Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Abdimas

PENINGKATKAN KEMANDIRIAN DASA WISMA KELURAHAN SEKARAN DALAM PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE Wijayanti, Yuni
Jurnal Abdimas Vol 14, No 1 (2010)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memutuskan rantai penularan penyakit demam berdarah dengue, pemberantasan vektor dianggap cara yang paling mamadai saat ini. Kemandirian dasa wisma dapat digunakan untuk mengembangkan pembangunan kesehatan di tingkat kelurahan sebagai persiapan menuju desa siaga. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Kelurahan Sekaran untuk meningkatkan Kewaspadaan terhadap terjadinya penyakit demam berdarah. Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan kemampuan untuk dapat ikut mencegah penyakit demam berdarah di lingkungannya secara mandiri. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu melalui komunikasi, informasi, dan edukasi serta pendampingan oleh mahasiswa. Hasil yang didapatkan yaitu adanya peningkatan nilai pretes dari peserta kegiatan sebesar 19,88%, dan peserta dapat menyelesaikan atau memecahkan masalahmasalah penyakit demam berdarah yang diberikan selama kegiatan. Pengetahuan dan pemahaman peserta diharapkan dapat disebarluaskan kepada masyarakat di sekitarnya, sehingga dapat ikut serta dalam rangka pencegahan penyakit demam berdarah dengue.Kata Kunci; demam berdarah dengue, dasa wisma
PENINGKATKAN KEMANDIRIAN DASA WISMA KELURAHAN SEKARAN DALAM PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE Wijayanti, Yuni
Jurnal Abdimas Vol 14, No 1 (2010)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memutuskan rantai penularan penyakit demam berdarah dengue, pemberantasan vektor dianggap cara yang paling mamadai saat ini. Kemandirian dasa wisma dapat digunakan untuk mengembangkan pembangunan kesehatan di tingkat kelurahan sebagai persiapan menuju desa siaga. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Kelurahan Sekaran untuk meningkatkan Kewaspadaan terhadap terjadinya penyakit demam berdarah. Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan kemampuan untuk dapat ikut mencegah penyakit demam berdarah di lingkungannya secara mandiri. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu melalui komunikasi, informasi, dan edukasi serta pendampingan oleh mahasiswa. Hasil yang didapatkan yaitu adanya peningkatan nilai pretes dari peserta kegiatan sebesar 19,88%, dan peserta dapat menyelesaikan atau memecahkan masalahmasalah penyakit demam berdarah yang diberikan selama kegiatan. Pengetahuan dan pemahaman peserta diharapkan dapat disebarluaskan kepada masyarakat di sekitarnya, sehingga dapat ikut serta dalam rangka pencegahan penyakit demam berdarah dengue.Kata Kunci; demam berdarah dengue, dasa wisma
Co-Authors Adi Heru Sutomo Amelia, Shinta Ari Yuniastuti Arifah, Ahsana Sayidatil Arifin, Muhammad Hakam Arifin, Muhammad Hakam Ariyanto, Andhika Arum Siwiendrayanti Asih Kuswardinah Bambang Budi Raharjo Basuki, Yunita Rohmawati Budi Laksono Cahyati, Widya Hari Deviyani, Deviyani Dewi S, Maria Magdalena Dewi, Agita Kusuma Dyah Rini Indriyanti Edison, Feramida Yuliya Eram Tunggul Pawenang Eunike Raffy Rustiana Fadhilah, Rizky Zidni Fahrurrozi, M. Fazriyah, La’elatul Fitriana, Astri Fitriana, Nana Fitriani, Lisna Annisa Friska, Anastasya Meliza Hadinata, Kwik Vida Arianti Hapsari, Erlinda Ratih Wulan Hari Rudijanto Indro Wardono Hari Rudijanto Indro Wardono Hastari, Melinda Pebriyana Hasty Widyastari, Hasty Haswari, Galuh Tri Havivi Dwi Anggraeni Hayani, Nur I Made Sudana Ida Nilawati Indah Septiani Indwiani Astuti Irwan Irwan Ismatul Khasanah Ismiati, Ayu Tri Kasmini Handayani, Oktavia Woro Kharismawati Nur Istiqlal, Dyah Ayu Kusuma, Windy Widyanti Kusumaningtyas, Diyan Argani Lestari, Hesti Tri Lestari, Pipit Indra Lukman Fauzi Lusi, Lusi Aprilia Lutfyana Herawati M. Burhan Rubai Wijaya Made Sudana, I Mahalul Azam Mahmudah, Amira Isnaini Martien Herna Susanti Meilana, Hafiidh Ardi Munthari, Rezqy Laili Nadila Lupita Puteri Naufal Maulana Wijaya Nisa, Alfiana Ainun Novtasari, Diah Indriyani Novtasari, Diah Indriyani NURUL HIDAYAH Oktia Woro Kasmini Handayani Pangesti, Devy Ega Preztiana, Arnies Mega Prihatiningsih, Erika Prihatiningsih, Erika R. Susanti R. Susanti Rahmawati, Meuthia Ratna Rahayu, Sri Ristiyani Cahyaningrum Rizki Herwianti, Chyntia Olyvia Rizkiyah, Annisa Rohmawati, Nur Rohmawati, Nur Rr. Sri Ratna Rahayu Rudatin Windraswara Siswanti Siswanti Soesanto Soesanto Sofiyani, Tri Sri Maharsi Suryana, Erni Suryaningsih, Nita Susilowati, Anik Sutama Tandiyo Rahayu Utomo, Ervansyah Wahyu Wahyu Nurcahyani, Pangesty Tisna Wardono, Hari Rudijanto Indro Widya Asmara Widya Hary Cahyati Widya Rahmawati, Arika Wijayantiningrum, Tutuk Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Woro Kasmini, Oktia Wulandari, Endah Sri Yuliana, Ina Yuliniar, Ulvarine Yuslikhah, Aronida Mutia