat penting dilakukan. Jika kesulitan membaca dapat diidentifikasi lebih awal dan bantuan yang tepat segera diberikan, maka 90 95 persen siswa disleksia dapat menyusul capaian siswa normal, tapi hanya 75 persen yang mampu mengejar ketertinggalan jika permasalahan tidak teridentifikasi hingga mereka berusia 9 tahun. Padahal beberapa penelitian memberikan bukti bahwa populasi disleksia sebesar 10%-20% dapat menjadi aset yang berharga dan menyimpan potensi yang lebih baik dibandingkan populasi normal.Berdasarkan masalah yang dihadapi oleh mitra, maka terdapat dua aspek kegiatan yang menjadi fokus dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pertama, peningkatan keterampilan guru dalam mendeteksi sedini mungkin siswa dengan disleksia. Kedua peningkatan keterampilan guru dalam memberikan pelajaran membaca yang sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh siswa disleksia berbasis pendekatan neuropsikologi. Tujan kegiatan pengabdian masyarakat adalah, meningkatnya keterampilan guru dalam mendeteksi sedini, meningkatnya keterampilan guru dalam memberikan intervensi siswa disleksia berbasis pendekatan neuropsikologi, dan terciptanya berbagi praktik baik mengenai penanganan siswa disleksia melalui komunitas belajar.Penulis menggunakan metode pelatihan dalam upaya meningkatkan kemampuan guru dalam mendeteksi dan mengintervensi siswa disleksia. Penulis melakukan supervisi untuk melihat apakah hasil pelatihan benar-benar bisa dipraktekan oleh guru di sekolah. Supervisi dilakukan dengan metode daring. Setelah mengikuti sesi pelatihan dan simulasi, para guru memiliki kesempatan untuk menerapkan tes deteksi dini disleksia dalam praktik pembelajaran mereka. Proses assesmen diagnostik terhadap anak-anak yang menghadapi kesulitan dalam membaca kini dilakukan dengan menggunakan tes deteksi dini disleksia. Guru-guru dapat mulai mengembangkan strategi pembelajaran khusus untuk meningkatkan kemampuan membaca berdasarkan defisit yang teridentifikasi melalui hasil tes deteksi dini disleksia.
PELAKSANAAN KEGIATAN NEED ASSESMENT BIMBINGAN DAN KONSELING Tyas, Fildayana Ayuning; Noor, Marzuki; Wibowo, Satrio Budi
Counseling Milenial (CM) Vol. 5 No. 1 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v5i1.5152

Abstract

This research focuses on implementing needs assessments at SMA Negeri 4 Metro. The aim of the research is to determine the Need Assessment activities carried out by Guidance and Counseling teachers, the instruments used by Guidance and Counseling teachers in carrying out Need Assessments and the results of Need Assessments carried out by Guidance and Counseling teachers at SMA Negeri 4 Metro. This research uses qualitative research methods which produce data in the form of information or information regarding the implementation of needs assessments at SMA Negeri 4 Metro. The data sources in this research were 3 Guidance and Counseling teachers. Data collection uses interview, documentation and observation methods to determine the implementation of the assessment, the tools used in the assessment, and the results of the assessment. The results of this research show that the needs assessment carried out at SMA Negeri 4 Metro was carried out offline and online. The assessment is carried out by following assessment procedures starting from identifying problems, testing feasibility, collaborating with parties who can provide data, and analyzing needs. The assessment instruments used by guidance and counseling teachers are in the form of questionnaires and AUM-U format 2. In AUM there are 50 statement items that are filled in by students regarding problems or potential that can be developed by guidance and counseling teachers. The assessment results resulting from the process of analyzing student needs are mapping of service programs that are in accordance with AUM-U.
SOSIAL SUPORT GURU BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR Lopen, L Leonotus; Wibowo, Satrio Budi; Mudaim, Mudaim
Counseling Milenial (CM) Vol. 5 No. 1 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v5i1.5178

Abstract

Learning discipline is an attitude or behavior to be able to carry out their obligations to learn, both studying at school and studying at home. The purpose of this study was "to find out how the form of social support carried out by Guidance and Counseling teachers in improving the learning discipline of students of SMA Negeri 1 Punggur". This research was a qualitative research where the implementation of this research was to find out the form of support provided by Guidance and Counseling teachers in improving the learning discipline for students of SMA Negeri 1 Punggur in the 2018/2019 academic year. Collecting data used interview techniques (1) BK teachers (2) students. The results showed that the form of social support carried out by the counseling guidance teacher to improve student learning discipline went well. Because the social support provided by guidance and counseling teachers was given in a directed and regular manner to students.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MENGGUNAKAN MEDIA FILM TERHADAP PERILAKU AGRESIF Rahmaliana Saputri; Satrio Budi Wibowo; Achmad Irfan Muzni
Counseling Milenial (CM) Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v5i2.6041

Abstract

This research is quantitative. The purpose of this study was to determine the effect of group counseling services using film media on aggressive behavior in students at SMP Negeri 2 Kotagajah. This study used a sample of 10 students who had aggressive behavior. Samples were given a pretest and posttest to find out whether the service had an effect or not in the research process. Group guidance services were carried out three times with the second service using film media. The results of the hypothesis calculations using JASP showed significant results as seen from the results of the Paired Samples T-test using the Wilcoxon signed rank test which was significant between the pretest and posttest values with p = 0.004, <0.05. Thus H0 is accepted and Ha is rejected and there is a difference. This means that in this study group guidance using film media was effectively used to reduce aggressive behavior and there was a significant influence between the independent variables on the dependent variable.
KESEHATAN ORGANISASI PERGURUAN TINGGI SWASTA DI KOTA METRO Wibowo, Satrio Budi; Muhfahroyin, Muhfahroyin; Mudaim, Mudaim; Zein, Suharno; Susanto, Eko
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 7, No 2 (2022): Volume 7 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v7i2.2398

Abstract

Enhancing Performance: The Role of Organizational Culture, Commitment, and Support in Indonesian Paper Industry Dudija, Nidya; Naibaho, Sartika; Wibowo, Satrio Budi
Jurnal Psikologi Vol 51, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpsi.81915

Abstract

Human resources play an important role in the successful achievement of performance. Employee performance is the result of the work achieved by employees in a company. This study aims to investigate the impact of organizational culture, organizational commitment, and perceived organizational support on employee performance at a paper manufacturing plant. The descriptive data and SEM were analyzed using The Jeffreys’s Amazing Statistics Program (JASP) method. Data were collected from 107 respondents who participated in paper manufacturing plants (52 males (48.6%), 55 females (51.4%); MageMage= 38, SD = 8.4). The results showed that (1) organizational culture has a significant effect on employee performance (β = 0,533, p 0,05). (3) Perceived organizational support has no significant effect on employee performance (β = 0,039, p > 0.05). In this study, organizational commitment and perceived organizational support did not influence employee performance. Among employees, expectations for increasing organizational commitment and perceptions of organizational support for improving employee performance are still not high enough. The findings of this study highlight that organizational culture has the strongest influence compared to organizational commitment and perceived organizational support on employee performance. To improve employee performance, organizations can internalize cultural values through socialization activities, corporate culture training, and cultural rituals so that employee work behavior will develop, contributing to improved performance in the organization.
Peningkatan Keterampilan Guru SDN Puji Rahayu dan SDN 2 Sido Asri dalam Mendeteksi dan Menangani Siswa Disleksia Menggunakan Pendekatan Neuropsikologi Wibowo, Satrio Budi
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.2816

Abstract

Mendeteksi dan menangani siswa disleksia menjadi tantangan tersendiri pada guru di tingkat sekolah dasar (SD), begitu pula pada SDN Puji Rahayu dan SDN 2 Sidoasri. SDN Puji Rahayu dan SDN 2 Sidoasri, tergabung dalam komunitas belajar pada program sekolah penggerak. Melalui komunitas belajar, kesulitan yang sering ditemukan pada kelas awal, adalah siswa yang mengalami kesulitan membaca dan menulis dengan lancar. Permasalahan utama mitra adalah ketidakmampuan guru mendeteksi secara dini siswa yang mengalami disleksia. Intervensi dini yang tepat sangat penting dilakukan. Jika kesulitan membaca dapat diidentifikasi lebih awal dan bantuan yang tepat segera diberikan, maka 90 95 persen siswa disleksia dapat menyusul capaian siswa normal, tapi hanya 75 persen yang mampu mengejar ketertinggalan jika permasalahan tidak teridentifikasi hingga mereka berusia 9 tahun. Padahal beberapa penelitian memberikan bukti bahwa populasi disleksia sebesar 10%-20% dapat menjadi aset yang berharga dan menyimpan potensi yang lebih baik dibandingkan populasi normal.Berdasarkan masalah yang dihadapi oleh mitra, maka terdapat dua aspek kegiatan yang menjadi fokus dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pertama, peningkatan keterampilan guru dalam mendeteksi sedini mungkin siswa dengan disleksia. Kedua peningkatan keterampilan guru dalam memberikan pelajaran membaca yang sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh siswa disleksia berbasis pendekatan neuropsikologi. Tujan kegiatan pengabdian masyarakat adalah, meningkatnya keterampilan guru dalam mendeteksi sedini, meningkatnya keterampilan guru dalam memberikan intervensi siswa disleksia berbasis pendekatan neuropsikologi, dan terciptanya berbagi praktik baik mengenai penanganan siswa disleksia melalui komunitas belajar.Penulis menggunakan metode pelatihan dalam upaya meningkatkan kemampuan guru dalam mendeteksi dan mengintervensi siswa disleksia. Penulis melakukan supervisi untuk melihat apakah hasil pelatihan benar-benar bisa dipraktekan oleh guru di sekolah. Supervisi dilakukan dengan metode daring. Setelah mengikuti sesi pelatihan dan simulasi, para guru memiliki kesempatan untuk menerapkan tes deteksi dini disleksia dalam praktik pembelajaran mereka. Proses assesmen diagnostik terhadap anak-anak yang menghadapi kesulitan dalam membaca kini dilakukan dengan menggunakan tes deteksi dini disleksia. Guru-guru dapat mulai mengembangkan strategi pembelajaran khusus untuk meningkatkan kemampuan membaca berdasarkan defisit yang teridentifikasi melalui hasil tes deteksi dini disleksia.