Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENTINGNYA POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK DI DESA GUNUNG MELAYU KECAMATAN KUALUH SELATAN Esti Cahya Ningsih; Muhammad Ilham Sitompul; Nurhalijah Munthe; Siti Rahma Rambe; Susilawati Susilawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.3089-3096

Abstract

Orang tua yang telah diberikan Allah seorang anak memiliki tanggung jawab penuh atas tumbuh kembang anak tersebut. Setiap orang tua memiliki gaya pengasuhan alternatif dalam mengajar anak-anak. Biasanya banyak wali menerapkan pengasuhan dari wali masa lalu mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menyadarkan dan memahami makna pengasuhan di kota Gunung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan, Labuhan Batu Utara. Teknik pemeriksaan yang digunakan dalam menangani isu-isu pengasuhan di kota Gunung Melayu menggunakan strategi Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu suatu metodologi dan strategi yang memungkinkan daerah untuk memecahkan masalah kehidupan dalam menyusun rencana dan pengaturan yang nyata bersama. Akibat dari peninjauan tersebut, khususnya Wali Kota Gunung Melayu banyak wali yang kurang memahami pola asuh yang diterapkan, sebagian besar wali menerapkan pola asuh diktator kepada anak-anak, dimana anak-anak harus mengikuti keinginan orang tuanya, selain itu. mereka membutuhkan perhatian dan kehangatan untuk anak-anak. melahirkan anak-anak yang memiliki kemampuan ramah yang rendah seperti, anak-anak yang suka melakukan sesuatu sendiri, sedikit anak-anak yang fokus pada gadget mereka, dan kurangnya kasih sayang terhadap teman-teman sehingga anak-anak tidak pernah lagi memiliki keputusan dalam iklim sosial mereka. Selain kemampuan interaktif yang rendah, anak-anak di kota Gunung Melayu juga mengalami hambatan kemampuan belajar dimana banyak siswa kelas bawah tidak dapat membaca dan menulis dengan baik daripada ketika wali menerapkan pengasuhan yang baik sesuai giliran acara mereka, perkembangan dan perkembangan anak-anak juga akan meningkat. . besar dan ideal sehingga usia yang ketat dan moral dikandung.
PERAN KOMUNIKASI PEMBANGUNAN DALAM MEWUJUDKAN MESJID MANDIRI (AL-QOUMAN) DESA GUNUNG MELAYU KECAMATAN KUALUH SELATAN Joni Romaito Ritonga; Ray Syam; Herwin Zega; Nurul Fitri Isnaini Br. Matondang; Susilawati Susilawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3408-3412

Abstract

Kemandirian suatu mesjid dilihat dari bagaimana tanggung jawab kita sebagai muslim dalam mengelola dan menjaga mesjid tersebut. Penting mesjid dalam kehidupan umat islam setelah terbukti dengan pengulangan kata mesjid dalam Al-Quran sebanyak dua puluh delapan kali yang intinya sebagai tempat tunduknya insan kepada sang rabbi.Bahkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan lain-lain. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui peran komunikasi dalam mewujudkan kemandirian mesjid. Metode yang digunakan addalah metode kualitatif.penelitian kualitatif adalah metode ilmiah yang sering digunakan dan dilakukan oleh kelompok penelitian ilmu sosial dimana  dengan melakukan wawancara dan observasi. Hasi penelitian kemandirian mesjid yaitu : Membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat desa , Menjadi tempat sosialisasi antara masyarakat, Mempererat Ukuwah Islamiyah , Membuka lembaga perdangangan desa seperti koperasi syariah dan lain, Memabantu sesama perdagangan umat islam, Menghindari dari Riba.
Pencemaran air sungai akibat pembuangan sampah di desa bagan kuala tanjung beringin Kabupaten Serdang Bedagai Amira Arni; Susilawati Susilawati
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i4.292

Abstract

Salah satu sumber air yang sangat tercemar saat ini yaitu sungai. Sungai yang ada di Indonesia kebanyakan tidak sehat padahal fungsi sungai bagi manusia sangat banyak. Tidak hanya itu saja namun fungsi sungai juga banyak sekali bagi ekosistem yang ada di sungai tersebut. Definisi tepat bagi pencemaran air dibagi menjadi dua kelompok yaitu dengan masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, energi, zat maupun komponen lainnya yang dapat menyebabkan kelebihan pada bahan baku mutu yang telah ditetapkan. Terjadinya pencemaran sungai diakibatkan oleh dua sumber yang pertama yaitu sumber tertentu. Contoh dari sumber tertentu ini merupakan hasil dari suatu aktivitas industry serta dari suatu limbah domestik terpadu. Sumber kedua yaitu sumber tak tentu yang mana sumber ini berasal dari suatu kegiatan pemukiman, transportasi, pertanian. Penelitian ini di lakukan di Kecamatan Tanjung beringin Kabupaten Serdang Bedagai tepatnya di Desa Bagan Kuala. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan accidental sampling. Metode yang proses pengambilan sampelnya cukup dengan siapa saja yang di temui oleh tim observasi di lapangan sesuai kebutuhan studi dalam penelitian. Data yang di peroleh melalui wawancara. Berdasarkan hasil pengamatan (observasi) oleh peneliti di lokasi penelitian di lokasi penelitian beserta hasil wawancara mendalam dengan sembilan orang informan, maka di temukan fakta bahwa sebagian informan sudah tahu tentang pentingnya sanitasi yang baik untuk keberlangsungan kehidupannya, dan sebagainnya lagi belum mengetahui dengan baik. Wawancara mendalam dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang berfokus pada kebiasaan hidup informan dan masyarakat sekitar yang berkaitan dengan cara pembuangan sampah yang akan berdampak pada pencemaran sungai.
Sanitasi lingkungan pesisir di Pantai Gudang Garam Desa Kota Pari Serdang Bedagai Azijah Nur Ismail Berutu; Susilawati Susilawati
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i4.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai hygiene dan sanitasi lingkungan di wilayah pesisir. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif untuk memperoleh jawaban secara rinci dan mendalam mengenai hygiene dan sanitasi lingkungan informan dalam peneliti ini adalah salah satu warga pengelola pantai tersebut. Berdasarkan wawancara dan survey yang kami lakukan dalam pelaksanaan higiene sanitasi lingkungan pesisir pantai yang didapatkan bahwa kebijakan kampung tentang higiene sanitasi  lingkungan pesisir pantai secara khusus belum ada, pengembangan kegiatan berbasis kesehatan lingkungan belum ada, dan pengelolaan sarana dan prasarana sanitasi lingkungan belum optimal.  Kesimpulannya higiene sanitasi lingkungan belum optimal dan diperlukan adanya kebijakan dari pemerintah maupun dari masyarakat pengelola pantai itu sendiri untuk mengoptimalkan dan meningkatkan hygiene dan sanitasi lingkungan di wilayah pesisir pantai.
Strategi Pengelolaan Sampah di Kawasan Pesisir Pantai Sibolga Ahmad Fadil Rangkuti; Susilawati Susilawati
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i4.296

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan kegiatan yang sistematis, menyeluruh dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran cara pengelolaan sampah di kawasan pesisir pantai, sarana penyedian pewadahan tempat sampah, fasilitas pembuangan sampah. Metode penelitian dalam kajian ini melakukan pengumpulan data sekunder melalui observasi di setiap jurnal, artikel, karya tulis ilmiah, dan lain-lain dengan mengamatai hasil wawancara yang dilakukan oleh setiap penelitian di kawasan pesisir pantai Sibolga. Didalam hasil ini menampilkan beberapa strategi untuk pengelolaan sampah di kawasan pesisir pantai Sibolga yaitu pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, pemprosesan akhir, kelembagaan pembiayaan, peraturan. Bedasarkan hasil pengumpulan data ini menampilkan beberapa strategi untuk pengelolaan sampah di kawasan pesisir pantai Sibolga yaitu pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, pemprosesan akhir, kelembagaan pembiayaan, peraturan.
Pencemaran laut dikawasan Pantai Cermin, akibat limbah pengolahan ikan yang berasal dari PT. AN Nazli Syahfitri; Susilawati Susilawati
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 7 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i7.323

Abstract

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menyelidiki dugaan pencemaran laut di kawasan Pantai Cermin, Kecamatan Pantai Cermin. Pencemaran ini diduga dilakukan perusahaan perikanan PT AN sebagai pemilik keramba jaring apung di kawasan Danau Toba. Dugaan pencemaran itu, ujar Bupati Sergai Soerkirman, saat ini tengah sedang diselidiki oleh Dinas Lingkungan Hidup Sergai terkait tudingan warga terhadap perusahaan keramba jarring apung PT AN. Pencemaran pantai sudah terjadi hampir di seluruh pantai yang menjadi objek wisata. Diantara ciri- ciri pencemaran pantai dan pesisir yang bisa kita lihat langsung adalah banyaknya sampah yang berserakan di sepanjang pesisir dan pantai (baca juga : Ciri Ciri Pencemaran Air). Ciri lain dari pantai yang tercemar adalah adanya tumpahan minyak dan terganggunya keseimbangan ekosistem pantai (baca juga : Pengertian Ekosiste Pantai) Agar bisa mencegah terjadinya pencemaran pantai dan pesisir yang lebih parah lagi, kita harus tahu penyebab terjadinya pencemaran pantai. Berikut adalah uraian lengkapnya. Daerah dengan pencemaran tingkat tinggi merupakan daerah pesisir padat penduduk. Salah satu sumber pencemaran ekosistem pesisir tersebut adalah pencemaran limbah kegiatan rumah tangga, terutama sampah anorganik seperti botol plastik dan kaleng yang sangat sulit terurai. Misalnya, untuk mengurai satu botol plastik dibutuhkan waktu sekitar 450 tahun. Hal tersebut tentu membuat kelestarian ekosistem pantai semakin terancam.
Perbedaan tingkat kepuasan pasien JKN dan pasien umum terhadap mutu pelayanan unit rawat inap Nikita Praramadhani; Susilawati Susilawati
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 5 (2022): Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i5.328

Abstract

Kualitas layanan pada berbagai fasilitas kesehatan dipengaruhi oleh sumber pembiayaan. Hal serupa juga ditemukan di Unit Rawat Inap. Berbagai data menunjukan bahwa ada perbedaan layanan pasien antara pasien umum dan pasien JKN. Hal ini tentunya bertentangan dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia No.82 Tahun 2018 bahwa peserta JKN berhak mendapatkan layanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medis yang diperlukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membahas seberapa besar perbedaan tingkat kepuasan pasien JKN dan pasien umum terhadap mutu pelayanan di Unit Rawat Inap. Metode studi dilakukan dengan pendekatan narrative review yang bersumber pada database PubMed, Google Scholar dan IJPHS. Terdapat 39.970 artikel yang ditemukan dengan kata kunci kepuasan pasien dan mutu layanan kesehatan; patient satisfaction and quality of health services. Selanjutnya artikel tersebut diidentifikasi, disaring, hingga diperoleh 5 artikel yang memenuhi kriteria untuk kemudian diulas secara mendalam. Secara garis besar terdapat perbedaan tingkat kepuasan pasien JKN dan pasien umum terhadap mutu pelayanan di Unit Rawat Inap. Perbedaan terletak pada kepuasan pada dimensi kehandalan/tangible, daya tanggap/ responsiveness, jaminan/assurance, peduli/empaty, dan bukti langsung/ reliability. Sebanyak 60% penelitian menunjukan adanya perbedaan dalam tingkat kepuasan antara pasien JKN dan pasien umum di Unit Rawat Inap dapat dijadikan evaluasi bagi Pelaksana Layanan Kesehatan sehingga tidak ada lagi perbedaan tingkat kepuasan pasien.
Analisis implementasi program BPJS kesehatan di puskesmas Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Nurhamidah Nurhamidah; Susilawati Susilawati
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 6 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i6.359

Abstract

Asuransi kesehatan  Indonesia bukanlah hal baru. Sejak tahun 1985, tenaga kerja Indonesia memiliki jaminan kesehatan yang berkembang menjadi PT ASKES (Persero) dan PT Jamsostek (Persero). Dalam rangka mewujudkan jaminan kesehatan yang lebih baik dan komprehensif, pada awal tahun 2014  melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, pemerintah Indonesia memiliki program yang disebut Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Sistem BPJS Kesehatan. sudah dimulai. Namun terutama karena terbatasnya ketersediaan fasilitas IT di Puskesmas Bandar Khalipah, maka dalam pelaksanaannya masih banyak kendala yang mempengaruhi pelayanan kesehatan di Program BPJS Kesehatan. Permasalahan yang diteliti adalah gambaran implementasi Kebijakan Program BPJS Kesehatan di Puskesmas Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan.
Pengaruh aktivitas di malam hari terhadap resiko malaria masyarakat Pesisir Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai Septira Melati; Susilawati Susilawati
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 6 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i6.368

Abstract

Aktivitas di Malam hari di wilayah Pesisir merupakan aktivitas Individu yang mengharuskan masyarakat untuk berada di luar rumah. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas di malam hari terhadap resiko malaria mayarakat pesisir di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang dilaksanakan di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas individu untuk keluar rumah pada malam hari (p= 0,009). Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai dsan tokoh masyarakat di Kecamatan Pantai Cermin diharapkan lebih intens untuk mensosialisasikan untuk tidak melakukan kegiatan di luar rumah pada malam hari sebagai salah satu bentuk pencegahan kejadian penyakit malaria di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai.
Penyakit kulit yang diderita nelayan Desa Kalinaun Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara Annisa Dwi Fahira; Susilawati Susilawati
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 6 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i6.369

Abstract

Gangguan kulit merupakan penyakit yang sering dijumpai pada masyarakat. Berdasarkan laporan dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Minahasa (2016), menunjukan bahwa dari jumlah 10 penyakit terbanyak di Kabupaten Minahasa Utara pada tahun 2015 terdapat penyakit kulit pada urutan ketiga berjumlah 12.052 kasus dan mengalami peningkatan pada tahun 2016 dengan jumlah 13.227 kasus (Kabupaten Minahasa Utara Dalam Angka, 2017). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan kulit pada nelayan di Desa Kalinaun Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara. Pada penelitian ini menjelaskan bahwa penyakit kulit banyak di derita nelayan dewasa yang berusia 36-45 tahun. Uji hubungan menggunakan uji statistic chi square dan Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner stress kerja, kuesioner dengan judul “Analisis Faktor- Faktor Kejadian Dermatitis Pada Nelayan.