Pitrah Asfian
Universitas Halu Oleo

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

STUDI KUALITATIF PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PADA PT. MITRABOR NUSANTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2022 Ayu Ayu; Pitrah Asfian; Syawal Kamiluddin Saptaputra
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i3.157

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani. Penerapan K3 adalah bentuk memberikan bekal perlindungan dunia kerja, sehingga dapat meminimalkan kecelakaan di tempat kerja. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada PT. Mitra Bor Nusantara Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT. Mitra Bor Nusantara yakni menggumpulkan dan menggambarkan dari data yang didapatkan. Teknik sampling yang digunakan untuk memilih sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Sedangkan teknik pengambilan data adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa komitmen perusahaan dan pekerja dalam menerapkan kebijakan dan tujuan dari program K3 terlaksana dengan baik serta dapat bersinergi dengan pelaksanaan K3 di tempat kerja, implementasi program penerapan K3 di perusahaan sudah dilaksanakan dengan baik dalam bentuk aturan, organisasi serta kebijakan yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan pekerja di tempat kerja, Perencanaan K3 di tempat kerja sudah sesuai berdasarkan manajemen risiko K3 dan Peraturan Perundang-undangan K3. Pemantauan dan peninjauan K3 digunakan untuk perbaikan selanjutnya yang didukung oleh informan biasa apa yang menjadi hasil pemantauan dan peninjauan ini sudah terlaksana.
ANALISIS DESKRIFTIF PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA BAGIAN APRON DI BANDAR UDARA HALU OLEO KENDARI TAHUN 2024 Zaskia Putri Rahmadani; Pitrah Asfian; Rizki Eka Sakti Octaviani Kohali
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.197

Abstract

Kebisingan di sekitar area parkiran pesawat di bandara dapat berdampak pada kesehatan petugas. Risiko terpapar tinggi karena Pekerjaan dilakukan saat mesin pesawat menyala dan area apron yang sempit telah menjadi fokus penelitian untuk memahami perilaku pekerja terkait pengetahuan, sikap, dan tindakan dalam menggunakan alat pelindung diri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik untuk menggambarkan dan menganalisis situasi tersebut. Populasi studi ini adalah semua pekerja Apron di Bandara Halu Oleo Kendari pada tahun 2024, yang berjumlah 30 orang. Data dianalisis menggunakan uji statistik dengan dukungan komputer.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 18 dari 30 responden (60%) memiliki pengetahuan yang baik tentang penggunaan alat pelindung diri, sementara 12 responden (40%) memiliki pengetahuan yang cukup. Sebanyak 22 responden (73.3%) menunjukkan sikap positif terhadap penggunaan alat pelindung diri, sementara 8 responden (26.7%) menunjukkan sikap negatif. Dari total responden, 25 orang (83.3%) menggunakan alat pelindung diri saat bekerja, sementara 5 orang (17.7%) tidak melakukannya. Disarankan kepada pihak bandara untuk mengadakan penyuluhan rutin oleh instansi terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna meningkatkan kesadaran pekerja akan pentingnya menggunakan alat pelindung diri.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN DI PT. PLN UP3 KENDARI TAHUN 2024 Ivo pratiwi Sitorus; Yusuf Sabilu; Pitrah Asfian
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v7i1.244

Abstract

Kondisi keletihan dalam aktivitas kerja merupakan isu strategis dalam lingkup kesehatan dan keselamatan kerja karena berpotensi meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan. Pada tenaga kerja, keletihan tidak hanya memengaruhi ketahanan fisik, tetapi juga berdampak pada penurunan kapasitas produktivitas, kewaspadaan, serta ketelitian dalam menjalankan tugas. Penelitian ini diarahkan untuk mengidentifikasi determinan yang berkorelasi dengan tingkat keletihan kerja pada pegawai di PT PLN UP3 Kendari. Hasil pengamatan pendahuluan menunjukkan bahwa dari 15 pegawai yang diamati, sekitar 85% mengemukakan adanya kelelahan setelah menyelesaikan pekerjaan. Temuan awal tersebut memperkuat urgensi penelitian yang bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keletihan kerja pada pegawai di unit tersebut pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan potong lintang (cross-sectional). Populasi mencakup seluruh pegawai tetap sebanyak 56 orang, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data diperoleh melalui instrumen kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia, beban kerja, masa kerja, serta status gizi dengan keletihan kerja. Dengan demikian, seluruh variabel yang dihipotesiskan terbukti berkorelasi secara bermakna terhadap tingkat keletihan kerja pegawai. Adapun variabel yang berkorelasi dengan tingkat kelelahan kerja pegawai adalah usia,beban kerja,lama kerja serta status gizi.