Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALYSIS OF EFEECTIVENESS OF CRITICAL CONTROL IMPLEMENTATION USING PLANNED JOB OBSERVATION IN DIVISION X PT. A Kurniawan, Ahmad Tahta; Djunaidi, Zulkifli
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 2 (2024): Edisi Mei - Agustus 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i2.4001

Abstract

International Council of Mining and Metals (ICMM) constructed a framework of Critical Control Management (CCM) to prevent fatality. PT A still experienced the accident with TRIR 0.168 in 2020 then increased 0.176 in 2021. This study aimed to assess the effectiveness of CC in Mining Industry Division X PT A. Semi-quantitative study with descriptive model conducted in Division X PT. A. Data collected according to 5 main variables, namely supervisory system, hierarchy of control implementation, control implementation, policy conformity, and hazards and risks compliance. Primary data was collected from 17 supervisors who had Planned Job Observation (PJO) responsibility through questionnaire and in-depth interviews. Secondary data was HIRADC collected from 11 departments. Data analysis was conducted by descriptive statistical analysis and content analysis. PJO result indicated 20.9% inadequate result related to work practice. Control effectiveness questionnaire signified adequate result for all 5 variables with very suitable result. In addition, in-depth interviews resulted in positive findings in all variables and negative findings for supervisory system, hierarchy of control implementation, and control implementation. Overall, the effectiveness of CC in Division X PT. A still needs to be improved, especially for the aspects of work practice control enforcement and workers’ attitude towards CC.
HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND DETERMINING CONTROL (HIRADC) PADA KEGIATAN PERAWATAN ROLLING STOCK EQUIPMENT DI TAMBANG BAWAH TANAH PT. X Markus, Alfred Yunandro; Djunaidi, Zulkifli
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 2 (2024): Edisi Mei - Agustus 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i2.4002

Abstract

Proses HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control) adalah suatu kegiatan/metode yang dilakukan oleh sebuah tim untuk mengidentifikasi potensi bahaya dari suatu pekerjaan, menilai risiko yang timbul dari bahaya tersebut dan menentukan bagaimana mengendalikan setiap risiko yang telah dinilai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kegiatan HIRADC dalam rangkaian proses perawatan Peralatan Rolling Stock di tambang bawah tanah PT X sehingga kegiatan pemeliharaan yang dilakukan oleh Tim Pemeliharaan dapat dilakukan dengan aman dan terjamin. Metode yang digunakan menggunakan metode HIRADC dengan matriks Risk Assessment 4x4 untuk kegiatan perawatan Peralatan Rolling Stock. Proses HIRADC diperoleh dari observasi dan wawancara dengan tim Maintenance yang dilakukan selama tahun 2023, kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan diagram kemudian dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil Penilaian Risiko menggunakan Metode HIRADC di PT Berdasarkan hasil penentuan pengendalian risiko yang telah ditetapkan, terdapat total 116 pengendalian risiko untuk 13 kegiatan pemeliharaan Peralatan Rolling Stock, dimana terdapat 42 jenis Pengendalian Teknik, 33 jenis Pengendalian Praktik Kerja, 31 jenis pengendalian Administrasi dan 10 jenis pengendalian APD. Saran bagi tim mekanikal dan elektrikal yang melaksanakan pekerjaan ini adalah melakukan proses pemantauan pengendalian risiko secara berkala dengan mengoptimalkan fungsi pengawasan yang akuntabilitasnya terletak pada masing-masing supervisor kru. Metode yang diterapkan dapat mengacu pada program K3 internal Divisi seperti Plan Job Observation (PJO) atau Fatal Risks Management (FRM).
ANALISA FAKTOR PSIKOSOSIAL KARYAWAN DIVISI QUALITY MANAGEMENT DALAM PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN DI PT.X Bhadra, Pramita; Djunaidi, Zulkifli
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.16508

Abstract

Beban kerja akan berpengaruh pada stres kerja baik itu stres yang bersifat positif maupun stress yang bersifat negatif. Kinerja yang baik tentunya akan berpengaruh terhadap performa dari produk yang dihasilkan. Penelitian yang dilakukan di PT. X ini bertujuan untuk melihat beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan melalui stres kerja sebagai variabel intervening. Menggunakan analisa regresi linear berganda, penelitian ini melibatkan 102 orang karyawan pada Divisi Produksi menggunakan teknik sensus. Hasilnya adalah beban kerja dan lingkungan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja namun lingkungan kerja tidak memiliki pengaruh signifikan. Sementara beban kerja, lingkungan kerja dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja.
ANALISIS KESIAPAN RESPONS KEDARURATAN KEBAKARAN DI PT X Jatmika, Iwan; Djunaidi, Zulkifli; Atthaya, Ahmad; Hasan, Sayyid; Al Azhar, Muhammad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.26067

Abstract

Industri minyak dan gas merupakan industri yang bergerak di bidang pengangkatan cadangan bahan minyak dan gas yang berada di bawah bumi ke permukaan bumi Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesiapan sistem Fire Emergency Response PT X. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan basis pengembangan kebijakan, dan program-program kerja Fire Emergency Response. Penelitian ini menggunakan FERRAT Form sebagai dasar penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah FERRAT Form. Observasi lapangan dilakukan untuk melihat langsung kondisi lapangan dan proses pengisian form. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa persepsi karyawan PT XYZ dengan mitra kerjanya terhadap variabel yang diukur bersifat positif. Presentasi persepsi karyawan dan mitra kerja yang tidak setuju secara keseluruhan berada di bawah 20%. Oleh karena itu, diharapkan dengan adanya penelitian ini, perusahaan dapat melakukan evaluasi mandiri dan segera melakukan inisiasi perbaikan yang terkait dengan system design yang risk based, tingkat kecukupan sesuai dengan potensi resiko kebakaran dan memastikan peralatan tanggap darurat selalu dalam kondisi siap beroperasi dan siaga.
Analisis Iklim Keselamatan Perusahaan Jasa Pertambangan Mineral dan Logam Desmantoh, Desmantoh; Djunaidi, Zulkifli
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i3.1215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran iklim keselamatan di PT XY yang merupakan perusahaan jasa pertambangan yang bekerja di area divisi concentrating PT Z. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan pendekatan semi kuantitatif. Data diambil pada Bulan Oktober – November 2022 dari area North South, SAG-Mill 1, dan SAG-Mill 2 dengan kuesioner yang diadaptasi dari NOSACQ-50 yang meliputi 7 variabel iklim keselamatan di tempat kerja. Kemudian, dilakukan wawancara beberapa pekerja sebagai bahan analisis mendalam untuk pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan keseluruhan iklim keselamatan PT XY ada pada angka 3,14 (Cukup Baik). Faktor Prioritas dan komitmen manajemen menunjukkan angka 3,19 (Cukup Baik), Pemberdayaan manajemen keselamatan menunjukkan angka 3,11 (Cukup Baik), Keadilan manajemen keselamatan menunjukkan angka 3,06 (Cukup Baik), Komitmen tenaga kerja terhadap keselamatan menunjukkan angka 3,27 (Cukup Baik), Prioritas keselamatan tenaga kerja dan tidak ditolerirnya bahaya dan risiko menunjukkan angka 3,04 (Cukup Baik), Pembelajaran, komunikasi, dan inovasi menunjukkan angka 3,18 (Cukup Baik), dan Kepercayaan terhadap keefektifan sistem keselamatan menunjukkan angka 3,16 (Cukup Baik).
PENYAKIT AKIBAT KERJA (PAK) DAMPAK PELAKSANAAN REMOTE AUDIT PADA AUDITOR PT. XXX DI MASA PANDEMIK Setiawati, Lyza Yuni; Djunaidi, Zulkifli
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1960

Abstract

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) “Penyakit akibat kerja diartikan sebagai gangguan kesehatan yang muncul akibat faktor risiko pada lingkungan pekerjaan”. Sedangkan menurut Peraturan Presiden nomor 7 tahun 2019 Penyakit Akibat Kerja adalah penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dan/atau lingkungan kerja yang kemudian dijelaskan jenis PAK ada yang disebabkan oleh faktor fisika salah satunya kerusakan pendengaran diakibatkan oleh kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan hubungan aktivitas remote audit pada masa pandemik dengan gangguan terhadap telinga akibat bising (Noise Induced Hearing Loss /NIHL) akibat penggunaan headset/ headphone/ earphone. Nilai ambang batas faktor fisika dan faktor kimia di tempat kerja menetapkan Nilai Ambang Batas kebisingan adalah 85 dB dengan waktu pekerjaan tidak melebihi 8 jam sehari/40 jam seminggu (peraturan menteri tenaga kerja dan transmigrasi no PER/13/MEN/X/2011). Kesimpulannya kegiatan remote audit menggunakan headset/ headphone/ earphone tidak akan menimbulkan gangguan telinga akibat bising jika dapat dibatasi lamanya penggunaan headset/ headphone/ earphone.
Perilaku Berisiko Sebagai Faktor Penyebab Kecelakaan Pada Pengemudi Sepeda Motor Komersial: Systematic Review Afif Mauludi, Ahmad; Djunaidi, Zulkifli; Saiful Arif, Luthfi
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v8i1.307

Abstract

Transportasi menjadi hal yang penting dalam mobilitas di zaman modern dan jasa sepeda motor komersial menjadi pilihan utama pengguna jalan di Indonesia. Terlepas dari banyaknya keuntungan tersebut pengemudi sepeda motor komersial memiliki ancaman keselamatan dengan tingginya angka kecelakaan sepeda motor. Kecelakaan tersebut sebagian besar diakibatkan oleh perilaku berisiko yang dilakukan oleh pengemudi itu sendiri. Penelitian merupakan sebuah tinjauan pustaka sistematis, yang bertujuan untuk mengkaji bentuk perilaku berisiko saat berkendara, faktor-faktor yang mempengaruhinya dan bagaimana kontribusinya dalam kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengemudi sepeda motor komersial dari berbagai penelitian. Berdasarkan hasil systematic review, perilaku berisiko pengemudi sepeda motor komersial signifikan berhubungan dengan kejadian kecelakaan memiliki bentuk, berkendara dalam pengaruh alkohol, merokok saat mengemudi, penggunaan lampu kendaraan yang tidak sesuai, penggunaan handphone saat mengemudi, jumlah penumpang yang melebihi kapasitas, pelanggaran marka jalan, menyalip secara berbahaya, penggunaan lampu indikator yang tidak sesuai, pelanggaran kecepatan, pelanggaran rambu dan sinyal lalu lintas. Perilaku berisiko saat mengemudi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya persepsi keselamatan dan risiko berkendara, kondisi jalan, tuntutan ekonomi, kebiasaan merokok, umur, tingkat pendidikan, pengalaman kecelakaan, pelatihan dan pengalaman mengemudi. Untuk mengurangi tingkat kecelakaan pada pengemudi sepeda motor komersial, diperlukan penyediaan fasilitas peningkatan edukasi dan pelatihan keselamatan oleh pihak penyedia aplikasi atau pemerintah.
Factors Affecting Safety Action in JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi Harjanto, Meddy; Djunaidi, Zulkifli
National Journal of Occupational Health and Safety Vol. 1, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Increasing oil and gas production is one of the main concerns for companies engaged in oil and gas mining Human behavior related to safety is an approach to analyze what is needed to make the safe action more possible and reduce risky behavior. Therefore, research is conducted on the factors that influence safe behavior so that these factors can be more optimized. This research is a quantitative study with a cross-sectional design. The population in this study amounted to 291 people. Data retrieval is done randomly with a sample of 130 respondents conducted using the simple random sampling method. Bivariate analysis was carried out by the chi-square test. Based on the results of the study, it was found that 63.8% of workers behaved safely, and 36.2% of workers behaved unsafely. Factors that do not affect safe behavior are knowledge, attitude, perception, motivation, age, length of work, availability of PPE, safety regulations, safety promotion, and training. Whereas, the factors that are proven to influence safe behavior are the supervisory role and the role of co-workers. Therefore, the researcher suggested that supervisors play an active role and be monitored regularly and consistently. In addition, care for co-worker needs to be improved through the Safety Observation program.