Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Literature Review: Plyometric Training in Volleyball - Impact on Power, Vertical Jump, and Athlete Performance Qusyaeri, Ahmad Tamamudin; Amalia, Eneng Fitri; Rochman, Taupik
Mamaos:Journal Physical Education, Sport and Art Vol 1, No 2 (2025): VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/mj.v1i2.5228

Abstract

Plyometric training has become an integral component of modern volleyball training programs to improve explosive power and vertical jump performance. This literature review analyzed 45 empirical studies published between 2015-2024 to evaluate the effectiveness of plyometric training in volleyball athletes. The results of the analysis showed that plyometric training significantly increased vertical jump height (8-25%), explosive power (12-30%), and spike performance (10-20%) in volleyball athletes. Plyometric programs with a duration of 6-12 weeks, a frequency of 2-3 times per week, show optimal results. However, variations in training protocols, subject characteristics, and research methodologies create a heterogeneity of outcomes that need to be considered in practical implementation. This literature review provides evidence-based recommendations for practitioners in designing effective plyometric training programs for volleyball athletes.
Analisis Tingkat Motivasi Berprestasi Dan Kepercayaan Diri Atlet Pencak Silat Cahya Paroman Rifa Nur Afifah, Rifa Nur Afifah; Ervan Kastrena; Eneng Fitri Amalia
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i3.2820

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, banyak peserta pelatihan pencak silat Cahya Paroman menunjukkan penurunan motivasi, seperti kurangnya semangat dan antusiasme dalam berlatih. Beberapa atlet juga kurang percaya diri dan tidak memiliki target yang jelas, sehingga tidak termotivasi untuk mencapai prestasi optimal. Masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya motivasi yang konsisten, dimana atlet hanya bersemangat menjelang pertandingan. Studi ini memiliki ditujukan untuk mengukur tingkat motivasi berprestasi dan kepercayaan diri atlet. Teknik yang diterapkan yaitu deskriptif kuantitatif untuk pengambilan informasi melalui angket untuk memahami motivasi dan kepercayaan diri atlet, diharapkan mampu ditemukan solusi guna meningkatkan semangat berlatih dan mencapai prestasi yang lebih baik. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan bagi pelatih dan pengelola dalam merancang program pelatihan yang lebih efektif. Studi ini mengungkapkan bahwa tingkat motivasi berprestasi tergolong tinggi, dengan 12 partisipann (24%) memilih opsi “sangat setuju”, 31 partisipan (62%) “setuju”, dan 7 partisipan (14%) “ragu-ragu”. Tidak ditemukan partisipan yang memilih opsi “tidak setuju” atau “sangat tidak setuju”. Untuk tingkat kepercayaan diri, hanya 2 partisipan (4%) yang memilih “sangat setuju”, 36 partisipan (72%) “setuju”, dan 12 partisipan (24%) “ragu-ragu”. Dengan demikian, motivasi berprestasi atlet pencak silat cahya paroman ini tergolong sangat kuat, Dimana mayoritas atlet menunjukkan sikap positif dan antusiasme dalam mencapai prestasi terbaik mereka.
Pengaruh Latihan Plyometric Otot Tungkai terhadap Peningkatan Vertical Jump pada Atlet Bola Voli Qusyaeri, Ahmad Tamamudin; Amalia, Eneng Fitri; Rochman, Taupik
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i3.3061

Abstract

Penulis melakukan pengamatan terhadap kegiatan pelatihan bola voli dalam ekstrakurikuler yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Cianjur, ditemukan bahwa teknik smash para atlet sudah cukup baik, terutama dalam hal langkah awal, pukulan, dan pendaratan. Namun, kelemahan masih terlihat saat fase lompatan. Pelatih hanya memberikan latihan naik turun tangga untuk melatih kekuatan otot tungkai. Penelitian ini difokuskan untuk menganalisis dampak latihan plyometric terhadap peningkatan kemampuan lompatan vertikal pada atlet bola voli. Penelitian ini diterapkan dengan menggunakan pendekatan eksperimen berdesain one group pretest-posttest, serta melibatkan 15 siswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli di sekolah tersebut. Penelitian melibatkan 15 siswa yang aktif mengikuti ekstrakurikuler bola voli di sekolah tersebut. Data diperoleh melalui tes vertical jump sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil pengukuran menunjukkan adanya peningkatan signifikan, di mana rata-rata lompatan meningkat dari 24,53 cm pada pretest menjadi 29,27 cm pada posttest. Uji statistik menghasilkan tingkat signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) serta hubungan korelasi yang kuat dengan nilai 0,823 berdasarkan analisis data. Selain itu, hasil analisis effect size menunjukkan nilai Cohen’s d sebesar 2,43 dan koreksi Hedges’ sebesar 2,50. Kedua nilai tersebut menunjukkan bahwa latihan plyometric memberikan pengaruh besar terhadap peningkatan kemampuan lompatan. Dengan demikian, latihan plyometric terbukti efektif dan berpengaruh signifikan.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Kebugaran Jasmani pemain Bulutangkis di Club Semanggi Cugenang DJ, Shalshabila Azzahra; Amalia, Eneng Fitri; Aryani, Mela
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 6 No 2 (2025): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v6i2.4493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kebugaran jasmani pada pemain bulutangkis di Club Smanggi Cugenang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kualitas tidur dalam proses pemulihan fisik dan performa atlet, namun sejauh mana kualitas tidur memengaruhi kebugaran jasmani masih belum diketahui secara pasti. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan melibatkan 20 orang pemain sebagai partisipan. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur dan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk menilai tingkat kebugaran jasmani. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas, linearitas, serta korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur dan tingkat kebugaran jasmani yang rendah hingga sedang. Namun, hasil uji korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara durasi tidur dengan kebugaran jasmani (r = 0,171; p = 0,471 > 0,05). Meskipun hubungan antara kedua variabel bersifat linear, durasi tidur tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kebugaran jasmani. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas tidur saja, khususnya durasinya, tidak cukup untuk menjelaskan tingkat kebugaran atlet. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih menyeluruh dengan mempertimbangkan faktor lain seperti intensitas dan kualitas latihan untuk memahami performa fisik atlet secara lebih komprehensif.
Pengaruh Modifikasi Permainan Tradisional terhadap Physical Literacy Siswa di SDN Ciranjang 04 Hilmi, Sabya Lasylki; Kastrena, Ervan; Amalia, Eneng Fitri
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 6 No 2 (2025): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v6i2.4588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modifikasi permainan tradisional terhadap peningkatan physical literacy siswa di SDN Ciranjang 04. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya partisipasi aktif siswa dalam pelajaran PJOK yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang monoton dan kurang menarik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 30 siswa kelas IV SDN Ciranjang 04. Instrumen pengumpulan data berupa angket dikotomis (Ya atau Tidak) dan tes keterampilan motorik. Perlakuan berupa modifikasi permainan tradisional seperti boy-boyan, kasti, galah asin, lompat tali, bakiak, dan bebentengan diberikan selama 16 pertemuan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skor rata-rata dari pretest (41,87) ke posttest (49,07). Uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test menghasilkan nilai signifikansi (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari perlakuan terhadap literasi fisik siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modifikasi permainan tradisional efektif meningkatkan keterampilan motorik, motivasi, kepercayaan diri, serta pemahaman siswa terhadap pentingnya aktivitas fisik. Penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi guru PJOK dalam mengembangkan model pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis budaya lokal.
PELATIHAN SPORTPRENEUR DAN PENGEMBANGAN SPORT INDUSTRY 4.0 BAGI MAHASISWA OLAHRAGA DI KABUPATEN CIANJUR MENUJU PERTUMBUHAN EKONOMI ERA BARU Rahadian, Adi; Amalia, Eneng Fitri; Afriyuandi, Asep Ramdan; Sungkawa, Muhamad Guntur Gaos; Pratama, Andi Kurniawan; Alansori, Purnama Mohammad Yasir; Hifdi, Muhammad; Tawakkal, Ilham Sani; Afrizal, Muhamad Tio; Marlina, Rima; Pujayanti, Risda; Lestari, Riri Ratna; Irwan, Irwan; Rustandi, Beny
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 1 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, January 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i1.2204

Abstract

The sportpreneur training initiative, coupled with the promotion of the sports industry 4.0 within the student population of Cianjur Regency, signifies a crucial strategic endeavor aimed at augmenting the competencies, autonomy, and competitive edge of graduates from the PJKR Study Program in the framework of digital transformation and the green economy. This community service initiative is meticulously curated to equip students with indispensable knowledge, hands-on experience, and skill sets in technology-enabled sports entrepreneurship, which encompasses the deployment of digital platforms, data-driven marketing methodologies, and the innovation of sports-oriented products and services. The pedagogical approaches employed will encompass workshops, seminars, case analyses, mentorship, and practical applications in the formulation of sportpreneur business models that align with the contemporary needs of the sports industry. The projected outcomes of this initiative are to foster the emergence of innovative, technology-savvy young sports entrepreneurs who can significantly contribute to the growth of the sport industry 4.0 in Cianjur Regency. Consequently, the training is not solely intended to nurture sportpreneurs and enhance the capabilities of sports students but also possesses the capacity to catalyze new economic growth and facilitate the establishment of a sustainable regional sports industry ecosystem.
Literature Review: Plyometric Training in Volleyball - Impact on Power, Vertical Jump, and Athlete Performance Qusyaeri, Ahmad Tamamudin; Amalia, Eneng Fitri; Rochman, Taupik
Mamaos: Journal Physical Education, Sport and Art Vol. 1 No. 2 (2025): Mamaos: Journal Physical Education, Sport and Art
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/mj.v1i2.5228

Abstract

Plyometric training has become an integral component of modern volleyball training programs to improve explosive power and vertical jump performance. This literature review analyzed 45 empirical studies published between 2015-2024 to evaluate the effectiveness of plyometric training in volleyball athletes. The results of the analysis showed that plyometric training significantly increased vertical jump height (8-25%), explosive power (12-30%), and spike performance (10-20%) in volleyball athletes. Plyometric programs with a duration of 6-12 weeks, a frequency of 2-3 times per week, show optimal results. However, variations in training protocols, subject characteristics, and research methodologies create a heterogeneity of outcomes that need to be considered in practical implementation. This literature review provides evidence-based recommendations for practitioners in designing effective plyometric training programs for volleyball athletes.
The Relationship Between Emotional Intelligence and Student Leadership at Suryakancana University, Cianjur Scouting Education Program Apipudin; Asep Ramdan Afriyuandi; Eneng Fitri Amalia
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 6 No 3 (2026): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v6i3.4542

Abstract

Thesis Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Suryakancana University Cianjur. This study aims to analyze the relationship between emotional intelligence and leadership skills of students participating in the Scouting education program at Suryakancana University, Cianjur. This study is motivated by the importance of strengthening character and soft skills in higher education, particularly through non-formal activities such as Scouting. The method used was a quantitative approach with a descriptive correlational design. The sample consisted of 110 randomly selected students, and data collection was conducted through a questionnaire that met validity and reliability requirements. The results of the correlation test showed a very strong relationship between emotional intelligence and leadership, with a coefficient value of 0.821 and a significance level of 0.000. This finding indicates that the higher the emotional intelligence of students, the better their leadership qualities. This research supports the importance of implementing Scouting education as a strategic tool in developing young leaders with character and emotional competence.
Physical education curriculum model: Can FEM and SEM create participation in physical activity and enjoyment? Amalia, Eneng Fitri; Setiawan, Edi; Kastrena, Ervan; Jumareng, Hasanuddin; Rahadian, Adi; Patah, Ihsan Abdul; Gani, Ruslan Abdul
Journal Sport Area Vol 6 No 3 (2021): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2021.vol6(3).6851

Abstract

The low participation in physical activity and enjoyment among students is the main problem factor in this study. The purpose of this study is to try to increase participation in physical activity and student enjoyment through FEM and SEM which are integrated into physical education learning. This study is using quantitative research with experimental methods. 30 students Departement of Physical Education, Health, and Reacreation from Universitas Suryakancana are willing to be the subjects in this research. The research instrument uses IPAQ and EPESC. Data analysis uses IBM SPSS version 25 with a significance level of 0.05. The results of this study find that both of FEM and SEM have a significant impact on increasing students’ participation in physical activity and enjoyment. This study confirms that FEM and SEM are pedagogical tools that lecturers can use to change participation in students’ physical activity and enjoyment from low to high.