Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Problematika Penyalahgunaan Bantuan Sosial Pada Masa Pandemi Latif, Inas Sofia; Pangestu, Ilham Aji
JUSTISI Vol. 8 No. 2 (2022): JUSTISI
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/js.v8i2.1612

Abstract

Pandemi Covid-19 memimbulkan efek pada semua sektor. Bermula dari masalah kesehatan kemudian berlanjut ke masalah sosial, dan bahkan ekonomi. Pemerintah telah membuat beberapa pedoman terkait Jaring Pengaman Sosial sebagai upaya melindungi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dengan cara melakukan pemberian bantuan sosial. Dalam proses pendistribusiannya, timbul permasalahan yang mengakibatkan tidak maksimalnya penerimaan bantuan sosial ini di masyarakat. Salah satu permasalahan tersebut adalah terjadinya korupsi dalam penyaluran bantuan sosial, sehingga ba ntuan yang diterima tidak sesuai dengan seharusnya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis penyalahgunaan pendistribusian bantuan sosial dimasa pandemi. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang mengkaji dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus. Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan, baik bahan hukum primer dan sekunder yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah belum bisa berjalan efektif. Hal tersebut disebabkan karena masih terdapat penyalahgunaan dalam pendistribusiannya.
Critical Study of Business Competition Supervisory Commission’s Authority in Handling Business Competition Violations Latif, Inas Sofia; Pangestu, Ilham Aji; Fadhlillah, Muhammad Rizqi
JUSTISI Vol. 9 No. 3 (2023): JUSTISI
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jurnaljustisi.v9i3.2436

Abstract

The purpose of this study is to criticize the authority of the Business Competition Supervisory Commission (KPPU) in overcoming and resolving business competition violations. The authority in question is regulated in Law Number 5 of 1999 concerning the Prohibition of Monopoly Practices and Unfair Business Competition (Business Competition Law) jo. Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation. According to the provisions of laws and regulations, KPPU acts as an independent state auxilary organ. At the practical level, KPPU exercises the authority to investigate, prosecute, and decide. Normative legal research is used by researchers to answer related problems through a legal approach and a comparative approach with literature study methods. The results showed that the implementation of KPPU's authority in handling business competition violations can be said to be still not optimal. Researchers suggest that the ideal authority policy in handling business competition violations can refer to several countries that have similar business competition law enforcement agencies by making adjustments to business competition conditions in Indonesia.
Edukasi Pemilahan Sampah dan Pemanfaatan Teknologi Sampah Terbarukan Ramah Lingkungan Latif, Inas Sofia; Latuconsina, Hudaya
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.483

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan tantangan lingkungan yang semakin mendesak, terutama di wilayah pedesaan yang belum memiliki sistem pengolahan sampah terpadu. Desa mitra menghadapi permasalahan peningkatan volume sampah rumah tangga. Kurangnya pemilahan sampah dari sumbernya dan terbatasnya fasilitas pengolahan sampah menyebabkan sebagian besar sampah berakhir di TPA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga dalam pemilahan sampah serta memperkenalkan teknologi pengolahan sampah terbarukan yang ramah lingkungan (RENGSE). Metode yang digunakan adalah PAR, yang melibatkan warga secara aktif melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta, yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor sebesar 60%. Selain itu, terjadi penurunan volume sampah yang dibuang ke TPA desa sebesar 32% dalam satu bulan setelah program berjalan. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kelompok pengelola bank sampah di tingkat RT sampai dengan desa, yang memperkuat keberlanjutan program. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi terpadu dan pemanfaatan teknologi tepat guna dapat menjadi strategi efektif untuk mengurangi beban TPA dan meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat desa.
Utilization of Renewable Emission Neutral Garbage Solution Equipment (RENGSE) as Waste Management Technology in Mekar Jaya Village Latuconsina, Hudaya; Sofia Latif, Inas
SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/spekta.v6i2.14113

Abstract

Background: This article presents the application of environmentally friendly renewable waste technology called RENGSE in Mekar Jaya Village, Tangerang Regency as part of a technology-based community service program. Contribution: The initiative to create and operate RENGSE for the management of various types of waste (organic and non-organic) based on thermal combustion that is specifically designed so as not to produce harmful emissions. Method: The methodology used is Participatory Action Research (PAR) with stages including counseling, technology operation training, mentoring and direct practice, as well as monitoring and evaluation. Results: The results obtained from this service activity are that the use of RENGSE equipment in Mekar Jaya Village shows good technical performance, with an average combustion capacity of 95-100 kg/hour and an operational time of around 8 hours/day. For 30 days, this tool is able to process about 24 tons of waste. From the social side, there has been a significant change in people's behavior patterns, where households that sort waste have increased from 10% to 68%. Conclusion: RENGSE utilization activities have succeeded in increasing the effectiveness of waste management in Mekar Jaya Village technically and socially with 87% positive responses. The application of this technology can be said to be efficient in reducing the volume of waste because it is able to reduce up to 70% of waste to landfills, as well as encourage changes in community behavior towards more responsible, independent, and sustainable waste management.