Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Perawatan Mesin Bubut dengan Metode Preventive Maintenance Guna Menghindari Kerusakan Secara Mendadak dan Untuk Menghitung Biaya Perawatan Akbar, Mige Rosyidin; Widiasih, Wiwin
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 4, No 1 (2022): Jurnal SENOPATI Vol.4 No.1
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2022.v4i1.3086

Abstract

UD.Rahmad Teknik merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri manufaktur yang melayani pembuatan alat pertanian. Pada divisi pembubutan, dari ketiga mesin tersebut yang sering mengalami kerusakan yakni Mesin Bubut dengan waktu kerusakan 3.800 menit. Tujuan dalam penelitian ini yaitu membuat jadwal perawatan Mesin Bubut serta mencari metode pemeliharaan yang tepat agar mendapatkan biaya yang paling rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode Preventive Maintenance. Hasil dari perhitungan nilai keandalan tiap komponen mesin bubut yaitu pada komponen Dinamo , memiliki tingkat keandalan selama satu hari sebesar 60,64%, Komponen Chuck, memiliki tingkat keandalan selama satu hari sebesar 62,7% , Komponen Tool Post, memiliki tingkat keandalan selama satu hari sebesar 62,55% , Komponen Fead Shaft, memiliki tingkat keandalan selama satu hari sebesar 62,55%, Komponen Carriage memiliki tingkat keandalan selama satu hari sebesar 60,64%, komponen Tail Stock memiliki tingkat keandalan sebesar 61,79%. Selanjutnya penentuan interval waktu perawatan dengan menggunakan metode Age Replacement yaitu komponen Dinamo selama 54 hari, komponen Chuck selama 24 hari, komponen Tool Post selama 25 hari, komponen Fead shaft selama 25 hari, komponen Carriage selama 25 hari, komponen Tail Stock selama 27 hari. Dari hasil perhitungan, didapatkan hasil bahwa total biaya pemeliharaan sebelum dilakukan preventive dengan reliability adalah Rp. 21.140.000, dan biaya pemeliharaan sesudah dilakukan preventive dengan reliability di dapat sebesar Rp. 20.633.393,61. Dan diketahui bahwa terdapat selisih antara hasil perhitungan untuk biaya sebelum dan sesudah preventive maintenance sebesar Rp.506.606,39. Dari hasil selisih tersebut diketahui bahwa perhitungan sesudah preventive maintenance dapat mengurangi biaya pengeluaran UD.Rahmad Teknik dari pada sebelum dilakukan perhitungan preventive maintenance.Kata Kunci : Mesin Bubut, Preventive Maintenance, Penjadwalan Pemeliharaan
PENGENDALIAN KUALITAS ROLL KARUNG DENGAN METODE SPC DAN PDCA PADA PK ROSELLA BARU MOJOKERTO Ardana, Muhammad Yudha; Widiasih, Wiwin
i tabaos Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2023.3.3.190-200

Abstract

PK Rosella Baru bergerak dalam industri pembuatan kemasan karung plastik. Kualitas merupakan suatu kunci utama perusahaan karena dengan kualitas yang baik dapat dikatakan suatu prestasi bagi perusahaan. Pada data produksi periode tahun 2022 ditemukan bahwa beberapa cacat yang terjadi pada proses penganyaman melebihi 2% dari ketentuan perusahaan. Hal tersebut dapat menghambat proses produksi selanjutnya dan perusahaan akan mengalami kerugian karena biaya produksi, dan juga pengeluaran untuk membeli/men-supply roll karung dari perusahaan lain. Penelitian dilakukan dengan tujuan agar dapat mengetahui tingkat pengendalian kualitas produk karung, penyebab cacat produk dan tindakan pencegahan atau usulan perbaikan untuk mengurangi tingkat kecacatan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Statistical Process Control (SPC) dan PDCA yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dengan mengurangi tingkat kecacatan. Dari hasil perhitungan dan analisis Statistical Process Control (SPC) dari ketiga jenis cacat, cacat karung berlubang yang dominan terjadi sebesar 4.494 kg dengan persentase 48%. Kemudian pada perhitungan peta kendali ditemukan sampel data ke 1,5, 6, 7 dan 12 berada di luar batas kendali. Pada hasil diagram sebab akibat ditemukan faktor antara lain manusia, mesin, bahan baku, metode dan lingkungan yang dapat menyebabkan kecacatan. Lalu berdasarkan hasil PDCA didapatkan usulan perbaikan dengan membuat SOP tertulis dan juga checksheet untuk pengontrolan mesin.
PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI JUMLAH CACAT PRODUK DENGAN PENDEKATAN PETA KENDALI P SERTA USULAN PERBAIKAN ( STUDI KASUS DI PT. BARATA INDONESIA (PERSERO) ) Sumarsono, Dendy; Widiasih, Wiwin
i tabaos Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2024.4.1.1-16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah penerapan sistem pengendalian kualitas produk pada PT Barata Indonesia (PERSERO) sudah terkendali atau belum terkendali, serta mencari tahu penyebab kerusakan produk pada PT Barata Indonesia (PERSERO) dan memberi usulan perbaikan. Pada penelitian kali ini, metode yang akan digunakan adalah membuat Histogram, peta kendali, Diagram Pareto dan diagram tulang ikan (Fishbone). Metode-metode tersebut digunakan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan produk yang terjadi, serta mencari penyebab terjadinya kerusakan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengendalian kualitas produk pada PT Barata Indonesia (PERSERO) masih ada yang belum terkendali, dengan rata-rata kerusakan produk sebesar 20% pada bulan Januari – April 2023 . Jenis kerusakan yang paling banyak terjadi adalah Srinkage dengan jumlah 460 dari total produk cacat pada bulan Januari – April 2023. Dari hasil observasi lapangan dan wawancara, faktor-faktor yang menjadi penyebab kerusakan ini adalah faktor manusia, peralatan, metode kerja bahan baku dan Lingkungan kerja.
ANALISIS PERAWATAN PAPER MACHINE UNTUK MENGURANGI KERTAS PUTUS PADA PT.X PAPER MILLS DI JAWA TIMUR Santosa, Praditya Dimas; Widiasih, Wiwin
i tabaos Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2024.4.1.17-26

Abstract

PT.X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri kertas yang menggunakan limbah kertas daur ulang untuk dijadikan kertas baru. Dalam proses produksi sering mengalami downtime yang disebabkan kerusakan mesin dan mengalami cacat produksi berupa kertas putus, akibat PT.X menerapkan corrective maintenance, yaitu melakukan perbaikan ketika mesin mengalami kerusakan. Untuk mengatasi hal tersebut penelitian ini dilakukan untuk merubah perawatan pada PT.X menjadi preventive maintenance untuk memaksimalkan paper machine dan mengurangi downtime. Setelah menggunakan diagram pareto 80:20 dihasilkan komponen kritis boiler, screen, dan wire pada paper machine 1 sendangkan roll, vacuum, dan wire pada paper machine 2. Hasil perhitungan didapatkan interval preventive pada kompnen boiler 43 hari sekali, komponen screen 34 hari sekali, komponen wire paper machine (1) 49 hari sekali, komponen roll 78 hari sekali, komponen vacuum 42 hari sekali dan komponen wire paper machine (2) 19 hari sekali dengan nilai keandalan sebesar 50%. Sehingga didapatkan perkiraan pengeluaran pertahun untuk preventive maintenance sebanyak Rp.145.500.000,-
USULAN WAKTU DAN BIAYA PERAWATAN PREFENTIF MESIN LINE 1 HORIZONTAL GUNA MENURUNKAN WAKTU DOWNTIME (STUDI KASUS: PT XYZ) Syahputro, Wahyu Eko; Widiasih, Wiwin
i tabaos Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2024.4.1.27-39

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi makanan dan minuman. Perusahaan tersebut sering mengalami downtime yang cukup tinggi. Dimana downtime menyebabkan rendahnya nilai OEE. Hal tersebut terjadi karena sering rusaknya sebuah mesin saat proses produksi sedang berlangsung. Masalah tersebut terjadi di area packing pada mesin line 1 horizontal. Pada penelitian kali ini peneliti ingin menerapkan perawatan prefentif dengan memperhitungkan nilai keandalan pada mesin line 1 horizontal dengan harapan dapat membantu menurunkan nilai downtime pada di line 1 horizontal. Analisis dilakukan dengan menentukan komponen kritis sesuai dengan uji kesesuaian distribusi pada mesin line 1 horizontal, melakukan perhitungan nilai reliability, dan MTTF. Selanjutnya menentukan jarak waktu perbaikan dan penjadwalan, biaya yang diperlukan untuk melakukan perawatan prefentif serta membandingkan dengan biaya corrective maintenance. Setelah dilakukannya perhitungan dapat diketahui untuk biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk melakukan preventive maintenance sebesar Rp 436.200.000 dimana angka tersebut menunjukkan adanya penghematan biaya sebesar Rp 567.400.000 dari biaya perawatan secara korektif sebelumnya sebesar Rp 1.003.600.000.
Analisis Penggantian dan Perawatan pada Papermachine Bagian Wire dan Dryer Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance dan Age replacement Pada PT. X Ramadhan, Irsyaad; Widiasih, Wiwin
Jurnal Tekstil Vol 6 No 1 (2023): Vol 6 No 1 Juni 2023
Publisher : Akademi Komunitas Industri Tekstil Dan Produk Tekstil Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59432/jute.v6i1.60

Abstract

PT.X merupakan salah satu perusahaan kertas di daerah Mojokerto yang memproduksi kertas jenis Coated Duplex Board. Perusahaan ini beroperasi selama 24 jam tanpa henti. Kondisi tersebut sangat bergantung pada perawatan mesin yang berjalan terus menerus. Untuk menjaga agar mesin dapat berfungsi dengan maksimal, manajemen perawatan mesin perlu diperhatikan. Pada periode Agustus 2022 – Februari 2023 kerusakan mesin sering terjadi pada bagian Wire dan Dryer yang menyebabkan terganggunya proses produksi. Oleh karena itu manajemen perawatan mesin dibutuhkan dengan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance dan Age replacement untuk menentukan interval penggantian dan pemeriksaan yang optimal berdasarkan minimasi downtime. Pemilihan komponen kritis ditentukan dengan menggunakan pareto dari hasil Failure Modes  and Effects Analysis (FMEA), kemudian menggunakan Software Minitab17 untuk menentukan godnees of fit, distribusi yang dipilih, parameter distribusi, dan Main time to Failure (MTTF) & Main Time to Repair (MTTR) masing-masing komponen. kemudian menentukan interval penggantian Age replacement dan penentuan pemeriksaan yang optimal yaitu pada Bearing screen tiap 27 hari, Couchroll 5 tiap 41 hari, HP shower tiap 41 hari, Long felt tiap 22 hari, Stretcher Long felt tiap 38  hari, wire 1 tiap 65 hari, Wire 9  tiap 41 hari, Gearbox dryer tiap 19 hari, Bearing dryer tiap 25 hari, Canvas roll tiap 41 hari, Pulley tali rope 24 hari, Rotary tiap 21 hari, dan Body rotary tiap 17 hari. Masing-masing komponen dilakukan pemeriksaan selama 2-4 hari sekali. Nilai Availability Total pada masing-masing komponen diatas 87% - 99% yang menunjukkan probabilitas berfungsi dengan yang diharapkan dan Reliability setelah dilakukan usulan penjadwalan perawatan menunjukkan adanya peningkatan.
PENJADWALAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA ARMADA TRUK DI CV. RAGIL JAYA ABADI Firnanda, Muhammad Dikri; Widiasih, Wiwin
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.10-16

Abstract

ABSTRAKBagi perusahaan yang beroperasi di sektor distribusi dan logistik seperti CV. Ragil Jaya Abadi, keberadaan armada truk memegang peranan yang sangat krusial dalam menunjang aktivitas operasional sehari-hari. Armada truk yang handal dan dalam kondisi optimal menjadi kunci utama untuk menjamin kelancaran pengiriman barang serta menjaga kepuasan pelanggan. Namun, pendekatan yang digunakan bersifat korektif, di mana perbaikan hanya dilakukan setelah kerusakan terjadi. Akibatnya, truk-truk ini sering mengalami waktu henti yang mengganggu jadwal pengiriman. Tujuan penelitian ini yaitu merancang sebuah penjadwalan penggantian komponen di CV. Ragil Jaya Abadi. Penelitian ini menggunakan metode reliability centered maintenance. Hasil penelitian waktu interval perawatan beberapa komponen penting pada armada truk Nissan CKA-12 BTX di CV. Ragil Jaya Abadi antara lain komponen ban memerlukan penggantian setiap 16,501 km, oli setiap 6,881 km, dan untuk kopling setiap 20,614 km. ABSTRACTFor companies operating in the distribution and logistics sector such as CV. Ragil Jaya Abadi, the existence of a truck fleet plays a very crucial role in supporting daily operational activities. A reliable truck fleet in optimal condition is the main key to ensuring smooth delivery of goods and maintaining customer satisfaction. However, the approach used is corrective, where repairs are only carried out after damage occurs. As a result, these trucks often experience downtime that disrupts the delivery schedule. The purpose of this study is to design a component replacement schedule at CV. Ragil Jaya Abadi. This study uses the reliability centered maintenance method. The results of the study of the maintenance interval of several important components on the Nissan CKA-12 BTX truck fleet at CV. Ragil Jaya Abadi. Tire components require replacement every 16,501 km. Oil every 6,881 km, and for the clutch every 20,614 km.
Analisis Keandalan Mesin Blowing dengan OEE, RCA, dan Pendekatan Siklus PDCA Ferdinand, Aldho; Widiasih, Wiwin
Jurnal Tekstil Vol 8 No 1 (2025): Vol 8 No 1 Juni 2025
Publisher : Akademi Komunitas Industri Tekstil Dan Produk Tekstil Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59432/jute.v8i1.136

Abstract

Penelitian ini menganalisis keandalan mesin blowing di PT XYZ dengan pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE), Root Cause Analysis (RCA), dan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) untuk meningkatkan efisiensi produksi. Evaluasi awal menunjukkan bahwa nilai OEE mesin berada dalam kisaran 75%–81%, dengan faktor utama penyebab rendahnya availability adalah downtime inspeksi berkala dan pergantian moulding. Dengan RCA, penyebab utama downtime diidentifikasi, dan melalui penerapan PDCA, perbaikan dilakukan dengan menghilangkan downtime inspeksi berkala serta mengoptimalkan proses pergantian moulding. Hasil perbaikan menunjukkan peningkatan availability dari 80% menjadi 90%, yang berdampak langsung pada kenaikan nilai OEE menjadi 83%. Selain itu, target produksi yang sebelumnya tidak tercapai kini mengalami peningkatan stabil, dengan pencapaian 89%–93% dari target produksi di semua minggu bulan November. Kesimpulannya, kombinasi metode OEE, RCA, dan PDCA efektif dalam meningkatkan keandalan mesin blowing dengan mengurangi downtime dan meningkatkan produktivitas.
Sistem dinamis Pendekatan Sistem Dinamis pada Pengendalian Hama dan Adaptasi Teknologi Guna Meningkatkan Profitabilitas Akbar, Daffa Athillah; Murnawan, Hery; Wati, Putu Eka Dewi Kurnia; Widiasih, Wiwin
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/mt.v11i2.4619

Abstract

Desa Sentul is a village where 74% of its total area is agricultural land primarily used for rice cultivation, This research aims to analyze the factors influencing food security and farmer profitability in Sentul Village, Jombang Regency, and to develop a system dynamics model to support agricultural sustainability. Using a Triple Bottom Line approach with SMART PLS, the analysis results show that age, technology adoption, pest attacks, fertilizer use, and soil pH significantly impact productivity and food security. The system dynamics model developed with STELLA illustrates the relationships between these factors and highlights the importance of proper fertilizer and pest management. Three simulation scenarios were tested to increase farmer productivity and profit, with Scenario 3 (a combination of technological and organic approaches) showing the most optimal results, increasing rice productivity by up to 14%, reducing operational costs by up to 21%, and increasing profit by Rp2,507,146,451. The study also includes risk analysis and mitigation strategies for scenario, which are expected to reduce challenges and enhance agricultural sustainability in Sentul Village.
Usulan Strategi Sustainable Lifestyle dalam Menunjang Eco Campus di Universitas ABC Surabaya Widiasih, Wiwin; Nuha, Hilyatun
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam beberapa waktu, isu terkait environment sustainability menjadi pembicaraan hangat. Hal tersebut terjadi karena akibat dari fenomena climate change yang harus ditangani. Solusi terbaik adalah dengan mengimplementasikan konsep environment sustainability di segala aspek. Kesadaran lingkungan bagi setiap individu harus ditingkatkan. Perguruan Tinggi merupakan institusi pendidikan tertinggi memiliki peran besar dalam melakukan pengelolaan lingkungan dikarenakan banyak sampah/limbah yang dihasilkan dari aktivitas di dalamnya. Telah banyak dilakukan penelitian terkait bagaimana cara meningkatkan kesadaran lingkungan dan implementasi konsep environment sustainability. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan usulan strategi sustainable lifestyle di Universitas ABC Surabaya. Universitas ABC Surabaya telah mencanangkan program Eco Campus. Pada penelitian ini telah dilakukan identifikasi seberapa tingkat Eco Campus, tingkat kesadaran lingkungan, dan beberapa topik kegiatan yang perlu diimplementasikan untuk menunjang Eco Campus yang berkelanjutan. Responden telah dikatakan cukup dengan hitungan sampel Solvin tingkat kepercayaan 95% yaitu 194. Responden banyak tahu mengenai program Eco Campus dan cukup optimis dalam keberhasilan penerapan program Eco Campus. Dinilai responden program Eco Campus yang dijalankan mendapat skala 3 dari 5. Dikatakan Eco Campus jika lingkungan kampus hijau, nyaman dan rindang. Faktor penghambat terbesar dari program Eco Campus adalah kurangnya kesadaran lingkungan. Salah satu strategi yang dapat diusulkan yaitu mengembangkan teknologi ramah lingkungan di kampus ABC Surabaya. Stakeholder yang bertanggung jawab penuh terhadap sustainable lifestyle antara lain mahasiswa, karyawan, manajemen, dan dosen.