Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT FOR SALES OF USED SHOES AT MZM SECOND BRANDED TANJUNGBALAI Nur Madani Putri Siregar; Fauriatun Helmiah; Rohminatin Rohminatin
Jurnal Ipteks Terapan Vol. 17 No. 2 (2023): Jurnal Ipteks Terapan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.v17i2.1599

Abstract

Background : MZM SECOND BRANDED Tanjungbalai does not yet have a website facility that can promote used shoes and has difficulty storing customer data that has made transactions. Method : In carrying out this research, the researcher used qualitative research methods. This form of research is carried out through interviews or direct observation, aiming to describe a fact or a situation that exists in the place where the research is carried out. Result : From the implementation and testing results, it can be explained that the system designed at MZM SECOND BRANDED Tanjungbalai is a system that provides convenience for admins in data processing, such as inputting product data, product categories, and printing reports. Conclusion : the existence of MZM SECOND BRANDED Tanjungbalai CRM can increase satisfaction, where customers can make transactions and get information easily through the content on the MZM SECOND BRANDED website.
PERBANDINGAN MOVING AVERAGE DENGAN SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING UNTUK MEMPREDIKSI JUMLAH SISWA BARU Siti Ramadani; Muhammad Ardiansyah Sembiring; Rohminatin Rohminatin
JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Vol 3, No 2 (2023): JUNE (2023)
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jutsi.v3i2.2250

Abstract

Abstract: The moving average comparison application with single exponential smoothing is a comparison application to find which method is the best in predicting the number of new students where this application can make it easier for schools. With this application it is very beneficial for the school where users no longer need to calculate manually to make comparisons to predict the number of new students. The comparison application also provides benefits for school managers in making policies and decisions to develop appropriate school management. The results of this study can help the Petatal National Private High School in predicting the number of new students to simplify the calculation process where the moving average method uses a period of 3 with an error percentage of 1.06% while the single exponential smoothing method uses an alpha of 0.2 of 1, 39%. So it can be concluded that forecasting using the moving average method results are more accurate than the single exponential smoothing method. Keywords : Moving Average; Single Exponential Smoothing.  Abstrak: Aplikasi perbandingan moving average dengan single exponential smoothing adalah sebuah aplikasi perbandingan untuk mencari metode mana yang terbaik dalam memprediksi jumlah siswa baru, dimana aplikasi ini dapat mempermudah pihak sekolah. Dengan adanya aplikasi ini sangat menguntungkan pihak sekolah yang mana pengguna tidak perlu lagi menghitung secara manual untuk melakukan perbandinagan prediksi jumlah siswa baru. Aplikasi perbandingan juga memberikan manfaat bagi pihak pengelola sekolah dalam membuat kebijakan dan keputusan untuk menyusun manajemen sekolah yang tepat. Hasil dari penelitian ini dapat membantu pihak sekolah SMA Swasta Nasional Petatal dalam memprediksi jumlah siswa baru dimana metode moving average hasil 3 periode persentase errornya sebesar 1,06% sedangkan dengan metode single exponential smoothing hasil alpa 0,2 sebesar 1,39%. Maka dapat disimpulkan bahwa prediksi menggunakan metode moving average hasilnya lebih akurat dibandingkan dengan metode single exponential smoothing. Kata kunci : Moving average; Single Exponential Smoothing 
PERANAN CRM DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PADA STOKIS HNI HPAI Rohminatin Rohminatin; Wan Mariatul Kifti; Elly Rahayu; Santoso Santoso
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i2.1312

Abstract

Abstract: The development of technology and information both in the world of education and the business world, all elements are required to always be able to keep abreast of the development of information technology. the need to increase sales as well as save time and costs as well as make it easier for young business actors to communicate with customers or potential customers, media or applications are needed that can be one of the important communication media in meeting these needs in running a business. Through CRM, business actors can provide on-line services to consumers, such as online payment systems and discounts. Promotions carried out as well as other information. Even though our business activities can still be assisted or marketed through social media, namely Facebook, WhatsApp and Instagram, the services provided are not as complex as CRM. The purpose of this research method is to describe the object under study, namely the marketing of HNI HPAI products.Keywords: quality of servic; CRM Abstrak: Perkembangan teknologi dan informasi baik didunia Pendidikan maupun dunia usaha maka semua unsur dituntut untuk selalu dapat mengikuti perkembangan teknologi informasi tersebut. kebutuhan akan peningkatan penjualan serta penghematan waktu dan biaya serta memudahkan pelaku usaha muda berkomunikasa dengan pelanggan atau calon pelanggan maka dibutuhkan media atau aplikasi yang dapat menjadi salah satu media komunikasi yang penting dalam memenuhi kebutuhan tersebut dalam menjalankan bisnis. Melalui CRM pelaku usaha bisa memberikan pelayanan On-Line kepada konsumen seperti sistem pembayaran online dan diskon. Promosi yang dilakukan serta informasi lainya. Walapun kigiatan usaha kita masih bisa dibantu atau dipasarkan melalui sosial media yaitu facebook, whatsapp, dan Instagram, Namun layanan yang diberikan tidaklah sekomplek CRM. Tujuan metode penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan objek yang diteliti yaitu pemasaran produk HNI HPAI.Kata kunci: kwalitas pelayanan; CRM
PENERAPAN METODE MAUT UNTUK PENILAIAN KINERJA PEGAWAI PADA BANK SYARIAH INDONESIA KCP KISARAN Ade Mayhaky; IriantoR Irianto; Rohminatin Rohminatin
J-Com (Journal of Computer) Vol 3, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/j-com.v3i2.2571

Abstract

Abstract: In a company, it takes employees who are able to carry out the work in accordance with the objectives in achieving a target which is the evaluation of employees by the leadership. If in general Discipline is the standard in conducting assessments, teamwork, loyalty, attendance and appearance also need to be used as indicators for evaluating employee performance. Employee performance appraisal aims to evaluate employee performance to increase productivity and achievement of a company. Decision Support System is very necessary in evaluating employee performance. This study uses a Multi Attribute Utility Theory method, which is a quantitative comparison method that usually combines measurements of different costs, risks and benefits. The data processed for evaluating employee performance in this study comes from Bank Syariah Indonesia KCP Kisaran. This assessment is based on several specified criteria and weights. There are 5 criteria used in assessing employee performance. Such as Discipline, teamwork, loyalty, presence and appearance. The results of evaluating employee performance using the MAUT method are expected to assist in evaluating employee performance using predetermined criteria. So that the highest score is obtained in the 2nd alternative with a value of 0.8889 and the lowest value is in the 1st alternative with a value of 0.4722. Keywords: Decision Support System; MAUT; Assessment; Performance; Employees.   Abstrak: Pada suatu perusahaan, dibutuhkan pegawai yang mampu melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tujuan dalam mencapai suatu target yang menjadi penilaian oleh pimpinan terhadap pegawai. Jika pada umumnya Kedisiplinan menjadi standar dalam melakukan penilaian, namun kerjasama tim, loyalitas, kehadiran, dan penampilan juga perlu dijadikan indikator untuk melakukan penilaian kinerja pegawai. Penilaian kinerja pegawai bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pegawai untuk meningkatkan produktivitas dan prestasi suatu perusahaan. Sistem Pendukung Keputusan sangat diperlukan dalam penilaian kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan sebuah metode Multi Attribut Utility Theory yaitu suatu metode perbandingan kuantitatif yang biasanya mengkombinasikan pengukuran atas biaya resiko dan keuntungan yang berbeda. Data yang diolah untuk penilaian kinerja pegawai dalam penelitian ini bersumber dari Bank Syariah Indonesia KCP Kisaran. Penilaian ini didasarkan terhadap beberapa kriteria dan bobot yang ditentukan. Ada 5 kriteria yang digunakan dalam penilaian kinerja pegawai. Seperti Kedisiplinan, kerjasama tim, loyalitas, kehadiran dan penampilan. Hasil dari penilaian kinerja pegawai dengan metode MAUT diharapkan dapat membantu dalam melakukan penilaian kinerja pegawai menggunakan kriteria yang telah ditentukan. Sehingga didapat nilai tertinggi pada alternatif ke 2 dengan nilai 0.8889 dan nilai yang terendah pada alternatif ke 1 dengan nilai 0.4722. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan; MAUT; Penilaian; Kinerja; Pegawai.
Pengelolaan Keuangan Berdasarkan SAK UMKM Bagi Pelaku UMKM di Kabupaten Asahan Rohminatin Rohminatin; Endra Saputra; Pristiyanilicia Putri
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2481

Abstract

UMKM is a productive business owned by a person or business entity that meets the criteria as a micro business, small business and medium business.which is the basis for determining the type of business seen from the average business income in a year and based on the net worth of the business. In running a business, finance is the most important thing for entrepreneurs, but there are still many UMKM that do not understand business financial management. Lack of understanding in managing financial management results in problems of uncontrolled capital used and income generated. Often personal finances are mixed up with business finances, of course this will be fatal if the entrepreneur cannot know how much money has been spent and used and how much profit is actually obtained from these business activities. PkM activities are carried out using the Community Education Method, namely carrying out percentage activities on how to manage good financial management. From these activities Partners can understand how to manage business finances in accordance with financial accounting standards, especially SAK EMKM standards.Keywords: finance; management; umkmAbstrak:UMKM merupakan usaha produktif yang dimiliki seseorang atau badan usaha yang memenuhi kriteria sebagai usaha mikro, usaha kecil dan usaha menengah. Yang menjadi dasar penentuan jenis usaha dilihat dari rata-rata pendapatan usaha tersebut dalam setahun serta berdasarkan kekayaan bersih usaha tersebut. Dalam menjalankan usaha keuangan merupakan hal terpenting bagi pengusaha, namun masih banyak UMKM belum memahami pengelolaan keuangan usaha. Kurang fahamnya dalam pengelolaan manajemen keuangan mengakibatkan permasalahan tidak terkontrolnya modal yang digunakan serta pendapatan yang dihasilkan. Sering kali keuangan pribadi bercampurbaur dengan keuangan usaha, tentu hal ini akan menjadi fatal apabila pengusaha tidak dapat mengetahui berapabesar dana yang sudah dikeluarkan dan yang digunakan serta berapa besar sebenarnya keuntungan yang diperoleh dari  kegiatan usaha tersebut. Kegiatan PkM dilakukan dengan Metode Pendidikan Masyarakat yaitu melakukan kegiatan persentase  tentang bagaimana mengelola manajemen keuangan yang baik. Dari kegiatantersebut Mitra dapat memahami bagaiman mengelola keuangan usaha yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan terkhusus standar SAK EMKM (Standar Akuntasi Keuangan dan  Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah).Kata kunci: keuangan; pengelolan; umkm
PENERAPAN SINGLE MOVING AVERAGE UNTUK MERAMALKAN PERMINTAAN BATU BATA PADA UD.GANTO Sulaseh Sulaseh; Zulfi Azhar; Rohminatin Rohminatin
JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Vol 3, No 3 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jutsi.v3i3.2779

Abstract

Abstract: Brick inventory is still carried out by estimating the number of bricks to be ordered without any calculations, which means that customer demand does not match the stock that has been deposited by partners. The high and low levels of customer demand will influence the number of brick sales so that UD. Ganto must be able to provide sufficient stock to match this demand. So far UD. Ganto has never implemented a forecasting system regarding the demand for bricks that must be supplied, so every time he procures bricks he will experience a shortage or even an excess. To minimize losses and errors in meeting demand for bricks in the future, UD. Ganto requires a demand forecasting system using the Single Moving Average method. The forecasting calculation process uses demand data from November 2021 to November 2022. The hypothesis in this research is forecasting demand for bricks using the Single Moving Average method at UD. Ganto can help in forecasting demand for bricks in the next period quickly and accurately so that owners can provide the right products and maximize demand management well. The way the demand forecasting system works helps the owner to achieve marketing goals and targets. Keywords: brick; forecasting; single moving average method.  Abstrak: Persediaan batu bata masih dilakukan dengan cara memperkirakan jumlah batu bata yang akan dipesan tanpa adanya perhitungan sehingga membuat permintaan pelanggan tidak sesuai dengan stok yang sudah disetor oleh mitra. Tinggi rendahnya permintaan pelanggan akan mempengaruhi jumlah penjualan batu bata sehingga UD. Ganto harus mampu menyediakan stok yang cukup agar dapat mengimbangi permintaan tersebut. Sejauh ini UD. Ganto belum pernah menerapkan sistem peramalan mengenai permintaan batu bata yang harus disediakan, sehingga setiap kali melakukan pengadaan batu bata akan mengalami kekurangan atau bahkan kelebihan. Untuk meminimalisir kerugian dan kesalahan dalam memenuhi permintaan batu bata di masa yang akan datang, maka UD. Ganto memerlukan suatu sistem peramalan permintaan dengan menggunakan metode Single Moving Average. Proses perhitungan peramalan dengan menggunakan data permintaan pada bulan November 2021 sampai dengan November 2022. Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah peramalan permintaan batu bata menggunakan metode Single Moving Average pada UD. Ganto dapat membantu dalam meramalkan permintaan batu bata di periode berikutnya secara cepat dan akurat sehingga pemilik dapat menyediakan produk yang pas dan dapat memaksimalkan manajemen permintaan dengan baik. Cara kerja sistem peramalan permintaan membantu pemilik agar dapat mencapai tujuan serta target pemasaran. Kata Kunci: batu bata; peramalan; metode single moving average.
E-SCM (SUPPLY CHAIN MANAGEMENT) MANAGEMENT OF EDUCATIONAL OIL SUPPLY AT UD. HASTIN Ade Irma Suriya Ningsih; Nurwati Nurwati; Rohminatin Rohminatin
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 10, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v10i1.2644

Abstract

Abstract: Today's highly competitive trade competition requires business owners to be able to create products and services that are cheaper, better and faster so that they can satisfy consumers. UD. Hastin is a distributor of cooking oil located on Jl. Lt. Gen. Suprapto No. 16 Tanjung Balai – Asahan, North Sumatra. Cooking oil is a very high demand household product. Therefore, it is necessary to have good stock control so that there is no shortage or excess of stock. The problems faced by UD. Hastin currently has limitations in controlling inventory because it is still done manually, which causes slow and inefficient performance. The purpose of this research is to design a Supply Chain Management at UD. Hastin uses the PHP programming language and MySQL database by implementing a web-based system that will make it easier to manage oil supplies. The method used in this research is a qualitative method with literature and field studies. The conclusion, the E-SCM was built at UD. Hastin can avoid shortages and excess stock due to better management, smoother communication with suppliers, and information on UD. Hastin's stock items can be known in real-time. The product resulting from this research is the Stock Management Information System at UD. Hastin. Keywords: edible oil; E-SCM; suppliers; supply  Abstrak: Persaingan dagang yang sangat kompetitif saat ini menuntut pemilik usaha untuk dapat menciptakan produk dan jasa yang murah, lebih baik dan lebih cepat sehingga bisa memuaskan konsumen. UD. Hastin merupakan distributor minyak makan yang berlokasi di Jl. Letjend. Suprapto No. 16 Tanjung Balai – Asahan, Sumatera Utara. Minyak makan merupakan produk rumah tangga yang sangat tinggi permintaanya. Oleh karenanya perlu pengendalian stok yang baik agar tidak kekurangan dan atau kelebihan stok. Permasalahan yang dihadapi oleh UD. Hastin saat ini adalah keterbatasan dalam mengontrol stok persediaan karena masih dilakukan secara manual, yang menyebabkan kinerja yang lambat dan kurang efisien. Tujuan dari penelitian untuk merancang Supply Chain Management pada UD. Hastin menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL dengan menerapkan sistem berbasis web yang akan mempermudah dalam pengelolaan persediaan minyak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan studi pustaka dan studi lapangan. Kesimpulannya E-SCM yang dibangun di UD.Hastin mampu menggindari kekurangan dan kelebihan stok karena pengelolaanya yang lebih baik, komunikasi dengan supplier lebih lancer dan informasi stok barang UD.Hastin bisa diketahui secara real time. Dan Produk yang dihasilkan adalah Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang pada UD. Hastin. Kata kunci: E-SCM; minyak makan; persediaan; supplier 
PERANAN CRM DALAM PEMASARAN DAN PENINGKATAN PENJUALAN PADA DISTRO N+2 FASHION Rohminatin Rohminatin; Wan Mariatul Kifti; Elly Rahayu
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 1 (2024): February 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i1.1711

Abstract

Distro N+2 Fashion adalah toko yang menjual baju-baju untuk pria, baik baju kaos, kemeja, dan cetak sablon. Kemajuan informasi dan tenologi memacu keras pertumbuhan dan perubahan pola pikir dan gaya hidup masyarakat hingga hal ini  berpengaruh terhadap berbagai lini kehidupan termasuk pada perkembangan ekonomi, dimana dunia usaha telah menjadi ajang persaingan yang cukup luas. Penerapan teknologi tidak bisa lagi kita hindari karena menjadi faktor pendukung utama dalam mencapai tujuan usaha. Salah satu kendala yang dihadapi oleh Distro N+2 Fashion adalah bagaimana dapat memberikan layanan yang terbaik kepada konsumen serta dapat menarik calon konsumen tetapi dengan menggunakan teknologi. Salah satu teknologi yang digunakan yaitu dengan menerapkan CRM (Customer Relationship Management). Melalui CRM diharapakan Distro N+2 Fashion dapat meningkatkan penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan  promosi dan pemasaran dengan memberikan layanan yang baik bagi pelanggan ataupun calon pelanggan sehingga dapat meningkatkan jumlah penjualan. Dalam hal hal pemasaran agar dikenal oleh masyarakat luas dan mengharapkan adanya fasilitas yang dapat melihat respon pembeli terhadap penilaian produk, testimoni item yang dibeli pelanggan, ulasan serta keluhan-keluhan yang disampaikan pelanggan. Melalui penerapan CRM sangat berpengaruh terhadap peningkatkan penjulan pada Distro N+2 Fashion.
COMBINATION OF COCOSO AND SAW ALGORITHM TO DETERMINE USED MOTORCYCLES Roni Dalimunthe; Rolly Yesputra; Rohminatin Rohminatin
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 10, No 3 (2024): Juni 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v10i3.3096

Abstract

Abstract: Used motorbikes are motorized vehicles that are used by many people in various cicles. For someone who is a prospective buyer of a used motorbike, before coming to the place of puchase they have several choices based on several criteria that have been determined according to the used motorbike they want to buy. A problem that often occurs for prospective buyers is the difficulty in determination which used motorbike is superior from several choices based on predetermined criteria. This results in potential buyers feeling confused in making their choice. The difficulty in determining used motorbikes is the reason this research was conducted. In this case, the decision support system will be used as a tool in providing superior used motorbike choices for potential buyers. The method offered in this research is to use a combination of the CoCoSo and SAW algorithms. The criteria for determination a used motorbike consist of 8 criteria namely mileage, price, brand, accessories, tire condition, body condition, engine condition and completeness of documents. In the results of this decision support system research, ranking results using a combination of CoCoSo and SAW methods show that the red Suzuki F1 alternative (A39) is ranked with the highest score.Keywords: combined compromise solution; decision support system; simple additive weighting Abstrak: Sepeda motor bekas merupakan kendaraan bermotor yang digunakan oleh sebagian banyak masyarakat dalam berbagai kalangan. Bagi seseorang calon pembeli sepeda motor bekas, sebelum datang ke tempat pembelian mereka memiliki beberapa ketentuan pilihan yang berdasarkan pada beberapa kriteria yang telah ditentukan sesuai dengan sepeda motor bekas yang ingin dibeli. Permasalahan yang sering kali terjadi bagi calon pembeli ialah kesulitan dalam menentukan sepeda motor bekas mana yang unggul dari beberapa alternatif pilihan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Hal ini mengakibatkan, calon pembeli merasa kebingungan dalam menentukan pilihannya. Kesulitan dalam penentuan sepeda motor bekas tersebut menjadi alasan penelitian ini dilakukan. Dalam hal ini sistem pendukung keputusan akan digunakan sebagai alat bantu dalam memberikan pilihan sepeda motor bekas yang unggul bagi calon pembeli. Metode yang ditawarkan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan kombinasi algoritma CoCoSo dan SAW. Kriteria-kriteria dalam penentuan sepeda motor bekas terdiri dari 8 kriteria yaitu jarak tempuh, harga, merek, aksesoris, kondisi ban, kondisi body, kondisi mesin dan kelengkapan surat. Dalam hasil penelitian sistem pendukung keputusan ini, memberikan hasil perangkingan dengan kombinasi metode CoCoSo dan SAW menunjukkan bahwa alternatif Suzuki F1 merah (A39) adalah peringkat dengan nilai tertinggi.Kata kunci : combined compromise solution; simple additive weighting; sistem pendukung keputusan
SERVICE EXCELLENCE BAGI PERANGKAT DESA PADA KANTOR DESA TELUK DALAM Santoso Santoso; Elly Rahayu; Rohminatin Rohminatin; Niki Fazira
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1974

Abstract

Abstract: The Prima (service excellence) is responsible for all services rendered to the public. The cuts are made from the fat of the soul, so the members on the first day they eat the fat. The first step is to lay down the first step of the treasury, which is covered with a large amount of money, and the public is left without a trace. The principle of service excellence is to provide the best service (service excellence) or attitude, attention, action, and appearance,  (accountability). The PKM has been established in the membership of the members, and the staff is working on the pessary and the equipment. The staff is working on the pessary and the equipment is working on the pessary. first (service excellence) always paid. The local police station in the Department of Public Works, Jalan Besar, Department of Public Works, has 40 beds, the PKK Department of Public Works, and the LPM department have paid the fee and now the pessimists are waiting for the pessimists. The method is used to determine the method penyuluhan melalui kegiatan tatap muka from diskusi. It is important to note that the material used in the study is a different principle of education, the study of which is based on the principles of education that are applied to the public, and the technology that is used to develop the public education. The resulting cash flow is covered by the PKM team STMIK Royal, which is covered by the payment of the penalties for the entry of the members of the first batch of the cash flow, and the cash flow is covered by the cash flow, and the cash flow is covered by the cash flow.. Keyword:  training, service, excellent; community, village Abstrak: Layanan Prima  (service excellence) menjadi kewajiban yang harus dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik. Kesejahteraan masyarakat dapat diraih salah satunya dengan memberikan layanan prima kepada masyarakat. Layanan prima lahir dari kepedulian penyelenggara pelayanan publik terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat. Terdapat beberapa prinsip yang berkaitan dengan  pelayanan prima (service excellence)  yaitu attitude, attantion,action, appearance  (dan accountability.Tujuan dari kegiatan PkM ini adalah memberikan pengetahuan dan wawasan  kepada peserta yang merupakan aparat Desa Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Asahan   bagaimana memberikan layanan prima (service excellence) kepada masyarakat. Lokasi kegiatan di Kantor Desa Teluk Dalam Jalan Besar Teluk Dalam Dusun II dengan jumlah peserta 40 orang terdiri dari aparat desa, pengurus dan anggota tim PKK Desa Teluk Dalam, LPM serta beberapa masyarakat yang juga ikut menjadi peserta dalam kegiatan ini. Metode yang digunakan pendidikan masyarakat dengan metode penyuluhan melalui kegiatan tatap muka dan diskusi.  Beberapa materi yang diberikan diantaranya prinsip-prinsip pelayanan prima, studi kasus  pengaduan masyarakat tentang pelayanan publik dan penggunaan teknologi untuk meningkatkan  pelayanan publik. Kata kunci: pelatihan,layanan,prima;masyarakat,desa